Tiga Pilar Turun Langsung Amankan Tarawih, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan Wujudkan Ramadhan Aman dan Kondusif

Kukar – Suasana hangat dan penuh kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan Sholat Tarawih di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Loa Janan, Kamis (26/2/2026). Di tengah lantunan ayat suci Al-Qur’an, tampak kehadiran aparat Tiga Pilar yang turut memastikan ibadah masyarakat berjalan aman dan nyaman.

Bhabinkamtibmas Desa Tani Bhakti Polsek Loa Janan, Bripka Wahyudi Aminudin, bersama unsur Babinsa dan Pemerintah Desa, turun langsung melaksanakan patroli serta pengamanan di sejumlah masjid. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan.

Pengamanan difokuskan pada waktu pelaksanaan Tarawih, dengan pemantauan di area parkir kendaraan, halaman masjid, hingga lingkungan sekitar. Langkah tersebut bertujuan mencegah terjadinya tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor maupun pencurian rumah kosong yang ditinggal pemiliknya beribadah.

Tidak hanya melakukan pengawasan, Bripka Wahyudi juga menyempatkan diri berdialog dengan para jamaah dan pengurus masjid. Dalam suasana penuh keakraban, ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengimbau masyarakat agar memastikan kendaraan terkunci ganda, tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, dan saling peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Kehadiran kami bersama Tiga Pilar merupakan bentuk komitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah. Kami juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadhan,” ungkapnya.

Sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan tertib. Patroli serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, khususnya pada jam-jam rawan, guna memastikan setiap rangkaian ibadah di bulan suci dapat berlangsung dengan khusyuk dan penuh keberkahan.

Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, Ramadhan di Desa Tani Bhakti diharapkan tidak hanya menjadi momentum peningkatan keimanan, tetapi juga penguatan solidaritas dan keamanan lingkungan.

Polsek Muara Kaman Bongkar Peredaran Sabu di Muara Siran, 13 Paket Diamankan

Kukar – Komitmen pemberantasan narkotika kembali ditegaskan jajaran Polsek Muara Kaman. Seorang pria berinisial IY alias IIN (46) diamankan atas dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di Desa Muara Siran RT 08, Kecamatan Muara Kaman, Selasa (24/2/2026).

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Unit Opsnal Reskrim pada Senin malam (23/2/2026). Warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika di wilayah tersebut. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan dan pemantauan intensif.

Dipimpin langsung Kanit Reskrim, petugas bergerak cepat melakukan pendalaman. Setelah memastikan kebenaran informasi, tim melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Desa Muara Siran. Suasana siang itu mendadak tegang ketika petugas memasuki lokasi dan mengamankan seorang pria yang berada di dalam rumah.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 13 bungkus plastik bening berisi kristal putih yang diduga kuat narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,22 gram. Barang haram tersebut ditemukan tersimpan di dalam kantong celana tersangka. Selain itu, turut diamankan satu dompet warna hitam, satu unit handphone merek OPPO warna biru, uang tunai sebesar Rp3.450.000 yang diduga hasil penjualan, serta satu celana pendek kargo warna abu-abu.

Di hadapan petugas, tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya. Ia juga mengakui sabu tersebut rencananya akan diedarkan kembali.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian atas laporan masyarakat serta komitmen dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Muara Kaman. Peran serta masyarakat sangat kami apresiasi, karena informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam upaya pemberantasan narkoba,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dengan ancaman pidana penjara yang berat.

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Muara Kaman guna proses penyidikan lebih lanjut. Kepolisian juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Pengungkapan ini menjadi peringatan keras bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman nyata. Namun di sisi lain, sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum terbukti mampu memutus mata rantai peredaran barang haram yang merusak generasi bangsa.

Bukber Bareng Ormas Dan OKP, Kapolri Serukan Persatuan-Dukung Program Pemerintah

RM.id  Rakyat Merdeka – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Ormas, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), mahasiswa hingga masyarakat sipil. Dalam kesempatan ini, Sigit menyerukan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia.

“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Sigit juga menyinggung soal dinamika situasi global yang sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi berimplikasi ke dalam negeri. “Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit memastikan bahwa, institusi Polri tetap memberikan ruang kepada mahasiswa dan pemuda untuk tetap menyalurkan aspirasinya. Mengingat, hal tersebut adalah bagian dari demokrasi.

“Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, Polri bakal tetap memberikan pelayanan terbaik kepada generasi penerus bangsa untuk menyampaikan suaranya. Bahkan, Ia juga menegaskan Korps Bhayangkara selalu terbuka terhadap kritik.

“Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat,” tutur Sigit.

Dengan terjaganya iklim demokrasi dan situasi kamtibmas yang sehat serta kondusif, Sigit menyebut, hal tersebut bisa mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

Kapolri Ajak Pemuda Kawal Asta Cita, Jaga Persatuan-Kesatuan

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak para pemuda untuk mengawal program Asta Cita pemerintah di tengah kondisi geopolitik dunia. Jenderal Sigit menyebut pemuda memiliki peran penting untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam acara buka puasa bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas), Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga mahasiswa di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/2). Jenderal digital menyebut pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga arah perjuangan bangsa.

“Tentunya harapan kita, para pemuda tentunya juga mengawal dan berperan aktif dalam mengawal program-program dan tujuan pemerintah yang tertuang dalam misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 program terbaik cepat, serta sasaran prioritas nasional,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Kamis (26/2/2026).

Jenderal Sigit mengatakan situasi global saat ini sedang tidak baik hingga munculnya kejahatan transnasional. Konflik geopolitik hingga perang dagang menjadi tantangan untuk seluruh negara, termasuk bangsa Indonesia.

“Kita rasakan bagaimana situasi konflik geopolitik, konflik bersenjata, perang dagang, hingga fragmentasi terjadi di mana-mana. Bahkan, Global Risk Report menyampaikan kita saat ini ada di era kompetisi global yang semakin tajam, atau biasa disebut dengan The Age of Competition,” kata Jenderal Sigit.

“Di sisi lain, muncul kejahatan-kejahatan transnasional, kejahatan-kejahatan lintas negara seperti narkoba, judi online, kemudian juga perdagangan manusia, penyelundupan senjata, narkoba, dan potensi-potensi konflik global yang bisa berdampak kepada konflik yang terjadi di dalam negeri,” jelasnya.

Jenderal Sigit mengatakan, di tengah situasi tersebut pemerintah terus menggenjot agar program Asta Cita yang berfokus pada kemajuan bangsa bisa terlaksana. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga gencar melakukan diplomasi agar Indonesia berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.

“Berbagai strategi saat ini dilaksanakan, mulai dari swasembada pangan, makanan bergizi, hilirisasi, penguatan pencegahan dan peningkatan kualitas SDM, serta juga upaya untuk melakukan perhatian terhadap lingkungan kita dengan berbagai macam program, mulai dari program asri sampai dengan waste to energy. Tentunya ini semua perlu didukung oleh seluruh komponen bangsa,” jelasnya.

Jenderal Sigit mengajak semua pihak untuk terus mengawal kemajuan bangsa. Dia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan demi Indonesia Emas 2045.

“Kita tidak boleh melupakan sejarah perjalanan perjuangan bangsa, di mana apa yang kita raih saat ini adalah hasil kerja keras bersama antara seluruh elemen bangsa. Mulai dari rekan-rekan pemuda, rekan-rekan aktivis, para ulama, masyarakat sipil, serta seluruh elemen bangsa lainnya. Tentunya, ini juga yang harus selalu saya ingatkan dan kita ingat bersama bahwa kesatuan dan persatuan itu menjadi modal utama,” tuturnya.

Kapolri: Polri dan Masyarakat Sipil Setara, Jadikan Polisi Mitra dan Sahabat

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri sebagai mitra dan sahabat masyarakat. Jenderal Sigit menegaskan komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam acara buka puasa bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas), Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga mahasiswa di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/2). Jenderal Sigit menjelaskan bahwa Polri dan masyarakat merupakan anak kandung reformasi.

“Oleh karena itu, dapat kita pahami bersama bahwa Polri dan masyarakat sipil merupakan anak kandung reformasi, sekaligus hasil dari perjuangan demokrasi bangsa yang memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal arah perjalanan bangsa,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Kamis (26/2/2026).

Jenderal Sigit mengatakan, pasca reformasi 1998 ruang partisipasi masyarakat semakin terbuka. Organisasi masyarakat hingga mahasiswa hadir sebagai pilar untuk menjaga nilai-nilai demokrasi.

Instansi Polri, kata Jenderal Sigit, diberikan amanat untuk menjalankan fungsi keamanan untuk memastikan kondusifitas bangsa. Jenderal Sigit menyebut Polri senantiasa memberikan perlindungan, pengayoman untuk masyarakat dan memelihara Kamtibmas.

“Hubungan antara Polri dan masyarakat sipil bersifat setara dan harus senantiasa dibangun dengan rasa saling menghargai. Untuk itu, saya titip, jadikan Polisi sebagai mitra dan sahabat dari masyarakat,” tuturnya.

Jenderal Sigit mengajak semua pihak untuk sama-sama mengawal jalannya demokrasi. Jenderal Sigit berpesan kepada seluruh jajaran membuka ruang untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat.

“Saya juga telah meminta kepada seluruh jajaran agar betul-betul bisa memfasilitasi aspirasi yang disampaikan. Agar aspirasi tersebut betul-betul bisa deliver (tersampaikan). Polri siap menjadi fasilitator dan mediator agar semua proses dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Polri saat ini merubah paradigma, yang awalnya menjaga menjadi melayani,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jenderal Sigit berpesan kepada semua pihak untuk menang ruang demokrasi, agar tak disusupi pihak tertentu. Dia menegaskan persatuan dan kesatuan menjadi modal untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Yang terjadi justru nanti akan terjadi chaos yang dapat membahayakan keselamatan jiwa, keselamatan publik, maupun fasilitas-fasilitas publik lainnya. Dan tentunya, ini juga bisa berdampak terhadap terganggunya stabilitas kamtibmas,” kata Jenderal Sigit.

“Apabila tidak kita jaga dengan baik, ini juga akan berdampak pada stabilitas ekonomi. Dan apabila berlarut-larut dan tidak terkendali, ini akan mengakibatkan terjadinya perpecahan bangsa, kemunduran di bidang ekonomi, kemunduran di bidang sosial, budaya, dan hankam, yang tentunya akan merugikan seluruh masyarakat, bangsa, dan negara,” imbuhnya.

Kapolri Serukan Persatuan Saat Bukber Bareng Ormas dan Mahasiswa, Demokrasi Tetap Dijaga

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar buka puasa bersama organisasi kemasyarakatan, OKP, mahasiswa, dan masyarakat sipil di Gedung PTIK, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus seruan untuk menjaga persatuan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan pentingnya merawat nilai persatuan dan kesatuan di tengah dinamika nasional maupun global. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal utama dalam mendukung program pemerintah.

“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” kata Sigit, Kamis (26/2/2026).

Sigit menyinggung situasi global yang saat ini penuh ketidakpastian. Dampak kondisi internasional tersebut dinilai dapat berimplikasi pada stabilitas dalam negeri.

“Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.

Kapolri memastikan Polri tetap memberikan ruang bagi mahasiswa dan pemuda untuk menyampaikan aspirasi. Ia menilai kebebasan berpendapat merupakan bagian dari demokrasi yang harus dijaga.

“Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan,” ucap Sigit.

Sigit menegaskan Polri terbuka terhadap kritik dan evaluasi publik. Ia menyebut komitmen reformasi Polri diarahkan menjadi institusi yang dekat dan dicintai masyarakat.

“Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat,” tutur Sigit.

Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi fondasi penting bagi pembangunan nasional. Iklim demokrasi yang sehat dinilai mampu mempercepat terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

Buka Puasa Bersama Elemen Bangsa, Kapolri Ajak Jaga Persatuan Demi Asta Cita

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyerukan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia.
“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan guna mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan Asta Cita,” kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Sigit juga menyinggung dinamika situasi global yang sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi berdampak ke dalam negeri.
“Artinya kita tentunya harus terus bersiap menghadapi implikasi dari dampak global, dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.

Buka Puasa Bersama, Kapolri Ajak Ormas-Mahasiswa Bersinergi Bangun Bangsa

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas), Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga mahasiswa. Kapolri mengajak seluruh elemen bersinergi untuk membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi yang membawa kemaslahatan buat kita semua. Khususnya dalam sama-sama kita bersatu untuk menjaga Indonesia tercinta, Ibu Pertiwi yang kita cintai demi mewujudkan visi dari bapak Presiden yaitu visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Jenderal Sigit di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/).

Dalam kegiatan tersebut, Jenderal Sigit turun mengenang perjuangan pemuda dalam memerdekakan bangsa. Para pemuda, kata Jenderal Sigit, memiliki andil besar dalam kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tentunya kita tidak pernah lepas dan lekang dari sejarah bagaimana peran dari para pemuda mulai dari awal sebelum kita merdeka, pemuda pemudi selalu menjadi mesin utama penggerak untuk kita terus berjuang dalam menjalankan perjalanan dan sejarah bangsa ini tidak lepas dari peran para pemuda,” jelasnya.

Jenderal Sigit mengenang momen pemuda berkumpul mencetuskan satu rumusan proklamasi Indonesia. Sejak saat itu, para pemuda selalu menjadi motor atau penggerak dalam kemajuan bangsa Indonesia.

“Semuanya bersatu dan saat itu kita bersama-sama memberikan satu identitas kebangsaan yang baru yaitu bangsa Indonesia,” kata Jenderal Sigit.

“Semenjak itu pergerakan pemuda terus berjalan memotori perjalanan sejarah sebagai penggerak utama untuk mempercepat lahirnya keputusan besar saat itu, memelopori kebangkitan nasional dan mendorong terlaksananya proklamasi kemerdekaan di tahun 1945,” imbuhnya.

Jenderal Sigit mengatakan pemuda akan terus mengambil peran penting dalam memajukan bangsa. Jenderal Sigit juga berpesan agar pemuda terus menyuarakan suara kritis dalam mengawal proses demokrasi.

Kegiatan buka bersama ini diawali pembacaan Al-Quran oleh Qari cilik Muhammad Zian Fahrezi dan Tilawah oleh Risa Rosalia Dewi. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada perwakilan anak yatim yang hadir.

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tegaskan Profesionalisme Penegakan Hukum terhadap Anggota KKB

Jayapura, 26 Februari 2026 – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 menegaskan komitmen serius dalam penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat.

Salah satu tersangka anggota KKB berinisial N-M yang diketahui beroperasi di wilayah Yahukimo saat ini tengah menjalani proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tersangka telah ditetapkan dalam status penyidikan dan diproses melalui mekanisme hukum yang sah. Pada saat ini, proses hukum telah memasuki Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepada pihak Kejaksaan. Tahap II dilaksanakan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa penuntut umum.

P-21 merupakan istilah dalam sistem peradilan pidana yang menandakan bahwa hasil penyidikan telah dinyatakan lengkap secara formil dan materiil oleh pihak kejaksaan. Artinya, unsur-unsur pidana yang disangkakan telah terpenuhi berdasarkan alat bukti yang sah, sehingga perkara dinilai siap untuk dilimpahkan ke tahap penuntutan dan selanjutnya disidangkan di pengadilan. Dengan demikian, Tahap II menjadi momentum peralihan tanggung jawab penanganan perkara dari penyidik kepada jaksa penuntut umum.

Dalam perkara tersebut, Natan Matuan disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait dugaan kepemilikan senjata tajam tanpa hak yang terjadi pada Desember 2025 di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh tahapan proses hukum dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

“Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai koridor hukum serta tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia,” ujar Faizal.

Ia menambahkan bahwa pengembangan perkara masih terus dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan, tanpa membuka rincian teknis yang dapat menghambat proses penyidikan.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 juga menegaskan akan menindak tegas setiap tindak pidana yang mengarah pada upaya separatisme dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Langkah tersebut dilakukan dalam kerangka penegakan hukum yang sah dan terukur.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa penindakan terhadap KKB merupakan bagian dari komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga rasa aman masyarakat. Kami melaksanakannya secara tegas dan terukur, namun tetap dalam bingkai legalitas serta akuntabilitas,” kata Adarma.

Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kamtibmas di Papua serta melindungi masyarakat dari segala bentuk ancaman kelompok kriminal bersenjata. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada institusi yang berwenang demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif.

Polda Kaltim Intensifkan Ops Pekat Mahakam, Puluhan Kasus dan Ribuan Barang Bukti Disita

BALIKPAPAN –
Polda Kalimantan Timur terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026. Memasuki hari ke-7, operasi yang melibatkan 330 personel gabungan ini digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Kaltim, meliputi Polres dan Polsek jajaran.

Dalam evaluasi terbaru, dari total 71 Target Operasi (TO) yang telah ditetapkan, aparat berhasil menindak 28 TO, sementara di luar target operasi ditemukan 59 kasus tambahan. Dengan demikian, total pengungkapan mencapai 87 kasus, termasuk tindak pidana ringan (Tipiring). Dari hasil tersebut, polisi mengamankan 92 tersangka serta menyita 1.332 barang bukti berupa minuman keras ilegal, narkotika, alat perjudian, dan berbagai pelanggaran ketertiban umum.

Operasi ini menyasar berbagai titik rawan, mulai dari tempat hiburan malam, warung remang-remang, hingga pemukiman yang diduga menjadi lokasi peredaran miras dan narkoba. Dengan pola razia gabungan, patroli malam, serta penyelidikan intelijen, personel bergerak secara terkoordinasi untuk menindak tegas penyakit masyarakat yang meresahkan warga.

Kabid Humas Polda Kaltim menegaskan, kegiatan ini merupakan upaya serius untuk menekan angka kriminalitas sekaligus menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan. “Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Operasi ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh target operasi dapat dituntaskan,” ujarnya.

Dengan hasil signifikan di hari ke-7, Polda Kaltim menegaskan bahwa Operasi Pekat Mahakam bukan hanya sekadar penindakan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, membangun kepercayaan, dan menjaga ketertiban di seluruh wilayah Kalimantan Timur.