Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kebun Sawit di Loa Janan Terbakar, Polisi dan Warga Bergerak

Kukar – Kelalaian kecil berpotensi memicu kebakaran besar. Kebun sawit milik warga di Dusun Karya Tani RT 49, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, terbakar pada Minggu (25/10/2026) sore.

Sumber api sementara diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang pengguna jalan di sekitar kebun.

Menerima informasi kebakaran sekitar pukul 17.00 WITA, personel Polsubsektor Tahura bersama Relawan Siaga Batuah, warga, dan tim perusahaan terdekat langsung bergerak melakukan penanganan.

Api membakar semak belukar, rerumputan, serta dedaunan kering dan merambat ke area kebun sawit. Luas lahan terdampak diperkirakan sekitar seperempat hektare.

Proses pemadaman menghadapi kendala karena akses menuju titik api menanjak dan tidak rata, sehingga kendaraan pemadam berukuran besar sulit menjangkau lokasi.

Petugas bersama warga pun melakukan pemadaman secara manual, sembari menyiagakan satu unit mobil tangki air PT BEP dan satu unit damkar Relawan Siaga Batuah.

Berkat kerja sama personel Polri, relawan, masyarakat, dan pihak perusahaan, kebakaran berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa puntung rokok yang dibuang sembarangan, terutama di area kering dan mudah terbakar, dapat memicu kebakaran lahan. Masyarakat diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan dan segera melaporkan jika menemukan titik api.

Cegah sebelum membesar, Polisi bersama masyarakat menjaga lahan dan lingkungan dari ancaman kebakaran.

Kapolsek Loa Janan Bergerak Tangani Sisa Api di Bukit Soeharto KM 42, Cegah Karhutla Meluas

Kukar – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Loa Janan bersama tim Tahura dan masyarakat dalam menangani sisa kebakaran vegetasi di kawasan Hutan Lindung Bukit Soeharto KM 42, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Minggu (25/10/2026) sore.

Pemantauan yang dilakukan sekitar pukul 16.45 WITA itu menemukan sumber asap berasal dari tumpukan kayu besar yang sebelumnya terbakar dan masih menyisakan bara api. Lokasi berada di sisi kanan jalan utama Samarinda–Balikpapan, dalam kawasan delineasi OIKN.

Kapolsubsektor Tahura Aiptu Edi Susanto bersama personel Polri, tim Tahura, dan tim Borneo Caind yang dipimpin Wawan langsung melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi. Dengan dukungan satu unit kendaraan slip-on dan satu mobil pemadam kebakaran, tim Tahura bersama masyarakat berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan.

Penanganan ini menjadi langkah penting untuk mencegah bara api kembali menyala dan memicu kebakaran yang lebih luas, terutama di kawasan hutan yang rawan terdampak karhutla.

Meski api berhasil dipadamkan, pemantauan lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada titik panas yang kembali memunculkan asap.

Polisi Bersama Masyarakat bergerak cepat menjaga hutan, mencegah karhutla, dan melindungi lingkungan dari ancaman kebakaran.

Cegah Karhutla Berulang, Polsek Samboja Pasang Spanduk Larangan Tanam Sawit di Lahan Bekas Terbakar

Kukar – Polsek Samboja, Polres Kutai Kartanegara, mengintensifkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyosialisasikan larangan menanam sawit di lokasi bekas terbakar sekaligus memasang spanduk imbauan di kawasan PT Inhutani I, Kelurahan Sungai Merdeka dan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Aiptu Suryo Dwi Wibowo bersama pengelola PT Inhutani I Batu Ampar ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mencegah terulangnya kebakaran di kawasan tersebut.

Petugas juga mengajak warga berperan aktif memantau lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api melalui layanan Kepolisian 110 atau Bhabinkamtibmas setempat, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Melalui sosialisasi ini, Polsek Samboja menegaskan pentingnya menjaga lahan bekas kebakaran agar tidak dimanfaatkan dengan cara yang berpotensi memicu kerusakan lingkungan lebih lanjut. Masyarakat juga diingatkan mengenai konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Minggu Kasih, Polsek Kembang Janggut Hadir Jaga Keamanan Ibadah Jemaat GKII Kelekat

Kukar – Wujudkan rasa aman dan toleransi antarumat beragama, Polsek Kembang Janggut, Polres Kutai Kartanegara, melaksanakan kegiatan Minggu Kasih sekaligus patroli dan pengamanan ibadah di Gereja GKII Kelekat, Desa Kelekat, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin Pawas Aiptu Syahrul S bersama personel piket jaga tersebut memastikan ibadah yang diikuti sekitar 60 jemaat berlangsung aman, nyaman, dan khidmat.

Kehadiran polisi tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat serta membangun komunikasi yang harmonis antarumat beragama.

Melalui Minggu Kasih, Polsek Kembang Janggut menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga toleransi, dan memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

Polisi Bersama Masyarakat, Jaga Kerukunan dan Ciptakan Keamanan.

Polsek Muara Jawa Ajak Warga Cegah Karhutla, Ingatkan Bahaya Membakar Lahan

Kukar – Polsek Muara Jawa, Polres Kutai Kartanegara, mengajak masyarakat berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) di RT 016, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Muara Jawa, Aiptu Imanuel M. dan Aipda Ristomoyo, mengingatkan warga, khususnya petani, agar tidak membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar.

Petugas juga memberikan pemahaman tentang sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan serta dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas penerbangan.

Melalui kegiatan ini, Polsek Muara Jawa menegaskan komitmen Polri dalam mencegah karhutla dengan mengedepankan edukasi dan keterlibatan masyarakat.

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla Demi Lingkungan yang Aman dan Lestari.

Kapolres Kukar Pimpin Apel Operasi Patuh Mahakam 2026, Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

TENGGARONG – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar didampingi Dandim 0906/Kkr Letkol Arm. Budiman dan Kadishub Kukar Ahmad Junaidi memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mahakam 2026 di halaman Mako Polres Kukar, Senin (26/10/2026).

Operasi ini menjadi langkah nyata Polri bersama masyarakat untuk mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan dengan turut dihadiri unsur Forkopimda maupun instansi terkait.

Dalam amanatnya, Kapolres Kukar AKBP Khairil Basyar menegaskan bahwa Operasi Patuh Mahakam 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan sasaran meningkatkan disiplin masyarakat, menekan pelanggaran lalu lintas, serta mencegah terjadinya kecelakaan.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kesadaran dan kepatuhan setiap pengguna jalan.

“Polisi hadir bersama masyarakat, Tolak ukur keberhasilan tugas adalah kehadiran polisi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya dalam amanat.

Melalui operasi ini, personel diharapkan mengedepankan pelaksanaan tugas yang profesional, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat memicu kemacetan, pelanggaran, maupun kecelakaan.

Polres Kukar mengajak masyarakat untuk melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mematuhi rambu-rambu, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Operasi Patuh Mahakam 2026: Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.

Turun Langsung ke Jalan, Kapolres Kukar Pimpin Gatur Pagi: Polisi Bersama Masyarakat, Utamakan Keselamatan

Kukar – Bukan sekadar memberi perintah, Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar turun langsung ke jalan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Senin (26/10/2026) pukul 06.30 WITA, Kapolres Kukar didampingi Kasat Lantas AKP Ahmad Fandoli dan Kasat Samapta AKP Nursan melaksanakan pengaturan lalu lintas (gatur pagi) di Bundaran Cut Nyak Dien, Tenggarong.

Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada jam berangkat kerja dan sekolah, kehadiran pimpinan Polres Kukar bersama personel menjadi wujud nyata pelayanan kepolisian. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk membantu kelancaran kendaraan, menjaga ketertiban, serta meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Melalui pengaturan di titik strategis, potensi kepadatan lalu lintas dapat diantisipasi dan masyarakat diharapkan merasa lebih aman saat memulai aktivitas.

Polisi Bersama Masyarakat, bukan sekadar slogan. Kehadiran Kapolres Kukar bersama jajaran di lapangan menjadi bentuk komitmen untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan yang nyata, responsif, dan humanis.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, serta mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

“Melalui kegiatan rutin ini, Polres Kukar terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara”, Pungkas Kapolres

Polisi Bersama Masyarakat — hadir melayani, menjaga keselamatan, dan memastikan aktivitas warga berjalan aman.

Polisi Peduli Pendidikan, Polres Kukar Ajak Pelajar Lawan Bullying, Jauhi Narkoba, dan Tertib Berlalu Lintas

Kukar – Menindaklanjuti program Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., tentang Polisi Peduli Pendidikan, Polres Kutai Kartanegara hadir langsung di lingkungan sekolah untuk membangun karakter pelajar, mencegah kenakalan remaja, serta menanamkan kesadaran hukum sejak dini.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan upacara bendera dan edukasi kepada siswa-siswi SMK Negeri 3 Tenggarong, Kecamatan Tenggarong Seberang, Senin (26/10/2026).

Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan pesan penting bagi masa depan generasi muda.

Di hadapan para pelajar dan guru, Wakapolres mengingatkan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita. Karena itu, perilaku bullying atau perundungan harus dihindari, sementara sikap saling menghormati dan kepedulian terhadap sesama perlu terus ditumbuhkan.

Para siswa juga diingatkan untuk menjauhi narkoba yang dapat merusak masa depan, serta membiasakan diri mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Polisi Bersama Masyarakat, Bangun Generasi Muda Berkarakter dengan pendekatan edukatif dan humanis, Polres Kukar ingin memastikan kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” diwujudkan melalui sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan para pelajar. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bebas perundungan dan narkoba, serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.

Kegiatan tersebut turut melibatkan personel Satlantas dan Satreskrim Polres Kukar, di antaranya Kanit Kamsel IPDA Nurallam Setyo Nugroho serta Kanit Idik 4 Satreskrim IPTU Irma Ikawati, Kasi Humas IPTU Hariyo Jipang Panolan, Pihak sekolah yang hadir meliputi jajaran wakil kepala sekolah, dewan guru, dan siswa-siswi SMKN 3 Tenggarong.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini menjadi momentum untuk memotivasi pelajar agar lebih giat menuntut ilmu, disiplin, bertanggung jawab, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Kukar terus mendorong terbangunnya hubungan yang erat antara kepolisian dan dunia pendidikan. Sebab, menjaga masa depan generasi muda bukan hanya tanggung jawab sekolah atau orang tua, melainkan tanggung jawab bersama.

Polisi Bersama Masyarakat — Bersinergi menjaga pelajar, memperkuat karakter, dan mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman serta kondusif.

Polri Terjunkan 200 Personel Brimob dan 10 Personel Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Jakarta — Polri terus berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebanyak 200 personel Pasukan Brimob II Korps Brimob Polri diterjunkan untuk membantu pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran. Selain itu, 10 personel BKO Bareskrim Polri turut dilibatkan untuk mendukung penegakan hukum, dengan pembagian masing-masing lima personel di Kaltim dan Kalteng.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/10/2026), mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menangani karhutla secara menyeluruh, mulai dari pemadaman dan pencegahan di lapangan hingga penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran.

“Polri terus berupaya menangani karhutla melalui pengerahan personel untuk membantu pemadaman, mencegah meluasnya kebakaran, serta mendukung penegakan hukum. Upaya ini dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait dan masyarakat agar dampak karhutla dapat diminimalkan,” ujar Trunoyudo.

Di Kalimantan Timur, sebanyak 100 personel dari Resimen 1 Gegana dan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II diberangkatkan melalui upacara di Mako Polda Kaltim, Balikpapan, yang dipimpin Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Rustam Mansur.

Personel tersebut ditugaskan untuk membantu penanganan titik api di Kabupaten Kutai Timur serta mendukung upaya mitigasi karhutla di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kutai Timur, Kutai Barat, dan Paser. Penempatan personel dilakukan berdasarkan kebutuhan penanganan di lapangan agar upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran dapat berjalan optimal.

Selain itu, lima personel BKO Bareskrim Polri ditempatkan di wilayah Kaltim untuk mendukung proses penegakan hukum terkait karhutla. Kehadiran personel ini diharapkan dapat membantu penanganan perkara secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, 100 personel dari Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II diberangkatkan ke Kalimantan Tengah setelah dilepas oleh Komandan Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II Kombes Pol. Ndaru Istimawan di Sulawesi Selatan.

Personel tersebut difokuskan untuk membantu menangani titik-titik kebakaran, termasuk di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Kotawaringin Barat (Kobar) yang membutuhkan penanganan intensif. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik sesuai kebutuhan di wilayah penugasan untuk mendukung pemadaman, pembasahan lahan, dan mencegah api kembali meluas.

Di wilayah Kalteng, lima personel BKO Bareskrim Polri juga ditugaskan untuk mendukung penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana karhutla. Penempatan personel di kedua provinsi tersebut diharapkan dapat membantu penanganan perkara secara optimal, termasuk menelusuri dugaan penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pidana.

Dengan demikian, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan penegakan hukum. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk mengatasi kebakaran sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

Trunoyudo menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari petugas di lapangan, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampaknya terhadap lingkungan maupun kehidupan warga.

“Penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Polri akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat, baik dalam membantu pemadaman maupun menegakkan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tutupnya.

Melalui pengerahan personel Brimob dan dukungan BKO Bareskrim di Kaltim dan Kalteng, Polri terus berupaya hadir membantu masyarakat dalam menghadapi karhutla. Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi landasan untuk membangun kepedulian dan kerja sama dalam mencegah kebakaran, melindungi warga dari dampak asap, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Dump Truck Bermuatan Batu Bara Terbakar di KM 14 Loa Janan, Polisi Turun ke Lokasi

Kukar – Sebuah unit dump truck bermuatan batu bara milik perusahaan kontraktor pertambangan terbakar di jalan hauling KM 14, jalur menuju Pelabuhan SBJ, Desa Tani Bhakti, Kecamatan Loa Janan, Sabtu (24/10/2026) malam.

Beruntung, pengemudi berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menerima laporan masyarakat sekitar pukul 22.15 WITA, personel Polsek Loa Janan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Petugas tiba sekitar pukul 23.30 WITA dan mendapati truk bernomor lambung 227 berwarna putih dalam kondisi rebah dengan api masih menyala.

Berdasarkan keterangan awal pengemudi, api bermula dari percikan kecil pada bagian pompa power steering depan sebelah kiri. Percikan tersebut kemudian membesar hingga membakar kendaraan.

Saat api membesar, pengemudi mendapat pertolongan dari seorang saksi hingga berhasil keluar dari kendaraan. Personel kepolisian bersama pihak perusahaan kemudian melakukan pemadaman menggunakan water truck.

Setelah upaya pemadaman berlangsung, api berhasil dipadamkan pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 00.10 WITA.

Personel Polsek Loa Janan selanjutnya melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi untuk mendalami peristiwa tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kondisi teknis kendaraan berat yang beroperasi di jalur angkutan batu bara. Gangguan pada komponen kendaraan dapat berisiko menimbulkan kebakaran, terutama ketika kendaraan membawa muatan dan beroperasi pada malam hari.

Polsek Loa Janan mengimbau para pengemudi dan perusahaan angkutan agar rutin memeriksa kelayakan kendaraan sebelum beroperasi serta segera menghentikan kendaraan apabila ditemukan tanda-tanda gangguan teknis yang berpotensi membahayakan keselamatan.