Pengamanan HUT RI Ke-79 di IKN, Polres Kukar Ikuti Latihan TFG di Polda Kaltim

Kukar — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, Polda Kaltim menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) sebagai persiapan pengamanan upacara 17 Agustus 2024 di IKN. Kamis (08/08/24).

Kegiatan ini di pimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, yang juga di hadiri Wakapolda Kaltim beserta Irwasda, PJU Polda Kaltim, Kapolresta Balikpapan, Kapolresta Samarinda, Kapolres Kukar dan Kapolres PPU.

Pengamanan ini melibatkan jajaran Polres dari Polda Kaltim, termasuk Polresta Samarinda, Polresta Balikpapan, Polres Kukar, dan Polres PPU.

Selain itu, pengamanan juga akan didukung oleh Mabes Polri, personel Satwil Polda Kalsel, Polda Kalteng, serta sinergi dengan Paspampres, TNI, dan instansi serta stakeholders terkait lainnya.

Diketahui pengamanan akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari tanggal 9 Agustus hingga 18 Agustus 2024.

Sementara itu, Polres Kukar dalam hal ini akan membackup jalur yang akan dilewati rombongan baik VVIP maupun masyarakat yang akan menuju ke IKN dan mengedepankan strategi preemtif dan preventif.

Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman mengatakan, bahwa pihaknya akan menjalankan tugas pengamanan ini juga didukung oleh bantuan pengamanan lainnya guna memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga.

\”Latihan TFG merupakan salah satu upaya Polda Kaltim dalam menciptakan kondisi yang kondusif selama perayaan HUT RI ke-79 dan berkomitmen untuk memberikan pengamanan terbaik jalur yang akan dilewati agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar\” tuturnya.

Humas Polres Kukar

Pengamanan HUT RI Ke-79 di IKN, Polres Kukar Ikuti Latihan TFG di Polda Kaltim

Kukar — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, Polda Kaltim menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) sebagai persiapan pengamanan upacara 17 Agustus 2024 di IKN. Kamis (08/08/24).

Kegiatan ini di pimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, yang juga di hadiri Wakapolda Kaltim beserta Irwasda, PJU Polda Kaltim, Kapolresta Balikpapan, Kapolresta Samarinda, Kapolres Kukar dan Kapolres PPU.

Pengamanan ini melibatkan jajaran Polres dari Polda Kaltim, termasuk Polresta Samarinda, Polresta Balikpapan, Polres Kukar, dan Polres PPU.

Selain itu, pengamanan juga akan didukung oleh Mabes Polri, personel Satwil Polda Kalsel, Polda Kalteng, serta sinergi dengan Paspampres, TNI, dan instansi serta stakeholders terkait lainnya.

Diketahui pengamanan akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari tanggal 9 Agustus hingga 18 Agustus 2024.

Sementara itu, Polres Kukar dalam hal ini akan membackup jalur yang akan dilewati rombongan baik VVIP maupun masyarakat yang akan menuju ke IKN dan mengedepankan strategi preemtif dan preventif.

Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman mengatakan, bahwa pihaknya akan menjalankan tugas pengamanan ini juga didukung oleh bantuan pengamanan lainnya guna memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga.

\”Latihan TFG merupakan salah satu upaya Polda Kaltim dalam menciptakan kondisi yang kondusif selama perayaan HUT RI ke-79 dan berkomitmen untuk memberikan pengamanan terbaik jalur yang akan dilewati agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar\” tuturnya.

Humas Polres Kukar

Ekshumasi Anak AM Berjalan Lancar, Kapolda: Percayakan Pada Ahlinya

Sumatra Barat — Ekshumasi jasad anak AM (13) dilakukan pagi tadi. Ekshumasi tersebut dilakukan guna proses penyidikan dugaan penganiayaan sampai AM meninggal dunia.

Ekshumasi dilakukan sejak pukul 08.00 WIB oleh Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI). Kapolda Sumatra Barat Irjen. Pol. Suharyono menyaksikan langsung ekshumasi bersama keluarga AM, LBH Padang, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kompolnas, dan Komnas HAM.

“Alhamdulillah, untuk tahap pertama ekshumasi hari ini berjalan lancar sesuai dengan rencana,” ungkap Kapolda Sumatra Barat, Kamis (8/8/24).

Kapolda menerangkan, dalam pelaksanaan ekshumasi ini tidak ada dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri yang terlibat.

“Kita serahkan rada pada alihnya, karena semua yang menangani adalah dokter-dokter yang sudah profesional. Kami tekankan lagi bahwa pelaksanaan ekshumasi ini bukan dari dokter Polri,” jelasnya Kapolda.

Dibeberkan Kapolda, pihaknya akan mengikuti semua proses yang ada. Bahkan, sejak penanganan kasus ini, baik dari Polres Padang hingga Polda Sumatra Barat dipastikan selalu profesional.

Sejauh ini, ungkap Kapolda, 48 saksi sudah diperiksa. Proses penyidikannya pun akan terus berjalan dan dipastikan hingga tuntas.

“Kami pun sebagai aparat kepolisian, saya selaku atasan penyelidik, akan tetap mengikuti jalannya proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Kapolda.

Kaops NCS Polri Minta Polda Jatim Optimalkan Cooling System Jelang Pilkada Serentak

SURABAYA — Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta Polda Jawa Timur (Jatim) untuk mengoptimalkan upaya cooling system atau melakukan pendinginan suhu politik jelang Pilkada Serentak 2024. Pasalnya, Provinsi Jatim memiliki tingkat kerawanan lumayan tinggi dibandingkan pada saat pilpres kemarin.

Penekanan tersebut disampaikan langsung maupun video confernece oleh Kaops kepada 874 personel Polda Jatim dan 39 Polres di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Kamis (8/8/2024). Dalam kegiatan penguatan pelaksana kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terakait Nusantara Cooling System tersebut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto dan para PJU Polda Jatim serta TIM Ops NCS Polri.

\”Sebagai provinsi dengan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) terbanyak kedua di Indonesia serta poros dari dua organisasi keagamaan terkemuka di Indonesia, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan konflik lumayan tinggi. Hal ini perlu kita antisipasi menjelang pelaksanaan pilkada serentak nanti,\” kata Irjen Asep yang saat ini menjabat sebagai Wakabareskrim Polri.

Menurutnya pelbagai ancaman bisa terjadi seperti konflik SARA, berita bohong dan polarisasi yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kaops NSC Polri menyampaikan, perintah dari Presiden Joko Widodo pada HUT ke-78 Bhayangkara pada 1 Juli 2024 kemarin, bahwa Polri harus adaptif dan proaktif untuk menetralisasi residu politik, memitigasi disinformasi Pemilu serta menjaga kerukunan dan persatuan bangsa agar Pilkada Serentak 2024 bisa berlangsung aman, jujur dan adil.

\”Pada kesempatan yang sama Bapak Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri akan berupaya maksimal dalam mengeliminasi potensi konflik menjelang Pilkada melalui optimalisasi Nusantara Cooling System,\” ujarnya.

Lebih lanjut, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat jelang pilkada nanti, para Kasatwil intensif dalam melakukan cooling system. Seperti apa yang dilakukan oleh Ops NCS Polri pada Pilpres dan Pileg kemarin, upaya Preemtif dan Preventif dengan menyambangi para ulama, kiai, habib, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta mengadakan bakti sosial.

\”Temui para tokoh-tokoh agama, tokoh adat, mahasiswa, dan kegiatan sosial, bangun narasi besar yakni menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terciptanya pilkada aman dan damai,\” ujarnya.

Lebih lanjut, para Kasatwil juga harus intensif turun ke lapangan, kelola potensi konflik dan mengoptimalkan peran anggota intelkam dan Bhabinkamtibmas.

\”Keberhasilan kasatwil itu dilihat dari bisa mengelola potensi yang kecil jadi tidak ada dan yang besar jadi kecil itu keberhasilan kalian semua jangan sampai pimpinan kita turun tangan, jadi betul-betul sering ke lapangan,\” pungkas Kaops.

Sementara Kapolda Jatim mengungkapkan sempat ada konflik horizontal di wilayah Gresik, namun bisa dikendalikan. Untuk pilkada serentak khususnya di wilayah Jawa Timur, dirinya menegaskan bahwa jajarannya akan bekerja secara optimal untuk menciptakan pilkada yang aman dan damai.

\”Kita optimis jadikan Jawa Timur sebagai daerah aman dan harmonis,\” tandasnya.

Selain Kaops, Wakaops NCS Polri Brigjen Yuyun Yudhantara, Kasatgas Preemtif Brigjen M Rudy Syafirudin, Kasatgas Preventif Brigjen Himawan Bayu Aji dan Wakasatgas Humas Kombes Iroth Laurens Recky juga memberikan arahan demi terwujudnya Pilkada serentak 2024 yang aman, damai dan tertib.

Adapun tim Ops NCS Polri yang mendamping KaminOps NCS, Brigjen Budi Hermawan dan Waikasatgas Preemtif Kombes Dwi Suryo Cahyono.

Bagikan Ribuan Paket Sembako, Ops NCS Polri Bawa Pesan Pilkada Damai di Jawa Timur

Surabaya — Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dan Bakti Sosial di Gedung Sport Center, UIN Sunan Ampel, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2024). Sebanyak 5.400 paket sembako dibagikan kepada masyarakat di beberapa polres yang berada di wilayah Polda Jatim.

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh.1.522 orang dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi/Kota/Kabupaten, tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa hingga komunitas ojek online. Kasatgas Preemtif Ops NCS Polri Brigjen M Rudy Syafirudin mengatakan berharap dengan kegiatan ini pesan-pesan kamtibmas pada saat silaturahmi dengan tokoh-tokoh tersebut bisa sampai kepada masyarakat.

\”Harapan kami dengan kegiatan ini pesan-pesan kamtibmas terkait pemilu damai, dimana kita mendekati pilkada hiruk-pikuk situasi politik semakin panas. Kehadiran kami di sni untuk menyampaikan dan mengingatkan bersama tokoh masyrakat dan pemuda tokoh agama, kiai pendeta dan elemen masyarakat lainnya ayo gelorakan pemilu damai, ayo sama-sama ciptakan pemilu damai aman, nyaman dan tentram,\” kata Direktur Pembinaan dan Ketertiban Masyarakat Baharkam Polri ini.

Untuk itu, dengan suksesnya pilpres kemarin, NCS Polri juga mengajak partisipasi masyarakat untuk menciptakan Pilkada Serentak 2024 yang aman dan damai. Dirinya mengakui tanpa kerja sama antara Polri dan masyarakat, pengalaman pelaksanaan pemilu tidak dapat tercipta.

\”Tanpa masyarakat polisi tidak dapat bekerja. Tanpa masyarkat informasi (pesan pemilu damai) ini akan berhenti dengan sendirinya. Tetapi dengan adanya masyarakat sama-sama berperan aktif, maka informasi terhadap Kamtibmas menjelang pemilu damai akan tersampaikan,\” tuturnya.

Diungkapkan ada empat wilayah di Kabupaten/Kota Provinsi Jatim masuk kategori rawan yakni, Jember, Banyuwangi, Sampang dan Lumajang. Namun dirinya optimistis bahwa situasi tidak akan memanas apalagi terjadi konflik horizontal akibat dari kepentingan kelompok dan golongan dengan membawa isu-isu provokatif bernada SARA.

\”Pengamanan pilpres kemarin cukup adem, merah ini rawan tapi alhamdulillah tidak terjadi apa-apa, itu riak-riak saja di permukaan di bawah baik-baik, di luar merah di dalam putih,\” tandas Rudy

Bahkan sebelum kegiatan silaturahmi Kamtibmas dan Baksos ini, Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto, Kaops NCS Polri Irjen Asep Edi Suheri beserta para Kasatgas telah memberikan penekanan kepada anggota Polda Jatim dan 39 polres jajaran. Dirinya berharap arahan tersebut, para Kasatwil dapat melakukan deteksi dini dan kelola potensi konflik hingga pilkada serentak berjalan dengan lancar.

Ekshumasi Anak AM Berjalan Lancar, Kapolda: Percayakan Pada Ahlinya

Sumatra Barat — Ekshumasi jasad anak AM (13) dilakukan pagi tadi. Ekshumasi tersebut dilakukan guna proses penyidikan dugaan penganiayaan sampai AM meninggal dunia.

Ekshumasi dilakukan sejak pukul 08.00 WIB oleh Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI). Kapolda Sumatra Barat Irjen. Pol. Suharyono menyaksikan langsung ekshumasi bersama keluarga AM, LBH Padang, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kompolnas, dan Komnas HAM.

“Alhamdulillah, untuk tahap pertama ekshumasi hari ini berjalan lancar sesuai dengan rencana,” ungkap Kapolda Sumatra Barat, Kamis (8/8/24).

Kapolda menerangkan, dalam pelaksanaan ekshumasi ini tidak ada dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri yang terlibat.

“Kita serahkan rada pada alihnya, karena semua yang menangani adalah dokter-dokter yang sudah profesional. Kami tekankan lagi bahwa pelaksanaan ekshumasi ini bukan dari dokter Polri,” jelasnya Kapolda.

Dibeberkan Kapolda, pihaknya akan mengikuti semua proses yang ada. Bahkan, sejak penanganan kasus ini, baik dari Polres Padang hingga Polda Sumatra Barat dipastikan selalu profesional.

Sejauh ini, ungkap Kapolda, 48 saksi sudah diperiksa. Proses penyidikannya pun akan terus berjalan dan dipastikan hingga tuntas.

“Kami pun sebagai aparat kepolisian, saya selaku atasan penyelidik, akan tetap mengikuti jalannya proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Kapolda.

Kaops NCS Polri Minta Polda Jatim Optimalkan Cooling System Jelang Pilkada Serentak

SURABAYA — Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta Polda Jawa Timur (Jatim) untuk mengoptimalkan upaya cooling system atau melakukan pendinginan suhu politik jelang Pilkada Serentak 2024. Pasalnya, Provinsi Jatim memiliki tingkat kerawanan lumayan tinggi dibandingkan pada saat pilpres kemarin.

Penekanan tersebut disampaikan langsung maupun video confernece oleh Kaops kepada 874 personel Polda Jatim dan 39 Polres di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Kamis (8/8/2024). Dalam kegiatan penguatan pelaksana kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terakait Nusantara Cooling System tersebut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto dan para PJU Polda Jatim serta TIM Ops NCS Polri.

\”Sebagai provinsi dengan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) terbanyak kedua di Indonesia serta poros dari dua organisasi keagamaan terkemuka di Indonesia, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan konflik lumayan tinggi. Hal ini perlu kita antisipasi menjelang pelaksanaan pilkada serentak nanti,\” kata Irjen Asep yang saat ini menjabat sebagai Wakabareskrim Polri.

Menurutnya pelbagai ancaman bisa terjadi seperti konflik SARA, berita bohong dan polarisasi yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kaops NSC Polri menyampaikan, perintah dari Presiden Joko Widodo pada HUT ke-78 Bhayangkara pada 1 Juli 2024 kemarin, bahwa Polri harus adaptif dan proaktif untuk menetralisasi residu politik, memitigasi disinformasi Pemilu serta menjaga kerukunan dan persatuan bangsa agar Pilkada Serentak 2024 bisa berlangsung aman, jujur dan adil.

\”Pada kesempatan yang sama Bapak Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri akan berupaya maksimal dalam mengeliminasi potensi konflik menjelang Pilkada melalui optimalisasi Nusantara Cooling System,\” ujarnya.

Lebih lanjut, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat jelang pilkada nanti, para Kasatwil intensif dalam melakukan cooling system. Seperti apa yang dilakukan oleh Ops NCS Polri pada Pilpres dan Pileg kemarin, upaya Preemtif dan Preventif dengan menyambangi para ulama, kiai, habib, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta mengadakan bakti sosial.

\”Temui para tokoh-tokoh agama, tokoh adat, mahasiswa, dan kegiatan sosial, bangun narasi besar yakni menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terciptanya pilkada aman dan damai,\” ujarnya.

Lebih lanjut, para Kasatwil juga harus intensif turun ke lapangan, kelola potensi konflik dan mengoptimalkan peran anggota intelkam dan Bhabinkamtibmas.

\”Keberhasilan kasatwil itu dilihat dari bisa mengelola potensi yang kecil jadi tidak ada dan yang besar jadi kecil itu keberhasilan kalian semua jangan sampai pimpinan kita turun tangan, jadi betul-betul sering ke lapangan,\” pungkas Kaops.

Sementara Kapolda Jatim mengungkapkan sempat ada konflik horizontal di wilayah Gresik, namun bisa dikendalikan. Untuk pilkada serentak khususnya di wilayah Jawa Timur, dirinya menegaskan bahwa jajarannya akan bekerja secara optimal untuk menciptakan pilkada yang aman dan damai.

\”Kita optimis jadikan Jawa Timur sebagai daerah aman dan harmonis,\” tandasnya.

Selain Kaops, Wakaops NCS Polri Brigjen Yuyun Yudhantara, Kasatgas Preemtif Brigjen M Rudy Syafirudin, Kasatgas Preventif Brigjen Himawan Bayu Aji dan Wakasatgas Humas Kombes Iroth Laurens Recky juga memberikan arahan demi terwujudnya Pilkada serentak 2024 yang aman, damai dan tertib.

Adapun tim Ops NCS Polri yang mendamping KaminOps NCS, Brigjen Budi Hermawan dan Waikasatgas Preemtif Kombes Dwi Suryo Cahyono.

Kantongi 10,02 Gram Sabu-sabu, Pemuda 24 Tahun Ditangkap Polsek Kota Bangun

KUKAR – Usai sudah tindak pidana peredaran narkoba jenis sabu-sabu, yang dilakukan oleh AA, pemuda 24 tahun asal Kecamatan Kota Bangun. Ia ditangkap Polsek Kota Bangun, pada Rabu (7/8/2024) sekitar pukul 18.00 WITA, di RT 7 Desa Kota Bangun Ilir.

AA tertangkap tangan mengantongi 2 paket sabu-sabu, dengan total berat mencapai 10,02 gram. Yang akan dijual kembali kepada para pelanggannya.

Berawal dari informasi masyarakat, Unit Reskrim Polsek Kota Bangun langsung bergerak ke rumah pelaku. Polisi pun langsung melakukan penggeledahan dan menemukan barang haram tersebut di rumah pelaku.

\”Ditemukan 2 bungkus narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 10,02 gram yang diletakan didalam 1 buah Fitting Lampu warna hitam yang disimpan didalam 1 (satu) lembar celana pendek yang saat itu dikenakan oleh pelaku,\” ungkap Kapolsek Kota Bangun, AKP Suyoko.

Bersama dengan itu, polisi pun mendapatkan barang bukti lainnya. Seperti 1 buah pipet kaca bening dan 1 buah sedotan plastik warna putih serta 1 buah korek api gas warna merah. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke polsek kota bangun guna proses lebih lanjut.

Pelaku pun kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Kota Bangun. Pelaku terancam dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polsek Muara Jawa Ikuti dan Lakukan Pengamanan Rapat Pleno DPHP untuk Pilkada 2024 di Kukar

KUKAR – Polsek Muara Jawa hadiri dan lakukan pengamanan rangkaian Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Tingkat PPK Kecamatan Muara Jawa, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kukar. Acara ini berlangsung di Gedung Pertemuan Kecamatan Muara Jawa, pada Selasa (6/8/2024).

Dalam sambutannya, Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menekankan pentingnya mengikuti aturan dalam pelaksanaan pemilihan umum dan menghindari praktik politik yang tidak sesuai.

Ketua PPK, Abdul Muin, juga memberikan sambutan dan membuka rapat pleno secara resmi. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung proses pemutakhiran daftar pemilih, dan memastikan bahwa hasil rekapitulasi per kelurahan akan diumumkan dalam rapat tersebut.

Dari rapat pleno didapati hasil total jumlah TPS di Kecamatan Muara Jawa adalah 76 TPS. Dengan jumlah pemilih sebanyak 30.268, terdiri dari 14.519 perempuan dan 15.749 laki-laki.

Terdiri dari di Kelurahan Muara Jawa Ulu sebanyak 23 TPS, dengan 9.367 pemilih. Kelurahan Muara Jawa Pesisir terdapat 19 TPS, dengan 8.648 pemilih. Kelurahan Muara Jawa Tengah terdapat 9 TPS dengan jumlah 4.163 pemilih. Kelurahan Muara Jawa Ilir ada sebanyak 7 TPS dengan jumlah 2.624 pemilih.

Dilanjutkan Kelurahan Teluk Dalam sebanyak 2 TPS dengan jumlah 640 pemilih. Kelurahan Dondang ada sebanyak 2 TPS dengan jumlah 342 pemilih. Kelurahan Muara Kembang ada sebanyak 9 TPS dengan jumlah 2.502 pemilih.

\”Rapat pleno ini berjalan lancar dan mendapat pengamanan dari Polsek Muara Jawa,\” ujar Kapolsek Muara Jawa IPTU Dedik Indria Prasetyo.

Dirinya menegaskan akan mengawal setiap proses atau rangkaian dari pilkada serentak 2024.

Bhabinkamtibmas Polsek Sangasanga Hadiri Sosialisasi Pengelolaan Bank Sampah

KUKAR – Polsek Sangasanga mengikuti rangkaian Sosialisasi Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah, di Balai Pertemuan Kecamatan Sanga Sanga, pada Rabu (7/8/2024).

Dihadiri langsung Camat Sangasanga, Muhammad Dachriansyah dan jajaran; Bhabinkamtibmas Polsek Sangasanga, Aipda Rahmad Effendi; Babinsa Koramil Sangasanga, Serka Parsudi. Dengan menghadirkan narasumber dari DLHK Kukar, dan pengelola Bank Sampah Kersik Berseri Marangkayu.

Dari sosialisasi tersebut, tercatat sekitar 30 ton sampah dihasilkan per hari dari warga dan perusahaan di Kecamatan Sangasanga. Dari total 83.109,09 ton sampah di Kukar pada tahun 2023.

Ini upaya mengubah paradigma bahwa sampah adalah sesuatu yang jorok dan bau, menjadi pandangan bahwa sampah dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat melalui program kumpul, pilah, dan olah.

Penanganan sampah harus dimulai dari diri sendiri, rumah tangga, dan komunitas lebih luas, untuk membantu petugas kebersihan dan menjaga lingkungan.

Sejumlah tips mengurangi sampah di rumah pun disampaikan. Seperti gunakan tas belanja reusable, pilih produk dengan kemasan minim, bawa botol minuman sendiri, hindari sedotan plastik, pilih produk pembersih dengan refill, pilih produk dengan kemasan kaca atau logam, ajarkan anak tentang pengelolaan sampah.