Pencarian Tiga Hari Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Belayan Ditemukan
Kukar — Upaya pencarian selama tiga hari terhadap seorang karyawan PT EAS yang dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, akhirnya membuahkan hasil.
Korban berinisial M (49) ditemukan pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 09.30 WITA di wilayah Desa Penoon, Kecamatan Kembang Janggut, tepatnya di sekitar penyeberangan feri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026), ketika korban bersama tiga rekan kerjanya berada di tepian Sungai Belayan setelah menyelesaikan pekerjaan memperbaiki pipa Alkon milik perusahaan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, korban bersama tiga rekannya kemudian berenang menyeberangi sungai. Saat berada di bagian tengah sungai, korban diduga mengalami kelelahan dan meminta pertolongan. Ketiga rekannya yang telah berada di tepian seberang berupaya memberikan bantuan, namun korban kemudian terbawa arus dan tenggelam.
Sejak kejadian tersebut, pencarian dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga.
Polsek Tabang bergerak sejak menerima informasi kejadian. Personel mendatangi lokasi penemuan, melakukan evakuasi korban, serta berkoordinasi dalam penanganan korban dan proses pemeriksaan medis.
Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Tukung Ritan untuk dilakukan pemeriksaan dan Visum et Repertum (VER). Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Dalam penanganan kasus ini, kepolisian juga telah membuat laporan serta melakukan langkah-langkah sesuai prosedur. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Kapolsek Tabang IPTU Yohan Lihu menegaskan bahwa kepolisian telah melakukan tindakan sesuai kewenangan, mulai dari mendatangi lokasi, mengevakuasi korban, melakukan pemeriksaan medis, hingga melengkapi administrasi laporan.
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar aliran Sungai Belayan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi arus dan kedalaman sungai. Keselamatan harus menjadi prioritas, terutama saat melakukan aktivitas di perairan.
Dengan ditemukannya korban, rangkaian pencarian yang berlangsung selama tiga hari tersebut berakhir. Kepolisian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!