Helikopter Water Bombing Gempur Karhutla di Muara Kaman, 10 Kali Penjatuhan Air Dilakukan

Kukar – Upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara, diperkuat dengan pengerahan helikopter water bombing. Polsek Muara Kaman bersama tim gabungan memantau langsung operasi pemadaman di lahan HGU PT ATK, kawasan Desa Puan Cepak dan Desa Sabintulung, Sabtu (10/10/2026).

Helikopter Bell 206 milik operator PT FLYEE yang dipiloti Capt. Rahman Cahyadi mendarat di helipad PT SKL, Desa Puan Cepak, sekitar pukul 14.30 WITA. Operasi penjatuhan air berlangsung pukul 16.06 hingga 17.05 WITA di Blok M13, dengan 10 kali penjatuhan air berkapasitas 450 liter setiap penjatuhan.

Air untuk pemadaman diambil dari Sungai Mahakam dan embung PT Kencana Group.
Operasi ini melibatkan personel Polsek Muara Kaman, petugas pemadam kebakaran perusahaan, BPBD Kutai Kartanegara, Damkar Desa Sabintulung, serta kru helikopter.

Personel kepolisian melakukan pengecekan, pengamanan di sekitar helipad, koordinasi dengan pihak terkait, serta pemantauan selama operasi berlangsung untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin melaporkan bahwa kegiatan pemadaman berlangsung kondusif. Operasi water bombing dijadwalkan berlanjut pada Minggu (11/10/2026) guna mendukung penanganan karhutla di kawasan tersebut.

Sinergi kepolisian, petugas pemadam, perusahaan, dan dukungan udara diharapkan mempercepat penanganan kebakaran serta menekan risiko meluasnya api ke area sekitar.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − ten =