Jelang Pilkada, Polsek Kenohan Gencar Lakukan Patroli 3 Pilar

KUKAR – Polsek Kenohan melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis 3 Pilar untuk menjaga keamanan menjelang Pilkada Serentak 2024 di wilayah Kecamatan Kenohan. Dalam patroli ini melibatkan petugas dari TNI, dan instansi Kecamatan Kenohan.

Dalam patroli 3 pilar tersebut, beberapa poin penting disampaikan kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Kenohan jelang Pilkada 2024.

\”Imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Kenohan jelang pilkada 2024,\” ujar Kapolsek Kenohan Iptu Nelson Eddy Bojoh.

Selain itu, juga untuk menjalin komunikasi dan kerjasama antara Polri/TNI dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Ini upaya untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang dapat menyebabkan gangguan kamtibmas seperti pencurian, perkelahian antar warga, dan peredaran narkotika.

Tujuan patroli untuk mencegah bertemunya niat dan kesempatan di lokasi-lokasi rawan gangguan kamtibmas. Menggali informasi dari masyarakat sebagai masukan dalam melaksanakan tugas Polri untuk terciptanya wilayah yang aman dan kondusif.

Patroli berlangsung dengan aman dan tertib, dan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat Kecamatan Kenohan menjelang Pilkada Serentak 2024.

Curi Motor Teman, Karyawan Perusahaan Ditangkap Polsek Anggana

KUKAR – Polsek Anggana berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), berinisial MT (32), pada Jumat (26/7/2024) di Mess Karyawan PT ARJ, yang berada di Jalan Padat Karya, RT 4 Desa Sungai Meriam.

Awalnya pelaku menggasak motor milik korban pada Kamis (25/7/2024) sekitar pukul 17.00 WITA. Saat itu kondisi motor yang diambil pelaku dalam keadaan tidak terkunci stang. Namun saat pulang kerja dan hendak mencuci motor, korban sudah tidak menemukan kendaraan miliknya.

\”Korban bertanya ke teman-teman yang menginap di Mess katanya sekitar jam 23.30 wita motor masih ada terparkir, setelah itu bersama dengan dengan teman kerja berusaha mencari di sekeliling Mess namun tidak menemukannya,\” ujar Kapolsek Anggana AKP Akhmad Wira Taryudi.

Polsek Anggana pun langsung melakukan penyelidikan, dan mengarah kepada pelaku MT. Benar saja, pelaku pun kedapatan mencuri barang milik korban.

Kini pelaku pun sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Anggana. Pelaku terancam dengan Pasal 363 Ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP, Tentang Pencurian dengan pemberatan.

Acungkan Sajam Arit, Pria 30 Tahun Diciduk Polsek Sebulu

KUKAR – Seorang pelaku tindak pidana pengancaman dengan kekerasan, LAA (30), berhasil diamankan oleh Polsek Sebulu, pada Senin (29/7/2024) lalu, sekitar pukul 01.00 WITA dini hari. Kejadian tersebut terjadi di RT 14 Desa Giri Agung, Kecamatan Sebulu.

Awalnya, korban bersama rekannya mencurigai pelaku yang mengendarai sepeda motor bersama rekannya. Dua pelaku memang menunjukkan gelagat mencurigakan, lantaran bolak-balik di sekitar lokasi dengan kondisi lampu motor yang dimatikan.

\”Karena curiga pelapor dan saksi terus mengawasinya, namun tidak lama kemudian pelapor mendapat informasi bahwa ada yang mencoba melakukan pencurian di Desa Giri Agung,\” ujar Kapolsek Sebulu, AKP Heru Erkahadi.

Saat dicoba dikejar oleh korban dan rekannya, rupanya pelaku pun langsung turun dari motor sambil mengacungkan senjata tajam arit. Sontak saja, korban dan rekannya langsung mencari pertolongan.

Karena mengundang massa, akhirnya kedua pelaku tertangkap di dua lokasi berbeda. Karena pelaku yang mengendarai sepeda motor sempat kabur. Hingga akhirnya digelandang ke Mapolsek Sebulu untuk dilakukan pemeriksaan.

Pelaku LAA pun kini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Sebulu. Dirinya terancam dengan Pasal 2 Ayat (1) UUDRT Nomor 12 tahun 1951 Jo Pasal 335 ayat (1) KUHP. Terkait tindak pidana pengancaman dengan kekerasan.

Polsek Koya Bangun Gelar Sosialisasi dan Penyuluhan kepada Siswa di Kota Bangun

KUKAR – Polsek Kota Bangun menggelar sosialisasi dan penyuluhan, mengenai kenakalan remaja, bahaya Napza, sanksi pidana, serta keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

Sosialisasi dilakukan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Kota Bangun Darat, pada Senin (29/7/2024).

Sejumlah materi disampaikan dalam kegiatan tersebut, yakni bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 dan SMP Negeri 9 yang tergabung dalam forum anak di Kecamatan Kota Bangun Darat.

Penyuluhan ini sebagai bentuk perhatian dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, serta pihak Kecamatan Kota Bangun Darat agar tidak terjadi kenakalan remaja, bahaya Napza baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Serta demi keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kutai Kartanegara serta pihak Kecamatan Kota Bangun Darat memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polsek Kota Bangun atas kinerja mereka dalam sosialisasi penyuluhan ini.

Diharapkan kegiatan semacam ini terus ditingkatkan untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Tak hanya itu, personel Polsek Kota Bangun Aipda Khairul Ubaidilah menyampaikan imbauan mengenai keamanan, keselamatan, dan ketertiban. Pihak sekolah, dewan guru, serta siswa-siswi diharapkan melengkapi diri dengan identitas seperti SIM dan STNK saat berkendara. Khusus untuk siswa-siswi yang menggunakan sepeda motor, diingatkan untuk selalu menggunakan helm standar SNI.

Samapta Polres Kukar Gelar Patroli Curhat, Upaya Mencegah Tindakan Kriminalitas

KUKAR – Satuan Samapta Polres Kukar, melaksanakan kegiatan Patroli Curhat, pada Senin (29/7/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan imbauan tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Selain itu, pareeonil yang bertugas juga mendengarkan keluhan warga di wilayah hukum Polres Kukar.

\”Patroli ini dilakukan di beberapa tempat, termasuk Taman Ulin,\” ujar Kasat Samapta Iptu E. Indrayani saat dikonfirmasi.

Kepada masyarakat, pihaknya menyampaikan agar lebih berhati-hati karena kejahatan sedang meningkat. Masyarakat diingatkan untuk memastikan kendaraan yang diparkir dan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman dan terkunci.

Mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap orang yang terlihat mencurigakan dan segera melaporkan tindak pidana ke Call Center 110 atau kantor polisi terdekat. Termasuk melaksanakan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat mengenai situasi Kamtibmas di lingkungan sekitar.

Siap Amankan Pilkada 2024, Polres Kukar Gelar Kegiatan Simulasi Pengamanan Kota

KUKAR – Jelang pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Kukar 2024, Polres Kukar menggelar kegiatan Simulasi Sispamkota Pilkada Serentak Tahun 2024 di Halaman parkir Stadion Rondong Demang, pada Selasa (30/7/2024).

Pergelaran Sispamkota ini untuk memastikan kesiapan personel dalam mengamankan jalannya pilkada serentak 2024.

Dihadiri langsung oleh Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman, perwakilan Pemkab Kukar, Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Acara dimulai dengan laporan dari Kabagops kepada Kapolres Kukar, dilanjutkan dengan simulasi Sispamkota.

Simulasi ini mencakup berbagai tahapan pemilu, seperti pemuktahiran dan penetapan daftar Pilkada, pendaftaran dan penetapan calon, kampanye dan masa tenang.

Selanjutnya tahapan pendistribusian logistik Pilkada, pemungutan suara, perhitungan suara, penetapan dan pengumuman suara, masa sanggah/sengketa Pilkada, serta pelantikan.

Diketahui, kegiatan ini berlangsung lancar dengan situasi yang aman dan tertib. Memastikan kesiapan anggota dan personel Polres Kukar dalam mengamankan pelaksanaan tahapan Pilkada di Kukar.

Siap Amankan Pilkada 2024, Polres Kukar Gelar Kegiatan Simulasi Pengamanan Kota

KUKAR – Jelang pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Kukar 2024, Polres Kukar menggelar kegiatan Simulasi Sispamkota Pilkada Serentak Tahun 2024 di Halaman parkir Stadion Rondong Demang, pada Selasa (30/7/2024).

Pergelaran Sispamkota ini untuk memastikan kesiapan personel dalam mengamankan jalannya pilkada serentak 2024.

Dihadiri langsung oleh Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman, perwakilan Pemkab Kukar, Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Acara dimulai dengan laporan dari Kabagops kepada Kapolres Kukar, dilanjutkan dengan simulasi Sispamkota.

Simulasi ini mencakup berbagai tahapan pemilu, seperti pemuktahiran dan penetapan daftar Pilkada, pendaftaran dan penetapan calon, kampanye dan masa tenang.

Selanjutnya tahapan pendistribusian logistik Pilkada, pemungutan suara, perhitungan suara, penetapan dan pengumuman suara, masa sanggah/sengketa Pilkada, serta pelantikan.

Diketahui, kegiatan ini berlangsung lancar dengan situasi yang aman dan tertib. Memastikan kesiapan anggota dan personel Polres Kukar dalam mengamankan pelaksanaan tahapan Pilkada di Kukar.

Jelang Pilkada di Kukar, Polres Kukar Gelar Patroli Imbauan Kamtibmas

KUKAR – Satuan Samapta Polres Kukar melaksanakan kegiatan Patroli Imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya.

Kegiatan ini dimulai pukul 09:35 WITA hingga selesai dengan tujuan memastikan situasi aman dan kondusif jelang pemilu.

Kasat Samapta Iptu E. Indrayani menuturkan Sebanyak 6 personel diturunkan, masing-masing Bripda Galang Rezky Wanandri, Bripda Aris Munandar, Bripda Aldi Mantali, Bripda Andriadi, Bripda Dodo Bagus Irfansyah dan Bripda Kevin Ardinatha Prayoga.

Patroli ini meliputi beberapa tempat strategis, salah satunya adalah Kantor KPU Kutai Kartanegara. Dalam kegiatan tersebut, petugas patroli melakukan beberapa tindakan penting. Yakni menyampaikan imbauan kepada petugas KPU dan Bawaslu untuk selalu berkoordinasi dengan petugas keamanan guna menjaga silaturahmi yang baik.

Mengingatkan petugas piket jaga KPU dan Bawaslu agar tetap waspada terkait situasi Kamtibmas jelang pemilu serta segera melaporkan apabila terjadi tindak pidana ke Call Center 110 atau ke kantor polisi terdekat.

Personel juga melaksanakan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat mengenai situasi Kamtibmas di lingkungan sekitar.

As SDM Kapolri Tegaskan Kuota Khusus-Rekpro di Seleksi Pusat Taruna Akpol Dihapus

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo menegaskan kuota khusus dan rekrutmen proaktif (rekpro) dalam seleksi tingkat pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 dihapus. Irjen Dedi menjelaskan penghapusan ini untuk melahirkan taruna-taruna Akpol yang benar-benar mampu menjalani proses pendidikan dan pelatihan selama di Akpol.

\”Tahun ini tidak dilakukan dikotomi lagi, atau friksi-friksi jalur rekpro, jalur reguler, jalur kuota khusus. Saya sampaikan dan saya tegaskan tidak ada lagi untuk tahun 2024. Semua berlaku egaliter, semua berlaku equal dan semua berlaku sederajat, sama semuanya,\” tegas Irjen Dedi saat memberi sambutan di Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).

Hal ini ditekankan Irjen Dedi berulang kali agar para taruna, orang tua dan jajaran SSDM Polri di tingkat polda memahami.

\”Tidak ada yang \’saya rekpro, saya harus masuk\’, tidak ada. Tidak ada yang \’saya kuota khusus, saya harus masuk\’, tidak ada. \’Saya reguler, saya harus masuk\’ juga tidak ada. Semua berlaku egaliter, semua berlaku sama,\” Irjen Dedi menekankan.

Penghapusan jalur kuota khusus dan rekpro di seleksi tingkat pusat Akpol, jelas Dedi, didasari masukan berbagai pihak, salah satunya Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar.

\”Kita terus melakukan evaluasi terhadap rekrutmen-rekrutmen yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Masukan dari Gubernur Akpol yang tiap saat berinteraksi dengan para taruna, masukan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal,\” ujar Irjen Dedi.

Dia mengatakan hanya calon taruna terbaik yang akan masuk Akpol. Hal ini menjadi sebuah keharusan, sambung mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini, karena ditemukan sejumlah kejadian taruna yang akhirnya tak bisa mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dengan baik.

\”Kita tidak mau lagi dilakukan rekrutmen dengan friksi-friksi seperti itu. Nanti ke depannya belum ikut pendidikan di Akpol, baru ikut pendidikan integrasi sudah sakit, sudah cedera dengan proses latihan. Bahkan mohon maaf, ada yang meninggal ketika proses pelatihan. 2024 Ini harus zero accident,\” pungkas Irjen Dedi.

As SDM Kapolri Tegaskan Kuota Khusus-Rekpro di Seleksi Pusat Taruna Akpol Dihapus

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo menegaskan kuota khusus dan rekrutmen proaktif (rekpro) dalam seleksi tingkat pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 dihapus. Irjen Dedi menjelaskan penghapusan ini untuk melahirkan taruna-taruna Akpol yang benar-benar mampu menjalani proses pendidikan dan pelatihan selama di Akpol.

\”Tahun ini tidak dilakukan dikotomi lagi, atau friksi-friksi jalur rekpro, jalur reguler, jalur kuota khusus. Saya sampaikan dan saya tegaskan tidak ada lagi untuk tahun 2024. Semua berlaku egaliter, semua berlaku equal dan semua berlaku sederajat, sama semuanya,\” tegas Irjen Dedi saat memberi sambutan di Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).

Hal ini ditekankan Irjen Dedi berulang kali agar para taruna, orang tua dan jajaran SSDM Polri di tingkat polda memahami.

\”Tidak ada yang \’saya rekpro, saya harus masuk\’, tidak ada. Tidak ada yang \’saya kuota khusus, saya harus masuk\’, tidak ada. \’Saya reguler, saya harus masuk\’ juga tidak ada. Semua berlaku egaliter, semua berlaku sama,\” Irjen Dedi menekankan.

Penghapusan jalur kuota khusus dan rekpro di seleksi tingkat pusat Akpol, jelas Dedi, didasari masukan berbagai pihak, salah satunya Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar.

\”Kita terus melakukan evaluasi terhadap rekrutmen-rekrutmen yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Masukan dari Gubernur Akpol yang tiap saat berinteraksi dengan para taruna, masukan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal,\” ujar Irjen Dedi.

Dia mengatakan hanya calon taruna terbaik yang akan masuk Akpol. Hal ini menjadi sebuah keharusan, sambung mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini, karena ditemukan sejumlah kejadian taruna yang akhirnya tak bisa mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dengan baik.

\”Kita tidak mau lagi dilakukan rekrutmen dengan friksi-friksi seperti itu. Nanti ke depannya belum ikut pendidikan di Akpol, baru ikut pendidikan integrasi sudah sakit, sudah cedera dengan proses latihan. Bahkan mohon maaf, ada yang meninggal ketika proses pelatihan. 2024 Ini harus zero accident,\” pungkas Irjen Dedi.