Kapolres Kukar Hadiri Kegiatan Launching dan Peresmian Pembangunan Jembatan serta Sumber Air Bersih Secara Virtual di Desa Jembayan

Kukar – Wujud nyata kehadiran Negara dalam membantu masyarakat kembali ditunjukkan melalui pembangunan infrastruktur dasar. Bertempat di lokasi Jembatan Perintis Tahap V, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, dilaksanakan kegiatan launching dan peresmian pembangunan jembatan serta sumber air bersih secara virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis, (13/08/2026) sekira pukul 11.00 WITA.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat” dengan dihadiri Dandim 0906 Kukar Letkol Arm. Benny Budiman, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Sekcam Loa Kulu Herudinata, Kabag Ops AKP Ecky Widi Prawira, Kasat Polairud AKP Benedict Jaya, Danramil Loa Kulu Kapten Caj Lexy Picasow, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, jajaran perwira Kodim 0906 Kukar, Kepala Desa Jembayan Erwin, serta warga Desa Jembayan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya secara virtual, pembacaan doa, serta laporan Kepala Staf Angkatan Darat melalui video conference.

Dalam laporannya, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan terus dilakukan untuk membuka akses masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah terdampak bencana.

Pembangunan tersebut ditargetkan mampu menghubungkan ribuan desa dan fasilitas kesehatan serta memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang menuju sekolah.

Selain pembangunan jembatan, program Manunggal Air Bersih juga terus dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Program tersebut telah menghasilkan ribuan titik sumber air bersih yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi Swadaya, dengan 874 unit telah selesai, 17 unit dalam tahap pembangunan dan 4 unit dalam tahap perencanaan.

Dari 874 jembatan yang telah selesai, total panjang jembatan mencapai sekitar 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat kepada sekitar 2,3 juta masyarakat.

Kapolri menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah pelosok. Kehadiran jembatan dan fasilitas air bersih diharapkan dapat memperlancar transportasi, kegiatan ekonomi, distribusi logistik, serta akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Kapolri juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang hingga generasi mendatang.

Selanjutnya, Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada TNI dan Polri yang telah bekerja secara tulus dan ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan jembatan dan sumber air bersih merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah terpencil dan mengalami keterbatasan akses.

“TNI dan Polri harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat untuk mengetahui kesulitan masyarakat,” tegas Presiden.

Presiden juga menyampaikan bahwa pengabdian TNI dan Polri merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan pengabdian kepada rakyat. Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu mempermudah aktivitas masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh atau menghadapi kesulitan dalam memperoleh akses air bersih.

Usai pelaksanaan peresmian secara virtual, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif, pemotongan pita oleh Dandim 0906/Kkr, penandatanganan serah terima Jembatan Perintis Tahap V Desa Jembayan, foto bersama, wawancara media pers, serta ramah tamah.

Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Tahap V Desa Jembayan, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin mudah, aktivitas perekonomian semakin berkembang, serta mobilitas warga dan pelayanan sosial dapat berjalan lebih efektif.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + 8 =