Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan, Kebakaran 7 Hektare Semak Belukar Berhasil Dipadamkan

Kukar – Personel Polsek Samboja bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran lahan semak belukar seluas sekitar 7 hektare di RT 005, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (21/10/2026) sore.

Kebakaran terdeteksi sekitar pukul 16.00 WITA setelah warga melihat kepulan asap putih tebal dari lahan kosong. Laporan kemudian disampaikan kepada Ketua RT setempat sebelum personel Polsek Samboja bersama petugas pemadam kebakaran, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Tanjung Harapan, dan PMI Samboja turun ke lokasi sekitar pukul 16.30 WITA.

Dengan mengerahkan armada pemadam dan mobil tangki air, tim gabungan berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak terus meluas. Upaya pemadaman akhirnya membuahkan hasil, dengan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA.

Penanganan tersebut melibatkan satu personel Polsek Samboja, enam personel Damkar Samboja, dua relawan Redkar Tanjung Harapan, serta dua personel PMI Samboja. Sejumlah armada dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman di lokasi.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kondisi cuaca panas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu kebakaran, namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan.

Polsek Samboja mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya saat cuaca panas. Warga juga diminta tidak membakar lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Kecepatan informasi dari masyarakat dan sinergi antarpihak menjadi kunci penting dalam penanganan kebakaran ini. Polsek Samboja bersama unsur terkait terus berupaya menjaga keamanan lingkungan serta mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Polri bersama masyarakat diwujudkan dengan hadir dan bergerak cepat bersama masyarakat untuk mencegah karhutla serta melindungi lingkungan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + 17 =