Berjuang hingga Dini Hari, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla 7 Hektare di Kota Bangun

Kukar – Perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kedang Murung, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, berlangsung hingga dini hari.

Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan memimpin upaya penanganan melalui pengerahan personel bersama tim gabungan untuk menjinakkan api yang membakar sekitar 7 hektare lahan.

Kebakaran yang terjadi pada Kamis (8/10/2026) itu menghanguskan semak belukar, pepohonan, serta dedaunan kering di kawasan lahan rawa. Medan yang sulit dan akses kendaraan pemadam yang terbatas membuat petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik api.

Polsek Kota Bangun bersama Koramil, pemerintah setempat, Masyarakat Peduli Api (MPA), Regu Pemadam Kebakaran Desa (Redkar), dan warga bahu-membahu melakukan pemadaman. Dengan mengandalkan mobil pemadam, mobil relawan, serta selang air, petugas menyisir area terdampak untuk menemukan titik api dan bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Petugas melanjutkan penyiraman dan pendinginan, terutama di area yang masih mengeluarkan asap. Penerangan lampu kepala digunakan untuk mendukung pekerjaan di tengah gelapnya malam, sementara keselamatan personel tetap menjadi perhatian.

Setelah berjibaku selama berjam-jam, kegiatan pemadaman, pendinginan, dan pemantauan berakhir pada Jumat (9/10/2026) pukul 02.25 Wita. Titik api yang dapat dijangkau berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih diselidiki Unit Reskrim Polsek Kota Bangun. Petugas juga terus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api di area bekas terbakar.

Penanganan ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla. Warga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap.

Di tengah medan sulit dan malam yang panjang, petugas terus berjuang agar api tidak kembali meluas dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × four =