Polda Kaltim Perkuat Pengawasan Kendaraan Angkutan Barang Melalui Ramp Check

Balikpapan – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Timur terus meningkatkan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas dengan menggelar kegiatan ramp check terhadap kendaraan angkutan barang. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di kawasan PT Kariangau Maju Perkasa, Jalan Soekarno Hatta Km 17, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, pada Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin IPTU Juanda, S.H., bersama personel Ditlantas Polda Kaltim itu bertujuan memastikan setiap armada yang beroperasi memenuhi persyaratan teknis serta memiliki kondisi yang layak digunakan di jalan. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk meminimalkan potensi kecelakaan yang dipicu oleh kerusakan kendaraan.

Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa sejumlah komponen penting, antara lain sistem pengereman, kondisi ban, lampu kendaraan, dokumen administrasi, hingga kelengkapan peralatan keselamatan. Seluruh aspek tersebut menjadi bagian dari penilaian untuk memastikan kendaraan memenuhi standar operasional sebelum digunakan dalam kegiatan distribusi barang.

Selain pemeriksaan teknis, personel Ditlantas juga memberikan edukasi kepada pengemudi dan pihak perusahaan mengenai pentingnya melakukan perawatan kendaraan secara berkala, mematuhi ketentuan mengenai kapasitas muatan, serta menerapkan disiplin berlalu lintas demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ramp check merupakan salah satu bentuk komitmen Polda Kaltim dalam membangun budaya keselamatan di sektor transportasi, khususnya pada kendaraan angkutan barang yang memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi logistik.

Menurutnya, pengawasan secara berkala diperlukan agar setiap kendaraan yang beroperasi benar-benar memenuhi standar kelaikan jalan sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat faktor teknis.

“Kami mengajak seluruh perusahaan angkutan maupun para pengemudi untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Kendaraan yang terawat dan memenuhi persyaratan teknis akan memberikan perlindungan tidak hanya bagi pengemudi, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya,” ujar Kombes Pol Tedy.

Ia menambahkan, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak. Oleh karena itu, Polda Kaltim akan terus memperkuat pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada pelaku usaha transportasi agar kepatuhan terhadap standar keselamatan semakin meningkat.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Kaltim berharap kesadaran perusahaan maupun pengemudi terhadap pentingnya kelaikan kendaraan semakin tumbuh, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kalimantan Timur dapat terus terjaga.

Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi Kepedulian Lewat Penyaluran Bantuan Sosial kepada Warga

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Semangat kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh Polwan Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari melalui kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, pada Rabu (5/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polwan Sat Brimob Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur membagikan sebanyak 130 paket bantuan berupa minyak goreng kepada warga yang membutuhkan. Setiap paket berisi dua liter minyak goreng dan disalurkan secara langsung dalam suasana yang tertib, hangat, dan penuh kekeluargaan.

Aksi sosial ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Polwan bersama Bhayangkari merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Kegiatan berbagi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Melalui aksi nyata seperti ini, kami ingin menumbuhkan semangat saling peduli dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Kombes Pol Tedy.

Polda Kalimantan Timur berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh hubungan yang harmonis antara kepolisian dan warga.

Polsek Sangasanga Intensifkan Patroli Dialogis, Wujudkan Kamtibmas Yang Kondusif

Kukar – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Polsek Sangasanga jajaran Polres Kukar, terus menggencarkan kegiatan patroli dialogis bersama masyarakat, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin pada siang dan malam hari di berbagai titik strategis di wilayah Kecamatan Sangasanga

Kapolsek Sangasanga IPTU Wahid menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis yang bertujuan membangun komunikasi langsung antara anggota kepolisian dengan masyarakat.

Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.

“Melalui patroli dialogis, kami ingin hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Tujuan utamanya adalah mendengarkan secara langsung apa yang
dirasakan dan dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan
keamanan lingkungan,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, anggota Polsek Sangasanga menyasar lokasi-lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, seperti pasar tradisional, jalan utama, pusat pertokoan, hingga area permukiman penduduk.

Kehadiran polisi di titik-titik tersebut diharapkan mampu mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas, mulai dari pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penipuan, hingga aksi premanisme.

Kapolsek menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan kondisi yang aman dan tertib.

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat, Satlantas Polres Kukar Laksanakan Penggal Jalan di Pagi Hari

Kukar – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar melaksanakan kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas sekaligus pengaturan arus kendaraan di lokasi rawan kemacetan, Kamis (6/8/2026) pagi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Kukar.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas melaksanakan penerangan keliling dan memberikan imbauan langsung kepada para pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di area lingkungan sekolah maupun simpang 4.

Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik penggal jalan guna mencegah kemacetan dan meminimalisir potensi kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian pengguna jalan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kukar untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” ujarnya.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Kota Bangun Laksanakan Panen Raya Padi Inpari 32 HDB

Kukar – Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, Polsek Kota Bangun laksanakan kegiatan Panen Raya padi jenis Inpari 32 HDB di Desa Sumber Sari Rt.001, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kukar, Rabu (5/8/2026) pagi.

Kegiatan panen raya ini berlangsung di areal persawahan seluas kurang lebih 4 hektar yang dikelola oleh kelompok tani Kutai Raya.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala BRMP Kementerian Pertanian Ahmad Subhan, Kabid Pertanian dan Ketahanan Pangan Farid, Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan, Sekcam Ahmad Huseini, Kades Sumber Sari Imtihan Amirusolihin, Koordinator PPL Kota Bangun Ivan Manosa serta kelompok tani Kutai Raya.

Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan menyampaikan bahwa keberhasilan budidaya padi jenis Inpari 32 HDB ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan pertanian ini, kami ingin memberikan contoh bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga bisa berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Padi ini dikenal dengan produktivitasnya yang tinggi dan ketahanan terhadap penyakit, sehingga sangat cocok untuk menunjang program swasembada pangan di wilayah pedesaan seperti Sumber Sari.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk lebih giat dalam bertani dan memanfaatkan potensi lahan yang ada.

Polsek Muara Kaman Laksanakan Patroli Penertiban SPBU SP 5 Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman

Kukar – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas serta memastikan distribusi bahan bakar minyak berjalan aman dan tertib, Personel Polsek Muara Kaman melaksanakan kegiatan patroli penertiban di SPBU SP 5 Desa Bunga Jadi, Kecamatan Muara Kaman, Rabu (5/8/2026) siang.

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Ipda Rudini dengan didampingi Bripda Nizar, Bripda Nicko dan Bripda Dharma Putra dengan melaksanakan Patroli sebagai upaya monitoring terhadap aktivitas di SPBU guna mencegah terjadinya penyalahgunaan maupun antrean yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel memberikan imbauan kepada petugas SPBU dan masyarakat agar tetap mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pengisian BBM berlangsung.

Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan situasi di sekitar SPBU untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar dan kondusif.

Di Balik Pengabdian Lebih dari 1.000 Taruna, 71 Taruni Akpol Perkuat Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat

Jakarta, 5 Agustus 2026 – Di balik pengabdian lebih dari 1.000 Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dalam Program Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Tahun 2026, terdapat 71 Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang turut mengambil peran penting dalam mendampingi para siswa. Bersama 372 Taruna Akpol yang diterjunkan Polri ke 73 Sekolah Rakyat di 29 Subsatuan Taruna (Subsattar), para taruni hadir untuk memperkuat pembentukan karakter generasi muda melalui keteladanan, kepemimpinan, dan pendekatan yang humanis.

Program Taruna Bhakti merupakan kolaborasi Kementerian Sosial RI, Akademi TNI, dan Akademi Kepolisian yang dilaksanakan selama lima hari, 1–5 Agustus 2026, bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Melalui program ini, para taruna mendampingi siswa baru untuk mengenal kehidupan berasrama, membangun disiplin, kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta kebiasaan hidup yang mandiri dan bertanggung jawab.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan kehadiran Taruni Akpol merupakan implementasi nyata arahan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, yang saat melepas Program Taruna Bhakti pada 1 Agustus 2026 meminta seluruh taruna menjadi role model dan kakak asuh bagi siswa Sekolah Rakyat.

“Pesan Bapak Menteri Sosial sangat jelas, para taruna harus menjadi teladan yang membimbing dengan empati dan keteladanan. Polri menerjemahkan arahan tersebut melalui kehadiran 372 Taruna Akpol, termasuk 71 Taruni Akpol yang bergabung bersama Taruna Akademi TNI. Kehadiran para taruni semakin memperkaya proses pendampingan karena membawa nilai kepemimpinan, kepedulian, komunikasi yang hangat, serta semangat pengabdian yang dapat menginspirasi seluruh siswa,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Menurutnya, para Taruni Akpol memiliki pengalaman yang sama dalam menjalani pendidikan yang disiplin dan kehidupan berasrama sebagai calon perwira Polri. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk membantu para siswa beradaptasi dengan lingkungan baru, menghadapi tantangan, serta membangun rasa percaya diri sejak hari pertama memasuki Sekolah Rakyat.

Selama lima hari pendampingan, Taruna Akpol bersama Taruna Akademi TNI berperan sebagai kakak asuh, mentor, dan teladan. Mereka membimbing para siswa melalui pengenalan tata tertib sekolah dan kehidupan berasrama, pembiasaan bangun pagi dan manajemen waktu, penataan kamar dan kerapian tempat tidur, pembiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pelatihan baris-berbaris, pembinaan kepemimpinan, kerja sama dan gotong royong, penguatan wawasan kebangsaan, kegiatan kepramukaan, pembinaan karakter dan kepribadian, penguatan nilai-nilai keagamaan, hingga memberikan motivasi agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Kehadiran 71 Taruni Akpol juga memperkuat pendekatan yang inklusif dalam proses pendampingan. Bersama para taruna lainnya, mereka memastikan seluruh siswa memperoleh ruang belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai, sejalan dengan penekanan Menteri Sosial agar pelaksanaan Program Taruna Bhakti terbebas dari perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta intoleransi.

“Yang kami bangun bukan hanya kedisiplinan, tetapi juga karakter. Taruni Akpol bersama Taruna Akpol lainnya hadir sebagai kakak yang menginspirasi, membimbing, dan mendengarkan. Kami ingin setiap siswa merasakan bahwa mereka didampingi untuk tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, serta memiliki semangat untuk menggapai cita-cita. Itulah makna pengabdian Polri melalui Program Taruna Bhakti,” tutup Brigjen Pol. Trunoyudo.

Dalam Program Taruna Bhakti Tahun 2026, Polri mengerahkan 372 Taruna Akpol yang didukung 110 personel pendamping (Paping) terdiri atas 23 Perwira Menengah, 77 Perwira Pertama, dan 10 Bintara, sehingga total personel Polri yang terlibat mencapai 482 personel. Kehadiran mereka menjadi bagian dari sinergi nasional bersama lebih dari 1.000 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian untuk mendukung Program Sekolah Rakyat sebagai investasi pembangunan karakter generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

Wakapolri Dorong Personel Berinovasi, Bripda Muhammad Putra Aulia Jadi Contoh Nyata

Jakarta, 4 Agustus 2026 – Pangkat bukanlah penghalang untuk terus belajar, meneliti, dan berinovasi. Semangat itulah yang terus didorong Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. kepada seluruh personel Polri agar mengembangkan kompetensi sesuai bidang keilmuannya dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Nilai tersebut tercermin pada sosok Bripda Muhammad Putra Aulia, S.Pt., anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang memadukan kompetensi akademik, pengalaman profesional di industri, serta dedikasi pengabdian kepada masyarakat untuk melahirkan inovasi di bidang ketahanan pangan nasional dan Green Policing.

Bripda Muhammad Putra Aulia memiliki kompetensi di bidang peternakan, teknologi hasil ternak, keamanan pangan, nutrisi ternak, teknologi pakan, biosekuriti, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan. Lulusan Program Studi Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau tersebut meraih predikat Cum Laude dengan IPK 3,80. Skripsinya mengenai optimalisasi produksi gelatin halal dari kaki ayam menggunakan metode hidrolisis enzim papain menjadi salah satu riset yang berkontribusi pada pengembangan teknologi hasil ternak dan industri pangan halal. Selama menempuh pendidikan, ia juga aktif sebagai peneliti laboratorium dan teaching assistant.

Komitmennya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan terus berlanjut. Saat ini Bripda Putra tengah menempuh pendidikan Magister Peternakan di Universitas Padjadjaran dengan konsentrasi Nutrisi Ternak. Penelitian yang dikembangkannya berfokus pada inovasi feed additive berbasis asam amino untuk meningkatkan efisiensi Feed Conversion Ratio (FCR), produktivitas peternakan, dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Sebelum bergabung dengan Polri melalui jalur Bintara Kompetensi Khusus, Bripda Putra memiliki pengalaman profesional di berbagai sektor industri. Ia pernah menjadi Farm Manager Partnership di PT Charoen Pokphand Indonesia dengan tanggung jawab mengelola peternakan broiler berkapasitas hingga 100.000 ekor, mengembangkan biosekuriti, nutrisi, sanitasi, feed additive, serta manajemen produksi peternakan modern. Ia juga berpengalaman sebagai Farm Manager Quality Control di PT Malindo Feedmill Indonesia dalam pengendalian mutu produksi peternakan, serta sebagai Tenaga Ahli Quality Assurance pada industri air minum demineral dengan penerapan standar HACCP, GMP, BPOM, dan SNI. Selain itu, ia pernah menjalani magang di Balai Benih Inseminasi Buatan dengan fokus pada teknologi reproduksi ternak, sexing semen, dan seleksi bibit unggul.

Kompetensi akademik dan pengalaman profesional tersebut kemudian diimplementasikan dalam tugasnya sebagai anggota Polri di Polda Riau. Bripda Putra berhasil mengembangkan Fertiplus Harmoni Hijau, pupuk ramah lingkungan yang telah memproduksi lebih dari 5,2 ton dan didistribusikan ke seluruh Polres dan Polsek jajaran Polda Riau sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Ia juga mengembangkan Densifur, disinfektan sulfur multifungsi untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, serta berbagai inovasi lain yang mendorong produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Atas berbagai inovasi tersebut, Bripda Putra menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Siswa Terfavorit, Serdik Terinovatif, Satya Mitra Utama, serta apresiasi dari Kepala Pusdik Binmas Polri. Berbagai inovasinya juga mendapat perhatian luas melalui publikasi di Kompas TV, detikcom, kanal resmi Pusdik Binmas Polri, serta dokumentasi bersama Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Inovasi yang dikembangkan Bripda Putra menjadi implementasi nyata konsep Green Innovation dalam paradigma Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan bersama Universitas Riau melalui pembentukan Pusat Studi Green Policing.

Kapolda Riau menjelaskan bahwa Green Policing merupakan paradigma pemolisian yang menempatkan perlindungan lingkungan hidup sebagai bagian integral dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ancaman terhadap lingkungan, seperti kebakaran hutan dan lahan, pembalakan liar, perambahan kawasan hutan, pencemaran, hingga perubahan iklim, tidak hanya berdampak terhadap ekosistem, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial, mengganggu aktivitas ekonomi, dan mengancam keselamatan masyarakat.

Menurut Kapolda Riau, implementasi Green Policing dibangun melalui tiga pilar utama, yakni prevention, law enforcement, dan restoration, yang diperkuat dengan budaya organisasi melalui Green Leadership, Green Mindset, Green Culture, dan Green Innovation. Dalam kerangka tersebut, inovasi yang dikembangkan Bripda Muhammad Putra Aulia menjadi contoh nyata bagaimana kompetensi akademik seorang anggota Polri dapat diterjemahkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengatakan transformasi Polri memerlukan semakin banyak personel yang mampu memadukan kompetensi akademik dengan pengabdian di lapangan.

“Pangkat bukan alasan ataupun penghalang untuk terus mengembangkan diri. Setiap anggota Polri memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, meneliti, berinovasi, dan mengabdikan ilmunya bagi masyarakat. Passion terhadap ilmu pengetahuan harus menjadi energi untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa,” ujar Wakapolri.

Menurut Wakapolri, Bripda Muhammad Putra Aulia merupakan contoh bahwa ilmu pengetahuan yang dimiliki setiap anggota Polri dapat menjadi kekuatan institusi sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Inilah wajah Polri yang ingin kita bangun. Anggota yang tidak berhenti belajar, mampu mengembangkan keilmuannya, kemudian mengimplementasikannya untuk kepentingan masyarakat. Kompetensi yang dimiliki setiap personel harus menjadi kekuatan institusi dalam mendukung program-program nasional, mulai dari ketahanan pangan, lingkungan hidup, kesehatan, teknologi, hingga pelayanan publik,” tegas Wakapolri.

Untuk memperkuat budaya inovasi tersebut, Polri terus membangun kolaborasi dengan dunia akademik melalui jejaring Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Hingga saat ini telah terbentuk 79 Pusat Studi Kepolisian, dengan rincian 40 pusat studi telah beroperasi, 5 sedang dalam tahap penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 34 lainnya dalam proses pembentukan.

Menurut Wakapolri, keberadaan jejaring Pusat Studi Kepolisian menjadi ruang kolaborasi bagi personel Polri, akademisi, peneliti, mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mengembangkan Police Science berbasis riset, inovasi, serta evidence-based policing. Melalui ekosistem tersebut, diharapkan lahir semakin banyak Bhayangkara yang mampu mengembangkan kompetensi sesuai bidang keilmuannya, sebagaimana yang telah ditunjukkan Bripda Muhammad Putra Aulia.

“Kami ingin membangun budaya organisasi yang menghargai ilmu pengetahuan. Siapa pun anggotanya, apa pun pangkatnya, ketika memiliki gagasan, riset, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, maka harus diberikan ruang untuk berkembang. Polri harus menjadi rumah bagi inovasi sekaligus mitra strategis perguruan tinggi dalam melahirkan solusi bagi bangsa,” tutup Wakapolri.

Ngopi Bareng Polsek Loa Kulu, Jalin Kedekatan Dengan Masyarakat

Kukar – Guna mempererat tali silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu menggelar kegiatan dialogis bertajuk “Ngopi Bareng” bersama Paguyuban dan Seni Budaya Desa Margahayu.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan ini digelar di Kantor Desa Margahayu pada Selasa (4/8/2026) malam, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WITA. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto forum santai ini menjadi jembatan komunikasi dua arah untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat sinergitas kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para pelaku seni. Meski undangan disampaikan secara sederhana dalam waktu singkat, kehadiran para tokoh budaya ini membuktikan solidnya hubungan emosional dan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan di Loa Kulu.

“Seni dan budaya adalah media yang sangat efektif untuk merekatkan persaudaraan dan menangkal potensi konflik sosial. Melalui ruang diskusi santai ini, kami ingin mendengar langsung masukan warga agar kita bisa melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Hari Supranoto.

Kapolsek juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi luar biasa dari seluruh paguyuban seni dalam menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif, ia langsung mengajak komunitas seni budaya untuk kembali berkolaborasi menyusun agenda kebudayaan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Para perwakilan paguyuban seni memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif humanis Polsek Loa Kulu. Mereka berharap forum komunikasi seperti ini dapat terus berjalan secara berkala sebagai wadah menjaga silaturahmi.

Turut hadir mendampingi Kapolsek dalam kegiatan tersebut di antaranya Kades Margahayu Rusdi, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu Aiptu Sunardi, Brigpol Eko Heryanto, Briptu M. Haikal, Para Ketua RT, Para Pelaku Kesenian dan Mahasiswa KKN Unikarta. Hingga cangkir kopi terakhir dinikmati, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Jalin Komunikasi Yang Baik, Polres Kukar Terima Silaturahmi PT. Pegadaian Cabang Tenggarong

Kukar – Suasana hangat mewarnai Mako Polres Polres Kukar saat Pimpinan Cabang Pegadaian Tenggarong Rudi Sudarmono bersama jajaran direksi melakukan kunjungan silaturahmi ke Polres Kukar. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Selasa (4/8/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Selain menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan itu juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara PT Pegadaian Tenggarong dan Polres Kukar dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kukar.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara institusi kepolisian dan badan usaha milik negara memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menciptakan iklim yang aman bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi ini. Sinergi yang telah terjalin diharapkan semakin kuat sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Rudi Sudarmono selaku Pimpinan Cabang Pegadaian Tenggarong menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dan membangun kolaborasi yang positif dengan jajaran kepolisian.

Ia berharap komunikasi yang baik antara PT Pegadaian dan Polres Kukar dapat terus terjalin untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan produktif.