Polri Apresiasi Penangkapan Tersangka Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan di Padang Pariaman

Padang Pariaman – Pimpinan Polri, Kapolri beserta jajaran pejabat utama Mabes Polri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja luar biasa dari tim gabungan yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan dan pemerkosaan di Padang Pariaman. Penangkapan tersangka dilakukan dengan dukungan Polres Padang Pariaman yang dibantu oleh Polda Sumatera Barat, Baris Krim Polri, serta berbagai elemen masyarakat dan TNI. Seluruh pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, berperan penting dalam proses penyelidikan yang memakan waktu 11 hari.

Kasus ini bermula pada Jumat, 6 September 2024, ketika korban, seorang pedagang keliling yang menjadi tulang punggung keluarganya, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan setelah dilaporkan hilang. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan setelah disergap oleh tersangka. Peristiwa tragis tersebut mengundang perhatian besar dari masyarakat setempat dan media, yang terus mengikuti perkembangan penyelidikan.

Kapolda Sumatera Barat mengungkapkan bahwa tersangka merupakan seorang residivis dengan rekam jejak kriminal, termasuk kasus pelecehan seksual pada 2013 dan penyalahgunaan narkoba pada 2017. Tersangka ditangkap di sebuah rumah kosong setelah melakukan upaya pelarian selama 10 hari. Berbagai metode investigasi diterapkan, termasuk bantuan K9 dan analisis barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Polisi juga menjelaskan bahwa dalam masa pelariannya, tersangka bersembunyi di dalam hutan dan berpindah-pindah tempat di wilayah sekitar kejadian. Meskipun sudah melakukan penyergapan beberapa kali, tersangka berhasil lolos hingga akhirnya ditemukan di sebuah rumah kosong berdasarkan informasi masyarakat setempat.

Tim gabungan yang terdiri dari lebih dari 70 personel berusaha semaksimal mungkin untuk menangkap tersangka. Barang bukti berupa tali rafia, pakaian korban, serta barang-barang lainnya kini tengah dianalisis lebih lanjut oleh pihak berwenang. Kapolda menyebutkan bahwa kasus ini merupakan pelanggaran Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 285 KUHP tentang perkosaan.

Dalam konferensi pers, Kapolda juga menegaskan bahwa pihaknya masih akan melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut, baik terhadap tersangka maupun saksi-saksi lainnya, untuk mendapatkan gambaran lebih detail mengenai peristiwa ini. Keluarga korban saat ini juga menjadi fokus perhatian, mengingat beban yang ditanggung setelah kehilangan tulang punggung keluarga mereka.

Sementara itu, penyelidikan terus dilakukan untuk menggali motif di balik tindakan kejam tersangka. Polisi menyatakan bahwa tersangka awalnya hanya berniat memperkosa korban, namun akibat dari tindakan tersebut, korban akhirnya meninggal dunia. Tim forensik masih bekerja untuk mengonfirmasi apakah korban meninggal sebelum atau sesudah dikuburkan oleh tersangka.

Apresiasi penuh disampaikan oleh Kapolri kepada seluruh elemen yang terlibat dalam penangkapan tersangka, terutama masyarakat yang memberikan informasi penting yang mengarahkan tim kepolisian pada keberadaan tersangka.

Sebar 5.000 Paket Sembako, NCS Polri Minta Masyarakat Lampung Gelorakan Pilkada Damai

Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri menggelar silaturahmi kebangsaan dan bakti sosial berupa pembagian 5.000 paket sembako untuk masyarakat di Provinsi Lampung, Jumat (20/9/2024).

Kegiatan upaya penyejukan situasi atau cooling system menjelang Pilkada Serentak 2024 berlangsung di Gedung Serba Guna (HSG) Presisi Mapolda Lampung.

Acara tersebut dihadiri oleh 500 tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat seperti MUI Provinsi Lampung, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi/Kabupaten, organisasi kemasyarakatan dan juga mahasiswa. Turut hadir dalam silaturahmi kebangsaan, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Kasatgas Preemtif NCS Polri, Brigjen Rudy Syafirudin dan PJU Polda Lampung.

Membuka acara tersebut, Kapolda Lampung mengapresiasi para masyarakat yang hadir dalam silaturahmi kebangsaan yang digagas oleh NCS Polri. Hal itu, kata Helmy merupakan bentuk komitmen masyarakat untuk menjaga kondusifitas selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Bumi Ruwai Jurai.

\”Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu yang hadir. Ini merupakan komitmen kita dalam membangun sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat dalam rangka menghadapi tantangan-tantangan yang ada, termasuk Pilkada Serentak 2024,\” kata Kapolda Lampung.

Ditegaskannya bahwa Polri selalu proaktif untuk meminimalisir ancaman-ancaman yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Namun, upaya tersebut tidak akan berhasil bila tidak ada dukungan dari masyarakat Provinsi Lampung.

\”Lampung yang aman dan tertib adalah dambaan kita semua, mari kita tunjukan bahwa Lampung bisa menjadi contoh dalam berdemokrasi dan toleran. Kita harus optimis bahwa kita bisa,\” pungkas Helmy.

Jenderal bintang dua ini mengatakan, cooling system merupakan strategi untuk menciptakan situasi kamtibmas dengan pendekatan Preemtif dan Preventif serta humanis selama Pemilu 2024. Hal ini kata Helmy telah berhasil, pasalnya Pilpres kemarin berjalan dengan lancar tanpa ada perpecahan. Maka, dari itu dirinya meminta masyarakat Lampung untuk menghindari politik identitas.

\”Ops NCS mengajak seluruh lapisan masyarakat mengajak kita semua untuk menjaga keamanan. Ayo kita tunjukan bahwa Lampung bisa menjadi contoh Pemilu yang berdemokrasi dengan baik,\” tandasnya.

Sementara Brigjen Rudy Syafirudin meminta bantuan para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk menggelorakan pemilu yang aman, damai dan lancar. Dirinya optimistis dengan upaya tersebut bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

\”Saya yakin jika bapak, ibu sekalian menyuarakan Pilkada damai, pasti masyarakat akan mendengar. Kami harap masyarakat ikut menjaga persatuan dan kesatuan untuk sama-sama kita menjaga Lampung,\” pungkas Brigjen Rudy.

Dirinya juga meminta agar masyarakat Lampung untuk tidak menyebarkan berita-berita yang bernada SARA, hoax dan ujaran kebencian. \”Pesan dari bapak Kapolri, tolong hati-hati dengan beredarnya hoax dan black campaign yang akan merusak persatuan dan kesatuan kita,\” tuturnya.

Usai acara silaturahmi dengan masyarakat dilanjutkan dengan pelepasan sembako yang akan didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas kepada masyarakat yang ada di 15 kota/kabupaten di Provinsi Lampung. Rudy menyampaikan, bahwa pada pembagian sembako, anggota Bhabinkamtibmas juga akan menyampaikan pesan-pesan Pilkada Damai.

\”Dengan ditutupnya acara silaturahmi dengan doa bersama lintas agama, besar harapan kami (Polri) agar Pemilukada di Lampung berjalan dengan aman, damai dan tertib,\” ucapnya.

Sebar 5.000 Paket Sembako, NCS Polri Minta Masyarakat Lampung Gelorakan Pilkada Damai

Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri menggelar silaturahmi kebangsaan dan bakti sosial berupa pembagian 5.000 paket sembako untuk masyarakat di Provinsi Lampung, Jumat (20/9/2024).

Kegiatan upaya penyejukan situasi atau cooling system menjelang Pilkada Serentak 2024 berlangsung di Gedung Serba Guna (HSG) Presisi Mapolda Lampung.

Acara tersebut dihadiri oleh 500 tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat seperti MUI Provinsi Lampung, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi/Kabupaten, organisasi kemasyarakatan dan juga mahasiswa. Turut hadir dalam silaturahmi kebangsaan, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Kasatgas Preemtif NCS Polri, Brigjen Rudy Syafirudin dan PJU Polda Lampung.

Membuka acara tersebut, Kapolda Lampung mengapresiasi para masyarakat yang hadir dalam silaturahmi kebangsaan yang digagas oleh NCS Polri. Hal itu, kata Helmy merupakan bentuk komitmen masyarakat untuk menjaga kondusifitas selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Bumi Ruwai Jurai.

\”Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu yang hadir. Ini merupakan komitmen kita dalam membangun sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat dalam rangka menghadapi tantangan-tantangan yang ada, termasuk Pilkada Serentak 2024,\” kata Kapolda Lampung.

Ditegaskannya bahwa Polri selalu proaktif untuk meminimalisir ancaman-ancaman yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Namun, upaya tersebut tidak akan berhasil bila tidak ada dukungan dari masyarakat Provinsi Lampung.

\”Lampung yang aman dan tertib adalah dambaan kita semua, mari kita tunjukan bahwa Lampung bisa menjadi contoh dalam berdemokrasi dan toleran. Kita harus optimis bahwa kita bisa,\” pungkas Helmy.

Jenderal bintang dua ini mengatakan, cooling system merupakan strategi untuk menciptakan situasi kamtibmas dengan pendekatan Preemtif dan Preventif serta humanis selama Pemilu 2024. Hal ini kata Helmy telah berhasil, pasalnya Pilpres kemarin berjalan dengan lancar tanpa ada perpecahan. Maka, dari itu dirinya meminta masyarakat Lampung untuk menghindari politik identitas.

\”Ops NCS mengajak seluruh lapisan masyarakat mengajak kita semua untuk menjaga keamanan. Ayo kita tunjukan bahwa Lampung bisa menjadi contoh Pemilu yang berdemokrasi dengan baik,\” tandasnya.

Sementara Brigjen Rudy Syafirudin meminta bantuan para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk menggelorakan pemilu yang aman, damai dan lancar. Dirinya optimistis dengan upaya tersebut bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

\”Saya yakin jika bapak, ibu sekalian menyuarakan Pilkada damai, pasti masyarakat akan mendengar. Kami harap masyarakat ikut menjaga persatuan dan kesatuan untuk sama-sama kita menjaga Lampung,\” pungkas Brigjen Rudy.

Dirinya juga meminta agar masyarakat Lampung untuk tidak menyebarkan berita-berita yang bernada SARA, hoax dan ujaran kebencian. \”Pesan dari bapak Kapolri, tolong hati-hati dengan beredarnya hoax dan black campaign yang akan merusak persatuan dan kesatuan kita,\” tuturnya.

Usai acara silaturahmi dengan masyarakat dilanjutkan dengan pelepasan sembako yang akan didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas kepada masyarakat yang ada di 15 kota/kabupaten di Provinsi Lampung. Rudy menyampaikan, bahwa pada pembagian sembako, anggota Bhabinkamtibmas juga akan menyampaikan pesan-pesan Pilkada Damai.

\”Dengan ditutupnya acara silaturahmi dengan doa bersama lintas agama, besar harapan kami (Polri) agar Pemilukada di Lampung berjalan dengan aman, damai dan tertib,\” ucapnya.

Wujudkan Pilkada Aman dan Damai, Polres Kukar Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Tenggarong

KUKAR – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif pada Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara, Polres Kukar menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama. Acara tersebut berlangsung di Taman Kota Raja Tenggarong, pada Rabu (18/09/2024) pukul 20.10 WITA.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Heri Rusyaman, Dandim 0906 KKR Letkol Czi Damai Adi Setiawan, serta perwakilan dari berbagai agama dan elemen masyarakat. Selain tokoh agama, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua KPU Kutai Kartanegara Rudi Gunawan, perwakilan Pemkab Kukar, dan tim pemenangan dari sejumlah pasangan calon Pilkada.

Acara diawali dengan penampilan Tim Hadrah Polres Kukar, dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolres Kutai Kartanegara, Bupati yang diwakili Asisten 2 Setkab Kukar, serta Dandim 0906/KKR. Setelah itu, doa bersama dipanjatkan oleh perwakilan agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Budha, sebagai simbol toleransi dan kebersamaan untuk menyukseskan Pilkada 2024 yang aman dan damai.

Kapolres Kukar, dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya peran semua pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia juga mengingatkan agar masyarakat bersama-sama menghindari segala bentuk ujaran kebencian, hoaks, dan isu SARA yang dapat memecah belah masyarakat.

\”Kami berharap doa bersama ini menjadi ikhtiar kita untuk memohon perlindungan dan keberkahan, serta menjadikan Pilkada serentak 2024 berjalan dengan aman, damai, dan lancar. Mari kita bersama-sama menjaga suasana kondusif demi kebaikan bersama,\” ungkap Kapolres dalam sambutannya.

Acara doa bersama ini diakhiri dengan penyerahan suvenir kepada para pemuka agama yang hadir dan sesi foto bersama. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan aman hingga selesai pada pukul 21.25 WITA.

Doa bersama lintas agama ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar umat beragama serta memperkokoh solidaritas masyarakat Kukar dalam menyongsong pesta demokrasi 2024.

Sat Resnarkoba Polres Kukar Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Rapak Lambur

KUKAR – Sat Reskoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar penyuluhan bahaya narkoba, kali ini bertempat di Gedung BPU Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, pada Kamis (19/09/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan ibu-ibu, terhadap bahaya narkoba serta memberikan pemahaman mengenai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penyuluhan dimulai pukul 09.00 Wita dan diikuti oleh sejumlah peserta yang terdiri dari Kades Rapak Lambur, anggota Karang Taruna, ibu-ibu PKK, serta siswa-siswi SMA dengan total 50 peserta. Sat Reskoba Polres Kukar hadir sebagai penyuluh dalam kegiatan ini.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis narkoba, bahaya penyalahgunaan narkotika, serta pentingnya rehabilitasi bagi para penyalah guna narkoba. Selain itu, disampaikan juga poin-poin penting dari UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur secara tegas terkait penanganan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

\”Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, generasi muda dan masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba dan mampu menjadi agen perubahan dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan mereka,\” ujar Aipda Hendra Adi Prasetyo selaku pemateri.

Ia pun berharap melalui kegiatan ini mampu menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Kutai Kartanegara.

Sat Resnarkoba Polres Kukar Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Rapak Lambur

KUKAR – Sat Reskoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar penyuluhan bahaya narkoba, kali ini bertempat di Gedung BPU Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, pada Kamis (19/09/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan ibu-ibu, terhadap bahaya narkoba serta memberikan pemahaman mengenai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penyuluhan dimulai pukul 09.00 Wita dan diikuti oleh sejumlah peserta yang terdiri dari Kades Rapak Lambur, anggota Karang Taruna, ibu-ibu PKK, serta siswa-siswi SMA dengan total 50 peserta. Sat Reskoba Polres Kukar hadir sebagai penyuluh dalam kegiatan ini.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis narkoba, bahaya penyalahgunaan narkotika, serta pentingnya rehabilitasi bagi para penyalah guna narkoba. Selain itu, disampaikan juga poin-poin penting dari UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur secara tegas terkait penanganan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

\”Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, generasi muda dan masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba dan mampu menjadi agen perubahan dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan mereka,\” ujar Aipda Hendra Adi Prasetyo selaku pemateri.

Ia pun berharap melalui kegiatan ini mampu menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Kutai Kartanegara.

Kasi Dokkes Polres Kukar Hadiri Kegiatan Deteksi Dini PPOK di Halaman Kantor Bupati

KUKAR – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pencegahan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menggelar kegiatan deteksi dini PPOK. Acara tersebut berlangsung pada Kamis (19/9/2024) pukul 09.00 Wita di halaman Kantor Bupati Kukar.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono; Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar, serta perwakilan dari berbagai instansi. Polres Kukar turut diwakili oleh Ipda Supriadi Nurdin, Kasi Dokkes Polres Kukar. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kodim 0906/Kukar, Satpol PP, serta tenaga kesehatan dari Kemenkes RI dan Dinkes Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi secara dini gejala penyakit PPOK, dengan tujuan mencegah komplikasi lebih lanjut. dr Aris Hamzah dari Kemenkes RI dan dr Ria Siska, turut memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan dini terhadap penyakit pernapasan ini.

Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru, terutama di tengah peningkatan risiko penyakit pernapasan.

Kasi Dokkes Polres Kukar Hadiri Kegiatan Deteksi Dini PPOK di Halaman Kantor Bupati

KUKAR – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pencegahan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menggelar kegiatan deteksi dini PPOK. Acara tersebut berlangsung pada Kamis (19/9/2024) pukul 09.00 Wita di halaman Kantor Bupati Kukar.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono; Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar, serta perwakilan dari berbagai instansi. Polres Kukar turut diwakili oleh Ipda Supriadi Nurdin, Kasi Dokkes Polres Kukar. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kodim 0906/Kukar, Satpol PP, serta tenaga kesehatan dari Kemenkes RI dan Dinkes Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi secara dini gejala penyakit PPOK, dengan tujuan mencegah komplikasi lebih lanjut. dr Aris Hamzah dari Kemenkes RI dan dr Ria Siska, turut memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan dini terhadap penyakit pernapasan ini.

Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru, terutama di tengah peningkatan risiko penyakit pernapasan.

Satlantas Polres Kukar Gelar Patroli Dialogis untuk Edukasi Keselamatan Lalu Lintas

KUKAR – Satlantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menciptakan situasi keamanan dan keselamatan berlalu lintas yang kondusif melalui patroli dialogis. Pada Kamis (19/09/2024) pukul 10.30 Wita, kegiatan ini digelar di Jalan AP Mangkunegara, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.

Tim piket yang bertugas dalam kegiatan tersebut terdiri dari Bripka Roby Adyanto, Bripka Supriadi, Brigpol Slamet Waluyo, dan Brigpol Rizqi Asnan Lutfi. Dalam patroli ini, mereka melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Selain berpatroli, petugas juga menghimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kami mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya situasi aman, selamat, tertib, dan lancar di jalan raya,” ujar Bripka Roby Adyanto.

Edukasi lalu lintas juga menjadi fokus dalam patroli dialogis ini. Petugas memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Kegiatan patroli ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan Kamseltibcar Lantas di wilayah Kutai Kartanegara. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.

Satlantas Polres Kukar Gelar Patroli Dialogis untuk Edukasi Keselamatan Lalu Lintas

KUKAR – Satlantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menciptakan situasi keamanan dan keselamatan berlalu lintas yang kondusif melalui patroli dialogis. Pada Kamis (19/09/2024) pukul 10.30 Wita, kegiatan ini digelar di Jalan AP Mangkunegara, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.

Tim piket yang bertugas dalam kegiatan tersebut terdiri dari Bripka Roby Adyanto, Bripka Supriadi, Brigpol Slamet Waluyo, dan Brigpol Rizqi Asnan Lutfi. Dalam patroli ini, mereka melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Selain berpatroli, petugas juga menghimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kami mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya situasi aman, selamat, tertib, dan lancar di jalan raya,” ujar Bripka Roby Adyanto.

Edukasi lalu lintas juga menjadi fokus dalam patroli dialogis ini. Petugas memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Kegiatan patroli ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan Kamseltibcar Lantas di wilayah Kutai Kartanegara. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.