Polres Kutai Kartanegara Hadirkan Pelayanan Humanis melalui Program Polantas Menyapa

Sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik, Polres Kutai Kartanegara melalui Satlantas melaksanakan kegiatan “Polantas Menyapa” di Satpas. Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih humanis kepada masyarakat pemohon SIM, STNK, dan BPKB.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polantas memberikan pendampingan secara langsung kepada masyarakat serta memastikan setiap tahapan pelayanan berjalan sesuai prosedur. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi terkait pentingnya tertib administrasi dan keselamatan berlalu lintas. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan citra positif Polri di tengah masyarakat. Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat

Tingkatkan Kepuasan Masyarakat, Polantas Menyapa Digelar di Satpas Kukar

Dalam upaya meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, Satlantas Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan “Polantas Menyapa” di Satpas. Kegiatan ini menjadi salah satu inovasi pelayanan publik yang mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikatif kepada masyarakat.

Personel Polantas secara aktif memberikan informasi terkait prosedur pengurusan SIM, STNK, dan BPKB kepada masyarakat. Selain itu, petugas juga membuka ruang komunikasi untuk menerima masukan maupun keluhan guna perbaikan pelayanan ke depan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri yang lebih dekat, responsif, dan solutif. Polres Kutai Kartanegara akan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang prima dan berintegritas.

Humanis dan Responsif, Polantas Menyapa Hadir di Satpas Polres Kutai Kartanegara

Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik melalui kegiatan “Polantas Menyapa” yang dilaksanakan di Satpas. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana pelayanan yang nyaman dan ramah bagi masyarakat yang mengurus SIM, STNK, dan BPKB.

Dalam pelaksanaannya, petugas Polantas aktif menyambut masyarakat dengan sikap humanis serta memberikan pendampingan selama proses administrasi berlangsung. Hal ini dilakukan guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang jelas, transparan, serta bebas dari praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Polantas Menyapa, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Masyarakat di Satpas Polres Kutai Kartanegara

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan “Polantas Menyapa” di lingkungan Satpas. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemohon SIM, STNK, dan BPKB, dengan mengedepankan sikap humanis dan profesional.

Melalui kegiatan tersebut, personel Polantas secara langsung menyapa dan berinteraksi dengan masyarakat yang sedang mengurus administrasi kendaraan. Selain memberikan arahan dan informasi yang dibutuhkan, petugas juga memastikan seluruh proses pelayanan berjalan dengan tertib, transparan, serta sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. Polres Kutai Kartanegara terus berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan responsif, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam melayani dan mengayomi masyarakat.

Wujud Kepedulian, Bhabinkamtibmas Loa Janan Ulu Hadir Berikan Dukungan Moril di Rumah Duka Warga

Kukar – Personel Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu, Aipda Suwarno, menunjukkan sisi humanis Polri dengan melaksanakan kegiatan takziah ke rumah duka salah satu warga binaannya yang meninggal dunia di wilayah Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Jumat malam (03/04/2026).

Kehadiran sosok “Polisi Desa” di tengah suasana duka ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Dalam kunjungannya, Aipda Suwarno menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga ahli musibah. Ia juga memberikan dukungan moril agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan dalam menghadapi ujian tersebut.

“Kami hadir sebagai keluarga. Selain mendoakan almarhum, kehadiran kami bertujuan untuk memberikan penguatan mental bagi keluarga yang ditinggalkan agar tetap sabar dan tabah,” ujar Aipda Suwarno di lokasi.

Di tempat terpisah, Kapolsek Loa Janan menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan kemasyarakatan seperti takziah sangat penting. Selain mempererat tali silaturahmi, hal ini bertujuan menciptakan kedekatan emosional antara Polri dan warga. Hubungan harmonis inilah yang menjadi kunci utama dalam menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Melalui aksi nyata ini, diharapkan citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat semakin kuat di mata publik, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus meningkat.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar rumah duka terpantau aman dan tertib, dengan kehadiran Bhabinkamtibmas yang turut membantu kelancaran prosesi takziah bersama warga setempat.

Pererat Silaturahmi Usai Lebaran, Kapolres Kutai Kartanegara Gelar Halal Bihalal Bersama Personel

Kukar – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Markas Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara pada Senin pagi (06/04/2026). Usai melaksanakan rutinitas Apel Pagi di halaman Mako Polres, Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, memimpin langsung kegiatan halal bihalal bersama seluruh jajaran personel.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi keluarga besar Polres Kutai Kartanegara untuk saling memaafkan di tengah suasana Hari Raya Idulfitri 1447 H. Acara dihadiri oleh Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, para pejabat utama (PJU), perwira, bintara, hingga ASN di lingkungan Polres Kutai Kartanegara.

Dalam amanatnya saat memimpin apel sebelum halal bihalal dimulai, AKBP Khairul Basyar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah bekerja keras menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) selama bulan suci Ramadhan hingga pengamanan Idulfitri.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi rekan-rekan sehingga kegiatan pengamanan satu minggu ke belakang berjalan aman dan lancar. Masih dalam suasana lebaran, saya pribadi dan keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Kapolres.

Selain menyampaikan ucapan selamat hari raya, Kapolres juga menekankan personel untuk menghindari pelanggaran sekecil apa pun dan memberikan pelayanan terbaik agar peran Polri benar-benar dirasakan masyarakat.

Kapolres juga mengingatkan bahwa di tengah perubahan negara yang drastis dan semangat Reformasi Polri, setiap personel wajib menjalankan arahan pimpinan dengan penuh tanggung jawab.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut ditutup dengan sesi berjabat tangan (halal bihalal) antara pimpinan dan bawahan sebagai simbol soliditas internal. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan khidmat.

“Team Garangan” Polsek Loa Janan Bongkar Jaringan Sabu Lintas Desa, Tiga Pelaku Diringkus

Kukar – Unit Reskrim Polsek Loa Janan yang dikenal dengan sebutan “Team Garangan” sukses membongkar jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukum Kecamatan Loa Janan, Minggu (05/04/2026). Dalam operasi pengembangan yang dilakukan secara maraton, polisi berhasil meringkus tiga orang tersangka di dua lokasi berbeda.

Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, didampingi Kanit Reskrim Iptu Dwi Handono, mengonfirmasi bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di Desa Loa Duri Ilir.

Sekira pukul 16.00 WITA, petugas melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Gunung Batu, RT 7, Desa Loa Duri Ilir. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial AI (35). Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan 3 poket sabu seberat 0,9 gram yang disembunyikan di saku celana.

“Tersangka AI mengaku sudah dua tahun menjadi kurir dan barang tersebut merupakan pesanan seseorang. Dari pengakuan AI pula, muncul nama pemasok barang yakni MI alias Ian Kasela,” jelas AKP Abdillah Dalimunthe.

Pengembangan dan Penangkapan “Ian Kasela”
Tak butuh waktu lama bagi Team Garangan untuk bergerak. Berdasarkan nyanyian tersangka AI, petugas melakukan pengembangan ke sebuah rumah kontrakan di Jalan Padat Karya, RT 8, Desa Loa Duri Ulu. Sekira pukul 18.30 WITA, polisi berhasil membekuk MI alias Ian Kasela (40) dan rekannya MA (41).

Dalam penggeledahan di lokasi kedua ini, polisi menemukan barang bukti yang lebih besar, yakni 9 poket sabu dengan berat total 2,2 gram. Tersangka MA diidentifikasi sebagai pemilik barang, sementara MI berperan sebagai kurir penjual.

“Ironisnya, tersangka MI mengaku uang hasil penjualan sabu sebesar Rp1.200.000 telah habis digunakannya untuk bermain judi online,” tambah Kapolsek.

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka MI mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari seseorang (DPO) di bawah Jembatan Mahkota Dua, Samarinda, atas perintah MA. Diketahui pula bahwa para tersangka merupakan pengguna aktif narkotika sejak lama, bahkan salah satunya sudah menggunakan sabu sejak tahun 2004.

Secara keseluruhan, polisi menyita 12 poket sabu seberat 3,1 gram, beberapa unit telepon genggam, dan plastik klip pembungkus sebagai barang bukti.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal terkait dalam UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkoba di Loa Janan. Team Garangan akan terus memburu jaringan di atasnya, termasuk DPO yang memasok barang dari luar daerah,” pungkas AKP Abdillah Dalimunthe.

Pastikan Ibadah Minggu Paskah Aman, Personel Polsek Muara Kaman Siaga di Sejumlah Gereja

Kukar – Jajaran Polsek Muara Kaman memastikan rangkaian ibadah perayaan Minggu Paskah tahun 2026 di wilayah Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, berjalan dengan khidmat dan kondusif. Pengamanan ketat dilakukan dengan menempatkan sejumlah personel di titik-titik gereja yang menggelar ibadah, Minggu (05/04/2026).

Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, dengan menerjunkan personel gabungan dari unit Samapta, Bhabinkamtibmas, hingga jajaran Bintara Polsek sejak pukul 09.00 WITA.

Kapolsek Muara Kaman menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara merata untuk memberikan rasa aman kepada para jemaat yang melaksanakan ibadah.

“Kami menempatkan personel di setiap gereja untuk melakukan pemantauan area secara preventif. Kehadiran Polri di lapangan bertujuan untuk memastikan tidak ada gangguan kamtibmas, sehingga saudara-saudara kita umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Iptu Herwin.

Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, masing-masing gereja mengangkat tema seputar kebangkitan dan pembaharuan kemanusiaan. Di GPDI Muara Kaman Ilir misalnya, Pdt. Krestian Pelealu mengusung tema “Harmoni Dalam Perbedaan”, yang selaras dengan upaya kepolisian dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Muara Kaman.

Ratusan jemaat yang memadati gereja-gereja tersebut tampak antusias dan merasa terbantu dengan kehadiran petugas kepolisian yang berjaga di gerbang masuk maupun area parkir.

Seluruh rangkaian pengamanan ibadah Minggu Paskah dinyatakan selesai pada pukul 11.30 WITA. Berdasarkan laporan di lapangan, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Muara Kaman terpantau aman dan terkendali.

“Hingga kegiatan berakhir, situasi berjalan aman dan kondusif. Kami berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan pihak gereja yang telah bekerja sama menjaga ketertiban selama perayaan Paskah berlangsung,” pungkas Kapolsek.

Dengan pengawalan yang dilakukan oleh Polsek Muara Kaman, perayaan Minggu Paskah di wilayah tersebut menjadi bukti nyata hadirnya Polri sebagai pelindung dan pelayan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan.

Tokoh Pemuda dan Gereja di Nabire Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi Demo

Nabire — Salah satu tokoh pemuda sekaligus tokoh gereja di Kabupaten Nabire, Papua Tengah Yeri Murib, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan korban.

Dalam pesannya yang disampaikan pada Sabtu, Yeri mengingatkan warga di wilayah Nabire, khususnya Nabire Timur dan Nabire Barat, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu terkait rencana aksi demo.

Ia menyampaikan bahwa aksi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada masyarakat luas, termasuk warga yang tidak terlibat langsung.

“Karena kami dengar-dengar isu yang akan demo. Demo ini nanti merujuk pada nanti akan jadi korban, masyarakat yang tidak tahu apa-apa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan dalam aksi tersebut berpotensi menimbulkan dampak yang tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga.

“Jadi jangan ikut gabung demo-demo. Demo itu nanti akan mendatangkan akibatnya pasti akan jadi korban,” katanya.

Menurutnya, apabila satu orang menjadi korban, maka seluruh keluarga akan turut merasakan dampak dan kesedihan.

“Bukan satu orang itu yang akan sakit, tapi satu orang itu jadi korban, semua keluarga akan sakit,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif di wilayah Nabire.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Sigap! Polsek Tenggarong dan Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Gunung Belah

Kukar – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah tinggal milik warga di Jalan Gunung Belah, RT 64, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Minggu (05/04/2026) pagi. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa kebakaran yang menimpa rumah Ridwan (42) tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar sekira pukul 07.20 WITA. Kepulan asap tebal yang muncul dari bagian atap rumah kayu tersebut seketika memicu kepanikan warga yang kemudian bergotong royong mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.

Kapolsek Tenggarong, AKP Achmad Hanifi, mengonfirmasi bahwa segera setelah menerima laporan, personel Bhabinkamtibmas Polsek Tenggarong langsung dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan area.

“Personel kami di lapangan bersinergi dengan Anggota Koramil 0906-01/Tgr, tim Damkar Kukar, Balakarcana, serta relawan TEA Tenggarong untuk melokalisir api. Karena bangunan didominasi material kayu, api sempat cepat membesar, namun berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 08.15 WITA,” ujar AKP Achmad Hanifi.

Berdasarkan hasil identifikasi awal di tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Kondisi instalasi kabel listrik yang sudah tua dan tidak layak pakai disinyalir menjadi penyebab utama munculnya percikan api.

“Penyebab sementara diduga akibat kelalaian dalam pengecekan instalasi listrik yang sudah lama. Akibat kejadian ini, satu bangunan rumah ludes terbakar dengan estimasi kerugian materiel mencapai Rp150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah),” tambah Kapolsek.

Saat ini, Polsek Tenggarong telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah mendata saksi-saksi untuk memastikan kronologi pasti peristiwa tersebut.

Terkait insiden ini, AKP Achmad Hanifi mengimbau kepada seluruh masyarakat Tenggarong agar lebih waspada dan rutin melakukan pengecekan terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Kami meminta warga untuk secara berkala mengecek kelayakan kabel listrik, terutama pada bangunan tua, guna menghindari risiko kebakaran akibat korsleting yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Jalan Gunung Belah telah kembali kondusif di bawah pengawasan petugas Polsek Tenggarong.