Sigap! Polsek Tenggarong dan Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Gunung Belah

Kukar – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah tinggal milik warga di Jalan Gunung Belah, RT 64, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Minggu (05/04/2026) pagi. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa kebakaran yang menimpa rumah Ridwan (42) tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar sekira pukul 07.20 WITA. Kepulan asap tebal yang muncul dari bagian atap rumah kayu tersebut seketika memicu kepanikan warga yang kemudian bergotong royong mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.

Kapolsek Tenggarong, AKP Achmad Hanifi, mengonfirmasi bahwa segera setelah menerima laporan, personel Bhabinkamtibmas Polsek Tenggarong langsung dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan area.

“Personel kami di lapangan bersinergi dengan Anggota Koramil 0906-01/Tgr, tim Damkar Kukar, Balakarcana, serta relawan TEA Tenggarong untuk melokalisir api. Karena bangunan didominasi material kayu, api sempat cepat membesar, namun berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 08.15 WITA,” ujar AKP Achmad Hanifi.

Berdasarkan hasil identifikasi awal di tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Kondisi instalasi kabel listrik yang sudah tua dan tidak layak pakai disinyalir menjadi penyebab utama munculnya percikan api.

“Penyebab sementara diduga akibat kelalaian dalam pengecekan instalasi listrik yang sudah lama. Akibat kejadian ini, satu bangunan rumah ludes terbakar dengan estimasi kerugian materiel mencapai Rp150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah),” tambah Kapolsek.

Saat ini, Polsek Tenggarong telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah mendata saksi-saksi untuk memastikan kronologi pasti peristiwa tersebut.

Terkait insiden ini, AKP Achmad Hanifi mengimbau kepada seluruh masyarakat Tenggarong agar lebih waspada dan rutin melakukan pengecekan terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Kami meminta warga untuk secara berkala mengecek kelayakan kabel listrik, terutama pada bangunan tua, guna menghindari risiko kebakaran akibat korsleting yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Jalan Gunung Belah telah kembali kondusif di bawah pengawasan petugas Polsek Tenggarong.

Perkuat Sinergitas, Polsek Anggana Masifkan Patroli Dialogis di Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Kukar – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Anggana menggelar patroli dialogis lintas desa di wilayah hukum Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (04/04/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.20 WITA hingga 10.40 WITA ini menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari Jalan Poros Samarinda-Anggana hingga kawasan pemukiman di Desa Kutai Lama dan Desa Sidomulyo.

Perwira Pengendali Polsek Anggana, Iptu Jumarin, menjelaskan bahwa patroli ini bukan sekadar pemantauan wilayah, melainkan sarana komunikasi dua arah antara Polri dan warga. Dalam giat tersebut, Iptu Jumarin didampingi empat personel lainnya, yakni Aiptu Catur Hari S, Aiptu Kaharuddin, Bripka Dedi Dores, dan Bripka Dwi Bagus.

“Kami ingin menjalin kerjasama yang erat dengan masyarakat. Dengan berdialog langsung, kami dapat menggali informasi serta masukan dari warga sebagai bahan evaluasi tugas Polri dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan damai,” ujar Iptu Jumarin.

Dalam interaksinya, petugas menyampaikan sejumlah pesan operasional kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan warga. Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain antisipasi tindak kriminalitas C3 (Curas, Curat, Curanmor), bahaya peredaran narkotika, hingga ancaman penipuan berbasis online yang kian marak.

Petugas juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi kebakaran serta melaporkan segera jika melihat orang asing dengan gerak-gerik mencurigakan di lingkungan mereka.

“Jika terjadi gangguan Kamtibmas, kami meminta warga jangan ragu untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung ke Polsek Anggana agar bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Tujuan utama dari patroli intensif ini adalah untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dengan cara mencegah bertemunya niat dan kesempatan di lokasi-lokasi rawan. Polsek Anggana berkomitmen akan terus melakukan kegiatan serupa secara rutin guna menciptakan wilayah yang representatif bagi aktivitas masyarakat.

Polsek Kota Bangun Bongkar Transaksi Sabu di Desa Kedang Murung, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

Kukar – Unit Reskrim Polsek Kota Bangun berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukum Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara. Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (03/04/2026) sore, petugas mengamankan tiga orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam transaksi barang haram tersebut.

Operasi penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kota Bangun, Ipda Andi Cheris F., di sebuah rumah yang terletak di Jalan H.M. Bakrie, RT 3, Desa Kedang Murung.

Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan mengonfirmasi bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah akan adanya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim Unit Reskrim segera melakukan penyelidikan intensif.

Sekira pukul 16.20 WITA, petugas melakukan penggerebekan di rumah tersangka berinisial GR (26). Di dalam rumah tersebut, petugas mendapati tiga laki-laki dan satu perempuan. Setelah dilakukan penggeledahan mendalam, polisi menemukan dua bungkus plastik bening berisi kristal putih diduga sabu yang disembunyikan di dalam kotak rokok merk W1N Click warna ungu.

Berdasarkan hasil interogasi awal, diketahui bahwa barang bukti sabu tersebut dibeli oleh tersangka JE (20) seharga Rp300.000 dari tersangka GR. Sementara itu, tersangka perempuan berinisial SA (22) diduga turut serta dengan membantu menambahkan isi paket sabu tersebut agar sesuai dengan pesanan pembeli.

“Dari tangan para tersangka, kami menyita barang bukti berupa sabu dengan berat bruto 0,44 gram, uang tunai hasil transaksi sebesar Rp300.000, serta sebuah sekop takar yang terbuat dari sedotan plastik,” ujar Ipda Andi Cheris.

Polsek Kota Bangun saat ini tengah memburu satu pelaku lainnya berinisial IP, yang identitasnya telah dikantongi dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). IP diduga kuat merupakan pemasok utama barang haram kepada tersangka GR.

Atas perbuatannya, para tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Kota Bangun dan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang telah disesuaikan dalam UU Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman hukuman penjara yang berat.

“Kami berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah Kota Bangun. Kami juga mengapresiasi warga yang berani memberikan informasi kepada kepolisian demi menjaga lingkungan tetap aman dari bahaya narkotika,” tegas Kanit Reskrim.

Tegakkan Prosedur dan Evakuasi Cepat, Personel Polsek Muara Wis Tangani Laka Lantas Maut di Poros Kukar-Kubar

Kukar – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Wis bergerak cepat melakukan penanganan pasca-terjadinya kecelakaan lalu lintas tunggal yang merenggut nyawa seorang pemuda di Jalan Poros penghubung Kukar-Kubar, tepatnya di RT 05 Desa Lebak Cilong, Sabtu (04/04/2026) dini hari.

Segera setelah menerima laporan warga sekira pukul 00.30 WITA, personel piket Polsek Muara Wis yang dipimpin oleh Kapolsek Muara Wis, AKP Al Anas, langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan langkah-langkah darurat kepolisian.

Fokus utama personel di lapangan adalah menyelamatkan nyawa korban. Polisi segera melakukan evakuasi terhadap pengendara motor berinisial AA (19) yang ditemukan dalam kondisi luka parah akibat benturan keras.

“Prioritas kami saat tiba di lokasi adalah memberikan pertolongan pertama dan memastikan korban segera mendapatkan perawatan medis. Korban langsung kami larikan ke Puskesmas Rimba Ayu Kota Bangun II menggunakan sarana evakuasi yang tersedia,” ujar AKP Al Anas.

Meskipun tim medis telah berupaya maksimal, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan akibat cidera berat di bagian kepala dan patah tulang di beberapa bagian tubuh.

Pasca-evakuasi, peran kepolisian berlanjut pada proses identifikasi dan olah TKP guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Petugas melakukan pengukuran jalan, mencari saksi mata, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda CBR 150 R warna hitam ke Mapolsek Muara Wis.

“Berdasarkan hasil olah TKP awal, kecelakaan ini murni merupakan Out Of Control atau kehilangan kendali. Pengendara melaju dengan kecepatan tinggi dan gagal mengantisipasi kendaraan di depannya sehingga terlempar ke arah kanan jalan,” jelas Kapolsek.

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian menemukan fakta-fakta penting, di antaranya korban yang berkendara tanpa menggunakan pelindung kepala (helm) serta adanya dugaan pengaruh minuman keras berdasarkan keterangan saksi keluarga.

Menyikapi temuan tersebut, AKP Al Anas menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya berhenti pada penanganan kejadian, tetapi juga pada aspek edukasi dan pencegahan.

“Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi kami untuk terus meningkatkan patroli dan imbauan kepada masyarakat. Kami sangat menekankan pentingnya penggunaan helm dan larangan keras berkendara dalam pengaruh alkohol demi keselamatan nyawa pengguna jalan,” tegasnya.

Sapa Jemaat Gereja St. Yoseph, Kapolda Sumsel Ajak Gotong Royong Jaga Kamtibmas Bumi Sriwijaya

​PALEMBANG – Semarak perayaan Hari Raya Paskah tahun 2026 di Kota Palembang berlangsung khidmat dan damai. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam beribadah, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, turun langsung memimpin peninjauan pengamanan di Gereja Santo Yoseph Palembang, Minggu (5/4/2026).

​Momen peninjauan tersebut terasa istimewa. Sekitar pukul 10.00 WIB usai pelaksanaan ibadah misa Paskah, Kapolda Sumsel mengambil waktu khusus untuk berdiri di altar dan menyapa langsung ribuan jemaat yang hadir.

​Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumsel tidak datang sendiri. Ia turut didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Karoops Polda Sumsel Kombes Pol M. Annis Prasetio, Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min, Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, serta Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sony Mahar. Rombongan disambut dengan hangat oleh Romo Paroki Gereja Santo Yoseph, Romo Hyginus Gono Pratowo, dan Ketua Panitia Hari Paskah 2026, Bapak Yohanes Subardan.

​Mengawali sapaannya, Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi seluruh pihak sehingga rangkaian ibadah berjalan kondusif. Ia menekankan bahwa rasa aman adalah sebuah produk dari perencanaan dan sinergi bersama.

​”Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, seluruh rangkaian ibadah dari minggu lalu sampai hari Paskah ini berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan membawa berkah. Keamanan ini tidak datang tiba-tiba. Tanpa direncanakan dengan baik dan tanpa doa kita bersama, semuanya tidak akan berjalan seperti yang kita harapkan,” ujar Kapolda di hadapan jemaat.

​Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua tersebut mengajak masyarakat untuk terus merawat kearifan lokal kebanggaan Bumi Sriwijaya dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). “Semoga kerukunan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Sumatera Selatan bisa terus kita jaga dan kembangkan bersama-sama,” tegasnya.

​Membawa semangat community policing yang merakyat, Kapolda juga menitipkan pesan bernada humanis terkait keberadaan personel Polri dan aparat gabungan yang bersiaga di lapangan.

​”Kami menitipkan anggota kami dari jajaran Polda, Polrestabes, maupun Polsek kepada Bapak-Ibu sekalian. Jika bertemu di lapangan, mohon disapa. Kalau ada yang salah mohon dimaafkan, jika ada yang meminta bantuan sekadar air putih mohon diberi. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri menjaga kamtibmas tanpa dukungan dan doa dari masyarakat,” tambah Kapolda penuh keakraban.

​Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi Polri di Sumatera Selatan ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak gereja dan umat. Mewakili jemaat, Romo Hyginus Gono Pratowo menyampaikan rasa terima kasih atas totalitas pengamanan yang diberikan oleh negara.

​”Saya atas nama seluruh umat Katolik Paroki Santo Yoseph Palembang mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas perhatian luar biasa dan dukungan dari TNI-Polri. Kami merasa sangat nyaman beribadah sejak Minggu Palma sampai dengan perayaan Paskah ini. Semuanya terjadi karena kerjasama yang sangat baik,” ungkap Romo Hyginus.

​Sinergi yang terjalin erat antara aparat kepolisian, pengurus gereja, dan elemen masyarakat ini menjadi wujud nyata komitmen Polda Sumsel dalam menjamin kebebasan dan kenyamanan beribadah, sekaligus memperkokoh fondasi kamtibmas yang damai di Bumi Sriwijaya.

Pengamanan Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman Saat Ibadah Prapaskah di Sinak

Puncak — Personel Satgas Tindak dalam Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan pengamanan ibadah Katolik dalam rangka prapaskah di Gereja Santa Elisabeth, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Sabtu (4/4/2026). Kegiatan berlangsung dengan aman dan terkendali.

Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Katolik yang menjalankan ibadah. Kehadiran personel di lokasi juga dilakukan dengan pendekatan humanis guna membangun kedekatan dengan warga.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan prioritas untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, khususnya pada kegiatan ibadah, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dari hasil kegiatan, pengamanan ibadah berjalan aman dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran aparat dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan di Distrik Sinak serta memberikan rasa nyaman bagi umat yang beribadah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua agar tetap aman dan damai.

Polri Kerahkan Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara Guna Perkuat Keamanan

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan ratusan personel untuk diberangkatkan ke wilayah Papua Tengah dan Maluku Utara guna memperkuat pengamanan serta merespons perkembangan situasi kamtibmas di kedua daerah tersebut.

Pengecekan kesiapan pasukan Brimob yang akan bertugas di Papua Tengah dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 12.00 WIB di Mako Brimob dan dipimpin langsung oleh Wakapolri.

Adapun kekuatan personel yang disiapkan antara lain 100 personel Brimob untuk Papua Tengah, Tim Itwasum sebanyak 8 personel yang dibagi ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Tim BIK 10 personel untuk Papua Tengah, Tim Divpropam 26 personel yang terbagi ke dua wilayah, serta Tim Bareskrim sebanyak 20 personel untuk Papua Tengah.

Untuk wilayah Maluku Utara, sebanyak 12 personel Divpropam telah diberangkatkan pada Sabtu pagi menggunakan pesawat Beechcraft. Sementara 4 personel Itwasum masih dalam proses pencarian tiket keberangkatan.

Sedangkan untuk penguatan di Papua Tengah, total personel gabungan yang akan diberangkatkan berjumlah 148 personel. Mereka dijadwalkan berangkat pada Minggu, 5 April 2026 pukul 01.00 WIB menggunakan maskapai Batik Air dengan tujuan Nabire.

Langkah penguatan ini dilakukan seiring dengan adanya perkembangan situasi kamtibmas di beberapa wilayah. Di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terjadi konflik antarwarga yang dipicu oleh kasus dugaan pembunuhan seorang warga di Desa Bobane Jaya.

Peristiwa tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antara warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo yang mengakibatkan korban jiwa, pembakaran rumah warga, fasilitas umum, serta satu unit tempat ibadah. Aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah daerah bergerak cepat untuk meredam konflik hingga situasi berangsur kondusif pada Jumat sore.

Selain itu, di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, terjadi aksi penganiayaan berat terhadap personel Polri, Bripda Juventus Edowai, yang dilakukan oleh orang tak dikenal hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta merespons cepat setiap dinamika di lapangan.

“Polri telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan situasi di Papua Tengah dan Maluku Utara. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tidak terpengaruh isu hoaks maupun provokasi yang dapat memperkeruh keadaan,” tambahnya.

Saat ini, Polri masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembunuhan di Halmahera Tengah maupun penyerangan terhadap personel di Dogiyai, serta memastikan situasi keamanan di kedua wilayah tetap terkendali.