Sinergi Cegah Perundungan, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan Sambangi Guru dan Sosialisasikan Sekolah Ramah Anak

Kukar – Guna mengantisipasi terjadinya tindak kekerasan dan aksi perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan, Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu, Aipda Suwarno, melakukan kunjungan koordinasi ke sekolah-sekolah di wilayah hukum Polsek Loa Janan, Senin (04/05/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi preventif Kepolisian dalam menciptakan ruang belajar yang aman bagi para siswa.

Dalam kegiatan sambang tersebut, Aipda Suwarno berdialog langsung dengan jajaran guru untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya lingkungan sekolah yang bebas dari kekerasan fisik maupun verbal. Pihak kepolisian menekankan bahwa pengawasan guru harus lebih ditingkatkan guna mendeteksi dini potensi gangguan ketertiban di sekolah.

“Kami mengajak para pendidik untuk lebih aktif mengawasi aktivitas siswa dan tidak ragu melaporkan jika ditemukan bibit-bibit tindakan kekerasan atau perundungan,” ujar Aipda Suwarno di sela kegiatannya. Ia juga menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai disiplin, toleransi, dan rasa saling menghormati di sela-sela proses belajar mengajar.

Selain berfokus pada pengawasan di sekolah, Bhabinkamtibmas turut mengingatkan pihak sekolah untuk memperkuat jalur komunikasi dengan orang tua siswa. Sinergi antara guru dan orang tua dinilai menjadi kunci utama dalam memantau perkembangan perilaku anak secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar jam sekolah.

Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di sektor pendidikan. Melalui kemitraan yang erat antara kepolisian, pihak sekolah, dan wali murid, diharapkan segala bentuk kekerasan di sekolah dapat dicegah sedini mungkin demi melahirkan generasi muda yang berkualitas dan berkarakter positif.

Dukung Kedaulatan Pangan, Polsek Muara Wis Pantau Intensif Lahan Pertanian Desa Sebemban

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Wis kembali mempertegas komitmennya dalam mengawal program pemerintah terkait stabilitas pangan nasional. Hal ini diwujudkan melalui peninjauan langsung ke sektor pertanian di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara guna memastikan produktivitas pangan di tingkat desa tetap terjaga.

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada Senin (4/5/2026) pukul 10.30 WITA, bertempat di lahan kebun jagung Desa Sebemban, Kecamatan Muara Wis. Personel Polsek Muara Wis, Brigpol Toni Tri Laksono, turun langsung melakukan pemeriksaan mendetail terhadap kondisi fisik tanaman jagung yang menjadi komoditas andalan di wilayah tersebut.

Kapolsek Muara Wis, AKP Al Anas, menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan lahan pertanian mendapatkan perawatan optimal agar hasil panen dapat maksimal. Langkah ini juga berfungsi sebagai deteksi dini terhadap potensi serangan hama atau gangguan lingkungan yang dapat menghambat produktivitas petani.

“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah antisipatif Polri dalam menjaga kedaulatan pangan lokal,” ujar AKP Al Anas dalam laporan resminya. “Kami juga mengedepankan dialog dengan pengelola lahan untuk mendengarkan langsung kendala yang mereka hadapi di lapangan”.

Sinergi antara kepolisian dan petani di Desa Sebemban ini diharapkan dapat terus memotivasi sektor pertanian di Kecamatan Muara Wis agar tetap stabil dan kondusif. Sepanjang pelaksanaan pemantauan, kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala yang menonjol. Monitoring rutin ini akan terus dilanjutkan sebagai bentuk pertanggungjawaban profesional Polri dalam mendukung stabilitas ekonomi melalui sektor pangan.

Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah, Penanaman Pohon Serentak Kodam VI Mulawarman Digelar di Tenggarong Seberang

Kukar – Dalam rangka melestarikan lingkungan dan mengantisipasi bencana alam, kegiatan penanaman pohon serentak Kodam VI Mulawarman tahun 2026 sukses dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Senin (03/05/2026) pagi.

Kegiatan yang mengusung tema “Teruslah Menanam, Menyatu dengan Alam Nasional Tahun 2026” ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Manunggal Jaya dan area eks lahan PT KMIA Desa Bhuana Jaya. Agenda ini merupakan bagian dari program penghijauan yang digalakkan secara masif di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Kapolsek Tenggarong Seberang, IPTU Aulia Hadi Rahman, hadir langsung bersama jajaran pimpinan daerah lainnya, termasuk Danmen Pas Pelopor Kombes Setyo Hadi Wicaksono, Dandim 0906 Kukar Letkol Arm Beny Budiman, dan Asisten 2 Bupati Kukar Muhammad Irianto.

“Kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan penuh terhadap program penghijauan nasional. Selain untuk kelestarian alam, penanaman pohon ini merupakan langkah preventif dalam penanggulangan bencana alam di masa depan,” ujar IPTU Aulia Hadi Rahman.

Dalam aksi simbolis tersebut, jajaran undangan menanam berbagai jenis bibit pohon, mulai dari kayu keras seperti kayu Ulin hingga pohon buah-buahan. Selain penanaman pohon, acara juga diwarnai dengan aksi pelepasan burung sebagai simbol kembalinya keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

Kegiatan ini turut melibatkan partisipasi aktif dari pihak manajemen PT KMIA, perwakilan guru, serta siswa-siswi SMP dan SMA di Tenggarong Seberang guna menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada generasi muda.

Seluruh rangkaian acara yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut berakhir pada pukul 08.40 WITA dengan situasi yang berjalan aman, lancar, dan kondusif. Melalui sinergi lintas instansi ini, diharapkan kawasan eks lahan tambang di Desa Bhuana Jaya dapat kembali hijau dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Gerak-gerik Mencurigakan di Pinggir Jalan, Seorang Pria Diciduk Polsek Tabang Bersama Paket Sabu

Kukar – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tabang kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial AA (45), warga Desa Sidomulyo, diringkus petugas setelah kedapatan menyimpan dua paket barang haram tersebut di dalam kotak rokok, Sabtu (02/05/2026).

Kapolsek Tabang, IPTU Yohan Lihu, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai seringnya terjadi transaksi narkotika di wilayah Desa Sidomulyo. Menanggapi informasi tersebut, Kapolsek segera memerintahkan unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan mendalam.

“Tersangka diamankan pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WITA di Jalan Poros Sungai Lunuk, RT 01 Desa Sidomulyo,” ujar IPTU Yohan Lihu.

Bermula saat anggota Polsek Tabang yang sedang melakukan patroli melihat tersangka berdiri di pinggir jalan dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan. Petugas kemudian melakukan interogasi dan penggeledahan badan terhadap pria yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut.

Dalam penggeledahan di saku celana belakang sebelah kanan, polisi menemukan satu buah kotak rokok merk Ale. Di dalam kotak tersebut, petugas mendapati lipatan kertas merah dan pipet plastik hitam yang berisi dua bungkus plastik bening kristal putih diduga sabu dengan berat bruto 1,1 gram.

Tersangka AA mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya dan ia tidak memiliki izin resmi dari pihak berwenang. Selain paket sabu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam merk Infinix dan celana pendek yang dikenakan tersangka sebagai barang bukti.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Tabang untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Muara Wis Pantau Langsung Pertumbuhan Tanaman Jagung di Desa Sebemban

Kukar – Jajaran Polsek Muara Wis menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program penguatan ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan peninjauan lapangan di wilayah Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu (02/05/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di area perkebunan Desa Sebemban. Dalam peninjauan tersebut, personel Polsek Muara Wis, Brigpol Toni Tri Laksono, turun langsung ke lahan pertanian untuk melakukan pengecekan fisik serta memberikan perawatan pada tanaman jagung yang menjadi komoditas utama di wilayah tersebut.

Kapolsek Muara Wis AKP Al Anas menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tanaman jagung tumbuh secara optimal dan terhindar dari gangguan hama yang dapat merusak kualitas hasil panen nantinya. Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian ini bukan sekadar pengawasan teknis, melainkan wujud dukungan moral dan nyata kepolisian terhadap ketersediaan stok pangan bagi masyarakat setempat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah melalui sektor pertanian. Dengan memastikan pertumbuhan komoditas pangan berjalan baik, kita turut menjaga ketahanan pangan masyarakat di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara,” ungkap Brigpol Toni Tri Laksono di sela-sela kegiatannya.

Selama proses pemantauan dan perawatan di Desa Sebemban, situasi dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Laporan peninjauan ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban tugas Polsek Muara Wis kepada pimpinan guna memastikan program swasembada pangan pemerintah dapat berjalan sukses di tingkat kecamatan.

Sigap!! Respons Cepat Polsek Sebulu Amankan TKP Kebakaran Gudang Pemdes Sebulu Ulu

Kukar – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sebulu bergerak cepat merespons insiden kebakaran yang menghanguskan bangunan garasi dan gudang milik Pemerintah Desa Sebulu Ulu pada Minggu (3/5/2026) pagi. Kehadiran petugas di lokasi memastikan proses pemadaman berjalan lancar dan area sekitar tetap kondusif selama evakuasi berlangsung.

Kapolsek Sebulu, Iptu Edi Subagyo, menyatakan bahwa segera setelah menerima laporan pada pukul 06.30 WITA, unit siaga langsung diterjunkan ke lokasi kejadian di RT 011 Desa Sebulu Ulu. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada warga serta mendukung petugas pemadam kebakaran dalam menjinakkan api.

“Fokus utama kami adalah pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar proses pemadaman oleh dua unit armada Damkar yang dibantu warga tidak terhambat,” jelas Iptu Edi Subagyo. Polisi juga berperan penting dalam melokalisir area guna mencegah warga yang tidak berkepentingan mendekati bangunan yang terbakar demi alasan keselamatan.

Selain pengamanan fisik, peran Kepolisian dalam insiden ini mencakup langkah-langkah penyelidikan awal, seperti identifikasi penyebab, pendataan aset dan pemeriksaan saksi.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.00 WITA. Berkat koordinasi yang baik antara Polsek Sebulu, tim pemadam, dan masyarakat, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan penjagaan di sekitar TKP untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah adanya titik api baru.

Polsek Anggana Monitoring Pengendalian Hama Ulat Bulu di Desa Sepatin Menggunakan Teknologi Drone Spraying

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Anggana turut ambil bagian dalam langkah inovatif penanganan gangguan lingkungan yang meresahkan warga. Personel Bhabinkamtibmas Polsek Anggana bersama unsur terpadu melakukan monitoring penyemprotan hama ulat bulu menggunakan teknologi Drone Spraying tipe DJI Agras T40 di wilayah Desa Persiapan Tanjung Berukang, Desa Sepatin, Minggu (03/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat dan pihak sekolah. Serangan hama ulat bulu tersebut dilaporkan telah mengganggu aktivitas warga hingga menghambat kegiatan belajar mengajar karena menyebabkan efek gatal-gatal pada kulit.

Kapolsek Anggana, IPTU I Komang Mahendra Putra, hadir langsung memimpin pengamanan dan pemantauan jalannya operasional di Pelabuhan Dermaga Dusun 2.

“Penggunaan teknologi drone ini dilakukan agar penyemprotan lebih efektif dan efisien, terutama untuk menjangkau area vegetasi pohon yang sulit diakses secara manual,” ujar IPTU I Komang Mahendra Putra.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan, Koramil, BPP, Puskesmas, serta tokoh masyarakat menggunakan insektisida sistemik jenis DIME-TAN 500 SL. Area penyemprotan difokuskan pada pemukiman warga, lingkungan sekolah, hingga vegetasi di sekitar Pulau Datu.

Monitoring kepolisian memastikan seluruh proses, mulai dari persiapan logistik bahan kimia hingga operasional drone yang dikelola oleh Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) Kecamatan Anggana, berjalan dengan aman dan tepat sasaran. Pihak Puskesmas Sungai Meriam juga disiagakan di lokasi dengan perlengkapan APD dan obat-obatan P3K untuk mengantisipasi dampak kesehatan bagi petugas maupun warga.

Hingga kegiatan berakhir, populasi ulat bulu di area sasaran mulai terlihat menurun secara signifikan. Kehadiran Polri dalam pengawalan teknologi pertanian ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan pemulihan kenyamanan lingkungan mereka.

Junjung Kearifan Lokal, Kapolsek Loa Kulu Hadiri Tradisi Bersih Desa di Loh Sumber

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya serta penguatan hubungan sosial kemasyarakatan. Hal ini tercermin melalui kehadiran Kapolsek Loa Kulu dalam kegiatan “Bersih Desa” yang dilaksanakan di Dusun 1 Lobang Batu, RT 05 dan RT 06, Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, pada Sabtu (02/05/2026) siang.

Kegiatan ini mengangkat tema tentang peningkatan partisipasi dan gotong royong masyarakat melalui nilai-nilai budaya kearifan lokal demi mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, hadir langsung bersama Kepala Desa Loh Sumber Sukirno, Bhabinkamtibmas Briptu Depri Daud S, serta Babinsa Serma Sumarno. Selain unsur pimpinan kecamatan dan desa, acara ini turut diikuti oleh tokoh adat, tokoh pemuda, dan sekitar 100 warga Desa Loh Sumber.

Dalam sambutannya, AKP Hari Supranoto mengapresiasi semangat kolektif warga dalam menjaga kelestarian lingkungan dan tradisi. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar pembersihan secara simbolis, melainkan sarana penting untuk mempererat solidaritas antarwarga.

“Kehadiran Polri di sini bertujuan untuk mendukung penuh inisiatif positif masyarakat. Selain melestarikan budaya, melalui gotong royong ini kita juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Hari Supranoto.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa sebagai ungkapan syukur, diikuti dengan prosesi pembersihan secara adat/simbolis, dan ditutup dengan dialog hangat bersama warga. Selama acara berlangsung, personel Polsek Loa Kulu juga melakukan monitoring serta pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan tanpa kendala.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, tradisi Bersih Desa ini diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai kebaikan bagi generasi muda di Desa Loh Sumber.

Pimpin Apel Pagi, Wakapolres Kutai Kartanegara Tekankan Penguatan Program Astacita dan Kedisiplinan Personel

Kukar – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara menggelar apel pagi rutin guna memantapkan kesiapan personel dalam menghadapi agenda kamtibmas dan mendukung program prioritas pemerintah. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kutai Kartanegara, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, ini berlangsung khidmat di Halaman Mako Polres Kutai Kartanegara pada Senin (04/05/2026) pagi.

Apel tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU), para perwira, bintara, hingga ASN dan PPPK Polres Kutai Kartanegara. Dalam amanatnya, Wakapolres menyampaikan apresiasi dari pimpinan atas terjaganya situasi kondusif di wilayah hukum Polres Kukar selama sepekan terakhir.

Menghadapi dinamika di lapangan, Kompol Izdiharuddin menekankan kesiapan personel untuk pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Kaltim (BKO Polresta Samarinda) serta pengamanan unras di Kantor DPRD Kutai Kartanegara yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Selain itu, ia juga mengingatkan persiapan personel menyambut perhelatan Judo Cup Kapolri yang akan digelar pada 15-18 Mei 2026 di GOR Segiri Samarinda. “Personel yang telah ditunjuk sebagai Liaison Officer (LO) agar terus berkoordinasi aktif dengan Polda Kaltim demi kelancaran acara tersebut,” tegas Wakapolres.

Salah satu poin utama dalam apel kali ini adalah penekanan pada implementasi Program Astacita Bapak Presiden. Wakapolres menginstruksikan penguatan pada tiga pilar utama yakni Pangan Murah, Ketahanan Pangan dan Revitalisasi Jembatan Merah Putih.

Terkait manajemen internal, pimpinan menekankan peningkatan kehadiran, keaktifan piket fungsi, serta optimalisasi penyerapan anggaran agar memenuhi target audit. Wakapolres juga memberikan peringatan keras agar seluruh personel menjauhi segala bentuk pelanggaran.

“Jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencoreng nama baik institusi, kesatuan, maupun pribadi. Tetap jaga kesehatan dan manfaatkan layanan klinik yang tersedia untuk menunjang performa tugas,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Sambang ke SDN Bale, Perkuat Kedekatan Humanis dengan Masyarakat

Pegunungan Bintang — Personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan patroli dialogis yang dirangkai dengan kegiatan sambang ke SDN Bale, Distrik Kabiding, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dalam situasi aman dan kondusif, sekaligus memperkuat pendekatan humanis aparat kepada masyarakat, khususnya di wilayah kabupaten pegunungan Bintang.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIT tersebut, dengan menyasar langsung lingkungan masyarakat dan sektor pendidikan. Dalam pelaksanaan kegiatan sambang di SDN Bale, personel Satgas Ops Damai Cartenz berinteraksi hangat dengan para siswa dan tenaga pendidik, menciptakan suasana penuh keakraban serta rasa aman.

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara persuasif kepada masyarakat dan pihak sekolah. Kehadiran aparat di lingkungan pendidikan ini menjadi bentuk nyata pendekatan humanis, yang tidak hanya menjaga stabilitas keamanan tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat sejak usia dini.

Hasil patroli menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Secara umum, situasi di Distrik Kabiding dan Distrik Oksibil dilaporkan dalam kondisi aman, kondusif, dan terkendali. Hubungan silaturahmi antara personel Ops Damai Cartenz dengan masyarakat pun terjalin dengan baik.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S. Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa patroli dialogis yang menyasar ke masyarakat dan lembaga pendidikan merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis aparat di Papua.

“Patroli dialogis yang dilakukan personel tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus. Kehadiran anggota di sekolah diharapkan mampu memberikan rasa aman serta menumbuhkan kepercayaan terhadap aparat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan sambang ke sekolah menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang.

“Pendekatan humanis melalui kegiatan sambang, khususnya di lingkungan pendidikan, merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat. Dengan terjalinnya kedekatan sejak dini, diharapkan situasi kamtibmas dapat terus terjaga secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Dukungan positif juga disampaikan oleh salah satu tenaga pendidik di SDN Bale, Yohana Wanimbo, S.Pd., yang mengapresiasi kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz di lingkungan sekolah.

“Kami merasa sangat Senang dengan kehadiran bapak-bapak dari Satgas. Anak-anak menjadi lebih merasa aman dan senang karena bisa berinteraksi langsung. Ini juga memberikan edukasi positif bagi mereka tentang pentingnya menjaga keamanan dan kedisiplinan sejak dini,” tuturnya.

Ke depan, Satgas Ops Damai Cartenz akan mengintensifkan patroli dialogis baik secara jalan kaki maupun menggunakan kendaraan, khususnya di titik-titik rawan dan objek vital. Selain itu, komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama juga akan terus diperkuat guna mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Dengan pendekatan humanis yang konsisten, diharapkan kehadiran aparat tidak hanya dirasakan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Pegunungan Bintang.