Patroli Curhat Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara, Ajak Warga Jalan Mawar Tingkatkan Kewaspadaan

Kukar – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan Patroli Curhat di wilayah hukumnya, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Kegiatan yang digelar di kawasan Jalan Mawar tersebut dipimpin oleh personel Sat Samapta yang turun langsung berdialog bersama masyarakat. Patroli Curhat menjadi sarana bagi warga untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun informasi terkait situasi kamtibmas di lingkungan mereka.

Dalam dialog yang berlangsung santai dan humanis, petugas mengimbau warga agar lebih berhati-hati mengingat potensi tindak kejahatan yang dapat terjadi kapan saja. Masyarakat diingatkan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci saat diparkir serta memastikan rumah dalam keadaan aman ketika ditinggalkan.

Selain itu, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap orang-orang yang mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal. Apabila menemukan atau mengalami tindak pidana, masyarakat diimbau segera melapor melalui Call Center 110 atau ke kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.

Petugas juga melakukan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Kegiatan Patroli Curhat ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif.

Polsek Loa Kulu Dampingi Petani Tanam Jagung Hibrida, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kukar – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Loa Kulu melaksanakan pendampingan penanaman jagung hibrida di Dusun Al Hidayah, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan seluas satu hektare milik Kelompok Tani Al Hidayah yang dikelola Sdr. Mare. Hadir dalam kegiatan itu Aipda Erwin Efendi dan Bripka I Made B dari Polsek Loa Kulu, bersama Sdr. Adam selaku staf Desa Jembayan Tengah, Ketua RT 04 Sdr. Sudirman, serta para petani setempat.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian turut membantu proses penanaman benih jagung hibrida secara langsung bersama petani. Pendampingan ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari program Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya petani. “Kami hadir untuk memberikan pendampingan dan memastikan seluruh proses, mulai dari penanaman hingga distribusi hasil panen, dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Selain mendukung peningkatan produksi jagung hibrida, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa guna membantu petani memperoleh kepastian harga dan akses pasar. Hasil panen nantinya diharapkan dapat memenuhi standar kualitas untuk didistribusikan ke gudang Badan Urusan Logistik (BULOG).

Para petani menyambut baik kehadiran Polsek Loa Kulu yang dinilai memberikan motivasi sekaligus rasa aman dalam menjalankan aktivitas pertanian. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Loa Kulu terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Polsek Tabang Tangani Kasus Penganiayaan, Korban Alami Luka Berat di Bagian Jari

Kutai – Jajaran Polsek Tabang menangani kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat di wilayah Kampung Baru RT 01, Desa Baru, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 3 Februari 2026 sekitar pukul 23.00 WITA, di rumah salah satu warga.

Korban diketahui berinisial IL (67), warga Desa Baru, yang mengalami luka pada bagian hidung serta putus sebagian ujung jari manis tangan kiri. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tabang untuk mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan medis memastikan adanya luka berat berupa putusnya sebagian ujung jari korban.

Terduga pelaku berinisial M (52), warga Kecamatan Tabang, telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Dalam perkara ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu kaos dalam warna abu-abu yang diduga berkaitan dengan kejadian.

Kapolsek Tabang, Iptu Aldino Subroto, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penegakan hukum secara profesional dan prosedural. “Kami telah membuat laporan polisi, mengamankan tersangka dan barang bukti, memeriksa para saksi, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, gelar perkara, serta melengkapi administrasi penyidikan termasuk visum et repertum,” tegasnya.

Adapun pasal yang disangkakan terhadap tersangka adalah Pasal 466 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat atau Pasal 474 ayat (2) KUHP terkait kealpaan yang mengakibatkan luka berat.

Kapolsek menambahkan bahwa Polsek Tabang berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana kekerasan yang meresahkan masyarakat. Proses penyidikan saat ini masih berjalan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan secara bijak dan tidak menggunakan kekerasan, serta segera melaporkan apabila terjadi tindak pidana di lingkungan masing-masing.

Polsek Anggana Amankan Ibadah Minggu, Jemaat Beribadah dengan Tenang dan Nyaman

Kukar – Untuk memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan aman dan khusyuk, Polsek Anggana melaksanakan patroli sekaligus pengamanan kegiatan ibadah rutin di sejumlah gereja di wilayah Kecamatan Anggana, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan pengamanan dipimpin Aiptu Yosua P bersama Aipda Dwi C dan Briptu Zidan Nur Alif. Petugas menyambangi lima gereja yang menggelar ibadah, yakni GSJA Elsaday di Jalan Padat Karya RT 01 Desa Sungai Meriam, GPDI Filadelfia di Jalan Padat Karya RT 09 Desa Sungai Meriam, GPIB Getsemani di Jalan Padat Karya 3 RT 09 Desa Sungai Meriam, Gereja Katolik Santa Agnes di Jalan Mesjid RT 07 Desa Anggana, serta GPMII di Sidomulyo RT 12 Desa Sidomulyo.

Di setiap gereja, sekitar 30 jemaat mengikuti ibadah Minggu. Personel kepolisian melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi, memastikan akses keluar-masuk aman, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada jemaat dan pengurus gereja.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar, sehingga jemaat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Aiptu Yosua P di sela kegiatan.

Selain melakukan pengamanan terbuka, petugas juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan. Jemaat diimbau segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Kehadiran personel Polsek di tengah masyarakat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Anggana.

Kemala Run 2026 Siap Digelar di Bali, Usung Semangat Charity dan Targetkan 10.000 Pelari

Jakarta, 15 Februari 2026 – Yayasan Kemala Bhayangkari kembali menggelar ajang lari dua tahunan, Kemala Run 2026, yang akan berlangsung pada 19 April 2026 di Bali United Training Centre, Gianyar, Bali. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Syah Grup dan diharapkan menjadi magnet sport tourism sekaligus gerakan kemanusiaan berskala nasional dan internasional.

Ketua Panitia Kemala Run 2026, Deni Agus Suryo, menjelaskan bahwa Bali dipilih karena memiliki daya tarik global, infrastruktur memadai, serta nilai budaya yang selaras dengan semangat acara.

“Kami memilih Bali sebagai lokasi Kemala Run 2026 karena memiliki kombinasi ideal antara daya tarik internasional, infrastruktur yang memadai, serta nilai budaya yang sejalan dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan yang diusung dalam acara ini,” ujar Deni dalam jumpa pers di Kompleks GBK, Minggu (15/2/2026).

Mengusung kampanye “Charity for Indonesia”, Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga gerakan sosial. Setiap peserta diajak berlari sambil berdonasi, dengan seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu pemulihan korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Deni, ajang ini dirancang sebagai ruang kebersamaan antara olahraga dan kepedulian sosial. “Kemala Run 2026 bukan sekadar tentang berlari, tetapi berlari sambil berdonasi. Setiap kilometer yang ditempuh memiliki makna karena di baliknya ada harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.

Event ini menargetkan partisipasi hingga 10.000 pelari, mulai dari pelari profesional hingga rekreasional, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain kategori umum, lomba juga akan diikuti keluarga besar Bhayangkari, komunitas, masyarakat umum, influencer, serta menghadirkan kelas kompetisi khusus bagi anggota TNI dan Polri.

Tiga kategori lomba yang dipertandingkan meliputi Half Marathon (21,1 kilometer), 10K, dan 5K. Kemala Run 2026 juga menawarkan total hadiah senilai Rp3,5 miliar, menjadikannya salah satu ajang lari dengan hadiah terbesar di Indonesia.

Tak hanya berfokus pada olahraga, penyelenggara turut melibatkan masyarakat setempat melalui berbagai lomba berbasis kearifan lokal, seperti lomba penjor, kebersihan desa dan banjar, serta supporter dan cheering. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu mendorong partisipasi warga, memperkuat nilai gotong royong, sekaligus mempromosikan budaya Bali.

Kemala Run 2026 juga akan menghadirkan booth UMKM yang menampilkan produk unggulan pelaku usaha binaan Yayasan Kemala Bhayangkari, workshop, serta panggung hiburan musik untuk menyemarakkan acara. Selain itu, peserta dapat menikmati wellness experience seperti cold plunge, sport massage, dan chill area guna membantu pemulihan tubuh setelah berlari.

Sebagai organisasi yang berkomitmen mendukung pembangunan masyarakat melalui program pendidikan, sosial, dan budaya, Yayasan Kemala Bhayangkari berharap Kemala Run 2026 dapat memberikan dampak nyata sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan.

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi penyelenggara di www.tourofkemala.id serta akun Instagram @tourofkemala. Ajang ini diharapkan menjadi momen bersejarah yang memadukan olahraga, pariwisata, dan aksi sosial dalam satu perhelatan besar.

Tinjau Huntara dan Beri Bantuan Buat Korban Bencana di Tapanuli Tengah, Titiek Soeharto Apresiasi Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto meninjau hunian sementara (huntara) Asrama Haji Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu 15 Februari 2026.

Titiek mengatakan, kunjungan bersama Kapolri juga menyerahkan bantuan untuk para korban bencana Sumatera, terutama warga Tapanuli Tengah.

“Hari ini saya datang bersama kapolri dan rombongan menyerahkan sebagian bantuan untuk masyarakat di sini. Mungkin tidak seberapa tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat di sini,” kata Titiek.

Lebih lanjut, Titiek pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang segera membantu dan mengatasi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat terdampak bencana, salah satunya membangun hunian sementara (huntara).

“Mudah-mudahan ini bisa membantu sedikit meringankan beban karena rumahnya terdampak bencana. Mudah-mudahan nanti bisa dibangun huntap yang lebih baik lagi buat para korban musibah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI-Polri yang sejak hari pertama musibah sudah membantu masyarakat di lapangan.

“Saya lihat dari hari pertama sudah turun ke lumpur-lumpur untuk membantu masyarakat, mengeluarkan kayu dan lumpur yang ada di rumah dan juga membawa makanan dan perlengkapan untuk masyarakat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah Polri yang mengerahkan alat water treatment untuk korban bencana yang membutuhkan pasokan air bersih. Menurutnya, langkah ini menjadi salah satu meringankan beban para korban bencana.

“Makasih pak Kapolri tadi saya lihat ada mobile water treatment. Jadi dari air sungai, air payau bahkan air laut bisa disuling ditreatment bisa jadi air bersih yang siap diminum. Ini mobile keliling ke daerah-daerah sehingga meringankan masyarakat yang membutuhkan air bersih. Mudah-mudahan mobilnya bisa banyak lagi bisa untuk daerah yang lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Titiek menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas bencana yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera, terutama di daerah Tapanuli Tengah.

“Mudah-mudahan diberi kekuatan lahir batin dalam menghadapi cobaan ini dan bencana tidak datang lagi dan semua masalah di sini bisa teratasi,” ucapnya.

Sebagai informasi, huntara di Asrama Haji Pinangsori terdiri dari 56 unit kamar dengan jumlah pengungsi sebanyak 154 jiwa. Huntara ini akan dilengkapi tandon air, MCK dan sumber air bersih.

Selain itu, Polri juga menyerahkan bantuan 16 truk yang berisi paket sembako, peralatan sekolah, peralatan pertanian, peralatan ibadah, bahan material hingga hand traktor.

Respon Cepat, Tim Tindak Yahukimo Amankan Lokasi Kebakaran di SMA Negeri 2 Dekai

Yahukimo – Aparat gabungan bergerak cepat merespons peristiwa kebakaran yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada (14/2/26) sore hari.

Peristiwa tersebut pertama kali termonitor pada pukul 15.29 WIT melalui komunikasi Handy Talky (HT) yang melaporkan adanya kebakaran di Jalan Shosa, tepatnya di area SMA Negeri 2 Dekai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu regu Tim Tindak Yahukimo segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), personel langsung melakukan sterilisasi dan pengamanan area guna memastikan situasi tetap terkendali serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, peristiwa tersebut merupakan percobaan pembakaran terhadap satu ruang kelas di SMA Negeri 2 Dekai. Api berhasil segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.

Ka Ops Damai Cartenz, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas peristiwa tersebut.

“Kami memastikan bahwa situasi di Dekai tetap aman dan terkendali. Terkait percobaan pembakaran satu ruang kelas di SMA Negeri 2 Dekai, saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz bersama Sat Reskrim Polres Yahukimo sedang melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa aparat akan meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah objek vital, termasuk fasilitas pendidikan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Yahukimo.

Setelah situasi dinyatakan aman dan seluruh rangkaian pengamanan selesai dilaksanakan, personel kembali ke Pos Sekla Yahukimo untuk melaksanakan konsolidasi dan pelaporan lebih lanjut.

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Latih Disiplin dan Karakter Siswa SD Dondobaga di Mulia

Mulia – Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap generasi muda di wilayah pegunungan Papua. Satu regu personel yang dipimpin Aipda Norman memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SD Dondobaga, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya (14/2/26).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi dasar PBB, meliputi sikap sempurna, gerakan di tempat, hingga tata cara hadap kanan dan hadap kiri. Suasana latihan berlangsung tertib dan penuh semangat. Para pelajar tampak antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan, bahkan beberapa siswa terlihat percaya diri saat mempraktikkan gerakan di depan teman-temannya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun kedisiplinan, karakter, serta rasa kebersamaan di kalangan pelajar sejak usia dini. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pendekatan humanis antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah.

Ka Ops Damai Cartenz Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembinaan terhadap generasi muda merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Papua.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pembinaan dan pendekatan persuasif kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak sekolah. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita siapkan dengan karakter disiplin dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Sementara itu ditempat berbeda, Waka Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah.

“Kehadiran personel di tengah-tengah masyarakat, khususnya di sekolah, diharapkan mampu membangun kepercayaan serta mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga. Dengan kedekatan tersebut, stabilitas keamanan dapat terjaga secara bersama-sama,” katanya.

Usai pelaksanaan kegiatan, personel Satgas Tindak Ops Damai Cartenz 2026 kembali ke Pos Kuliril, Mulia, untuk melanjutkan tugas pengamanan di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.

Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 berkomitmen mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif, sekaligus menanamkan nilai disiplin dan semangat kebangsaan bagi generasi muda Papua.

Polsek Muara Wis Salurkan Bantuan Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Muara Wis

Kukar – Jajaran Polsek Muara Wis bergerak cepat memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak musibah kebakaran rumah di RT 01 Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WITA hingga selesai sebagai bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah. Dalam kesempatan itu, personel Polsek Muara Wis menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga terdampak guna membantu meringankan beban pascakebakaran.

Kapolsek Muara Wis AKP Al Anas, menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian tidak hanya untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu kebutuhan mendesak serta memberikan semangat bagi keluarga yang terdampak untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, personel Polsek Muara Wis juga melakukan pemantauan situasi di lokasi guna memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan tertib. Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Melalui kegiatan sosial ini, Polsek Muara Wis berharap hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat semakin terjalin erat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menghadapi setiap cobaan.

Polsek Loa Kulu Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Desa yang Kutang Mampu

Kukar – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Polsek Loa Kulu dengan menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (14/2/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Loa Kulu Ny. Linda Hari. Turut hadir dalam kegiatan itu Ny. Ayu Agus dari Bhayangkari Ranting Loa Kulu, Kanit Binmas Polsek Loa Kulu Aipda Sugeng R, serta Aipda Erwin E.

Sebanyak empat warga dari RT 01, RT 02, RT 04, dan RT 05 Desa Sepakat menerima bantuan tersebut. Mereka dipilih berdasarkan hasil pendataan karena dinilai layak menerima bantuan di tengah kondisi ekonomi yang cukup sulit.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung ke rumah masing-masing penerima. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa saat jajaran kepolisian dan Bhayangkari menyapa serta berbincang dengan warga. Senyum haru dan rasa syukur terpancar dari para penerima bantuan yang mengaku sangat terbantu dengan paket sembako tersebut.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan uluran tangan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari. Kehadiran kami juga sebagai bentuk kedekatan dan komitmen untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sosial semacam ini tidak hanya bertujuan membantu secara materi, tetapi juga memperkuat kepercayaan serta sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan berbagi tersebut, Polsek Loa Kulu ingin menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dengan empati dan kepedulian sosial. Diharapkan, langkah kecil ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan saling membantu di tengah masyarakat.