Sebelum Salat Istisqa, Kapolres dan PJU Polres Kukar Bagikan Masker kepada Peserta Doa Bersama

Kukar – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan jajaran Polres Kutai Kartanegara di tengah kondisi kemarau dan kualitas udara yang kurang baik. Sebelum pelaksanaan Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Kukar, Rabu (2/9/2026) pagi.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar bersama Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kukar turun langsung membagikan masker kepada para peserta.

Aksi tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan doa bersama dan Salat Istisqa yang diikuti ribuan peserta, terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, ASN, guru, pelajar serta masyarakat.

Dengan membawa masker, Kapolres bersama PJU Polres Kukar menyambangi peserta yang telah berkumpul di lokasi. Masker dibagikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus imbauan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang dipengaruhi kemarau dan kabut asap.

Tidak hanya membagikan masker, Kapolres dan jajaran juga mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan serta menggunakan pelindung pernapasan ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.

“Ini bagian dari kepedulian kami kepada masyarakat. Selain kita bersama-sama berdoa memohon hujan, kesehatan masyarakat juga harus menjadi perhatian,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Langkah sederhana itu mendapat respons positif dari para peserta. Di tengah suasana khidmat menjelang Salat Istisqa, kehadiran personel kepolisian yang turun langsung membagikan masker menunjukkan sisi humanis Polri yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Setelah pembagian masker, Kapolres Kukar bersama PJU mengikuti rangkaian doa bersama dan Salat Istisqa. Ribuan peserta menundukkan kepala, memanjatkan doa kepada Allah SWT agar kemarau panjang segera berakhir dan hujan turun membawa keberkahan bagi masyarakat Kutai Kartanegara.

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kutai Kartanegara KH Abdul Hanan, yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau. Jika doa menjadi ikhtiar spiritual, maka menjaga kesehatan, mencegah Karhutla dan menjaga lingkungan menjadi ikhtiar nyata yang harus dilakukan bersama.

Kapolres Kukar bersama jajaran PJU menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kepolisian.

Kapolres dan PJU Polres Kukar Bersama Ribuan Peserta Panjatkan Doa, Perkuat Sinergi Hadapi Kemarau dan Kabut Asap

Kukar – Di tengah kemarau panjang yang mulai berdampak pada kondisi lingkungan dan kualitas udara, ribuan masyarakat Kutai Kartanegara menyatukan langkah dalam sebuah ikhtiar spiritual. Sekitar 2.300 orang berkumpul di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Rabu (2/9/2026), untuk melaksanakan Salat Istisqa dan doa bersama memohon turunnya hujan.

Kegiatan tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, ASN, guru hingga pelajar. Di antara ribuan peserta, tampak Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar bersama Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kukar.

Kehadiran Kapolres bersama jajaran PJU menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap langkah pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi kemarau dan dampaknya terhadap masyarakat.

Tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, jajaran Polres Kukar juga mengambil bagian dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul akibat kondisi cuaca ekstrem dan kemarau berkepanjangan.

Kapolres Kukar bersama PJU juga menunjukkan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama dan masyarakat dalam mencegah dampak yang lebih luas, khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi meningkat saat musim kemarau.

Sinergi tersebut menjadi semakin penting mengingat kondisi kemarau tidak hanya berpengaruh terhadap ketersediaan air, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kebakaran serta menurunkan kualitas udara akibat asap.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres dan jajaran PJU mengikuti rangkaian Salat Istisqa bersama para peserta. Suasana khidmat terasa ketika ribuan jamaah mengikuti tuntunan salat yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Kutai Kartanegara KH Abdul Hanan, yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Sebelumnya, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengajak seluruh masyarakat untuk menghadapi kondisi kemarau dengan ikhtiar lahir dan batin.

“Pada pagi hari ini kita semua datang ke tempat ini dengan hati yang ikhlas dan terbuka, dengan rendah hati memohon ridho dan rahmat Allah SWT. Kiranya melalui Salat Istisqa ini segera diturunkan hujan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran maupun meluasnya asap di wilayah Kutai Kartanegara.

Pesan tersebut sejalan dengan langkah jajaran Polres Kukar yang selama ini terus mendorong kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran.

Selain aspek keamanan lingkungan, Polres Kukar juga menaruh perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat akibat kualitas udara. Imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan masker menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan dan anak-anak.

Kapolres bersama PJU Polres Kukar hadir bukan hanya sebagai bagian dari unsur pengamanan, tetapi juga sebagai representasi Polri yang ingin tetap dekat dengan masyarakat dalam menghadapi situasi sulit.

Di tengah kondisi kemarau, sinergi lintas sektor menjadi kunci. Pemerintah daerah mengambil kebijakan dan langkah penanganan, TNI-Polri mendukung pengamanan serta pencegahan bencana, tokoh agama menguatkan sisi spiritual, sementara masyarakat memiliki peran penting menjaga lingkungan.

Usai sambutan Bupati, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan salawat, tuntunan Salat Istisqa, pelaksanaan salat serta doa bersama.

Ribuan peserta memanjatkan harapan agar hujan segera turun, kekeringan berakhir, kualitas udara membaik dan masyarakat Kukar diberikan kesehatan serta keselamatan.

Bagi Polres Kutai Kartanegara, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kehadiran, kepedulian dan kolaborasi di tengah masyarakat.

Dari halaman Kantor Bupati Kukar, ribuan doa dipanjatkan ke langit. Sementara di bumi, ikhtiar bersama terus dilakukan agar masyarakat tetap aman, sehat dan terlindungi hingga hujan benar-benar kembali membasahi Kutai Kartanegara.

HUT ke-78 Polwan, Polres Kukar Teguhkan Peran Polisi Wanita sebagai Garda Pelayanan Masyarakat

Kukar – Semangat pengabdian Polisi Wanita (Polwan) terus diperkuat di jajaran Polres Kutai Kartanegara. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-78 Tahun 2026, Polres Kukar menggelar acara syukuran yang berlangsung penuh keakraban di Ruang Tribrata Polres Kutai Kartanegara, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut menjadi momentum bagi personel Polwan untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang pengabdian sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Syukuran tersebut dihadiri Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kabag SDM Polres Kukar Kompol Suwarno, Kasi Propam AKP Slamet Rijadi, Kasiwas AKP Gatot Siswanto, Wakil Ketua Bhayangkari Polres Kutai Kartanegara beserta pengurus, serta personel Polwan Polres Kukar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan. Suasana syukuran semakin hangat saat dilakukan pemotongan tumpeng dan kue sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan pengabdian Polwan yang telah memasuki usia ke-78 tahun.

Potongan tumpeng dan kue kemudian menjadi simbol kebersamaan seluruh personel yang hadir. Momen tersebut sekaligus menggambarkan bahwa perjalanan Polwan tidak hanya dibangun melalui tugas kedinasan, tetapi juga melalui soliditas, kekeluargaan dan dukungan dari seluruh unsur dalam institusi Polri.

Hari Jadi Polwan ke-78 menjadi momentum untuk mengingat bahwa keberadaan Polisi Wanita memiliki peran strategis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan pendekatan yang humanis, profesional dan penuh empati, Polwan hadir di berbagai lini pelayanan masyarakat.

Mulai dari pelayanan kepada masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, kegiatan sosial, hingga pelaksanaan tugas operasional kepolisian, Polwan terus menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi penting dalam menciptakan rasa aman sekaligus membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Di jajaran Polres Kutai Kartanegara, semangat tersebut terus dijaga melalui peningkatan profesionalisme, disiplin serta kemampuan personel. Momentum hari jadi juga menjadi pengingat agar setiap tugas yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat.

Usai pemotongan tumpeng dan kue, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta ramah tamah. Kebersamaan yang tercipta menjadi bagian penting dalam memperkuat soliditas dan semangat pengabdian personel Polwan Polres Kukar.

78 tahun Polwan mengabdi, semangatnya tetap sama. Hadir, melindungi dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Dari Seragam hingga Pengabdian, Kapolres Kukar Hadiri Syukuran HUT ke-78 Polwan di Polda Kaltim

Kukar – Perempuan bukan sekadar pelengkap dalam institusi kepolisian. Di balik seragam dan tugas yang diemban, para Polisi Wanita (Polwan) terus menunjukkan bahwa keteguhan, keberanian dan ketulusan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Semangat tersebut terasa dalam Syukuran Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pertemuan Polda Kalimantan Timur, Balikpapan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kutai Kartanegara Ny. Bella Khairul, sebagai bentuk dukungan terhadap kiprah dan pengabdian Polwan di jajaran Polda Kaltim.

Syukuran berlangsung khidmat namun penuh kehangatan. Hadir langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kaltim sekaligus Ibu Asuh Polwan Polda Kaltim, Ny. Natasha Endar Priantoro.

Turut hadir Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, beserta ibu, para Pejabat Utama Polda Kaltim serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali sambutan Kapolda Kaltim dan Ibu Asuh Polwan Polda Kaltim. Suasana semakin istimewa ketika penghargaan diberikan kepada sejumlah personel Polwan berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian mereka dalam menjalankan tugas.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan kue, dilanjutkan ramah tamah yang menjadi momentum mempererat kebersamaan keluarga besar Polri.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Polwan yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Saat ini, Polda Kaltim memiliki 533 personel Polwan. Menurut Kapolda, angka tersebut bukan sekadar jumlah personel, melainkan menggambarkan keberadaan 533 perempuan yang memiliki peran dan kontribusi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Saat ini Polda Kaltim memiliki 533 personel Polwan. Di balik angka tersebut, ada 533 perempuan hebat yang memberikan dampak positif dan keteladanan,” ujar Irjen Pol. Endar Priantoro.

Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-78 Polwan, “One Police Woman, Extraordinary Impact”, Kapolda menekankan bahwa setiap Polwan diharapkan mampu menghadirkan dampak luar biasa melalui tugas, ketulusan dan pengabdiannya.

Apresiasi juga diberikan atas sederet prestasi yang berhasil ditorehkan Polwan Polda Kaltim, mulai dari keterlibatan dalam Misi Perdamaian PBB FPU 7 MINUSCA 2026, prestasi pada UAE SWAT Challenge 2026, kejuaraan bela diri, hingga keberhasilan dalam pengungkapan cepat kasus kejahatan terhadap anak.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa Polwan tidak hanya memiliki peran dalam pelayanan masyarakat, tetapi juga mampu tampil di berbagai bidang tugas dengan profesionalisme dan kompetensi yang mumpuni.

Kapolda Kaltim juga berpesan agar seluruh Polwan terus meningkatkan kemampuan, bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial, serta senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme.

“Jadilah Polwan yang tidak hanya disegani karena seragamnya, tetapi juga dihormati karena keteladanan dan dicintai karena ketulusannya. Teruslah menjadi sosok yang hadir memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat,” pesan Kapolda.

Kehadiran Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kukar Ny. Bella Khairul dalam momentum tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap semangat pengabdian Polwan, sekaligus memperkuat kebersamaan keluarga besar Polri di Kalimantan Timur.

HUT ke-78 Polwan bukan sekadar perayaan usia pengabdian, tetapi menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen bahwa setiap langkah Polwan harus mampu menghadirkan “Extraordinary Impact” bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Wakapolres Kukar Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong, Tekankan Sinergi Pembinaan Anak Berhadapan dengan Hukum

Kukar – Tongkat kepemimpinan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong resmi berganti. Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan dan pendampingan bagi anak-anak yang sedang menjalani proses pembinaan.

Serah terima jabatan dan perkenalan Kepala LPKA Kelas II Tenggarong digelar di Pendopo Etam, Jalan Kartanegara, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, yang mana kehadiran Wakapolres menjadi wujud komitmen Polri dalam memperkuat sinergi lintas instansi, khususnya dalam pembinaan anak yang berhadapan dengan hukum.

Jabatan Kepala LPKA Kelas II Tenggarong diserahterimakan dari Zulhendri, kepada Dat Menda. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.34 WITA hingga 10.35 WITA dan dihadiri sekitar 80 peserta.

Sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait turut hadir, di antaranya perwakilan Bupati Kutai Kartanegara, unsur Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Pengadilan Negeri Tenggarong, Kementerian Agama Kukar, Kejaksaan, jajaran pemasyarakatan, Bapas Samarinda, Rutan Samarinda, Rutan Tanah Grogot, serta sejumlah perangkat daerah dan mitra pembinaan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Imigrasi, pembacaan doa, penandatanganan dokumen serah terima jabatan serta penyerahan memori tugas.

Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata kepada pejabat lama, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru, foto bersama serta ramah tamah.

Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra mebgatakan, momentum sertijab tersebut bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembinaan anak merupakan tanggung jawab bersama.

Sinergi antara Polri, LPKA, pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan anak-anak yang pernah berhadapan dengan hukum tidak kehilangan kesempatan untuk memperbaiki diri, menata masa depan dan kembali menjadi bagian positif dari masyarakat.