Polsek Samboja Pimpin Penanganan Karhutla 3 Hektare di Sanipah, Api Berhasil Dijinakkan

Kukar — Gerak cepat aparat kepolisian bersama unsur terkait berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda semak belukar dan lahan gambut di RT 008, Kelurahan Sanipah, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Sabtu (19/9/2026).

Kebakaran yang mulai terjadi sekitar pukul 10.00 Wita tersebut diperkirakan melahap lahan seluas 3 hektare. Lokasi kebakaran berada di kawasan HGU PT AJP yang tidak ditanami serta berdekatan dengan jalur pipa milik PT PHM.

Mendapat informasi kebakaran, Polsek Samboja bersama Koramil Samboja, Damkar Samboja, tim K3 PT AJP, PMI Samboja dan PT PHM langsung bergerak menuju lokasi.

Sebanyak 28 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area. Polsek Samboja menerjunkan empat personel, didukung satu personel Koramil, enam personel Damkar Samboja, 10 personel K3 PT AJP, tiga personel PMI Samboja, serta empat personel PT PHM.

Penanganan dilakukan menggunakan dua unit mobil Damkar Samboja PT AJP, satu mobil tangki PMI Samboja dan dua pompa portable milik K3 PT AJP.

Tantangan pemadaman tidak ringan. Karakter lahan berupa semak belukar dan gambut membuat api perlu ditangani secara intensif, terlebih terdapat jalur pipa di sekitar lokasi.

Petugas memprioritaskan pemadaman pada area yang berada di atas jalur pipa. Berkat penanganan bersama, api di kawasan tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 Wita.

Polsek Samboja juga melakukan pendokumentasian, pemantauan lokasi serta menyusun laporan penanganan kebakaran.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal menyebut faktor cuaca ekstrem sebagai salah satu kemungkinan, namun kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebabnya.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menegaskan penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur guna mencegah api meluas dan memastikan kawasan di sekitar jalur pipa tetap aman.

Api Muncul di Kawasan Konservasi Tahura KM 56, Tim Gabungan Bergerak Cepat

Kukar — Kebakaran semak belukar kembali terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, tepatnya di pinggir jalan KM 56 Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Sabtu (19/9/2026) sore.

Api yang mulai terlihat sekitar pukul 17.00 Wita itu diketahui oleh warga yang melintas. Kobaran kemudian segera ditangani setelah personel Polsubsektor Tahura bersama relawan dan petugas kehutanan mendatangi lokasi.

Kapolsubsektor Tahura Aiptu Edy memimpin personel menuju titik kebakaran dan langsung berkoordinasi dengan Relawan Siaga Batuah (RSB). Tak lama berselang, tim dari Dinas Kehutanan dan UPTD Tahura bersama relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) turut tiba di lokasi.

Pemadaman dilakukan secara gotong royong, baik secara manual maupun menggunakan empat unit kendaraan pemadam, terdiri dari dua unit slip on milik Dinas Kehutanan, satu water tank MPA, dan satu water tank RSB.

Gerak cepat tim gabungan berhasil mencegah api meluas lebih jauh di kawasan konservasi tersebut. Area yang terbakar diperkirakan sekitar seperempat hektare.

Setelah sekitar dua jam berjibaku, api berhasil dipadamkan pada pukul 19.00 Wita. Petugas kemudian memastikan kondisi di sekitar lokasi aman untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Karhutla di Jalur KM 25 Loa Janan Berhasil Dilokalisir Tim Gabungan, 1,5 Hektare Hutan Belukar Terbakar

Kukar — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan hutan belukar di RT 15, Dusun Batuah, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Sabtu (19/9/2026).

Kebakaran yang berada dalam deliniasi IKN itu diperkirakan menghanguskan sekitar 1,5 hektare lahan. Api diketahui warga sekitar pukul 11.30 Wita setelah terlihat saat melintas di kawasan tersebut.

Petugas Polsubsektor Tahura bersama relawan Batuah, tim PT LHE, dan warga langsung bergerak melakukan pemadaman. Api dijinakkan secara manual serta menggunakan semprotan air dari unit Damkar relawan dan mobil water tank milik PT LHE.

Upaya pemadaman berlangsung lebih dari empat jam. Setelah berjibaku di lokasi, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 Wita.
Petugas kemudian memastikan area terdampak aman untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga pemadaman selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Loa Janan, 1 Hektare Lahan Terbakar

Kukar — Kebakaran lahan melanda Desa Tani Harapan RT 07, Dusun Harapan Jaya, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Sabtu (19/9/2026) siang. Lokasi tersebut masuk wilayah deliniasi IKN.

Api yang berasal dari area lahan milik warga bernama Raja kemudian membakar semak belukar dan vegetasi di sekitarnya. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 1 hektare.

Mendapat laporan, personel Polsek Loa Janan bersama pemerintah desa dan warga langsung bergerak melakukan pemadaman. Petugas menyisir area terbakar untuk memadamkan api dan bara yang masih tersisa.

Upaya tersebut membuahkan hasil, Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.15 Wita. Petugas kemudian melakukan pendinginan, penyisiran, dan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Bakar Lahan Dekat Pipa Pertamina, Warga Muara Jawa Diamankan Polisi

Kukar — Nekat membakar lahan di dekat jalur pipa flowline Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS), seorang warga berinisial AS (67) diamankan Polsek Muara Jawa.

Peristiwa tersebut terjadi di KM 03 Jalur Trunk Line Mutiara, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Aksi pembakaran terungkap setelah Tim Security PHSS mendatangi lokasi sekitar pukul 07.48 Wita. Petugas mendapati AS bersama istrinya tengah membakar lahan miliknya di empat titik.

Karena lokasi pembakaran berdekatan dengan pipa flowline, petugas langsung menegur dan bersama-sama memadamkan api. Kepada petugas, AS mengakui pembakaran dilakukan untuk membuka lahan yang rencananya akan ditanami lada dan kelapa sawit.

Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan AS beserta barang bukti berupa satu korek api warna kuning dan dua ranting pohon yang telah terbakar.

Kasus tersebut kini ditangani Polsek Muara Jawa. Polisi telah membuat laporan, memeriksa saksi dan tersangka, mengamankan barang bukti, serta melengkapi proses penyidikan.

AS disangkakan Pasal 308 ayat (1) KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 juncto Pasal 56 UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar, terlebih di kawasan yang berdekatan dengan fasilitas vital, karena tindakan tersebut dapat menimbulkan risiko kebakaran dan konsekuensi hukum.

Karhutla Hanguskan Sekitar 3 Hektare Lahan di Sanga Sanga, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kukar — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Jalan Bakti Abri RT 06, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (19/9/2026).

Kebakaran yang melanda lahan tidur milik warga tersebut diperkirakan menghanguskan area seluas kurang lebih 3 hektare. Petugas gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan sekaligus upaya pemadaman.

Kegiatan penanganan Karhutla tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pendingin Aiptu Budi Santoso, personel BKO Polair Polda Kaltim, Babinsa Kelurahan Pendingin Serka Mursidi, Tim Damkar Pertamina EP, Damkar Kecamatan Sanga Sanga, Tim Water Tank PT ABN, Damkar PT Masbro Bersaudara, Relawan Damkar Kelurahan Pendingin, serta Relawan Kota Juang Kelurahan Sanga Sanga Dalam.

Berdasarkan laporan di lapangan, titik kebakaran berada pada koordinat 0,67436° LS dan 117,271929° BT.

Hingga kegiatan selesai, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan pengecekan dan pendalaman untuk mengetahui apakah kebakaran berkaitan dengan aktivitas di sekitar lahan atau disebabkan faktor lainnya.

Upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan. Namun, sejumlah titik api masih ditemukan karena berada di area yang sulit dijangkau oleh petugas pemadam. Kondisi tersebut juga menimbulkan potensi munculnya kembali titik api di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Setelah dilakukan penanganan, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif, meski petugas tetap mewaspadai kemungkinan munculnya kembali titik api.

Api Lahap Semak Belukar di Kembang Janggut, Polisi dan Relawan Bergerak Cepat

Kukar — Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, api membakar semak belukar, ilalang hingga ranting kering di wilayah Desa Kembang Janggut, Kecamatan Kembang Janggut, Sabtu (19/9/2026) sore.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 16.15 Wita, Petugas Polsek Kembang Janggut bersama relawan Pemadam Pramuka Peduli langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Sebanyak 3 personel Polsek Kembang Janggut dan 5 relawan dikerahkan dalam upaya pemadaman. Petugas turut menggunakan pompa air portabel, nozzle, selang pemancar serta mobil tangki air. Dari hasil penanganan awal, area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare.

Kapolsek Kembang Janggut AKP Dedi Supriyanto memimpin langsung proses penanganan di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait.

Petugas tidak hanya berupaya menjinakkan kobaran api, tetapi juga melakukan pendinginan pada titik-titik yang masih berpotensi memunculkan api kembali. Pemantauan kemudian dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama saat kondisi lingkungan kering. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.

Hingga proses penanganan berlangsung, petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah bagian lahan yang terdampak.

Polsek Tenggarong Seberang Gencarkan Sosialisasi dan Penempelan Stiker Karhutla

Kukar – Polsek Tenggarong Seberang kembali memperketat langkah preventif guna mengantisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan. Petugas bergerak menyisir permukiman warga untuk menggelar sosialisasi sekaligus menempelkan stiker himbauan Karhutla di wilayah hukum Polsek Tenggarong Seberang, Sabtu (19/9/2026) pagi.

Dimulai pukul 10.05 WITA, edukasi difokuskan kepada masyarakat, khususnya para petani, agar menghentikan kebiasaan membuka atau mengolah ladang dengan cara membakar. Dalam kesempatan tersebut, petugas menekankan aturan serta sanksi pidana tegas yang menanti para pelaku pembakaran lahan.

Selain menyampaikan pesan hukum, personel mengajak warga berperan aktif menjaga lingkungan, saling mengingatkan, dan segera melapor jika menemukan potensi titik api demi mempertahankan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif.

Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas memastikan seluruh rangkaian kegiatan penempelan stiker dan dialog bersama warga tersebut berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Tembus Medan Berbukit Tanpa Air, Tim Gabungan Padamkan Karhutla Malam Hari di Jembayan

Kukar – Perjuangan ekstra ditunjukkan personel Polsek Loa Kulu bersama tim gabungan saat memadamkan kebakaran lahan di Dusun Margasari RT 11, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Jumat (18/9/2026) malam.

Laporan titik api terdeteksi pada koordinat Lat -0,5824209° dan Long 116,9937837° sekira pukul 19.30 WITA. Menempuh jarak 11 kilometer dari Mako Polsek, tim gabungan yang terdiri atas 3 personel Polsek Loa Kulu, 1 anggota Koramil, Kades Jembayan Erwin, BPBD, Damkar, hingga relawan Balakarcana dan Damkar Junior bergerak menembus kegelapan malam.

Operasi pemadaman menghadapi kendala berat. Selain minimnya sumber air dan tiupan angin kencang, lokasi titik api berada di areal berbukit yang tidak bisa diakses mobil pemadam, sehingga petugas harus berjalan kaki membawa peralatan seadanya.

Meski harus bertarung dengan keterbatasan di medan terjal, kegigihan tim gabungan membuahkan hasil. Kobaran api di hamparan semak belukar kering tersebut berhasil dipadamkan total sekitar pukul 00.10 WITA.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Luas area terdampak serta penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan pendataan di lapangan, sementara petugas tetap melakukan pemantauan ketat untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api susulan.

Lokalisir Karhutla 1,5 Hektar di Area PHSS Muara Jawa, Tim Gabungan Padamkan Api Hingga Tengah Malam

Kukar – Sinergi cepat diperlihatkan jajaran Polsek Muara Jawa bersama unsur TNI dan tim pemadam saat melokalisasi kebakaran lahan semak belukar di area Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS), Jalan Mutiara, Kelurahan Muara Jawa Tengah, Jumat (18/9/2026) malam.

Titik api terdeteksi menyala pada koordinat 0,85825° S, 117,18386° T sekitar pukul 20.00 WITA. Si jago merah dengan cepat melahap ilalang dan ranting kering seluas ±1,5 hektar di area sensitif tersebut.

Menerima informasi tersebut, personel Polsek Muara Jawa langsung meluncur ke TKP dan mengonsolidasikan kekuatan bersama Koramil Muara Jawa, Damkar Kukar, Damkar Muara Jawa, Damkar Sanga-Sanga, tim PT PHSS, serta relawan setempat. Operasi penanggulangan dikerahkan menggunakan 2 unit mobil pemadam, 2 unit mobil tangki suplai, 1 unit lowboy mini pembawa pompa air, serta armada patroli.

Setelah bertarung melawan kepungan asap di kegelapan malam selama tiga jam, tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan total kobaran api pada pukul 23.00 WITA. Petugas melanjutkannya dengan proses pendinginan (cooling down) ketat guna mengunci titik api agar tidak menyala kembali.

Kapolsek Muara Jawa IPTU Yoga Fattur Rahman memastikan area terdampak sudah aman dan terkendali. Pihaknya mengingatkan keras warga agar tidak memicu pembakaran lahan di musim kemarau serta segera melapor jika melihat potensi titik api.