Bukan Sekadar Padam, Satgas Karhutla Muara Muntai Perkuat Pendinginan di Lahan Gambut

Kukar – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, terus dilakukan. Meski tidak ditemukan titik api baru, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pendinginan maksimal di lokasi bekas kebakaran guna mencegah bara api kembali menyala.

Pendinginan dilakukan pada Minggu (30/8/2026) sejak pukul 09.30 WITA, tepatnya di Blok F/G 53 Trambesi Estate PT Jaya Mandiri Sukses, Desa Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani memimpin langsung personel Polsek Muara Muntai bersama unsur gabungan dalam memastikan titik-titik yang sebelumnya terbakar benar-benar aman.

Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2,5 hektare, dengan material yang terbakar berupa gambut dan semak belukar. Kondisi lahan gambut menjadi perhatian khusus karena bara api berpotensi bertahan di dalam permukaan tanah dan kembali memunculkan api.

“Pendinginan terus dimaksimalkan untuk memastikan tidak ada lagi bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. Setelah pemadaman, lokasi juga tetap dipantau secara berkala,” ujar IPTU Jaelani.

Penanganan Karhutla tersebut melibatkan kekuatan gabungan. Sebanyak 7 personel Polsek Muara Muntai, 10 personel Sat Brimob Polda Kaltim Batalyon C Pelopor Kompi 1, serta 2 personel Koramil 0906-10 Muara Muntai turut diterjunkan.

Selain itu, sebanyak 10 personel Linmas dan relawan Damkar Kecamatan Muara Muntai, 5 personel Damkar Desa Muara Leka, serta sekitar 70 relawan Damkar dan karyawan PT Jaya Mandiri Sukses ikut memperkuat proses pendinginan.

Untuk mempercepat penanganan, petugas mengerahkan berbagai sarana pendukung, di antaranya satu unit mobil Damkar, empat unit tangki air, empat unit alkon besar berkapasitas 25 HP, 16 unit alkon kecil, tiga unit kendaraan Hilux Double Cabin serta dua unit dump truck untuk mobilisasi karyawan.

Petugas menyisir area yang sebelumnya terbakar dan memfokuskan penyemprotan air pada titik-titik yang masih memiliki potensi bara. Pemantauan juga dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi apabila muncul kembali titik api.

Hingga kegiatan berlangsung, berdasarkan form tugas aplikasi Lembuswana, belum ditemukan titik api baru di wilayah Kecamatan Muara Muntai.

Polsek Muara Muntai mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terlebih di tengah kondisi musim kemarau. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan asap maupun titik api di sekitar permukiman, perkebunan maupun kawasan hutan.

“Pencegahan membutuhkan peran semua pihak. Jangan menunggu api membesar, setiap indikasi kebakaran harus segera dilaporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegas Kapolsek.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 4 =