Angin Kencang dan Lahan Gambut Bikin Api Sulit Dijinakkan, Polsek Muara Kaman Turun Langsung

Kukar – Kobaran api di lahan gambut kawasan konsesi HTI PT SHJ, Petak 61B, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara, Minggu (20/9/2026), membuat petugas harus bekerja ekstra keras.

Kebakaran yang diperkirakan melanda sekitar 2 hektare lahan itu pertama kali diketahui sekitar pukul 14.00 Wita setelah kepulan asap terlihat dari area tersebut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin memerintahkan personel pengamanan untuk segera menuju lokasi dan membantu proses pemadaman bersama tim pemadam.

Dua personel Polsek Muara Kaman, Brigpol Alfian dan Bripda Dharma Putra Girsang, bergabung dengan 20 personel Damkar Distrik 32 Sebulu serta enam personel sekuriti dalam penanganan kebakaran.

Medan yang dihadapi bukan perkara mudah. Angin yang cukup kencang membuat api sulit dikendalikan, sementara karakter lahan gambut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih intensif.

Petugas mengerahkan lima unit mesin pompa (Alkon) dan satu mobil tangki berkapasitas 10 ton untuk menyemprot titik api. Pemadaman dilakukan secara bertahap sembari mengendalikan area yang masih terbakar.

Berkat kerja bersama di lapangan, api berhasil dipadamkan. Namun petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Selain terlibat langsung dalam pemadaman, Polsek Muara Kaman melakukan pemantauan perkembangan situasi, berkoordinasi dengan unsur terkait serta melakukan pendalaman untuk mengetahui awal mula dan penyebab kebakaran.

Polsek Muara Kaman juga memastikan pemantauan tetap dilakukan terhadap area bekas terbakar, mengingat kondisi lahan gambut memiliki potensi menyimpan bara yang dapat kembali menimbulkan titik api.

Hingga penanganan berlangsung, situasi di lokasi dalam kondisi terkendali. Polsek Muara Kaman bersama unsur terkait terus memastikan api tidak kembali muncul dan tidak meluas ke area lainnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − ten =