Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas

Jakarta — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat koordinasi dengan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri dan Bareskrim Polri guna mengawal penanganan dugaan praktik ilegal jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya laporan masyarakat yang mengaku menjadi korban penipuan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat BGN atau mengklaim memiliki kedekatan dengan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan imbalan sejumlah uang.

“Hari ini saya melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan juga berkomunikasi dengan Kabareskrim serta Direktur Tindak Pidana Umum berkaitan dengan banyaknya laporan di beberapa daerah, di mana para pelapor merupakan korban penipuan dari pihak-pihak yang mengaku orang dekat pejabat BGN, bahkan ada yang mengaku sebagai pejabat BGN, lalu menawarkan jasa untuk mendaftarkan titik SPPG dengan permintaan sejumlah uang,” ujar Wakil Kepala BGN di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Wakil Kepala BGN menyebut sejumlah laporan telah ditangani aparat kepolisian. Salah satunya di Polda Jawa Barat, di mana pelaku telah berhasil diamankan. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan jajaran kepolisian di wilayah Tangerang dan Lombok Timur seiring bertambahnya informasi mengenai korban dugaan penipuan.

Menurutnya, koordinasi dengan Satgas MBG Polri dilakukan untuk memperkuat respons jajaran kepolisian daerah dalam menerima laporan masyarakat, memproses perkara, serta mengungkap pihak-pihak yang diduga memanfaatkan Program MBG untuk kepentingan pribadi.

“Program ini harus kita jaga bersama. Ini program mulia. Jangan sampai pelaksanaannya di lapangan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan dukungan penuh Polri terhadap penegakan hukum atas dugaan penyalahgunaan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk praktik jual beli titik SPPG.

“Satgas MBG Polri mendukung penuh penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG untuk mengambil keuntungan dengan cara-cara yang menyimpang atau melanggar hukum,” ujar Nurworo Danang.

Ia mengungkapkan, sejumlah laporan pengaduan terkait dugaan penyimpangan telah ditangani di beberapa Polda. Karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran atau penyimpangan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, khususnya terkait dugaan jual beli titik, agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum setempat, baik di Polres maupun Polda,” katanya.

Polri menilai pengawalan terhadap Program MBG penting dilakukan karena selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, program tersebut juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan aktivitas usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Koordinasi antara BGN dan Polri diharapkan dapat mempercepat penanganan laporan, mencegah bertambahnya korban, serta memastikan praktik ilegal terkait titik SPPG ditindak tegas guna menjaga integritas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas pemerintah

Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Jakarta, 25 Mei 2026 – Bareskrim Polri bersama PT PLN (Persero) menyampaikan hasil investigasi awal terkait gangguan sistem kelistrikan atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026). Hasil sementara menyebut gangguan diduga dipicu faktor teknis dan cuaca ekstrem, serta dipastikan tidak ditemukan indikasi sabotase maupun unsur kesengajaan.

Dalam pembukaannya, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa konferensi pers dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik terkait peristiwa blackout yang menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah.

“Kami akan menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian publik, termasuk pemerintah, bersama Polri dan khususnya PT PLN (Persero), terkait terjadinya blackout di wilayah Sumatera Utara,” ujar Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta (25/05/2026).

Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifudin menjelaskan bahwa pada Minggu (24/5/2026), tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Tertentu, Direktorat Tindak Pidana Umum, Puslabfor Bareskrim Polri, Ditreskrimsus Polda Jambi, serta PT PLN telah melakukan investigasi lapangan di lokasi tower transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai di wilayah Jambi yang diduga dipicu cuaca buruk. Gangguan tersebut mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.

Akibatnya, sejumlah pembangkit mengalami trip secara berantai hingga menyebabkan blackout massal di beberapa wilayah Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan.

“Hasil identifikasi awal diketahui bahwa gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai diduga dipicu faktor cuaca buruk yang mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera,” kata Irjen Pol Nunung.

Tim gabungan di lapangan juga menemukan adanya kabel transmisi yang mengalami putus di sekitar tower transmisi. Namun, kondisi struktur tower secara umum masih dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan.

Menurut Irjen Pol Nunung, dugaan sementara penyebab putusnya kabel transmisi masih dalam proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan, antara lain faktor mekanis akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan loncatan listrik, hingga faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem.

“Sampai dengan saat ini dapat kami pastikan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan pola kerusakan kabel berbentuk serabut terurai dan tidak menunjukkan pola potongan rapi yang mengarah pada tindakan sabotase. Saat ini bagian kabel yang putus telah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik oleh Puslabfor Polri untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan secara ilmiah.

Di kesempatan yang sama, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Sumatera memiliki dua jalur utama transmisi yang menyalurkan daya dari wilayah selatan menuju utara, yakni koridor timur 500 kV dan koridor barat 275 kV.

Pada saat gangguan terjadi, jalur transmisi mengalami trip akibat cuaca buruk berupa hujan lebat dan angin kencang. Kondisi tersebut menyebabkan aliran daya berbalik dan memicu fenomena power swing atau osilasi tegangan dan frekuensi yang sangat tinggi.

Akibat gangguan tersebut, sistem kelistrikan Sumatera terpisah menjadi dua bagian, yakni wilayah selatan yang mengalami kelebihan daya pembangkit dan wilayah utara yang kekurangan daya pembangkit. Kondisi di wilayah utara menyebabkan sejumlah pembangkit mengalami trip secara berantai atau domino effect hingga mengakibatkan pemadaman di berbagai wilayah terdampak.

PLN kemudian melakukan proses pemulihan secara bertahap melalui mekanisme black start menggunakan pembangkit diesel dan gas, dilanjutkan pengoperasian PLTGU dan PLTU hingga seluruh sistem kembali normal.

“Seluruh sistem kelistrikan Sumatera telah kembali normal 100 persen dan saat ini beroperasi dengan aman dan stabil,” ujar Edwin.

PLN juga memastikan bahwa pada Senin (25/5/2026), sejumlah pembangkit besar telah kembali masuk ke sistem sehingga pasokan listrik dipastikan aman dan stabil di seluruh wilayah Sumatera.

Kebakaran Rumah di Klandasan Ulu, Personel Gabungan Lakukan Pemadaman dan Evakuasi Warga

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan — Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Jalan Ars Muhammad RT 29, Kelurahan Kelandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 11.15 Wita. Personel gabungan bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan penanganan guna mencegah api meluas ke bangunan lainnya.

Berdasarkan laporan yang diterima petugas piket Pammat, informasi kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 11.00 Wita. Personel kemudian langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 11.20 Wita untuk melakukan proses pemadaman.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita dan selanjutnya petugas melaksanakan proses pendinginan di area terdampak guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Dalam kejadian tersebut, sebanyak empat unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan, terdiri dari tiga rumah rusak berat dan satu rumah rusak ringan. Sejumlah warga terdampak turut dilakukan pendataan oleh petugas di lapangan.

Proses penanganan melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya BPBD, TNI, Polri, PLN, PDAM, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PSC 119, Tagana/Dinsos, ambulans relawan, pihak kelurahan dan kecamatan, Linmas, relawan, serta masyarakat setempat. Personel Pammat Ditsamapta Polda Kaltim juga turut membantu proses pengamanan dan pemadaman di lokasi kejadian.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang bergerak cepat membantu penanganan kebakaran tersebut.

“Kehadiran personel gabungan di lapangan merupakan bentuk sinergitas dalam penanganan bencana dan upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama akibat korsleting listrik maupun kelalaian lainnya,” ujarnya.

Kegiatan penanganan di lapangan dipimpin oleh Danru Regu 1 Bripda Ibnu Fhadheil Amarta dan berlangsung dalam situasi aman serta kondusif.

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Kukar Tekankan Anggota Agar Tidak Terlibat Narkoba

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar memimpin apel pagi jam pimpinan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Kukar, Senin (25/05/2026) pagi.

Apel pagi yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat terdebut diikuti Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Para Pejabat Utama (PJU) Polres Kukar, Para Perwira, Bintara dan Asn Polres Kukar.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan kepada seluruh anggota agar tidak ada yang terlibat narkoba, yang mana setiap pelaksanaan apel selalu diingatkan jangan sampai ada personel Polres Kukar yang mencoba-coba mengkonsumsi narkoba jenis apapun itu.

“Bahwasanya bagi personil yang terbukti dalam penyalahgunaan narkoba akan diproses hukum sesuai dengan Undang-undang yang berlaku, jangan salahkan pimpinan jika dilakukam tindakan tegas berupa pemecatan”, Tegas Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar kepada seluruh Personel Polres Kukar.

Kapolres juga menegaskan pentingnya menjaga kedisiplinan personel, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tampang, kerapian, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap aturan dinas menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

“Terus tingkatkan pelayanan kita kepada masyarakat khususnya pada ruang dan tempat pelayanan publik di lingkungan Polres Kukar serta tidak boleh ada anggota yang memeras masyarakat yang dilayani. Gaji yang rekan-rekan terima sudah diukur untuk membayar pekerjaan yang rekan-rekan lakukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat”, Kata orang nomor satu di jajaran Polres Kukar tersebut.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan kepada personel untuk tetap jaga kekompakkan dan lakukan kerjasama yang baik dengan instansi luar sehingga kita bisa bersama-sama menjaga Kutai Kartanegara untuk tetap aman, nyaman dan kondusif.

Polisi Sahabat Anak, Polsek Loa Kulu Edukasi Siswa dan Siswi TK Melati Putih

Kukar – Polsek Loa Kulu Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di TK Melati Putih Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Senin (25/2/2026).

Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Sumber Sari Brigpol Eko Heryanto bersama Bhabinsa Desa Sumber Sari Sertu Edison memberikan edukasi kepada anak-anak TK Melati Putih Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu.

Dalam kegiatan yang penuh semangat ini, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa memberikan pembelajaran tentang tupoksi Kepolisian dan tata tertib berlalu lintas kepada para putra dan putri TK Melati Putih.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan bahwa kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman awal yang kuat kepada generasi muda tentang peran dan tanggung jawab Polisi dalam menjaga ketertiban masyarakat serta pentingnya patuh terhadap aturan berlalu lintas.

“Polisi Sahabat Anak adalah salah satu program unggulan dari Polri yang bertujuan untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan memberikan bimbingan serta penyuluhan mengenai aturan dan rambu-rambu berlalu lintas kepada anak-anak, ” ucap Kapolsek Loa Kulu.

Dalam acara ini, para peserta juga diajarkan mengenai keselamatan berlalu lintas, yang merupakan pengetahuan yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolsek menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan Polsanak adalah untuk menanamkan rasa kecintaan kepada Polisi sejak usia dini. Ia berharap anak-anak yang mengikuti program ini nantinya akan tumbuh menjadi individu yang lebih disiplin dan patuh terhadap segala peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Wujudkan Rasa Aman Bagi Warganga, Polsek Muara Kaman Laksanakan Patroli Ke Pasar-Pasar

Kukar – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Muara Kaman melaksanakan kegiatan patroli pasar pada Minggu (24/5/2026) sekira pukul 13.00 WITA. Kegiatan ini dilakukan oleh personel piket jaga Regu II dengan menyasar Pasar Tumpah Desa Muara Kaman Dan Pasar Rt.002 Desa Muara Kaman Ilir.
 
Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di lokasi keramaian yang memiliki potensi terjadinya gangguan keamanan. Kehadiran personel diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung pasar.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Muara Kaman turut memantau aktivitas jual beli serta situasi di sekitar pasar guna mengantisipasi tindak kejahatan, seperti pencurian, penipuan, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada para pedagang dan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan. Masyarakat diminta untuk tidak lengah serta menjaga barang bawaan masing-masing.

Personel juga mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di lingkungan sekitar pasar dengan menghubungj call center 110.
 
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Muara Kaman.

Selama kegiatan berlangsung, situasi pasar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Personel juga berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pengunjung untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak masyarakat bekerja sama dengan Polri dalam menjaga keamanan lingkungan.

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Polsek Samboja Laksanakan Patroli Dialogis

Kukar – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diwilayah hukumnya, personel Polsek Samboja melaksanakan patroli dialogis pada siang hari, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan masyarakat.

Patroli dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik strategis, termasuk pusat keramaian, kawasan pemukiman, serta jalan lintas utama.

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya berpatroli secara mobile, namun juga aktif berdialog dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan imbauan keamanan.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui PLH Kapolsek Samboja M. Yazid menegaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan kegiatan rutin yang terus diintensifkan, terlebih dalam situasi cuaca yang terik di siang hari, yang kerap menjadi waktu rawan bagi potensi kriminalitas.

“Patroli dialogis merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan kehadiran Polri melalui kehadiran personel Polsek Samboja di tengah masyarakat, sehingga rasa aman dan nyaman dapat terus terjaga,” ujar Kapolsek Samboja

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini tidak hanya berfokus pada pencegahan tindakan kriminal, tetapi juga sebagai sarana untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung. Dengan begitu, pihak kepolisian dapat dengan cepat merespons dinamika yang terjadi di lapangan.

“Kami juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap tindak kejahatan, serta mengajak mereka untuk tidak segan melaporkan jika melihat atau mengetahui adanya hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitarnya bisa segera menghubungi Call Center 110,” tambahnya.