Pakar Hukum Tata Negara: KUHAP Baru Tegaskan Penetapan Tersangka Berdasarkan Minimal Dua Alat Bukti Sah

Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi menilai lahirnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) merupakan bagian dari pembaruan sistem hukum pidana nasional yang bertujuan memperkuat supremasi hukum serta memberikan kepastian dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan aparat penegak hukum.

Menurut Rullyandi, KUHAP baru hadir sebagai bentuk koreksi dan penyempurnaan terhadap aturan sebelumnya melalui proses harmonisasi dengan mempertimbangkan berbagai perkembangan hukum, termasuk sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Lahirnya KUHAP baru merupakan paradigma pembaharuan hukum yang telah melalui proses harmonisasi serta mempertimbangkan berbagai perubahan hukum, termasuk putusan-putusan Mahkamah Konstitusi yang menjadi bagian dari perkembangan hukum acara pidana,” ujar Muhammad Rullyandi di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 yang mengatur mengenai perlunya prosedur pemeriksaan calon tersangka sebelum dilakukan penetapan tersangka. Menurutnya, ketentuan tersebut merupakan bagian dari rezim KUHAP lama dan telah mengalami perubahan dengan berlakunya KUHAP baru.

“Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 harus dipahami dalam konteks keberlakuan KUHAP pada saat itu. Dengan adanya KUHAP baru, terdapat paradigma dan pengaturan baru yang menegaskan mekanisme penetapan tersangka berdasarkan kecukupan alat bukti,” jelasnya.

Rullyandi menyebut, KUHAP baru telah mengatur secara tegas bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh paling sedikit dua alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 31 dan Pasal 90 ayat (1) KUHAP baru.

“Ketentuan dalam KUHAP baru memberikan penegasan bahwa dasar utama penetapan tersangka adalah terpenuhinya minimal dua alat bukti yang sah. Hal ini menjadi instrumen penting dalam menjamin kepastian hukum sekaligus memperkuat profesionalitas aparat penegak hukum,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya pengaturan baru tersebut, ketentuan mengenai pemeriksaan calon tersangka sebelum penetapan tersangka sebagaimana berkembang dalam praktik berdasarkan Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 tidak lagi menjadi persyaratan mutlak sepanjang penyidik telah memenuhi standar pembuktian yang ditentukan dalam KUHAP baru.

“Sepanjang penyidik telah memperoleh minimal dua alat bukti yang sah sesuai KUHAP baru, maka penetapan tersangka dapat dilakukan berdasarkan ketentuan tersebut tanpa harus terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka sebagai saksi,” tutur Rullyandi.

Lebih lanjut, ia menilai perubahan KUHAP ini harus dipahami sebagai upaya menyeimbangkan antara perlindungan hak warga negara dengan kebutuhan penegakan hukum yang efektif.

“KUHAP baru pada prinsipnya tetap menjunjung tinggi due process of law, namun di sisi lain memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk menjalankan kewenangannya secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah,” pungkasnya.

Lewat “Ngopi Bareng”, Polsek Loa Kulu Rangkul Paguyuban Seni Budaya untuk Jaga Kamtibmas

LOA KULU – Guna mempererat tali silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu menggelar kegiatan dialogis bertajuk “Ngopi Bareng” bersama para ketua, pengurus, dan pelaku paguyuban seni budaya se-Kecamatan Loa Kulu.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan ini digelar di Mapolsek Loa Kulu pada Senin (13/7/2026) malam, mulai pukul 20.00 hingga 23.50 WITA. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP H. Hari Supranoto, S.H., M.H., forum santai ini menjadi jembatan komunikasi dua arah untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat sinergitas kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Dalam sambutannya, AKP H. Hari Supranoto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para pelaku seni. Meski undangan disampaikan secara sederhana dalam waktu singkat, kehadiran para tokoh budaya ini membuktikan solidnya hubungan emosional dan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan di Loa Kulu.

“Seni dan budaya adalah media yang sangat efektif untuk merekatkan persaudaraan dan menangkal potensi konflik sosial. Melalui ruang diskusi santai ini, kami ingin mendengar langsung masukan warga agar kita bisa melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Hari Supranoto.

Kapolsek juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi luar biasa dari seluruh paguyuban seni yang telah menyukseskan Hari Bhayangkara ke-80 pada awal Juli lalu. Tak berhenti di sana, ia langsung mengajak komunitas seni budaya untuk kembali berkolaborasi menyusun agenda kebudayaan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Gayung bersambut, para perwakilan paguyuban seni memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif humanis Polsek Loa Kulu. Mereka berharap forum komunikasi seperti ini dapat terus berjalan secara berkala sebagai wadah menjaga silaturahmi.

Turut hadir mendampingi Kapolsek dalam kegiatan tersebut di antaranya Kanit Binmas Aiptu Sugeng Riyanto, Kanit Intelkam Aiptu Filman Ardiansyah, beserta jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu. Hingga cangkir kopi terakhir dinikmati menjelang tengah malam, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Berbagi Tali Asih, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat Balikpapan

Balikpapan – Bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat terus ditunjukkan Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim kembali melaksanakan kegiatan sosial dengan berbagi tali asih kepada masyarakat di Kebun Toga Warna Warni, Jalan Pondok Karya Agung, Kota Balikpapan, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Polwan dari Biro Operasi Polda Kaltim bersama Bhayangkari sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap lingkungan sekitar, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 warga serta pengurus Kebun Toga Warna Warni menerima bantuan tali asih. Pemberian bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi bentuk dukungan moral kepada masyarakat yang turut berperan dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan yang bermanfaat bagi warga sekitar.

Suasana penuh keakraban terlihat saat para Polwan dan Bhayangkari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat.

Salah satu warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari yang sudah peduli dan datang langsung berbagi dengan masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar salah satu warga.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim berharap dapat terus hadir memberikan manfaat, memperkuat rasa kebersamaan, serta mendukung terciptanya hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat Kalimantan Timur.

Wakapolres Kukar Berikan Reward Kepada Juara Lomba Kebersihan Mako dan Asrama

Kukar – Polres Kukar gelar pemberian penghargaan lomba kebersihan Mako dan Asrama dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80 yang berlangsung di ruang Catur Tribrata Polres Kukar pada Senin (13/07/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada satuan fungsi dan Polsek jajaran yang telah menjaga kebersihan serta kerapian lingkungan kerja.

Tampak hadir dalam kegiatan pemberian penghargaan tersebut Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, para Kabag, Kasat, Kasi dan para Kapolsek Jajaran Polres Kukar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menyampaikan bahwa kebersihan dan kerapian bukan hanya soal estetika, tetapi juga cerminan kedisiplinan serta profesionalisme anggota Polri. Beliau menekankan bahwa lingkungan kerja yang bersih akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih nyaman dan humanis bagi masyarakat.

Wakapolres memberikan reward langsung kepada peraih juara lomba kebersihan Mako kategori ruang Bag, Sat dan Sie yakni Juara 1 diraih Sat Lantas, Juara 2 Sat Reskrim dan Juara 3 Sat Samapta. Kemudian untuk tingkat Polsek Jajaran Polres Kukar, Juara 1 diraih Mako Polsek Muara Muntai, Juara 2 Mako Polsek Anggana dan Juara 3 Mako Polsek Muara Jawa.

Sementara untuk lomba kebersihan asrama kategoru rumah dinas kayu, Juara 1 diraih oleh rumah dinas Polsek Sebulu Aiptu I Putu Yudhi Pratama, Juara 2 rumah dinas Polsek Kembang Janggut Bripda Iqbal Rafli Noura dan Juara 3 rumah dinas Polsek Sebulu Bripda Binabar Rinto Aji

Penyerahan penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh unit untuk meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan kerja masing-masing. Wakapolres mengapresiasi seluruh satuan yang telah berpartisipasi. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala guna mendorong terciptanya tempat kerja yang bersih, sehat, serta mendukung kinerja Polri yang semakin presisi dan dekat dengan masyarakat.

Patroli Dialogis Malam Hari, Polsek Samboja Jaga Konduktifitas Kamtibmas di Wilayah Hukumnya

Kukar – Personil Polsek Samboja melaksanakan kegiatan patroli dialogis pada malam hari di wilayah hukum Polsek Samboja. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada warga yang beraktivitas di malam hari.

Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah titik rawan seperti kawasan pemukiman, pertokoan, dan jalur utama yang sering dilalui masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, petugas Polsek Samboja juga melakukan dialog langsung dengan warga yang dijumpai di sepanjang rute patroli. Dalam kesempatan tersebut, personel memberikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap tindak kejahatan, serta segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar. Upaya ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri dalam membangun komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menjelaskan bahwa kegiatan patroli dialogis secara rutin dilakukan, terutama pada malam hari, guna mencegah potensi terjadinya gangguan kamtibmas seperti pencurian, perkelahian, maupun tindak kriminal lainnya. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan warga.

Masyarakat yang ditemui dalam patroli tersebut menyambut baik kegiatan yang dilakukan Polsek Samboja. Mereka mengaku merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin dari pihak kepolisian. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Samboja tetap aman, damai, dan kondusif setiap saat.

Membangun Karakter Unggul, Polsek Loa Janan Berikan Sosialisasi Pencehahan Kenakalan Remaja di SMK Bhakti Loa Janan

Kukar – Dalam rangka masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Polsek Loa Janan melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan kenakalan remaja kepada peserta didik baru SMK Bhakti Loa Janan, Senin (13/07/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Loa Janan IPTU Priyo Nugroho, Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu AIPTU Suwarno dan Ps. Kanit Propam Polsek Loa Janan AIPDA Susanto sebagai narasumber.

Dalam penyampaiannya, personel Polsek Loa Janan memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang harus dihindari, seperti penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), tawuran, konsumsi minuman keras, balap liar, perjudian online, penyalahgunaan media sosial, hingga pentingnya mematuhi aturan hukum dan tata tertib sekolah.

Selain itu, para siswa juga diimbau agar bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga pergaulan, menghormati guru dan orang tua, serta membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik sebagai bekal meraih masa depan yang lebih cerah.

Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe melalui Kanit Binmas Polsek Loa Janan IPTU Priyo Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membina generasi muda agar terhindar dari perilaku menyimpang dan mampu menjadi pelajar yang berprestasi serta menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta didik baru SMK Bhakti Loa Janan memiliki pemahaman yang baik mengenai dampak negatif kenakalan remaja serta semakin termotivasi untuk belajar, berprestasi, dan menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta taat hukum.

Perkuat Sinergi Pemeliharaan Kamtibmas, Wakapolres Kukar Pimpin Gelar Operasional dan Anev Siskamtibmas

Kukar – Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra memimpin pelaksanaan Gelar Operasional (GO) dan Anev Siskamtibmas Polres Kutai Kartanegara (Kukar), bertempat di Ruang Tribrata Polres Kukar, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Pejabat Utama Polres Kukar diantaranya para Kabag, Kasat, Kasi serta Kapolsek jajaran Polres Kukar.

Kegiatan Anev bulanan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan kinerja satuan fungsi maupun Polsek jajaran selama satu bulan berjalan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan, pemeliharaan kamtibmas, serta penegakan hukum di wilayah Kabupaten Kukar.

“Evaluasi pelaksanaan tugas yang di paparkan masing masing Kabag, Kasat, Kasi dan Kapolsek serta penangganan kasus baik di Polres maupun Polsek jajaran, dan menganalisa perkembangan situasi kamtibmas,” kata Wakapolres.

Tambahnya, serta melihat sejauh mana pelaksanaan tugas yang telah di laksanakan masing-masing Satker dan Polsek Jajaran, juga mengetahui kendala yang sedang di hadapi dan hambatan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dengan semakin banyaknya tugas yang di hadapi baik internal maupun eksternal hendaknya jangan membuat kita surut dalam mengemban tugas-tugas kedepan terutama perkembangan situasi kamtibmas.

Tetapi justru sebaliknya menjadi tantangan untuk lebih mengkoreksi diri dan terus meningkatkan profesionalitas dalam melaksanakan tugas,” tegas Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra.

Matangkan Pelaksanaan Ops.Antik Mahakam 2026, Dirresnarkoba Polda Kaltim Tinjau Kesiapan Posko serta Personel

Balikpapan – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2026, Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, S.Sos., S.I.K., M.Krim., selaku Kepala Operasi (Ka Ops), memimpin briefing sekaligus melakukan pengecekan Posko Operasi Antik Mahakam 2026 di Gedung Ditresnarkoba Polda Kaltim, Sabtu (11/07/26).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasatgas Lidik, Kasatgas Sidik, Kasatgas Banops, Kepala Posko, Kepala Analisa dan Evaluasi (Anev), serta personel Ditresnarkoba Polda Kaltim yang terlibat dalam pelaksanaan operasi.

Dalam arahannya, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dan perangkat pendukung operasi, khususnya dalam pengelolaan posko sebagai pusat pengendalian kegiatan. Selain itu, ia juga mengingatkan agar sistem pelaporan dan pengendalian selama Operasi Antik Mahakam 2026 berjalan secara optimal, baik di tingkat Polda maupun seluruh jajaran kewilayahan.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh mekanisme operasional, administrasi, serta koordinasi antar satgas dapat berjalan efektif sehingga pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2026 mampu mencapai sasaran yang telah ditetapkan, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Hukum Polda Kalimantan Timur.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., juga menerangkan bahwa briefing dan pengecekan posko merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan personel maupun sistem pendukung operasi sebelum pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Operasi Antik Mahakam merupakan salah satu langkah strategis Polda Kalimantan Timur dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, kesiapan personel, posko operasi, sistem pelaporan, hingga pengendalian harus dipastikan berjalan maksimal agar seluruh rangkaian operasi dapat terlaksana secara efektif, terukur, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujar Kombes Pol Tedy.

Ia juga menegaskan bahwa Polda Kaltim berkomitmen untuk terus mengoptimalkan sinergi seluruh fungsi operasional dalam mendukung keberhasilan Operasi Antik Mahakam 2026 sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkoba.

Humas Polda Kaltim

Pimpin Apel Jam Pimpinan, Wakapolres Kukar Tekankan Integritas, Disiplin, dan Profesionalitas

Kukar – Komitmen membangun institusi Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas kembali ditegaskan dalam apel pagi dan jam pimpinan yang digelar Polres Kukar di Lapangan Apel Mapolres Kukar, Senin (13/07/2026).

Apel yang berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra serta diikuti oleh jajaran pejabat utama Polres Kukar, para Kabag, Kasat, Kasie, perwira, ASN, hingga seluruh personel Polres Kukar.

Dalam amanatnya, Wakapolres Kukar menyampaikan penekanan kuat terhadap pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ia menegaskan bahwa tuntutan masyarakat terhadap kinerja Polri semakin tinggi, sehingga setiap personel dituntut mampu menunjukkan profesionalitas dalam setiap lini pelayanan.

Menurutnya, kedisiplinan bukan sekadar kewajiban formal, melainkan cerminan integritas dan komitmen moral seorang anggota Polri dalam menjalankan tugas negara. Tanpa disiplin yang kuat, pelayanan prima kepada masyarakat akan sulit terwujud.

“Setiap anggota harus memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap tugasnya. Tingkatkan kinerja, laksanakan tugas dengan penuh kesadaran, dan hadirkan pelayanan yang humanis serta profesional di tengah masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Wakapolres juga mengingatkan bahwa ancaman terbesar terhadap institusi bukan hanya berasal dari luar, tetapi justru dari dalam, yakni perilaku indisipliner dan pelanggaran anggota itu sendiri. Oleh karena itu, ia meminta seluruh personel untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran, sekecil apapun.

Ia menekankan bahwa satu kesalahan kecil dapat berdampak besar terhadap citra institusi. Kepercayaan publik yang telah dibangun dengan susah payah dapat runtuh hanya karena tindakan yang tidak bertanggung jawab dari segelintir oknum.

“Jangan pernah menganggap remeh pelanggaran sekecil apapun. Setiap tindakan menyimpang akan berdampak langsung pada nama baik pribadi, keluarga, dan institusi Polri. Jaga kehormatan diri sebagai anggota Polri,” ujarnya dengan nada tegas.

Secara keseluruhan, kegiatan apel pagi dan jam pimpinan ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat soliditas, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun kesadaran kolektif seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di tengah dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks, Polres Kukar menegaskan bahwa integritas, disiplin, dan profesionalitas bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang tidak bisa ditawar.

Dengan semangat tersebut, seluruh jajaran diharapkan mampu menjawab harapan masyarakat akan kehadiran Polri yang presisi, humanis, dan terpercaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kukar.

Ops Antik Mahakam 2026, Polsek Muara Kaman Amankan Pengedar Sabu

Kukar – Jajaran Polsek Muara Kaman berhasil menangkap seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu dalam rangka Operasi Antik Mahakam 2026. Keberhasilan ini terjadi di Areal Kebun Sawit salah satu perusahaan yang ada di Desa Bunga Jadi, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu sore (11/07/2026) sekitar pukul 14.50 WITA.

Aksi penangkapan dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba. Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin, menyatakan bahwa tim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial S (47).

“Dari penggeledahan, kami menyita 11 bungkus plastik berisi kristal putih diduga sabu dengan berat kotor 2,54 gram, tersimpan dalam saku baju sebelah kiri milik tersangka,” jelas Kapolsek.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain seperti satu bungkus plastik klip bening, uang tunai hasil penjualan sebanyak Rp. 400.000,- (empat ratus ribu rupiah), satu unit handphone dan satu lembar baju berwana orange.

Tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mako Polsek Muara Kaman guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya, sejalan dengan tujuan Operasi Antik Mahakam 2026.