Cegah Karhutla dari Lahan Pertanian, Polsek Loa Kulu dan Mahasiswa PTIK Edukasi Petani Jongkang

Kukar – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah musim kemarau tidak hanya ditangani saat api sudah membesar. Langkah pencegahan justru diperkuat dari tingkat masyarakat, salah satunya melalui edukasi langsung kepada para petani di Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) bersama jajaran Polsek Loa Kulu menggelar sosialisasi pencegahan Karhutla di Pondok Pak Toyo, kelompok petani Jl. Eks Projakal Gang Semangka RT 03, Desa Jongkang.

Kegiatan dihadiri Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, Kanit Intelkam Aiptu Filmansyah, Bhabinkamtibmas Aiptu Budi Santoso, PPL Desa Jongkang Siti Muriati serta 18 orang petani.

Sosialisasi menghadirkan dua mahasiswa PTIK, Iptu Rastra Mokat dan Iptu Medika yang memberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak Karhutla terhadap lingkungan, kesehatan maupun kehidupan masyarakat.

Para petani juga diberikan edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar, langkah pencegahan selama musim kemarau, hingga pentingnya segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.

Tak hanya soal bahaya kebakaran, masyarakat turut diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, sehingga diharapkan tidak ada warga yang mengambil jalan pintas dengan menggunakan api saat membuka lahan.

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk membangun kesadaran bahwa mencegah Karhutla bukan hanya tugas petugas, tetapi tanggung jawab bersama. Petani sebagai salah satu kelompok yang bersentuhan langsung dengan lahan memiliki peran penting dalam memastikan tidak ada sumber api yang berkembang menjadi bencana.

Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama mahasiswa PTIK dan unsur terkait juga menjadi bentuk pendekatan kepolisian yang mengedepankan edukasi serta kemitraan dengan masyarakat.

Melalui edukasi dari tingkat desa, diharapkan kepedulian masyarakat semakin kuat sehingga api tidak sempat menjadi bencana dan Karhutla dapat dicegah sejak dini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × four =