Polsek Sanga Sanga Tangani Karhutla 2 Hektare, Sejumlah Titik Api Masih Menyala

Kukar – Jajaran Polsek Sanga Sanga bersama TNI, Damkar, BKO Polair Polda Kaltim, Yon TP dan relawan melakukan penanganan kebakaran lahan (Karhutla) di Jalan Jalur Pipa RT 03 dan RT 06, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga Sanga, Jumat (4/9/2026).

Pemadaman dimulai sekitar pukul 13.30 WITA pada dua titik lokasi dengan koordinat -0,664280°S, 117,277438°E dan -0,67436°S, 117,271929°E. Luas lahan warga yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare.

Kapolsek Sanga Sanga Iptu Wahid bersama personel gabungan langsung melakukan pemadaman, penyisiran dan pendinginan di area terdampak. Api utama telah berhasil dikendalikan, namun pemadaman belum dinyatakan selesai sepenuhnya karena masih ditemukan beberapa titik api dan bara di dalam lahan gambut.

Kondisi lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena api dapat merambat dan kembali muncul dari dalam permukaan tanah.

Oleh karena itu, tim masih melakukan pemantauan serta pendinginan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali maupun perluasan kebakaran.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WITA, status lokasi masih dalam penanganan dan pemantauan tim gabungan, dengan beberapa titik api yang masih menjadi perhatian petugas. Penyebab kebakaran juga masih dalam proses pengecekan dan pendalaman.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan. Petugas memastikan penanganan terus dilakukan guna mencegah Karhutla meluas.

Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, dengan tim tetap bersiaga melakukan pemantauan terhadap titik api yang tersisa.

Bara Api Terbawa Angin, Dua Titik Karhutla di Perbatasan Kukar-PPU Langsung Dijinakkan Tim Gabungan

Kukar – Bara api yang tersisa dari kebakaran tanaman pakis kembali memicu munculnya dua titik kebakaran lahan di wilayah perbatasan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (4/9/2026).

Mendapat informasi adanya titik api, Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe bersama personelnya bergerak langsung ke lokasi. Sekitar pukul 09.00 WITA, Kapolsek bersama empat personel Polsek Loa Janan tiba di titik api pertama yang berada di perbatasan Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, dengan Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku.

Di lokasi pertama, api telah membakar lahan sekitar 0,5 hektare. Kapolsek bersama personel langsung melakukan pengecekan, penanganan titik api dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mencegah api menjalar lebih luas.

Namun penanganan tidak berhenti di satu lokasi. Sekitar pukul 12.00 WITA, tim bergerak menuju titik api kedua yang masih berada di kawasan perbatasan. Kali ini, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 1 hektare.

Kapolsek Loa Janan bersama personel dan tim gabungan langsung melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan, kedua titik api tersebut diduga berasal dari tanaman pakis yang terbakar sebelumnya, namun masih menyisakan bara. Bara tersebut kemudian terbawa angin dan memicu munculnya kebakaran di dua lokasi berbeda.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius petugas karena bara kecil yang tertinggal di tengah lahan kering dapat kembali menjadi api dan meluas dengan cepat.

Dalam penanganan tersebut, Polri tidak bekerja sendiri. Pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur Polri, TNI, OIKN, Damkar, serta masyarakat peduli kebakaran hutan dan lahan.

Sejumlah personel turut terlibat, di antaranya Direktur Ketentraman dan Ketertiban Umum OIKN Brigjen Pol. Barung Mangera, Dandim 0913/PPU Letkol Inf. Fandi Satria, Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe, Kanit Reskrim Iptu Dwi Handono, personel Polsek Loa Janan, personel Polres IKN, Yonif TP 826 PPU, Damkar Sepaku, Koramil Sepaku serta masyarakat peduli karhutla.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran, satu unit kendaraan dengan tandon berkapasitas 1.000 liter serta lima unit tangki pemadam milik relawan.

Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus kewaspadaan, terutama setelah api terlihat padam.

“Pendinginan dan penyisiran tetap dilakukan karena bara yang tertinggal dapat kembali menyala dan terbawa angin ke area lain. Kami memastikan lokasi benar-benar aman sebelum meninggalkan kawasan,” ujarnya.

Hingga kegiatan berakhir, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Kesigapan lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga wilayah perbatasan Kukar–PPU dari ancaman karhutla, sekaligus mencegah api meluas yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Cegah Karhutla dari Rumah Ibadah, Polsek Tenggarong Seberang Sampaikan Imbauan kepada Jamaah Sholat Jumat

Kukar – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Kutai Kartanegara. Kali ini, Polsek Tenggarong Seberang menyasar jamaah Salat Jumat di Masjid Besar Ulil Ijtihad, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WITA tersebut dilaksanakan Kanit Binmas Polsek Tenggarong Seberang Iptu Purwanto sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Dalam imbauannya, Iptu Purwanto mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi menyebabkan api meluas, pembakaran lahan dapat menimbulkan kerusakan ekosistem, gangguan kesehatan, kerugian sosial serta konsekuensi hukum.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering,” imbau Iptu Purwanto.

Polsek Tenggarong Seberang juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar dari berbagai potensi munculnya api serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Masyarakat turut diberikan pemahaman mengenai ancaman sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, serta disampaikan adanya Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 16 Tahun 2026 terkait larangan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat yang hadir, termasuk Ketua MUI Kabupaten Kutai Kartanegara Abdul Hanan, unsur Muspika Tenggarong Seberang, serta warga Desa Manunggal Jaya dan sekitarnya.

Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas mengatakan sosialisasi melalui kegiatan keagamaan merupakan salah satu cara efektif untuk menyampaikan pesan pencegahan karhutla secara langsung kepada masyarakat.

“Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kami mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tenggarong Seberang menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif bersama masyarakat guna mencegah karhutla serta menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Tenggarong Seberang.

Maulid Nabi di Polres Kukar, Kapolres Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pelaksanaan Tugas

Kukar – Suasana religius menyelimuti Mako Polres Kutai Kartanegara. Jajaran Polres Kukar bersama Bhayangkari Cabang Kutai Kartanegara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M dengan penuh khidmat, Jumat (4/9/2026) malam.

Mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Lantai III Mako Polres Kukar tersebut menjadi momentum bagi personel untuk memperkuat keimanan sekaligus merefleksikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 19.30 WITA dengan Sholat Isya berjamaah, dilanjutkan penampilan hadrah personel Polres Kukar, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri Pondok Pesantren Al Huro, Muhammad Iqbal, dengan saritilawah Bripda Megi Kurnia.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar dalam sambutannya mengajak seluruh personel menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan maupun pelaksanaan tugas.
Menurutnya, keimanan yang kuat dan akhlak yang baik merupakan modal penting bagi setiap anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Marilah kita jadikan suri teladan Rasulullah SAW sebagai landasan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya dalam pelaksanaan tugas kita sebagai anggota Polri,” pesan AKBP Khairul Basyar.

Kapolres berharap peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap sikap dan perilaku personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Keimanan yang kuat dan akhlak yang baik akan mempengaruhi kualitas kinerja kita. Dengan begitu, kita akan lebih mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif dan sukses,” lanjutnya.

Usai sambutan Kapolres, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Al Huro Tenggarong, Ustadz Rahmadi Wirantanus.

Dalam ceramahnya, Ustadz Rahmadi mengingatkan pentingnya menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam seluruh aspek kehidupan. Akhlak mulia seperti kejujuran, amanah, kecerdasan, kesabaran, kasih sayang dan keadilan dinilai tetap relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan profesi.

Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk melakukan introspeksi diri dan mulai menerapkan keteladanan Rasulullah dari hal-hal sederhana, seperti menjaga lisan, meningkatkan kesabaran serta memperkuat kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.

“Sudahkah kita meneladani kelembutan dan kesabaran Rasulullah dalam keluarga, pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat? Mari mulai dari hal kecil: menjaga lisan, lebih sabar dan saling mengasihi antar sesama,” pesannya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kabag SDM Kompol Suwarno, Kabag Log AKP Suprafto, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kukar Ny. Wina Faris, personel Polres Kukar, pengurus Bhayangkari serta santri dan santriwati Ponpes Al Huro.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Polres Kutai Kartanegara terus mendorong penguatan karakter personel, sehingga nilai religius, integritas dan keteladanan dapat menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Kapolres Kukar Terima Silaturahmi GMNI, Perkuat Sinergitas Polri dan Mahasiswa

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menerima kunjungan silaturahmi pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Wakapolres Kutai Kartanegara mulai pukul 17.00 WITA tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan organisasi kemahasiswaan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua GMNI Cabang Kutai Kartanegara Renanda Kusuma Wardana bersama tujuh pengurus menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kukar yang telah menerima kunjungan silaturahmi. GMNI juga menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang baik dengan Polri sekaligus bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.

Selain silaturahmi, GMNI Cabang Kutai Kartanegara turut menyampaikan permohonan dukungan dan pengamanan untuk pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) ke-2 GMNI Kalimantan Timur Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 17–20 September 2026 di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sementara itu, acara pembukaan atau ceremony Konferda dijadwalkan berlangsung pada 18 September 2026 di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyambut baik silaturahmi yang dilakukan jajaran GMNI. Ia menegaskan bahwa mahasiswa merupakan mitra strategis Polri dalam membangun komunikasi serta turut berkontribusi menjaga situasi Kamtibmas.

“Sinergitas antara Polri dengan mahasiswa sangat penting dalam rangka menjaga kondusivitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara,” ujar Kapolres.

Terkait pelaksanaan Konferda GMNI Kaltim, Polres Kutai Kartanegara menyatakan siap mendukung pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.

Kapolres juga mengimbau seluruh pengurus dan peserta Konferda untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan, termasuk tidak mengganggu pengguna jalan maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

“Silaturahmi seperti ini menjadi ruang komunikasi yang penting. Kami terbuka terhadap kegiatan positif organisasi kemahasiswaan dan berharap seluruh rangkaian Konferda nantinya dapat berjalan dengan tertib serta tetap menjaga kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan silaturahmi yang turut dihadiri Kasat Intelkam Polres Kutai Kartanegara AKP Andy Wahyud dan Kanit 3 Sat Intelkam IPDA Gunawan.

Melalui komunikasi yang intensif, Polres Kutai Kartanegara terus mendorong terbangunnya hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan, sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.