Satreskrim Polres Kutai Kartanegara Ungkap Dua Kasus Judi Online dalam Ops Pekat Mahakam 2026

Kukar – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara berhasil mengungkap dua target operasi (TO) tindak pidana perjudian dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam 2026 di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Rabu, 18 Februari 2026, di kawasan Pasar Tangga Arung, Jalan Maduningrat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Operasi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kaltim tanggal 9 Februari 2026 tentang pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026.

Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara AKP Ecky Widi Prawira menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari kegiatan patroli dan penyelidikan yang dilakukan Tim Alligator Unit Opsnal Satreskrim di lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul dan diduga sebagai lokasi praktik perjudian online.

“Berdasarkan informasi masyarakat dan hasil pemantauan di lapangan, tim mendapati adanya aktivitas perjudian online di kawasan Pasar Tangga Arung. Dua orang yang masuk dalam target operasi berhasil diamankan saat sedang bermain judi online menggunakan telepon genggam,” ungkapnya.

Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial WN (50), warga Tenggarong, dan HAP (27), warga Tenggarong. Keduanya diamankan di lokasi berbeda namun masih dalam kawasan yang sama.

Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti berupa satu unit telepon genggam merek Redmi 14C warna biru dan satu unit telepon genggam merek Samsung S23 FE warna hijau tosca yang digunakan untuk mengakses situs perjudian online.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Kutai Kartanegara guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 426 dan/atau 427 KUHP terkait tindak pidana perjudian.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa Operasi Pekat Mahakam 2026 merupakan komitmen kepolisian dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk perjudian, miras ilegal, prostitusi, dan premanisme.

“Operasi ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kutai Kartanegara. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun online, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas serupa,” tegasnya.

Polres Kutai Kartanegara memastikan kegiatan Operasi Pekat Mahakam 2026 akan terus digencarkan secara intensif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polisi Bersama Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian Anak Tenggelam di Muara Kaman Ulu

Kukar – Upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di anak Sungai Mahakam, RT 16 Desa Muara Kaman Ulu (Seberang), Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih terus dilakukan hingga Rabu (18/2/2026) sore.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin, menyampaikan bahwa hingga pukul 15.20 Wita, tim gabungan masih menyisir lokasi kejadian dan area sekitar aliran sungai untuk menemukan korban.

Pencarian melibatkan unsur gabungan dari Dit Polairud Polda Kaltim, Sat Polairud Polres Kutai Kartanegara, BPBD Kutai Kartanegara, personel Polsek Muara Kaman, TNI dari Koramil setempat, Damkar Kecamatan Muara Kaman, relawan kebencanaan, serta warga masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

Sejak pukul 08.00 Wita, tim gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar titik awal korban dilaporkan tenggelam, termasuk di sepanjang anak Sungai Mahakam. Pencarian dilakukan dengan perahu, penyisiran tepian sungai, serta pemantauan arus air yang cukup menantang.

“Kami bersama seluruh unsur terkait terus berupaya maksimal melakukan pencarian. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan, dan pencarian tetap dilanjutkan,” ujar IPTU Herwin.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur dan masyarakat menjadi bukti kuatnya solidaritas dalam menghadapi musibah. Selain fokus pada pencarian, petugas juga memberikan pendampingan moril kepada pihak keluarga korban yang masih menunggu dengan penuh harap di sekitar lokasi.

Situasi di lokasi pencarian terpantau aman dan terkendali. Aparat kepolisian juga mengimbau warga, khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa.

Tim gabungan berkomitmen melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Polres Kutai Kartanegara Raih Peringkat Terbaik Kedua Kinerja Operasional se-Polda Kaltim

BALIKPAPAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Polres Kutai Kartanegara. Dalam kegiatan Penilaian Kinerja dan Evaluasi Komprehensif di Bidang Operasional Kepolisian terhadap seluruh jajaran Polres/Polresta di wilayah hukum Polda Kalimantan Timur, Polres Kutai Kartanegara berhasil meraih peringkat terbaik kedua.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, pada kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) Polri jajaran Polda Kaltim yang digelar di Ruang Mahakam, Mapolda Kaltim, pada Rabu (18/2).

AKBP Khairul Basyar menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh personel Polres Kutai Kartanegara beserta jajaran Polsek, yang secara konsisten menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penegakan hukum, serta pelayanan publik secara profesional dan humanis.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pimpinan, tetapi untuk seluruh anggota yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta dukungan masyarakat Kutai Kartanegara yang terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan responsivitas terhadap berbagai dinamika kamtibmas di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Penilaian kinerja operasional tersebut meliputi berbagai aspek, di antaranya efektivitas pengelolaan kegiatan kepolisian, capaian target operasional, inovasi pelayanan, serta kemampuan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.

Dengan raihan peringkat kedua ini, Polres Kutai Kartanegara menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program prioritas Polri serta mewujudkan kehadiran Polri yang Presisi di tengah masyarakat.

Ke depan, Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Perkuat Sinergi Amankan serta Sukseskan Rencana Kerja Pemerintah, Polda Kaltim Gelar Rapim Polri Tahun 2026

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Polda Kaltim Jajaran di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu (18/02/26). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pimpinan Polri dengan arah pembangunan nasional dan daerah Tahun 2026.

Rapim tersebut dihadiri oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, para Pejabat Utama Polda Kaltim, unsur Forkopimda, serta Kapolres jajaran.

Rapim Polda Kaltim Tahun 2026 mengusung tema “Polri Presisi siap mengamankan, mendukung, dan menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah” yang dilaksanakan selama dua hari sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan guna mendukung keberhasilan pembangunan.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa Rapim ini merupakan tindak lanjut dari Rapim Polri tingkat pusat agar kebijakan strategis pimpinan Polri dapat dijabarkan dan diimplementasikan secara konkret hingga ke tingkat Polsek. Rapim berfungsi sebagai jembatan strategis (cascading policy) dari pusat ke kewilayahan sekaligus momentum mengubah kebijakan menjadi aksi nyata di lapangan.

“Keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada sejauh mana jajaran Polda hingga Polsek mampu mengimplementasikan strategi dan kebijakan pimpinan Polri dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ucap Irjen Pol Endar.

Kapolda Kaltim juga menekankan bahwa keberhasilan mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan energi serta ekonomi yang produktif dan inklusif, tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Pemprov Kaltim, Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman, dan Kejaksaan Tinggi Kaltim sebagai fondasi utama stabilitas daerah.

Selanjutnya, Gubernur Kaltim dalam arahannya menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama keberhasilan pembangunan, terlebih Kalimantan Timur memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalimantan Timur bersama IKN akan mengubah wajah ekonomi Indonesia ke depan menuju ekonomi bernilai tambah tinggi, inklusif, dan berkelanjutan dengan mengutamakan tenaga kerja lokal,” ujar H.Rudy Mas’ud.

Ia menambahkan bahwa tema dan prioritas pembangunan Kalimantan Timur Tahun 2026 telah selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah, yaitu kedaulatan pangan dan energi serta ekonomi yang produktif dan inklusif, sehingga memerlukan dukungan pengamanan serta sinergi yang solid dari Polri dan TNI.

Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman dalam arahannya juga ikut menyampaikan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah merupakan syarat mutlak kelancaran pembangunan nasional, khususnya di Kalimantan Timur sebagai wilayah strategis penyangga IKN.

“Kodam VI/Mulawarman berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polda Kaltim dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mengamankan objek vital nasional,” tegas Mayjen TNI Krido Pramono.

Menurutnya, soliditas dan kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci terciptanya rasa aman, meningkatnya kepercayaan publik, serta terjaminnya keberhasilan rencana kerja pemerintah Tahun 2026 di wilayah Kalimantan Timur.

Humas Polda Kaltim

Pelaksanaan Ops.Keselamatan Mahakam Tahun 2026, Laka Lantas di Wilayah Hukum Polda Kaltim Catat Turun Signifikan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Operasi Keselamatan Mahakam Tahun 2026 yang digelar selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, resmi telah selesai. Pelaksanaan operasi yang melibatkan Satgas Polda Kalimantan Timur bersama seluruh Polres jajaran tersebut menunjukkan capaian positif dengan tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Kaltim.

Berdasarkan hasil data analisa dan evaluasi (Anev) yang telah dihimpun, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama Ops.Keselamatan Mahakam 2026 tercatat menurun sebesar 38 persen dibandingkan periode operasi yang sama pada tahun 2025. Penurunan ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap tertib berlalu lintas.

Dari sisi korban, data menunjukkan tren penurunan pada korban meninggal dunia, luka berat, maupun luka ringan. Secara keseluruhan, dampak fatalitas kecelakaan dapat ditekan melalui kombinasi kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang dilaksanakan secara masif dan terukur di seluruh wilayah hukum Polda Kaltim.

Pada kegiatan preemtif, Polda Kaltim bersama Polres jajaran mencatat lonjakan signifikan. Penyuluhan dan edukasi keselamatan berlalu lintas meningkat sebanyak 23.283 kegiatan, sementara penyebaran serta pemasangan media imbauan keselamatan naik 30.657 kegiatan. Capaian ini menegaskan fokus operasi pada upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat luas, pelajar, komunitas, hingga pengguna jalan.

Sementara itu, kegiatan preventif berupa pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) juga mengalami peningkatan signifikan, yakni 13.946 kegiatan atau naik 68 persen. Kehadiran personel di titik rawan kecelakaan (black spot) dan titik rawan pelanggaran (trouble spot) dinilai efektif dalam menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Di bidang penegakan hukum (gakkum), jumlah penindakan tilang tercatat 1.488 perkara, turun 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat, didukung dengan pendekatan humanis melalui teguran yang juga mengalami penyesuaian sesuai karakteristik wilayah masing-masing Polres.

Pelaksanaan Ops.Keselamatan Mahakam 2026 secara umum berjalan dengan baik dan efektif. Meski demikian, Polda Kaltim memberikan penekanan agar Polres yang masih mencatat kejadian kecelakaan maupun penurunan aktivitas tertentu dapat meningkatkan kembali langkah preemtif, preventif, dan gakkum sesuai dengan anatomi kecelakaan di wilayahnya masing-masing.

Melalui hasil ini, diharapkan budaya tertib berlalu lintas yang telah terbentuk selama operasi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kalimantan Timur dapat terwujud secara berkelanjutan.

Humas Polda Kaltim

Wujudkan Kelancaran Akses Mobilitas untuk Masyarakat, Sat Brimob Polda Kaltim Hadir di Pelosok Perbaiki Jembatan Desa Tumbit Dayak

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan oleh Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melalui aksi nyata revitalisasi jembatan di Desa Tumbit Dayak, Kec.Sambaliung, Kab.Berau, Senin (16/02/26).

Sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel dari Kompi 3 Batalyon C Pelopor diterjunkan langsung untuk melakukan perbaikan jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danki 3 AKP M. Hendro Frihandoko sebagai bentuk dukungan Brimob terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Jembatan yang direvitalisasi memiliki panjang sekitar 7 meter dengan lebar 4 meter dan berfungsi sebagai jalur utama mobilitas warga, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan ekonomi lainnya. Personel Brimob bersama masyarakat setempat bergotong royong memperkuat struktur jembatan serta memperbaiki bagian yang telah mengalami kerusakan agar kembali aman dan layak digunakan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur, namun juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional dan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Semangat kebersamaan terlihat jelas selama proses pengerjaan, mencerminkan kemanunggalan Brimob dengan warga di wilayah pedalaman Kabupaten Berau.

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan jajarannya dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari semangat Bakti Brimob untuk Masyarakat. Menurutnya, Brimob harus senantiasa hadir dan peka terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran akses dan keselamatan warga.

“Jembatan ini merupakan sarana penting bagi kehidupan masyarakat Desa Tumbit Dayak. Dengan dilakukan perbaikan, diharapkan aktivitas ekonomi dapat berjalan lancar dan keselamatan warga saat melintas lebih terjamin,” ujar Kombes Pol Andy Rifai.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah diperbaiki. Kolaborasi dan kepedulian bersama dinilai sebagai kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Dengan kebersamaan, segala tantangan dapat dihadapi. Mari jaga sarana publik ini demi kemajuan desa dan kesejahteraan bersama. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.

Humas Polda Kaltim

Kapolda Sumsel Tekankan Pelayanan Publik Berorientasi pada Masyarakat

Palembang – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, menekankan pentingnya pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Mapolda Sumatera Selatan, Rabu (18/2/2026).

Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta seluruh personel yang terdiri dari Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan ASN Polri Polda Sumsel.

Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa tugas Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat harus dilaksanakan secara profesional, humanis, dan berintegritas.

“Kita harus ingat bahwa ‘juragan’ kita adalah masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan, “Mari kita tingkatkan komunikasi, responsivitas, serta kehadiran yang humanis di tengah masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Sriwijaya.”

Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketepatan, tetapi juga dari sikap empati serta kemampuan membangun kepercayaan publik. Karena itu, seluruh jajaran Polda Sumsel diminta untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kapolda juga menekankan bahwa komunikasi yang efektif dan kehadiran anggota di tengah masyarakat merupakan bagian dari strategi preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Upacara berlangsung secara tertib dan khidmat dengan rangkaian kegiatan menyanyikan Mars Polri, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, pembacaan Panca Prasetya Korpri, penyampaian amanat Inspektur Upacara, hingga ditutup dengan lagu Andhika Bhayangkara.

Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional tersebut, Kapolda berharap seluruh personel Polda Sumsel semakin memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, transparan dan akuntabel demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.

Personel BKO Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur Bersihkan Posyandu Seulanga, Pastikan Layanan Kesehatan Warga Aceh Utara Kembali Optimal

Aceh Utara – Komitmen kemanusiaan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur kembali diwujudkan melalui aksi nyata di wilayah terdampak bencana. Pada Senin (16/02/2026), satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Brimob Kaltim yang dipimpin Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., melaksanakan pembersihan lumpur dan material sisa bencana di Posyandu Seulanga, Desa Punteut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan di Mapolres Lhokseumawe sebagai bentuk pengecekan kesiapan dan penguatan koordinasi antarsatuan. Usai apel, personel langsung bergerak menuju lokasi sasaran dan melakukan pembersihan di area dalam maupun sekitar Posyandu agar fasilitas pelayanan kesehatan dasar tersebut dapat kembali digunakan secara layak, bersih, dan higienis.

Dengan peralatan seadanya, personel Brimob Kaltim bergotong royong mengangkat endapan lumpur, membersihkan lantai, dinding, serta halaman Posyandu. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung percepatan pemulihan fasilitas publik di wilayah terdampak.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Brimob Polri untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Brimob Kaltim tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga aktif dalam aksi sosial kemanusiaan. Pembersihan Posyandu ini menjadi prioritas agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tegasnya.

Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai humanis, profesional, serta menjaga nama baik satuan selama bertugas di daerah penugasan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keberadaan personel BKO Brimob Kaltim di Aceh Utara dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas kebangsaan dalam semangat “Bakti Brimob untuk Masyarakat.”

Respons Cepat Polsek Kota Bangun Tangani Penemuan Mayat di Kamar Kos Kawasan Sri Bangun

Kukar – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Bangun bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di kamar kos kawasan Sri Bangun RT 19, Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (17/2/2026).

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menyampaikan bahwa pihaknya segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat pada pagi hari. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengamanan area guna memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah gangguan terhadap proses penyelidikan.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah mengamankan TKP, memeriksa kondisi korban, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi yang pertama kali menemukan korban,” ujar AKP Asnan.

Petugas kemudian melaksanakan olah TKP secara menyeluruh. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun luka pada tubuh korban. Polisi juga memastikan tidak terdapat benda berbahaya di sekitar lokasi yang dapat mengarah pada dugaan tindak pidana.

Selain melakukan tindakan teknis kepolisian, personel Polsek Kota Bangun turut memberikan pendampingan kepada pihak keluarga dan pemilik kos. Kepolisian juga melakukan koordinasi secara persuasif terkait rencana penanganan jenazah. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta menolak dilakukan visum dan autopsi.

Kapolsek menegaskan bahwa meskipun tidak ditemukan indikasi kekerasan, pihaknya tetap melaksanakan penyelidikan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.

“Kami pastikan setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti secara profesional dan humanis. Hingga saat ini situasi aman dan terkendali,” tegasnya.

Polsek Kota Bangun mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya peristiwa yang memerlukan kehadiran aparat, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kota Bangun.

Kapolres Kutai Kartanegara Pimpin Sertijab Kabag SDM dan Kapolsek Jajaran

Kukar – Polres Kutai Kartanegara menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran, Selasa (17/2/2026) di Ruang Catur Prasetya Lantai 3 Mapolres Kukar.

Upacara yang dimulai pukul 11.40 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, selaku Inspektur Upacara, berdasarkan Keputusan Kapolda Kaltim Nomor Kep/74/I/2026 tanggal 22 Januari 2026.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yakni Kabag SDM Polres Kukar dari Kompol Zainal Arifin kepada Kompol Suwarno, Kapolsek Tabang dari IPTU Aldino Subroto kepada IPTU Yohan Lihu, Kapolsek Muara Kaman dari IPTU Gede Wijaya kepada IPTU Herwin, Kapolsek Sanga-Sanga dari AKP Muhamad Zulhijah kepada IPTU Wahid serta Kapolsek Muara Muntai dari IPTU Wahid kepada IPTU Jaelani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kutai Kartanegara, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, pejabat utama, para Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta perwira dan bintara Polres Kukar.

Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara, pembacaan keputusan Kapolda Kaltim, pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan, penandatanganan berita acara sertijab dan fakta integritas, hingga pembacaan doa.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja organisasi.

“Serah terima jabatan ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara,” tegasnya.

Upacara sertijab berakhir pukul 12.10 Wita dalam situasi aman dan lancar, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah sebagai bentuk kebersamaan dan soliditas internal.