Longsor Susulan Terjadi di Jembayan, Satu Rumah Warga Tenggelam ke Sungai Mahakam

Kukar – Warga di kawasan Jalan Poros Tenggarong–Samarinda, RT 004 Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kembali dikejutkan longsor susulan, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 17.30 WITA.

Longsor yang terjadi di sekitar bantaran Sungai Mahakam tersebut berdampak langsung terhadap sejumlah rumah warga. Bahkan, satu unit rumah milik Saiful Darmansyah (35) dilaporkan tenggelam total ke Sungai Mahakam akibat pergerakan tanah.

Selain itu, rumah milik Juanda (49) turut terdampak. Bagian dapur rumah tersebut telah tenggelam ke sungai, sementara bangunan utama masih berdiri namun kondisinya dinilai sudah tidak layak untuk ditempati.

Juanda bersama keluarganya untuk sementara mengungsi ke rumah kerabatnya di wilayah RT 004 Desa Jembayan. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir sekitar Rp150 juta. Sementara rumah milik Saiful Darmansyah diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp300 juta.

Dampak longsor juga dirasakan Yama (70), warga setempat. Bagian dapur rumahnya mengalami kondisi miring akibat pergerakan tanah. Meski demikian, Yama bersama keluarganya masih berada di rumah tersebut.

Menyikapi kejadian tersebut, personel Polsek Loa Kulu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan. Polisi memasang garis polisi di sekitar area terdampak serta mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi yang dinilai rawan.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto juga mengingatkan warga, khususnya keluarga yang rumahnya berada di sekitar lokasi longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

“Kami mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi longsor karena masih terdapat potensi pergerakan tanah. Keselamatan warga menjadi prioritas, sehingga apabila kondisi tidak memungkinkan, sebaiknya sementara mengungsi ke rumah keluarga atau tempat yang lebih aman,” ujar Kapolsek.

Polsek Loa Kulu terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 2 =