25 Hektare Lahan Terbakar di Jembayan, Medan Sulit Jadi Tantangan Pemadaman oleh Petugas Gabungan
Kukar – Kebakaran melanda lahan persawahan yang telah lama tidak digarap serta area perkebunan karet di Dusun Ukung RT 008, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Rabu (9/9/2026).
Api yang muncul sekitar pukul 16.00 Wita tersebut membakar lahan yang diperkirakan mencapai 25 hektare. Kondisi lahan yang dipenuhi rumput tinggi dan kering akibat musim kemarau membuat api mudah menjalar.
Begitu menerima laporan warga, personel Polsek Loa Kulu bersama TNI, Damkar, Manggala Agni, pemerintah desa, relawan dan masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Namun, proses pemadaman menghadapi kendala serius. Lokasi kebakaran cukup jauh dari sumber air, sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan api. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu cukup panjang.
Bhabinkamtibmas Desa Jembayan Aipda Indra Kusuma bersama personel Polsek Loa Kulu turut berada di lapangan, berkoordinasi dengan unsur terkait sekaligus membantu pengendalian kebakaran.
Puluhan personel gabungan dari Polri, TNI, Damkar, Manggala Agni, Linmas, Armed Kesumawira Jembayan, MPA, relawan serta masyarakat dikerahkan. Tim juga tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada api yang kembali muncul.
Titik lokasi kebakaran tercatat pada koordinat -0.5733111, 116.9783972. Data koordinat tersebut menjadi pendukung bagi petugas dalam memastikan lokasi kejadian, pemetaan area terdampak dan pemantauan penanganan di lapangan.
Sementara itu, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan pengecekan dan pendalaman untuk mengetahui sumber awal api serta memastikan apakah kebakaran berkaitan dengan aktivitas di lahan atau faktor lainnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Kapolsek Loa Kulu AKP H. Hari Supranoto melalui personelnya mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Di tengah medan yang sulit dan jauhnya sumber air, sinergi aparat, relawan dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah api meluas lebih jauh.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!