Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Kota Bangun Ulu, Polsek Kota Bangun Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Kukar – Sebuah rumah warga di Desa Kota Bangun Ulu RT 021, Kecamatan Kota Bangun, ludes terbakar pada Senin (24/11/2025) sekira pukul 03.30 Wita. Kebakaran yang menimpa rumah milik warga tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Kapolsek Kota Bangun IPTU Asnan Rusmawan, menjelaskan bahwa jajaran Polsek bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kebakaran. Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan area, pendataan korban, serta koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.

“Setibanya di lokasi, api sudah membesar karena struktur bangunan rumah terbuat dari kayu. Kami bersama saksi dan warga berupaya melakukan pengamanan awal sambil menunggu damkar tiba. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 Wita,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui oleh Gozali, warga setempat, yang melihat gumpalan asap dari arah rumah korban saat sedang memastikan situasi listrik di area Wisata Pemancingan Tanjung Benanga yang sempat mengalami pemadaman. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut dan bergegas menuju kantor pemadam kebakaran.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Kota Bangun, ditemukan puing-puing bangunan serta kabel yang turut terbakar. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai sumber api. Saat kejadian berlangsung, rumah dalam keadaan kosong.

Kapolsek Kota Bangun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kebakaran, serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Kami meminta warga untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan segera melaporkan bila menemukan adanya potensi bahaya. Respons cepat masyarakat dapat mencegah kerugian yang lebih besar,” ungkap IPTU Asnan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi kebakaran, mengingat masih banyak bangunan warga yang menggunakan material kayu sehingga mudah terbakar. Polsek Kota Bangun memastikan akan terus meningkatkan pelayanan dan respons cepat terhadap setiap kejadian di wilayah hukumnya.

Polres Kukar Bersama Tim Gabungan Temukan Warga Negara Malaysia yang Hilang di Sungai Patek Tabang

Kukar – Tim Gabungan yang terdiri dari Polres Kutai Kartanegara, Polsek Tabang, Sat Polair, Sat Reskrim, INAFIS, Basarnas Kaltim, BPBD Kukar, TNI Koramil Tabang, Damkar, dan relawan masyarakat berhasil menemukan jasad warga negara Malaysia bernama Wong Sie Tuong, pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 14.56 WITA di aliran Sungai Patek, Desa Umaq Bekuay, Kecamatan Tabang.

Korban yang berusia 65 tahun itu sebelumnya dilaporkan hilang pada Jumat, 21 November 2025, usai mengalami kecelakaan saat melintasi jembatan hauling milik KUD Beringin Mulia di KM 32 yang membentang di atas Sungai Patek. Korban adalah karyawan PT Cahaya Riski Persada, sebuah perusahaan kontraktor yang bergerak pada sektor perkayuan dan bekerja sama dengan KUD Beringin Mulia.

Operasi pencarian dilakukan selama 3 hari, dipimpin langsung Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, bersama Kapolsek Tabang, Iptu Aldino Subroto.

Sebelum bergerak, puluhan personel gabungan dibagi menjadi dua tim untuk mempercepat proses pencarian di wilayah sungai yang luas dan sulit dijangkau.

Tim Pertama menyisir dari titik awal kecelakaan di KM 32, mengikuti arus Sungai Patek menuju hilir. Tim ini terdiri dari personel Polres Kukar, Polsek Tabang, BKO Polsek Kembang Janggut, Sat Reskrim, Polair, INAFIS, Basarnas, BPBD, Koramil Tabang, Damkar kecamatan, dan relawan masyarakat.

Sementara itu, Tim Kedua bergerak dari arah Muara Sungai Patek, menuju hulu mendekati lokasi awal kejadian. Tim dipimpin seorang warga setempat yang mengenal medan, bernama Jus, dibantu personel Polsek Tabang, Polair, dan Koramil Tabang.

Penyisiran dimulai pukul 09.00 WITA dengan perjalanan yang melibatkan mobil operasional, penyeberangan sungai menggunakan longboat dan perahu ces, serta akses jalur darat perusahaan untuk mencapai titik pencarian terpencil.

Sekitar pukul 14.56 WITA, Tim Kedua menemukan jasad korban di wilayah perairan Bisun, salah satu anak sungai Bengen yang terhubung dengan Sungai Patek. Lokasi ini berjarak sekitar 15 kilometer dari titik awal kecelakaan.

Setelah dievakuasi dari air, korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa menggunakan perahu menuju Desa Sidomulyo. Jasad tiba di desa sekitar pukul 18.00 WITA, sebelum kemudian dipindahkan ke ambulans Puskesmas Tabang.

Sekitar pukul 20.14 WITA, korban dibawa ke Puskesmas Tabang untuk penanganan awal sebelum diberangkatkan menuju RS Bhayangkara Balikpapan guna menjalani otopsi sesuai prosedur penanganan WNA dan kasus kecelakaan air.

Kabag Ops Kompol Roganda, menyatakan bahwa seluruh rangkaian pencarian dan evakuasi berjalan aman dan kondusif berkat kerja sama lintas instansi serta dukungan masyarakat.

“Operasi ini merupakan bentuk sinergi penuh antara Polri, TNI, Basarnas, BPBD, pemerintah desa, dan relawan. Meskipun medan sangat sulit, tim tidak berhenti hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi sesuai prosedur,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses administrasi dan tindak lanjut penanganan jenazah masih dalam koordinasi dengan pihak Imigrasi serta perwakilan keluarga korban.

Polsek Loa Janan Terjun Langsung Dampingi Warga Tingkatkan Produksi Jagung

Kukar — Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa terus mendapat dukungan dari Polsek Loa Janan. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu, Aipda Suwarno, pendampingan terhadap petani jagung dilakukan langsung di lapangan, Minggu (23/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Suwarno meninjau perkembangan tanaman jagung yang dikelola bersama masyarakat setempat. Satu per satu kondisi tanaman diamati, mulai dari pertumbuhan batang dan daun, kualitas tanah, hingga pola perawatan harian yang dilakukan warga.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana kita bersama-sama memastikan hasil panen dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Aipda Suwarno.

Ia juga memberikan edukasi mengenai pencegahan hama dan pentingnya pemupukan teratur agar produktivitas jagung tetap maksimal. Pendampingan seperti ini dinilai mampu membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus memanfaatkan lahan kosong secara lebih produktif.

Program ketahanan pangan yang dijalankan warga Desa Loa Janan Ulu menjadi salah satu contoh kolaborasi positif antara masyarakat dan kepolisian. Selain wujud dukungan Polri terhadap kemandirian ekonomi warga, kegiatan ini juga mempererat hubungan emosional antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat.

Kehadiran aparat tidak hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga untuk mendampingi masyarakat dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

Aipda Suwarno berharap program pertanian jagung ini dapat menjadi pemicu semangat warga lainnya untuk mengelola potensi desa.

“Semoga panen nanti bisa membawa manfaat, meningkatkan pendapatan, dan menjadi inspirasi bagi warga lainnya,” tuturnya.

Dengan pendampingan berkelanjutan dari Bhabinkamtibmas, program ketahanan pangan di Desa Loa Janan Ulu diproyeksikan terus berkembang dan memberi dampak positif bagi pembangunan desa serta kesejahteraan masyarakat.

Wakapolres Kukar Tekankan Larangan Hidup Hedon dan Disiplin Personel dalam Apel Pagi

Kukar — Polres Kutai Kartanegara menggelar apel pagi rutin di halaman mako pada Senin (24/11/2025) pukul 08.00 Wita. Apel dipimpin oleh Wakapolres Kutai Kartanegara, Kompol M. Aldy Harjasatya, dan dihadiri para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, bintara, serta ASN Polres Kutai Kartanegara.

Dalam arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya meningkatkan kedisiplinan serta menjaga marwah institusi, khususnya terkait larangan hidup hedon di kalangan personel. Ia menyampaikan bahwa seluruh anggota wajib menjaga etika dan perilaku, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari, sebagai wujud profesionalisme Polri.

“Hindari gaya hidup hedon. Tunjukkan perilaku sederhana, profesional, dan berintegritas dalam melayani masyarakat,” tegas Wakapolres.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa sistem pelaporan Beyond Trust kini semakin diperkuat, di mana masyarakat dapat langsung menyampaikan pengaduan melalui fitur barcode Propam yang terhubung ke Mabes Polri. Seluruh laporan yang masuk diwajibkan untuk segera ditindaklanjuti secara cepat dan transparan.

Wakapolres juga memberi perhatian khusus kepada unit Samapta agar merespons setiap laporan masyarakat maksimal 10 menit menuju lokasi kejadian. Piket 110 pun diinstruksikan agar bekerja sesuai SOP selama bertugas.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres turut mengingatkan personel agar bijak bermedia sosial serta menjaga citra institusi melalui konten yang bersifat edukatif dan positif. Untuk fungsi Reskrim, ia menegaskan agar penanganan Restorative Justice (RJ) dilakukan sesuai prosedur sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Sebagai penutup, Wakapolres kembali menekankan pentingnya budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam) dalam pelayanan publik, sebagai bentuk komitmen Polres Kutai Kartanegara memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat.

Polsek Anggana Pastikan Pemilihan Kades PAW Desa Sungai Meriam Berjalan Aman dan Kondusif

Kukar — Polsek Anggana hadir memberikan rasa aman pada kegiatan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, yang berlangsung pada Sabtu pagi di Gedung BPU Desa Sungai Meriam. Proses pemilihan dimulai pukul 09.00 Wita dan dihadiri oleh Ketua DPMD Kabupaten Kutai Kartanegara, Camat Anggana, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Anggana, IPTU Komang Mahendra Putra, pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup untuk memastikan seluruh rangkaian pemilihan berlangsung tertib dan tanpa hambatan.

Dalam keterangannya, IPTU Komang menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan hak pilihnya.

“Pengamanan ini penting agar warga merasa aman dan nyaman selama proses pemilihan. Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan tertib tanpa gangguan,” ujarnya.

Personel Polsek Anggana disiagakan di titik-titik strategis sekitar gedung pemungutan suara. Mereka memantau dinamika kegiatan, mengarahkan masyarakat, serta menjalin komunikasi dengan panitia dan unsur pemerintah desa untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Warga terlihat antusias mengikuti proses demokrasi di tingkat desa tersebut.

Kehadiran Polsek Anggana tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa pelaksanaan pemilihan dapat berjalan jujur, transparan, dan damai.

Unit Reskrim Polsek Loa Janan Ungkap Pelaku Pencurian Berulang di Loa Janan Ulu, Kerugian Capai Rp 6,7 Juta

Kukar — Jajaran Unit Reskrim Polsek Loa Janan kembali menunjukkan kesigapannya dalam menindak kejahatan di wilayah hukumnya. Seorang pemuda berinisial AA (19), yang diketahui merupakan residivis, berhasil diamankan atas dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Jalan Kompas RT 27, Desa Loa Janan Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan kehilangan uang dalam jumlah kecil namun berulang sejak September hingga November 2025. Kecurigaan korban memuncak ketika ia memasang kamera di ruang tamu rumahnya. Rekaman pada dini hari 26 September 2025 memperlihatkan jelas aksi pelaku saat mengambil uang dari toples penyimpanan dan saku celana milik korban.

Dari hasil penghitungan, total kerugian mencapai Rp 6.700.000. Korban kemudian melapor ke Polsek Loa Janan untuk penanganan lebih lanjut.

Pelaku Beraksi hingga 8 Kali
Dari hasil penyelidikan, pelaku AA mengakui telah melakukan pencurian di rumah korban sebanyak delapan kali. Ia mengambil uang secara bertahap dengan memanfaatkan situasi rumah yang sepi pada dini hari.

Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kecepatan koordinasi Unit Reskrim Polsek Loa Janan bersama masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga rasa aman masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara profesional. Kejahatan yang dilakukan berulang kali ini tentu meresahkan, sehingga penindakan tegas diperlukan,” tegas Kapolsek.

Penangkapan di Harapan Baru
Dipimpin Kanit Reskrim Ipda Dwi Handono, Tim Garangan Reskrim Polsek Loa Janan melakukan penyelidikan intensif dan mengamankan pelaku beserta barang bukti di rumahnya di wilayah Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda.

Pelaku mengaku bahwa hasil pencurian digunakan untuk kegiatan tidak bermanfaat, termasuk transaksi prostitusi melalui aplikasi dan di salah satu lokalisasi. Sisa uang sebesar Rp 145.000 bahkan digunakan membeli pakaian yang kemudian turut diamankan sebagai barang bukti.

Adapun barang bukti lain yang turut disita di antaranya pakaian yang digunakan saat beraksi dan flashdisk berisi rekaman CCTV yang memperlihatkan perbuatan pelaku.

Diproses Sesuai Hukum
Pelaku kini dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, juncto Pasal 64 KUHP tentang perbuatan berulang.

Kapolsek menambahkan bahwa selain upaya penegakan hukum, Polsek Loa Janan juga terus melakukan pendekatan humanis untuk mencegah tindak kriminalitas di lingkungan pemukiman.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan bila menemukan hal mencurigakan. Pencegahan dan penindakan harus berjalan beriringan,” ujar Kapolsek.

Saat ini pelaku dan seluruh barang bukti diamankan di Polsek Loa Janan untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polisi menegaskan bahwa tindakan tegas tetap dilakukan dengan mengedepankan profesionalitas dan prinsip humanis.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polsek Loa Janan menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memastikan bahwa setiap tindakan kriminal akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Polsek Loa Janan Gelar Jum’at Berbagi di Asrama Yatim Piatu & Dhuafa Loa Duri Ilir, Hadirkan Kepedulian dan Kehangatan untuk Anak Bangsa

Kukar — Suasana penuh haru dan kebersamaan menyelimuti Asrama Yatim Piatu & Dhuafa di Desa Loa Duri Ilir saat Polsek Loa Janan melaksanakan kegiatan Jum’at Berbagi, Jumat (21/11/2025) pagi. Kegiatan sosial yang dimulai sekitar pukul 10.30 WITA ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan untuk masa depan mereka.

Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe, bersama Ketua Bhayangkari Ranting Loa Janan Ny. Ita Dalimunthe serta jajaran personel Polsek Loa Janan hadir langsung untuk menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok. Sambutan hangat dari pengurus asrama, para tokoh masyarakat, dan anak-anak penghuni panti menjadikan kegiatan ini penuh rasa kekeluargaan.

Di sela penyerahan bantuan, Kapolsek menyampaikan pesan kamtibmas serta motivasi kepada anak-anak. Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang hari ini tengah berjuang dalam keterbatasan.

“Kalian tidak sendirian. Kami, Polri, hadir untuk mendukung dan mendoakan kalian. Tetap semangat belajar, jaga lingkungan, dan teruslah bermimpi setinggi langit. Masa depan terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha,” pesan Kapolsek dengan penuh kehangatan.

Kegiatan yang juga diikuti para Kanit, personel Polsek Loa Janan, serta Bhayangkari tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak harus menunggu momen tertentu. Dengan hadir langsung di tengah anak-anak yatim dan dhuafa, Polsek Loa Janan ingin menjalin hubungan yang lebih erat sekaligus menguatkan nilai-nilai kemanusiaan.

Para penghuni asrama tampak antusias dan bahagia. Senyum polos anak-anak menjadi pemandangan paling berharga dalam rangkaian kegiatan ini, menggambarkan bagaimana kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Polsek Loa Janan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan Polri kepada masyarakat, serta sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi.

Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Polsek Loa Janan menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat bagi masyarakat—terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan dan kasih sayang.

Polsek Kota Bangun Hadiri Sosialisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pela

Kukar — Upaya pemerintah dalam memperkuat sektor maritim dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir terus mendapat dukungan berbagai pihak. Hal tersebut tampak dalam kegiatan sosialisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih yang digelar pada Jumat (21/11/2025) sekira pukul 09.00 Wita di ruang rapat Kantor Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Kota Bangun Iptu Asnan Rusmawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Pela dan Sangkuliman Bripka Marapi, sebagai bentuk keterlibatan Polri dalam mendukung program strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat nelayan.

Selain Polsek Kota Bangun, sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Asli Husaini, Kepala Bidang Pengelola Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kasat Polairud Polres Kukar Akp Benedick Jaya, Kanit Gakum Satpolairud Ipda Agus FR, serta unsur pemerintah desa seperti Kades Pela Sopyan Noor, Kades Sangkuliman Suhaimi, Ketua BPD Desa Pela Alimin, perwakilan Satpol PP, para ketua RT, dan masyarakat Desa Pela.

Komitmen Polri Kawal Program Pemberdayaan Nelayan
Dalam sambutannya, AKP Benedick Jaya menegaskan bahwa Polairud Polres Kukar siap menjadi mitra strategis masyarakat nelayan dalam mewujudkan kampung pesisir yang mandiri, aman, dan berdaya saing.

“Keberhasilan program Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya tugas pemerintah, tetapi hasil kerja bersama seluruh pihak. Polri siap mengawal, melayani, dan memastikan masyarakat nelayan dapat menjalankan aktivitas dengan aman,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga kelestarian Sungai Mahakam sebagai aset penting bagi keberlanjutan kehidupan serta pembangunan wilayah perairan. Menurutnya, sungai bukan sekadar jalur transportasi, tetapi juga sumber ekonomi, budaya, dan identitas daerah.

Dukungan Polsek Kota Bangun untuk Kamtibmas Perairan
Kehadiran Polsek Kota Bangun menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memajukan kawasan pesisir. Selain memitigasi potensi gangguan kamtibmas, Polri juga berperan penting dalam pembinaan dan edukasi masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.

Sosialisasi berjalan lancar dan penuh antusiasme. Masyarakat berharap program Kampung Nelayan Merah Putih dapat membawa perubahan nyata pada peningkatan kesejahteraan, infrastruktur, dan keamanan kawasan pesisir, khususnya di Desa Pela dan sekitarnya.

Dengan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, Polri, dan masyarakat, Desa Pela diharapkan dapat menjadi contoh kampung nelayan modern yang maju, berdaya saing, dan tetap menjaga kearifan lokal sebagai identitas pesisir Kutai Kartanegara.

Satreskrim Polres Kutai Kartanegara Ungkap Kasus Pencurian di Loa Ipuh, Pelaku Residivis Kembali Ditangkap

Kukar — Satuan Reserse Kriminal Polres Kutai Kartanegara berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di sebuah rumah sekaligus toko sembako milik warga di Jalan Mangkuraja RT 65, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong.
L Peristiwa yang terjadi pada Jumat dini hari tersebut sempat membuat warga sekitar resah, mengingat pelaku beraksi saat pemilik rumah sedang tertidur.

Pelaku yang berhasil diamankan diketahui berinisial BS, seorang pria berusia 54 tahun yang berdomisili di Kota Samarinda. Dari catatan kepolisian, pelaku merupakan residivis yang telah berkali-kali terlibat kasus serupa di beberapa wilayah.

Berdasarkan keterangan pelapor, pelaku memasuki rumah dengan cara mencongkel jendela depan sekitar pukul 03.00 WITA. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil sejumlah barang berharga di ruang tengah, antara lain dua unit telepon genggam, uang tunai Rp1 juta, serta kunci kontak sepeda motor.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menemukan kunci bangunan toko sembako yang berada tepat di depan rumah korban. Dengan memanfaatkan kunci tersebut, pelaku berpindah ke toko dan mengambil aneka barang dagangan seperti sabun, mie instan, kopi, gula, hingga rokok dengan total kerugian mencapai jutaan rupiah. Uang tunai Rp300 ribu yang berada di meja kasir juga ikut digasak.

Rekaman CCTV milik ketua RT menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan awal. Dalam rekaman tersebut tampak pelaku tidak beraksi sendiri, dan menggunakan mobil Avanza putih yang diparkir tepat di depan toko sebelum melakukan aksi pencurian.

Tim Alligator Satreskrim Polres Kutai Kartanegara yang dipimpin Iptu Pricilia Lowensky dibantu tim Garangan Polsek Loa Janan segera bergerak setelah menerima laporan. Penyisiran dilakukan mulai dari wilayah Tenggarong hingga Samarinda. Informasi penting kemudian datang dari Unit Reskrim Polsek Loa Janan yang mendapati pelaku sedang menuju wilayah Km. 28 Desa Batuah.

Pada pukul 10.31 WITA, kurang dari 8 jam setelah kejadian, tim gabungan berhasil mencegat dan mengamankan pelaku beserta barang bukti di Desa Batuah, Loa Janan. Pelaku tidak melakukan perlawanan saat ditangkap.

Barang Bukti yang Diamankan
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan berbagai jenis barang hasil curian, di antaranya 2 unit handphone, Sabun berbagai merek dan ukuran, Mie instan berbagai jenis, Beras 25 kg, Kopi, teh, susu sachet, Rokok dari berbagai merek dan Uang tunai. Total barang bukti diperkirakan bernilai lebih dari tiga juta rupiah.

Pelaku Ternyata Residivis
Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa pelaku bukan orang baru dalam kasus kejahatan pencurian. Ia telah tercatat melakukan tindak pidana serupa pada tahun 2012 di Samarinda, 2019 di Tenggarong, dan 2021 di Balikpapan.

“Pelaku ini sudah berulang kali melakukan tindakan yang sama. Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Iptu Lowensky.

Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara AKP Ecky Widi Prawira memastikan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan warga dan menindak tegas para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Kami bekerja cepat untuk menangani laporan masyarakat. Terima kasih kepada warga dan jajaran Polsek Loa Janan yang turut membantu sehingga pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat,” ujarnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama pada malam hari, serta memastikan keamanan rumah sebelum beristirahat. Warga juga diharapkan segera melapor apabila mengetahui adanya dugaan tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polres Kutai Kartanegara berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman kembali kepada masyarakat Loa Ipuh dan sekitarnya.

Polsek Loa Kulu Berbagi Kepedulian, Ringankan Beban Warga Kurang Mampu di Desa Sumber Sari

Kukar — Kepedulian adalah bahasa yang selalu bisa dipahami oleh siapa pun. Hal inilah yang diwujudkan Polsek Loa Kulu ketika menggelar bhakti sosial pembagian sembako untuk warga kurang mampu di Desa Sumber Sari, Jumat (21/11) pagi. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, kegiatan ini menjadi bentuk kehadiran Polri yang bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menyentuh hati masyarakat.

Empat keluarga yang tinggal di tiga RT menjadi penerima bantuan. Mereka mendapatkan satu paket sembako berisi kebutuhan pokok, mulai dari beras, telur, tepung, minyak goreng, gula, hingga kopi, teh, dan bahan pangan lain. Bagi sebagian orang paket ini mungkin sederhana, namun bagi para penerima, bantuan itu sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan harian dan meringankan beban hidup di tengah tekanan ekonomi.

Penyerahan dilakukan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga. Dalam setiap kunjungan, Kapolsek tidak hanya menyerahkan paket sembako, tetapi juga menyapa hangat, mendengarkan keluh kesah warga, dan memberikan dorongan agar tetap kuat menghadapi keadaan. Di beberapa rumah, suasana haru tak terhindarkan ketika warga menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu dan menjadi penguat bagi bapak-ibu semua. Tetap semangat, jangan menyerah,” ujar AKP Hari Supranoto dengan penuh empati.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga hadir sebagai sahabat masyarakat yang peka terhadap kesulitan warganya. Polsek Loa Kulu menegaskan bahwa program sosial seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk mendampingi dan membantu masyarakat di masa-masa sulit.

Lewat langkah kecil ini, Polsek Loa Kulu berharap dapat membawa kehangatan dan harapan baru bagi warga Desa Sumber Sari — bahwa mereka tidak sendiri, dan selalu ada tangan kepedulian yang siap membantu.