Jaga Nilai-Nilai Budaya Dan Kearifan Lokal, Kanit Binmas Polsek Loa Kulu Hadiri Kegiatan Bersih Desa Dusun 2 Merangan

Kukar – Kanit Binmas Polsek Loa Kulu bersama Bhabinkamtibmas Desa Loh Sumber menghadiri kegiatan bersih Desa dalam rangka bagian dari upaya pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal bertempat di Dusun 2 Merangan Rt. 07, Rt.08 dan Rt. 09 Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA tersebut dihadiri Kanit Binmas Polsek Loa Kulu Aipda Sugeng, Kades Loh Sumber Sukirno, Sekcam Loa Kulu, Bhabinkamtibmas Desa Loh Sumber Briptu Daud, Bhabinsa Serma Sumarno, Aparatur Pemdes Loh Sumber, Tokoh Masyarakat, Tokoh adat, Tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Loh Sumber.

Tradisi Bersih Desa menjadi agenda masyarakat sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus doa bersama untuk keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, warga berkumpul bersama tokoh agama dan perangkat desa untuk mengikuti doa bersama yang berlangsung khidmat.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan kehadiran Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan budaya dan keagamaan masyarakat merupakan bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara polisi dan warga.

Menurutnya, tradisi lokal seperti Bersih Desa ini memiliki nilai sosial yang kuat dalam menjaga kebersamaan masyarakat.

“Tradisi Bersih Desa menjadi bagian dari kearifan lokal yang perlu dijaga. Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun lingkungan yang aman dan kondusif”, terang Kapolsek.

Tambahnya, kehadiran Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu dalam agenda masyarakat tersebut merupakan bentuk pelayanan dan penguatan kemitraan Polsek Loa Kulu dengan masyarakat.

“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menambah semangat gotong royong, kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat Desa Loh Sumber sehingga terciptanya kamtibmas yang aman dan kodusif”, Tutup AKP Hari Supranoto.

Polres Kukar Hadiri Kegiatan Khotmil Qur’an Dan Pelepasan Siswa-Siswi Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syauqi

Kukar – Menciptakan suasana yang kondusif sekaligus mendukung kegiatan keagamaan, Polres Kukar hadir di tengah masyarakat dalam acara Khotmil Qur’an dan pelepasan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syauqi yang digelar di ball room Hotel Grand Elty Singgasana, Sabtu (16/05).

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para siswa-siswi dan orang tuanya. Hadirnya Polri di lokasi tersebut bukan hanya untuk memastikan keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral terhadap pendidikan generasi muda yang religius di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kukar Ariyadi, Ketua Yayasan Asy-Syauqi Milhatun Al Hafidzah, Kepala Sekolah Asy-Syauqi Syarifah, Dosen Unikarta Nuraini, Kasat Samapta Polres Kukar AKP Nursan, Kodim 0906/Kukar Letda Inf M Ridwan, para Ustadz, para Ustadzah dan Para orang tua siswa-siswi.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kasat Samapta AKP Nursan menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan untuk memastikan masyarakat merasa nyaman dan aman saat melaksanakan kegiatan seperti ini.

“Kami berharap para lulusan siswa-siswi dapat menjadi generasi yang membanggakan, menjaga nama baik sekolah, serta mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan masyarakat” Kata AKP Nursan.

Sepanjang acara, situasi terpantau aman, lancar, dan penuh khidmat. Para orang tua santri mengapresiasi kehadiran petugas yang turut menjaga ketertiban di sekitar lokasi, sehingga prosesi pelepasan siswa-siswi dapat berjalan tanpa adanya hambatan.

Polsek Loa Kulu Bersama Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Desa Loa Kulu Kota Setelah Satu Hari Pencarian

Kukar – Seorang warga Kelurahan Teluk Lerong Ulu Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (13/5/2026).

Korban diketahui berinisial JS (54), warga Teluk Lerong Ulu Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Jumat 15 Mei 2026 sekitar pukul 18.15 WITA di perairan sungai mahakam saat pamit mau mandi di jamban RT. 023 Desa Loa Kulu Kota Kecamatan Loa Kulu.

“Setelah menerima laporan adanya warga diduga hilang tenggelam, personel Polsek Loa Kulu dan Sat Polair Polres Kukar melakukan pencarian terhadap korban dengan melibatkan BPBD, Basarnas, Para Relawan, Nakes, Pemerintah Desa dan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi, korban duduk beristirahat di pondok penumpukan pasir dan tidak lama kemudian korban pamit mau mandi. Namun diketahui saksi korban tidak kelihatan muncul dari jamban sehingga saksi mencoba mengecek ke sekililing daerah penumpukkan dan jamban, korban tidak diketemukan keberadaannya hanya saja pakaian serta kelengkapan mandi yang ada.

Pencarian sempat dilakukan hingga malam hari, namun belum membuahkan hasil dikarenakan jarak pandang serta alat-alat yang terbatas.

“Karena pada saat malah hari pencarian dinilai kurang efektif karena keterbatasan alat dan jarak pandanh, pencarian sementara dihentikan pada malam hari dan dilanjutkan kembali pagi harinya bersama Tim gabungan,” jelas Kapolsek.

Korban akhirnya ditemukan pada Sabtu pagi sekitar 900 meter dari TKP tenggelamnya pada pukul 09.00 WITA dan langsung dibawa ke RSUD Parikesit.

“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap korban,” tutup AKP Hari Supranoto.

Panen Raya Jagung Kuartal II Bareng Kapolres Kukar, Wujud Nyata Polri Dukung Ketahanan Pangan

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar pimpin pelaksanaan kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung Swasembada Jagung, Sabtu (16/05/2026) Sore.

Kegiatan panen raya kuartal II ini dilaksanakan dilahan eks tambang PT. Kitadin Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar, dengan dihadiri oleh Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Para Pejabat Utama Polres Kukar dan para kelompok tani.

Kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung visi Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, khususnya pada sektor ketahanan pangan nasional.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kadi Humas IPTU Maryono mengatakan bahwa panen jagung serentak ini menjadi simbol sinergi antara Polri khususnya Polres Kukar dengan pemerintah serta seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Melalui kehadirannya Kapolres menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, tidak hanya di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pertanian.” Jelas Maryono.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Kukar khususnya Kecamatan Tenggarong Seberang semakin kuat dan meningkatkan kesehjateraan masyarakat.

Polda Kaltim Berikan Bantuan Pupuk Saat Acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026

Kukar – Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., turun langsung ke lahan eks tambang PT. Kitadin untuk berdayakan para petani demi terwujudnya swasembada pangan Nasional 2026.

Langkah ini dilakukan oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II yang dipusatkan di lahan Eks PT. Kitadin Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (16/05/2026) Siang.

Dalam sambutannya dihadapan Forkopimda, manajemen PT. Kitadin dan Kelompok Petani Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., menjelaslan bahwa Polri sangat mendukung program Presiden dalam hal ketahanan pangan dengan mengawaki dan membantu masyarakat untuk meningkatkan penghasilan serta perekonomian dengan memanfaatkan lahan eks tambang PT. Kitadin.

Lebih lanjut lagi, selain dengan program tanam jagung dengan memanfaatkan lahan eks tambang, kita berharap dan tentunya akan menjadi tantangan untuk kita semua dalam membuat inovasi-inovasi lainnya untuk memanfaatkan lahan eks tambang supaya nilai ekonomisnya menjadi lebih.

“Kami tegaskan bahwa setiap Polres diwajibkan dapat menjadi pilot projek industri untuk membantu masyarakat dalam hal ketahanan pangan dan memajukan perekonimian warga”, Kata orang nomor satu di jajaran Polda Kaltim tersebut.

Yang menjadi kendala selama ini yakni masalah harga jagung yang tidak stabil dan terkadang harga turun pada musim panen dikarenakan untuk sementara jagung belum menjadi prioritas dan kita akan berupaya membantu untuk mengolah bahan baku jagung menjadi suatu barang yang memiliki nilai lebih.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., berharap dengan adanya program tanam jagung ini dapat menambah serta menstabilkan perekonomian warga sehingga dapat tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.

Dalam kesempatan yang berbahagia tersebut, kelompok tani jagung mendapatkan bantuan dari Polda Kaltim berupa pupuk yang diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Kaltim dan bantuan dari Bupati Kukar berupa alat penjemur jagung portable serta alat penanam multivator.

Polri Target Bangun 1.500 SPPG di Indonesia pada Tahun 2026

JAKARTA – Polri menargetkan membangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Sampai saat ini, Korps Bhayangkara sudah memiliki 1.376 dapur untuk kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG) itu.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hal itu disampaikan saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Sigit menegaskan, pembangunan SPPG tersebut dibangun untuk terus memperkuat dan mengawal tuntas program Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi.

“Sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sigit.

Sigit menekankan, dalam memenuhi standar kelayakan dan keamanan pangan, SPPG Polri telah memiliki sejumlah sertifikat. Hal itu dipastikan untuk menjaga Food Security.

“Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, Sertifikat Uji Laboratorium Air, serta menerapkan prinsip food safety secara konsisten,” tutup Sigit.

Sebelunnya, Sigit mengungkapkan bahwa, sampai dengan saat ini, Polri sudah memiliki 1.376 SPPG. “Di sisi lain, dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis, sampai dengan hari ini, kami laporkan bahwa Polri telah memiliki 1.376 SPPG,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, ribuan SPPG tersebut terdiri dari 736 SPPG telah beroperasi, 172 persiapan operasional, dan 468 SPPG dalam tahap pembangunan.

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta orang dan menyerap 68.800 tenaga kerja,” tutup Sigit.

Polri Miliki 28 Gudang Ketahanan Pangan, Maksimalkan Hasil Panen

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa Polri bakal memiliki 28 gudang ketahanan pangan yang tersebar di beberapa titik wilayah Indonesia. Tempat penyimpanan itu bertujuan untuk memaksimalkan hasil panen.

“Seiring dengan adanya potensi peningkatan volume hasil panen, melalui kerja sama dengan Perum Bulog, Polri telah membangun 18 gudang penyimpanan pada lahan Polri di 12 provinsi,” kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Untuk hari ini, Sigit memaparkan, Presiden Prabowo Subianto juga akan melakukan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan Polri.

“Pada hari ini akan dilaksanakan groundbreaking secara serentak pembangunan 10 gudang ketahanan pangan, sehingga total gudang ketahanan pangan Polri nantinya akan mencapai 28 unit,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, gudang itu berkapasitas masing-masing sebesar 1.000 ton, dan 1 unit dengan kapasitas 10.000 ton yang akan selesai pada Juni 2026.

Sigit memastikan, pembangunan gudang tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan guna menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di berbagai wilayah, tidak hanya jagung namun juga beras dan berbagai komoditas pangan lainnya.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung dan mewujudkan ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh, mulai dari hulu sampai dengan hilir, meliputi penyiapan lahan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan, hingga memastikan penyerapan hasil panen,” tutup Sigit.

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Dalam hal ini, Sigit menargetkan bakal membangun 1.500 SPPG di tahun 2026.

Sigit mengungkapkan, Polri juga sedang membangun 33 SPPG di wilayah 3 T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Hal itu dilakukan untuk meratakan pemenuhan gizi untuk masyarakat Indonesia.

“Selain itu, Polri juga sedang membangun 33 SPPG di wilayah 3T sebagai wujud dukungan terhadap perluasan pemerataan akses pemenuhan gizi,” kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Sementara itu, dalam rangka mendukung ketahanan energi dan penggunaan energi terbarukan, Sigit menuturkan bahwa sebanyak 47 SPPG Polri telah menggunakan
CNG (si-en-ji) atau Compressed Natural Gas (kom-presd ne-tu-rel gas).

“Penggunaan CNG ini menjadi langkah strategis Polri dalam mendukung operasional SPPG yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Sigit.

Inovasi itu, kata Sigit, sebagaimana amanat Presiden Prabowo saat meresmikan SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, bahwa ‘menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban’.

“Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa,” tutup Sigit.

Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerap dan menyampaikan langsung aspirasi dari para petani kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal itu berkaitan dengan kesejahteraan dan meningkatkan jumlah produksi.

Sigit awalnya mengungkapkan bahwa, Polri telah bekerjasama dengan Bank Himbara terkait memfasilitasi penyaluran kredit usaha rakyat dalam rangka pemenuhan kebutuhan produksi petani.

“Yang digunakan untuk pembelian bibit dan pupuk, obat-obatan seperti herbisida, fungisida, insektisida, pembiayaan sewa traktor untuk penggemburan tanah, pengolahan lahan, pembayaran upah buruh, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya,” kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Terkait hal itu, Sigit berharap Presiden Prabowo berkenan untuk mendukung penguatan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), baik dari sisi kemudahan maupun peningkatan jumlah kredit yang kelak akan digunakan untuk membuka lahan baru, serta mendukung proses dari hulu hingga hilir.

“Sehingga para petani dapat meningkatkan kapasitas produksi, kemandirian usaha, dan pertumbuhan ekonomi pedesaan,” ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit memaparkan, hingga saat ini, ada 714 Poktan jagung binaan Polri di 42 Polres pada 8 Polda telah memanfaatkan fasilitas tersebut, dengan total
pinjaman mencapai Rp30,03 miliar.

Lebih dalam, Sigit pun menyampaikan aspirasi para petani di hadapan Presiden Prabowo. Di antaranya, kelompok tani berharap mendapatkan lebih banyak alsintan, bibit hingga pupuk.

“Di samping itu, para petani berharap kiranya dapat menerima bantuan yang lebih banyak lagi terkait dengan bibit, pupuk, dan alsintan, sehingga dapat mendukung peningkatan produksi,” tutup Sigit.

Kapolri Beberkan Inovasi Polri Manfaatkan dan Tingkatkan Produksi Pertanian

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan sejumlah inovasi yang telah dilaksanakan oleh Polri dalam rangka memanfaatkan dan meningkatkan produksi pertanian.

Sigit mengungkapkan, Polri melakukan kerja sama dengan UMKM lokal untuk mendorong pemanfaatan hasil samping pertanian melalui pengembangan briket tongkol jagung dengan nama Miracle Carbon (mirekel karbon).

“Sebagai energi alternatif untuk keperluan rumah tangga, pendukung UMKM, penghangat kandang ayam, serta pengganti kayu bakar,” kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Di segi mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara, yang bermanfaat untuk menaikkan PH sebanyak satu sampai dengan dua
tingkat.

“Sekaligus merestorasi unsur hara, sehingga dapat menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, inovasi tersebut sudah berjalan di lahan pertanian jagung pada Provinsi Jawa Barat dan Papua.

Lebih dalam, Sigit menuturkan, inovasi lain yang telah dilakukan Polri di antaranya membuat vertical dryer, mobil pemipil, soil tester, pompa tenaga surya, Atmosphere Water Generator, serta Mobile Rotary Dryer.

“Yang bermanfaat untuk mengeringkan jagung secara merata dan lebih bersih tanpa harus membawa hasil panen ke gudang,” tutup Sigit.