Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Rempanga Pasang Spanduk Himbauan kepada Warga

Kukar – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Polri bersama pemerintah desa. Bhabinkamtibmas Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Brigpol Ridho Wahyu Julianto, bersama perangkat desa dan Linmas memasang spanduk imbauan Karhutla, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA tersebut menjadi langkah preventif untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, terutama di tengah kondisi kemarau.

Pemasangan spanduk dilakukan bersama Staf Desa Rempanga Aldino Wd, anggota BPD Desa Rempanga Yanto, serta Linmas Romi Hidayat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat kembali diingatkan bahwa mencegah Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu meluasnya api.

Pastikan Senpi Dinas Terawat dan Aman, Kapolres Kukar Cek Inventaris Senjata Api di Polsek Muara Jawa

Kukar – Pengawasan terhadap penggunaan dan pemeliharaan senjata api dinas menjadi perhatian serius jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar). Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melakukan pengecekan langsung terhadap inventaris senjata api di Polsek Muara Jawa, Senin (31/8/2026) Sore.

Pengecekan tersebut turut dihadiri Kapolsek Muara Jawa Iptu Yoga Fattur Rahman bersama personel Polsek Muara Jawa. Kegiatan menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh senjata api dinas yang berada di lingkungan kepolisian terdata, tersimpan dan terpelihara sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pemeriksaan tersebut, Kapolres Kukar melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi senjata api serta administrasi inventaris yang dimiliki Polsek Muara Jawa.

Kapolres menekankan bahwa senjata api dinas merupakan perlengkapan khusus yang penggunaannya harus disertai tanggung jawab, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur. Setiap personel yang diberikan kepercayaan membawa atau menggunakan senjata api wajib memahami aturan serta memastikan keamanannya.

“Senjata api dinas merupakan tanggung jawab yang besar. Penggunaan maupun penyimpanannya harus sesuai prosedur dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan,” tegas Kapolres.

Selain mengecek kondisi fisik, pemeriksaan juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan perlengkapan sekaligus meningkatkan disiplin personel dalam menjaga dan mengamankan barang inventaris dinas.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar juga mengingatkan personel agar senantiasa memperhatikan faktor keamanan dalam setiap penggunaan senjata api, baik saat bertugas maupun ketika melakukan penyimpanan. Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya kelalaian yang dapat menimbulkan risiko bagi personel maupun masyarakat.

Kapolsek Muara Jawa bersama seluruh personel menyambut baik kegiatan pemeriksaan tersebut. Pengawasan secara berkala dinilai penting untuk memastikan setiap perlengkapan dinas berada dalam kondisi baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui pengecekan tersebut, Polres Kukar menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan internal, meningkatkan kedisiplinan anggota serta memastikan seluruh inventaris dinas, khususnya senjata api, dikelola secara profesional, aman dan sesuai ketentuan.

Pemeriksaan berlangsung aman dan tertib. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Kukar menjaga profesionalisme sekaligus memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Kapolres Kukar Hadiri Peninjauan dan Penguasaan Kembali Kawasan Tahura di Samboja Barat

Kukar – Komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan hutan dan menertibkan pemanfaatan lahan di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali ditegaskan. Ketua Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) bersama jajaran lintas lembaga melakukan peninjauan sekaligus penguasaan kembali kawasan Tahura di lokasi PT Singlurus Pratama, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar bersama jajaran Forkopimda Kaltim dan Kukar serta unsur TNI-Polri dan kementerian/lembaga terkait.

Ketua Satgas PKH Kuntadi yang juga menjabat Jampidsus Kejaksaan Agung didampingi Wakil Ketua I Lenjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dan Wakil Ketua II Komjen Pol. Syahardiantono beserta rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WITA. Kedatangan rombongan menjadi bagian dari rangkaian peninjauan lapangan atas kawasan yang telah diverifikasi oleh Satgas PKH.

Sebelum kegiatan berlangsung, jajaran Polsek Samboja terlebih dahulu melaksanakan apel persiapan pengamanan di halaman Mako Polsubsektor Sungai Seluang, Jalan Balikpapan–Handil II, Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja. Apel dipimpin Iptu Iwan Setiawan dan diikuti personel yang tergabung dalam surat perintah pengamanan.

Setelah apel, personel menempati titik pengamanan yang telah ditentukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Dalam paparan Dankorwil Satgas PKH Kaltim Kolonel Kav. Yuli Eko Hadiyanto disampaikan sejumlah hasil verifikasi terkait PT Singlurus Pratama. Berdasarkan data Satgas PKH, luas IUP PT Singlurus Pratama mencapai 1.361,51 hektare, dengan 111,71 hektare berada dalam wilayah PKP2B dan 1.249,79 hektare berada di luar PKP2B.

Dari hasil verifikasi lapangan, ditemukan kawasan seluas 111,71 hektare yang masuk dalam PKP2B, dengan potensi objek denda mencapai 101,44 hektare.

Adapun nilai denda yang harus dibayarkan PT Singlurus Pratama tercatat sebesar Rp147,31 miliar, sementara hingga pelaksanaan kegiatan telah dilakukan pembayaran sebesar Rp25 miliar.

Satgas PKH juga memaparkan bahwa penguasaan kembali kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi memiliki dampak strategis dan ekologis. Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal tegas pemerintah dalam menjaga wilayah penyangga IKN dari aktivitas ilegal, sekaligus mendukung pemulihan kawasan melalui reklamasi, penutupan lubang tambang, reforestasi dan pencegahan potensi bencana lingkungan.

Selain itu, penguasaan kembali kawasan diharapkan dapat membantu mencegah erosi, banjir bandang hingga pencemaran air akibat aktivitas pertambangan yang berpotensi berdampak terhadap wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Satgas PKH bersama rombongan kemudian melakukan pemasangan plang sebagai penanda penguasaan kembali kawasan Tahura. Kegiatan dilanjutkan dengan konferensi pers yang disampaikan Juru Bicara Satgas PKH Barita Simanjuntak.

Usai seluruh rangkaian kegiatan, Ketua Satgas PKH bersama rombongan menuju helipad untuk kembali ke Balikpapan.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa jajaran Polri siap mendukung langkah pemerintah dalam menjaga keamanan selama pelaksanaan kegiatan penertiban dan penguasaan kembali kawasan hutan.

“Kehadiran Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga kawasan hutan, memastikan kegiatan berjalan aman serta memberikan kepastian situasi kamtibmas selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Polres Kutai Kartanegara berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kawasan hutan dan lingkungan, sekaligus memastikan setiap proses penertiban berjalan aman, tertib dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bupati Kukar Bersama Kapolres, Dandim dan Kajari Cek Posko Karhutla Muara Jawa, Pastikan Kesiapsiagaan Tetap Terjaga

Kukar – Upaya menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi kemarau terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama jajaran TNI-Polri dan Kejaksaan.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, bersama Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman dan Kajari Kukar Aji Kalbu Pribadi turun langsung meninjau Posko Karhutla di Kecamatan Muara Jawa, Senin (31/8/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung sekitar pukul 14.20 WITA di Posko Karhutla, Jalan Ir. Soekarno, RT 20, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi Karhutla.

Setibanya di posko, Bupati Kukar bersama Kapolres Kukar, Dandim Kukar dan Kajari Kukar menyerahkan bantuan sembako untuk mendukung kebutuhan operasional petugas yang berjibaku menjaga wilayah dari ancaman kebakaran.

Bantuan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga menjadi penyemangat bagi petugas pemadam kebakaran, relawan dan personel gabungan yang setiap saat harus siap bergerak ketika terjadi kebakaran lahan.

Usai menyerahkan bantuan, rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana yang tersedia di Posko Karhutla Muara Jawa. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan peralatan serta dukungan operasional dalam penanganan Karhutla.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris BPBD Kukar Nur Ersandi, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kasat Reskrim AKP Elnath S.W. Gemilang, Kasat Lantas AKP Ahmad Fandoli, Anggota DPRD Kukar Masniyah, Camat Muara Jawa Muh. Ramli, Danramil Muara Jawa Kapten Inf. Waskito, Kapolsek Muara Jawa Iptu Yoga Fattur Rahman, serta unsur kecamatan, kelurahan, UPT, tokoh masyarakat, petugas Damkar dan relawan.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar mengatakan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kesiapan dan kerja sama seluruh pihak, tidak hanya ketika api sudah muncul, tetapi juga melalui langkah pencegahan sejak dini.

“Kesiapsiagaan harus terus dijaga. Personel, peralatan dan koordinasi harus siap setiap saat sehingga apabila terjadi kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas,” ujarnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Sementara itu, kunjungan bersama tersebut memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, BPBD, Damkar dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kukar.

Kemarau Panjang, Warga Sebulu Bersatu dalam Doa, Gelar Sholat Istisqo dan Istighosah

Kukar – Di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah, masyarakat Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memilih memperkuat ikhtiar dengan memanjatkan doa bersama.

Ratusan warga bersama unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat mengikuti Sholat Istisqo dan Istighosah di halaman Kantor Camat Sebulu, Senin (31/8/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut menjadi momentum kebersamaan masyarakat Sebulu untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang bermanfaat, membawa keberkahan serta membantu mengatasi dampak kemarau yang dirasakan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sebulu Edi Fahruddin, Danramil Sebulu Kapten Agus Ernanto, Kapolsek Sebulu Iptu Edi Subagyo, Pengurus Majelis Rasulullah Kecamatan Sebulu Ustadz Miftahul Ilmi, Sekcam Sebulu Buyung Sasmita, Kepala KUA Kecamatan Sebulu Muslimin, para kepala UPT, kepala desa se-Kecamatan Sebulu, personel Polsek Sebulu dan Koramil Sebulu, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan masyarakat Kecamatan Sebulu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan tausiyah yang disampaikan Ustadz Miftahul Ilmi. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jamaah mengenai makna dan keutamaan Sholat Istisqo sebagai bentuk ikhtiar sekaligus pengakuan manusia atas kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Selain menjelaskan tata cara pelaksanaan Sholat Istisqo, Ustadz Miftahul Ilmi juga menyampaikan hikmah di balik pelaksanaan ibadah tersebut, khususnya dalam menghadapi kondisi kemarau panjang yang tidak hanya dirasakan masyarakat Kecamatan Sebulu, tetapi juga sejumlah wilayah di Indonesia.

Usai tausiyah, seluruh jamaah melaksanakan Sholat Istisqo secara berjamaah. Suasana kemudian dilanjutkan dengan Istighosah dan doa bersama, memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat dan penuh keberkahan bagi masyarakat serta menjaga wilayah Sebulu dari berbagai dampak yang ditimbulkan akibat musim kemarau.

Kapolsek Sebulu Iptu Edi Subagyo mengatakan, kehadiran personel Polsek Sebulu dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara luas.

“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama berikhtiar dan berdoa agar segera diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan. Di sisi lain, kebersamaan seluruh unsur masyarakat juga menjadi kekuatan dalam menghadapi dampak kemarau,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kepedulian terhadap lingkungan selama musim kemarau, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Polsek Sebulu terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama menghadapi kondisi kemarau.