Satbinmas Polres Kukar Laksanakan Sosialisasi Antisipasi Bullying di Lingkungan Sekolah

Kukar – Satbinmas Polres Kukar melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan antisipasi bullying terhadap siswa dan siswi di Sekolah MTS Al – Kautsar Tenggarong sebagai bentuk upaya preventif kepolisian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Kegiatan ini berlangsung di Aula MTS Al – Kautsar, Rabu (23/07/2026) pagi.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Ps. Kanit Bintibsos Sat Binmas Aipda Bayu Pambudi, Bintara Sat Binmas Brigpol Wachid Saiful Lukman dan Bripda Mohammad Rizki Ananda Saputra dengan melibatkan pihak guru serta siswa MTS Al – Kautsar Tenggarong.

Dalam pelaksanaannya, personel Satbinmas memberikan pemaparan mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatif yang ditimbulkan baik secara psikologis maupun sosial terhadap korban. Sosialisasi ini juga menyoroti maraknya kasus bullying yang viral di media sosial dan perlunya peran aktif seluruh elemen sekolah dalam mencegahnya.

Selain itu, para siswa dan guru diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah antisipasi serta cara melaporkan apabila terjadi tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Ditekankan pula pentingnya membangun sikap saling menghargai, empati, serta komunikasi yang baik antar sesama siswa guna mencegah terjadinya konflik dan perundungan.

Ps. Kasat Binmas Polres Kukar IPTU Dewa Gede Ertana dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para siswa dapat memahami dampak buruk bullying serta berani untuk menolak dan melaporkan setiap bentuk perundungan, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar IPTU Dewa Gede Ertana.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara pihak kepolisian dan sekolah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 + eighteen =