Ops Patuh Mahakam 2026, Satlantas Polres Kukar Bagikan Masker dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Kukar – Tak hanya mengedepankan penegakan hukum, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) juga mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan pembagian masker dan edukasi keselamatan berlalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Mahakam 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (2/11/2026), di kawasan SD Muhammadiyah 1 Tenggarong, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Selain membagikan masker, personel juga memberikan imbauan keselamatan berlalu lintas serta edukasi mengenai fungsi rambu-rambu lalu lintas, mulai dari rambu larangan, peringatan hingga petunjuk.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan bahwa keselamatan di jalan raya bukan sekadar kewajiban untuk menghindari pelanggaran, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Pembagian masker juga menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus mengajak pengendara untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kualitas udara saat beraktivitas di jalan.

Satlantas Polres Kukar berharap kegiatan edukatif dan humanis ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan, memahami rambu-rambu lalu lintas, serta membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Polsek Loa Kulu Tanamkan Kesadaran Hukum di Lingkungan Sekolah

Kukar – Upaya membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan taat hukum terus dilakukan Polres Kutai Kartanegara melalui program Polisi Peduli Pendidikan. Kali ini, Polsek Loa Kulu menyambangi SMP Negeri 2 Loa Kulu untuk memberikan edukasi serta menanamkan kesadaran hukum kepada para pelajar, Senin (2/11/2026) Pagi.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara SMPN 2 Loa Kulu tersebut diikuti Kepala Sekolah Tuti Anggraini, S.Pd., dewan guru, serta para siswa-siswi. Hadir mewakili Polsek Loa Kulu, Aiptu Filman Personil Polsek Loa kulu.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Loa Kulu bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), sekaligus melaksanakan koordinasi dengan pihak sekolah dan memberikan sosialisasi mengenai program Polisi Peduli Pendidikan.

Para pelajar diberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin, kesadaran hukum, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Materi edukasi juga mencakup tertib berlalu lintas, bahaya perundungan (bullying), serta ajakan untuk menjauhi narkoba dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Program ini menjadi langkah preventif kepolisian dalam mencegah kenakalan remaja, perkelahian antarpelajar, perundungan, hingga keterlibatan anak di bawah umur dalam tindak pelanggaran hukum.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menyampaikan bahwa berharap para siswa tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku menyimpang.

Polres Kukar Hadir di Simpang Bukit Biru Pastikan Kelancaran Lalu Lintas dan Pelayanan Masyarakat

Kukar – Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, personel Polres Kutai Kartanegara melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas (PAM Lalin) di kawasan Simpang Bukit Biru, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (3/11/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin IPTU Abdul Rajab bersama personel yang bertugas di Sektor I. Kehadiran polisi di persimpangan ini bertujuan membantu mengatur pergerakan kendaraan, mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, serta memberikan kesempatan aman bagi pengguna jalan untuk melintas, khususnya masyarakat yang berangkat bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Kutai Kartanegara menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam aktivitas pagi yang membutuhkan perhatian terhadap kelancaran dan keselamatan berlalu lintas.

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari pelayanan publik Polri guna menciptakan situasi lalu lintas yang tertib, aman, dan kondusif.

Safari Subuh di Muara Wis, Polri dan Masyarakat Perkuat Silaturahmi serta Doa Bersama

Kukar – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Subuh dan doa bersama yang digelar di Masjid Besar Al Ihsan, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (3/11/2026) dini hari.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Muara Wis AKP Al Anas, Camat Muara Wis Fadhli Annur, Ketua MUI Kecamatan Muara Wis H. Marjukni, serta unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, personel Polsek Muara Wis, dan warga setempat.

Safari Subuh diawali dengan salat Subuh berjamaah, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin, tausiyah Ketua MUI Kecamatan Muara Wis, serta doa bersama yang dipimpin imam Masjid Al Ihsan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin terjalin hubungan harmonis antara kepolisian, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang religius, memperkuat persatuan, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kehadiran Polsek Muara Wis dalam kegiatan keagamaan ini juga menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus mempererat komunikasi dan membangun kepercayaan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

PUNCAK – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak menyelidiki kasus penganiayaan berat berupa penikaman terhadap seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial MM (44) oleh orang tidak dikenal (OTK). Peristiwa tersebut terjadi di depan Bengkel Mandiri Utama, Kompleks Pasar Kago, Kampung Ulumuni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.00 WIT.

Peristiwa terjadi ketika korban sedang duduk di atas sepeda motornya. Secara tiba-tiba, korban diduga diserang dari arah belakang menggunakan senjata tajam berupa pisau yang ditusukkan pada bagian leher hingga menembus ke bagian depan. Setelah melakukan penyerangan, para pelaku melarikan diri ke arah Kampung Ulumuni.

Berdasarkan penyelidikan awal, diduga terdapat lima orang yang terlibat dalam aksi tersebut, dengan rincian tiga orang berperan mengawasi situasi sekitar dan dua orang lainnya melakukan penikaman terhadap korban. Identitas para pelaku hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat diwawancarai media pada Senin (2/11), menjelaskan bahwa sesaat setelah kejadian, korban berteriak meminta pertolongan hingga warga berdatangan. Korban kemudian dibawa ke RSUD Ilaga untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban mengalami luka tusuk pada bagian leher akibat penikaman dari arah belakang. Saat ini korban masih dalam keadaan sadar, sementara pisau yang diduga digunakan dalam penyerangan masih tertancap di tubuhnya,” jelas Kasatgas Humas.

Karena keterbatasan fasilitas medis di RSUD Ilaga, pada Senin pagi (2/11/2026), korban dirujuk ke RSUD Timika menggunakan pesawat dengan pengawalan anggota kepolisian untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, termasuk pemasangan alat bidai guna mengurangi pergerakan yang berpotensi memperparah luka. Selanjutnya, korban direncanakan dirujuk ke Makassar menggunakan pesawat untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

Kasatgas Humas menjelaskan, barang bukti yang telah dicatat dalam penanganan perkara ini meliputi satu jaket berwarna biru navy, satu celana jeans berwarna biru navy, dan satu baju berwarna hitam milik korban. Selain itu, terdapat satu bilah pisau bergagang kayu berwarna cokelat dengan panjang sekitar 40 sentimeter yang diduga digunakan dalam penikaman.

Pisau tersebut masih tertancap di tubuh korban dan belum dapat diamankan karena harus menunggu tindakan medis. Sementara itu, barang-barang milik korban telah dicatat untuk mendukung proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami akan terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku dan mengetahui secara pasti pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujar Kasatgas Humas.

Terkait dugaan motif, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 menyampaikan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman. Berdasarkan informasi awal, penikaman tersebut diduga berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan kemungkinan merupakan bentuk balas dendam atas penangkapan salah satu anggota kelompok yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Berdasarkan informasi awal, kejadian ini diduga berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata. Terdapat dugaan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk balas dendam atas penangkapan salah satu DPO dari kelompok mereka yang berhasil diamankan beberapa waktu lalu. Namun, motif dan keterkaitan tersebut masih kami dalami,” jelas Kasatgas Humas.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, juga menyampaikan bahwa aparat mencermati penyebaran sejumlah video aksi kekerasan melalui media sosial. Berdasarkan hasil monitoring dan profiling, video yang diunggah oleh influencer Sebi Sambom tersebut merupakan video lama, yakni peristiwa pada April 2026 dan September 2025.

Menurutnya, penyebaran kembali video lama tersebut diduga dapat memicu keresahan dan membangun persepsi yang tidak sesuai dengan kondisi aktual keamanan di Papua.

“Kami mencermati adanya unggahan video aksi kekerasan yang berdasarkan hasil monitoring dan profiling merupakan video lama. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya maupun terprovokasi oleh berita bohong atau informasi yang tidak sesuai fakta,” ujar Kasatgas Humas.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan perkara akan dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh, termasuk mendalami dugaan keterlibatan pihak maupun kelompok tertentu.

“Peristiwa penikaman ini menjadi perhatian serius kami. Aparat akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap identitas para pelaku serta motif di balik kejadian tersebut. Setiap dugaan keterkaitan dengan kelompok tertentu juga akan didalami berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang sah. Kami memastikan proses penanganan berjalan secara profesional sesuai prosedur hukum,” tegas Kaops.

Sebagai langkah antisipasi, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak terus meningkatkan kewaspadaan dan pemantauan keamanan di wilayah Ilaga. Koordinasi dengan masyarakat dan seluruh stakeholder terkait juga dilakukan untuk mendukung pengungkapan perkara serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Ilaga, untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penyelidikan kepada aparat kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan proses penyelidikan kepada aparat kepolisian, khususnya Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak. Kami akan melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kasus ini. Dukungan dan kerja sama masyarakat serta seluruh stakeholder sangat kami harapkan agar perkara ini dapat segera terungkap,” tutup Kasatgas Humas.

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku dan mendalami motif penikaman. Masyarakat diimbau tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta segera menyampaikan informasi relevan kepada aparat kepolisian. Polisi bersama masyarakat terus berupaya menjaga keamanan dan kedamaian di Papua.

Ketua Umum MUI Apresiasi Respons Kapolri dalam Menindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Sukoharjo

JAKARTA – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Anwar Iskandar, menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas keterbukaan dan respons cepat dalam menindaklanjuti saran, kritik, serta keluhan masyarakat terkait proses hukum yang berkembang di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap langkah Kapolri yang telah melakukan evaluasi terhadap jajaran terkait, termasuk mengambil keputusan pemberhentian pejabat yang bersangkutan dari jabatannya. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kesungguhan Polri dalam merespons aspirasi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Bapak Kapolri yang telah merespons dengan terbuka terhadap saran, kritik, dan keluhan masyarakat terkait dengan proses hukum yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah,” ujar KH Muhammad Anwar Iskandar dalam keterangannya, Selasa (2/11/2026).

Ia juga menyampaikan terima kasih dan dukungan atas langkah evaluasi yang telah dilakukan Kapolri, termasuk rencana pergantian pimpinan dengan pejabat yang baru. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, KH Muhammad Anwar Iskandar menilai respons Kapolri tersebut sejalan dengan komitmen Polri dalam menjalankan semangat Polisi Bersama Masyarakat. Ia berharap komitmen tersebut dapat terus diwujudkan melalui keterbukaan terhadap aspirasi serta kesungguhan dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Apa yang dilakukan ini merupakan bagian dari kesungguhan Kepolisian Republik Indonesia serta komitmennya dalam melaksanakan tagline yang selama ini dicanangkan oleh Kepolisian, yaitu Polisi Bersama Masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua Umum MUI mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam, untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum selanjutnya kepada aparat penegak hukum yang memiliki kompetensi dan tanggung jawab dalam menangani perkara tersebut.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban, stabilitas, serta persatuan dan kesatuan. Menurutnya, penyelesaian persoalan harus tetap mengedepankan ketenangan dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Terkait persoalan yang berhubungan dengan produk pesantren, KH Muhammad Anwar Iskandar menyampaikan bahwa Kementerian Agama diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konstruktif demi kepentingan bersama.

“Kepada seluruh ulama Islam, saya mohon untuk dapat mengendalikan diri, menjaga persatuan dan kesatuan, serta ketenangan di antara kita sekalian,” tuturnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menyikapi perkembangan persoalan di Sukoharjo secara bijaksana, mengedepankan persatuan, serta memberikan kepercayaan kepada proses hukum agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Lewat Polisi Peduli Pendidikan, Polda Papua Barat Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Kembangkan Potensi Diri

Manokwari – Polda Papua Barat terus memperkuat upaya perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba dan pengaruh negatif teknologi melalui program Polisi Peduli Pendidikan.

Kali ini, Wakapolda Papua Barat Brigjen Sulastiana mengunjungi SMK Negeri 3 Manokwari, Senin (2/11/2026), untuk memberikan edukasi sekaligus mendorong pengembangan bakat dan kreativitas para pelajar.

Dalam kunjungannya, Sulastiana mengingatkan para siswa agar tidak menyia-nyiakan masa depan akibat penyalahgunaan narkoba, pergaulan negatif, maupun penggunaan teknologi yang tidak bertanggung jawab.

“Masa depan Papua Barat ada di tangan generasi mudanya. Karena itu, anak-anak kita harus memiliki karakter yang kuat, menjauhi narkoba, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi diri,” ujar Sulastiana.

Tak sekadar memberikan edukasi, Sulastiana juga berdialog langsung dengan para siswa dari berbagai jurusan untuk menggali minat, bakat, dan keterampilan yang mereka miliki.

Bahkan, ia mengundang siswa jurusan Desain dan Kuliner untuk berkunjung ke kediamannya guna memperlihatkan secara langsung kreativitas dan kemampuan sesuai bidang keahlian masing-masing.

“Kami ingin anak-anak Papua Barat memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. Setiap anak punya potensi, dan tugas kita bersama adalah memberikan ruang agar potensi itu bisa berkembang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sulastiana juga membagikan susu kepada para pelajar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi.

Ia turut menyerahkan dua buku, yakni Polwan untuk Negeri: Bunga Rampai Pemikiran dan Pengalaman yang Menginspirasi serta Mengungkap Ekologi Kejahatan Narkotika, yang merupakan karyanya sendiri.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Papua Barat Kombes Hari S. Sembiring mengatakan program Polisi Peduli Pendidikan merupakan bagian dari pendekatan preventif kepolisian dalam membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda sejak dini.

“Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum. Melalui Polisi Peduli Pendidikan, kami ingin hadir lebih awal, memberikan edukasi, membangun kedekatan, sekaligus melindungi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif,” kata Hari.

Menurutnya, keterlibatan kepolisian dalam dunia pendidikan juga menjadi bagian dari implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat, dengan menempatkan sekolah, guru, dan orang tua sebagai mitra dalam menjaga masa depan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditresnarkoba Polda Papua Barat turut memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkotika, dampak penyalahgunaannya, serta pentingnya memilih pergaulan yang positif.

“Kami ingin sekolah menjadi lingkungan yang aman dan bebas narkoba. Upaya pencegahan harus dilakukan bersama, karena melindungi generasi muda berarti menjaga masa depan bangsa,” tutup Hari.

DEMA PTKIN Apresiasi Ketegasan Kapolri Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat

JAKARTA – Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dalam merespons keluhan masyarakat terkait penegakan hukum di Sukoharjo. Respons cepat melalui penonaktifan dan pemeriksaan terhadap sejumlah personel kepolisian dinilai menunjukkan komitmen Polri dalam melakukan pembenahan internal.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul penonaktifan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena bersama tiga personel Polres Sukoharjo setelah muncul keluhan masyarakat terkait penggeledahan yang dilakukan jajaran kepolisian setempat. Keempat personel tersebut saat ini menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Selain itu, AKBP Andika dimutasi ke Mabes Polri sebagai Pamen Stamaops. Jabatan Kapolres Sukoharjo selanjutnya diisi AKBP Indra Maulana Saputra.

Koordinator Pusat DEMA PTKIN, Miftahul Rizqi, menyampaikan bahwa langkah Kapolri tersebut merupakan bentuk keseriusan institusi dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Ia menilai pemeriksaan terhadap pejabat kepolisian, termasuk kapolres, menunjukkan bahwa mekanisme pengawasan internal tetap berjalan.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Kapolri. Saran, kritik, sampai keluhan masyarakat soal penegakan hukum ditanggapi dengan cepat dan terbuka. Pejabat terkait diperiksa, termasuk Kapolres Sukoharjo yang sekarang ditarik ke Mabes untuk dievaluasi. Kami mendukung penuh langkah ini,” kata Rizqi, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, kecepatan dalam merespons laporan masyarakat menjadi hal penting untuk membangun kepercayaan publik. Tindak lanjut berupa pemeriksaan, penonaktifan, hingga evaluasi jabatan juga menjadi pengingat bagi seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengaitkan langkah tersebut dengan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” yang diusung Kapolri sejak awal Oktober 2026. Menurut Rizqi, semangat tersebut tercermin ketika institusi kepolisian bersedia mendengarkan aspirasi masyarakat dan menindaklanjutinya melalui langkah konkret.

“Bapak Kapolri tidak menunggu lama. Begitu ada laporan dan keresahan dari masyarakat, langsung ada pemeriksaan, penonaktifan, sampai pergantian pejabat. Ketegasan seperti ini yang membuat masyarakat yakin laporannya tidak diabaikan,” ujarnya.

Di sisi lain, DEMA PTKIN mengajak masyarakat untuk tetap memberikan kepercayaan kepada kepolisian dalam menangani proses hukum terhadap para pelaku kejahatan. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya, tetap tenang, serta memberikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Meski memberikan dukungan, Rizqi menegaskan pihaknya tetap akan mengawal proses pemeriksaan etik yang dilakukan Propam Polri. Ia berharap pemeriksaan berlangsung objektif dan hasilnya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Apabila ditemukan pelanggaran, pihak yang terbukti bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan.

“Dukungan kami tetap disertai pengawasan. Kepercayaan masyarakat kepada Polri itu dibangun pelan-pelan, lewat sikap yang konsisten. Kami akan ikuti terus sampai hasil pemeriksaan Propam diumumkan ke publik,” ujarnya.

Penanganan persoalan tersebut turut menjadi perhatian sejumlah pihak, di antaranya Komnas HAM yang meminta evaluasi terhadap prosedur penggeledahan serta anggota DPR yang mengusulkan pembentukan tim gabungan pencari fakta. Hingga berita ini diturunkan, Propam Polri belum mengumumkan hasil pemeriksaan.

DEMA PTKIN menegaskan akan terus menjalankan peran sebagai mitra kritis Polri dalam mengawal proses penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berintegritas.

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Kukar Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas dan Bagikan Masker dalam Ops Patuh Mahakam 2026

Kukar – Tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) juga mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan Polantas Menyapa Masyarakat dalam rangka Operasi Patuh Mahakam 2026, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Robert Wolter Monginsidi, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara tersebut dilaksanakan oleh personel Satlantas Polres Kukar dengan menyapa masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam kesempatan tersebut, personel Satlantas mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu dan peraturan yang berlaku, serta selalu menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selain memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polres Kukar juga membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, menyusul kondisi kualitas udara di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara yang sedang kurang baik.

Pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan debu dan partikel di udara, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan yang setiap hari terpapar kondisi lingkungan sekitar.

Satlantas Polres Kukar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Polsek Kembang Janggut Gelar Safari Subuh dan Doa Bersama

Kukar – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat, Polsek Kembang Janggut menggelar kegiatan Safari Subuh Akbar dan doa bersama di Masjid Al-Ilham, Desa Kembang Janggut, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (2/11/2026) dini hari.

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Kapolsek Kembang Janggut AKP Dedi Supriyanto bersama Camat Kembang Janggut Suhartono perwakilan Danramil Kembang Janggut Peltu Hamid, personel Polsek Kembang Janggut, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan mendengarkan tausiah keagamaan dan doa bersama. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis antara jajaran kepolisian, unsur pemerintah, TNI, dan masyarakat.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Kembang Janggut AKP Dedi Supriyanto menyampaikan bahwa kegiatan Safari Subuh merupakan salah satu upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan emosional melalui kegiatan keagamaan.

Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi personel Bhabinkamtibmas untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi dan kebersamaan yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kecamatan Kembang Janggut.