Pastikan Ibadah Minggu Paskah Aman, Personel Polsek Muara Kaman Siaga di Sejumlah Gereja

Kukar – Jajaran Polsek Muara Kaman memastikan rangkaian ibadah perayaan Minggu Paskah tahun 2026 di wilayah Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, berjalan dengan khidmat dan kondusif. Pengamanan ketat dilakukan dengan menempatkan sejumlah personel di titik-titik gereja yang menggelar ibadah, Minggu (05/04/2026).

Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, dengan menerjunkan personel gabungan dari unit Samapta, Bhabinkamtibmas, hingga jajaran Bintara Polsek sejak pukul 09.00 WITA.

Kapolsek Muara Kaman menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara merata untuk memberikan rasa aman kepada para jemaat yang melaksanakan ibadah.

“Kami menempatkan personel di setiap gereja untuk melakukan pemantauan area secara preventif. Kehadiran Polri di lapangan bertujuan untuk memastikan tidak ada gangguan kamtibmas, sehingga saudara-saudara kita umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Iptu Herwin.

Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, masing-masing gereja mengangkat tema seputar kebangkitan dan pembaharuan kemanusiaan. Di GPDI Muara Kaman Ilir misalnya, Pdt. Krestian Pelealu mengusung tema “Harmoni Dalam Perbedaan”, yang selaras dengan upaya kepolisian dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Muara Kaman.

Ratusan jemaat yang memadati gereja-gereja tersebut tampak antusias dan merasa terbantu dengan kehadiran petugas kepolisian yang berjaga di gerbang masuk maupun area parkir.

Seluruh rangkaian pengamanan ibadah Minggu Paskah dinyatakan selesai pada pukul 11.30 WITA. Berdasarkan laporan di lapangan, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Muara Kaman terpantau aman dan terkendali.

“Hingga kegiatan berakhir, situasi berjalan aman dan kondusif. Kami berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan pihak gereja yang telah bekerja sama menjaga ketertiban selama perayaan Paskah berlangsung,” pungkas Kapolsek.

Dengan pengawalan yang dilakukan oleh Polsek Muara Kaman, perayaan Minggu Paskah di wilayah tersebut menjadi bukti nyata hadirnya Polri sebagai pelindung dan pelayan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan.

Tokoh Pemuda dan Gereja di Nabire Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi Demo

Nabire — Salah satu tokoh pemuda sekaligus tokoh gereja di Kabupaten Nabire, Papua Tengah Yeri Murib, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan korban.

Dalam pesannya yang disampaikan pada Sabtu, Yeri mengingatkan warga di wilayah Nabire, khususnya Nabire Timur dan Nabire Barat, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu terkait rencana aksi demo.

Ia menyampaikan bahwa aksi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada masyarakat luas, termasuk warga yang tidak terlibat langsung.

“Karena kami dengar-dengar isu yang akan demo. Demo ini nanti merujuk pada nanti akan jadi korban, masyarakat yang tidak tahu apa-apa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan dalam aksi tersebut berpotensi menimbulkan dampak yang tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga.

“Jadi jangan ikut gabung demo-demo. Demo itu nanti akan mendatangkan akibatnya pasti akan jadi korban,” katanya.

Menurutnya, apabila satu orang menjadi korban, maka seluruh keluarga akan turut merasakan dampak dan kesedihan.

“Bukan satu orang itu yang akan sakit, tapi satu orang itu jadi korban, semua keluarga akan sakit,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif di wilayah Nabire.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.