Api Lahap Lahan Warga di Mulawarman, Polisi dan Tim Gabungan Bergerak Cepat Cegah Meluas

Kukar – Kepulan api membakar lahan milik warga di RT 14, Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (27/8/2026) malam. Respons cepat petugas membuat kobaran api berhasil dilokalisir sebelum merambat lebih luas.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 19.30 WITA, yang mana lahan milik warga terbakar dengan luasan sekitar 50 meter x 40 meter. Kondisi lahan yang dipenuhi rumput serta daun bambu kering membuat api dengan cepat menjalar di sekitar lokasi.

Mendapat informasi kebakaran, personel Polsek Tenggarong Seberang langsung menuju lokasi. Penanganan kemudian dilakukan secara bersama-sama dengan personel Koramil, PMK Tenggarong Seberang, relawan Balakar Mulawarman, serta tim pemadam dari Desa Bukit Pariaman dan Desa Bhuana Jaya.

Sebanyak empat personel Polsek Tenggarong Seberang diterjunkan dalam penanganan tersebut. Tim gabungan menggunakan kendaraan pemadam, mesin pompa air serta peralatan manual untuk mengepung dan memutus pergerakan api.

“Yang paling utama dalam penanganan kebakaran lahan adalah kecepatan. Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak dan berkoordinasi dengan unsur pemadam serta relawan agar api tidak semakin meluas,” ujar Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas.

Berkat sinergi seluruh unsur di lapangan, kobaran api berhasil dilokalisir dan dipadamkan. Petugas selanjutnya melakukan pendinginan terhadap sejumlah titik yang masih menyimpan bara sekaligus memastikan tidak ada api yang kembali muncul.

Dari hasil pengecekan awal, material yang terbakar berupa rumput kering dan daun bambu, termasuk sekitar empat pokok pohon bambu yang berada berdekatan. Kondisi cuaca panas dan material kering diduga menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api.

Polsek Tenggarong Seberang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat kondisi vegetasi mengering. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api sehingga dapat ditangani sedini mungkin.

Kecepatan informasi, kesiapsiagaan petugas, dan kolaborasi masyarakat menjadi kunci untuk mencegah kebakaran lahan berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 − three =