Polri Target Bangun 1.500 SPPG di Indonesia pada Tahun 2026

JAKARTA – Polri menargetkan membangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Sampai saat ini, Korps Bhayangkara sudah memiliki 1.376 dapur untuk kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG) itu.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hal itu disampaikan saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Sigit menegaskan, pembangunan SPPG tersebut dibangun untuk terus memperkuat dan mengawal tuntas program Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi.

“Sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sigit.

Sigit menekankan, dalam memenuhi standar kelayakan dan keamanan pangan, SPPG Polri telah memiliki sejumlah sertifikat. Hal itu dipastikan untuk menjaga Food Security.

“Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, Sertifikat Uji Laboratorium Air, serta menerapkan prinsip food safety secara konsisten,” tutup Sigit.

Sebelunnya, Sigit mengungkapkan bahwa, sampai dengan saat ini, Polri sudah memiliki 1.376 SPPG. “Di sisi lain, dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis, sampai dengan hari ini, kami laporkan bahwa Polri telah memiliki 1.376 SPPG,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, ribuan SPPG tersebut terdiri dari 736 SPPG telah beroperasi, 172 persiapan operasional, dan 468 SPPG dalam tahap pembangunan.

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta orang dan menyerap 68.800 tenaga kerja,” tutup Sigit.

Polri Miliki 28 Gudang Ketahanan Pangan, Maksimalkan Hasil Panen

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa Polri bakal memiliki 28 gudang ketahanan pangan yang tersebar di beberapa titik wilayah Indonesia. Tempat penyimpanan itu bertujuan untuk memaksimalkan hasil panen.

“Seiring dengan adanya potensi peningkatan volume hasil panen, melalui kerja sama dengan Perum Bulog, Polri telah membangun 18 gudang penyimpanan pada lahan Polri di 12 provinsi,” kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Untuk hari ini, Sigit memaparkan, Presiden Prabowo Subianto juga akan melakukan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan Polri.

“Pada hari ini akan dilaksanakan groundbreaking secara serentak pembangunan 10 gudang ketahanan pangan, sehingga total gudang ketahanan pangan Polri nantinya akan mencapai 28 unit,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, gudang itu berkapasitas masing-masing sebesar 1.000 ton, dan 1 unit dengan kapasitas 10.000 ton yang akan selesai pada Juni 2026.

Sigit memastikan, pembangunan gudang tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan guna menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di berbagai wilayah, tidak hanya jagung namun juga beras dan berbagai komoditas pangan lainnya.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung dan mewujudkan ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh, mulai dari hulu sampai dengan hilir, meliputi penyiapan lahan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan, hingga memastikan penyerapan hasil panen,” tutup Sigit.

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Dalam hal ini, Sigit menargetkan bakal membangun 1.500 SPPG di tahun 2026.

Sigit mengungkapkan, Polri juga sedang membangun 33 SPPG di wilayah 3 T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Hal itu dilakukan untuk meratakan pemenuhan gizi untuk masyarakat Indonesia.

“Selain itu, Polri juga sedang membangun 33 SPPG di wilayah 3T sebagai wujud dukungan terhadap perluasan pemerataan akses pemenuhan gizi,” kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Sementara itu, dalam rangka mendukung ketahanan energi dan penggunaan energi terbarukan, Sigit menuturkan bahwa sebanyak 47 SPPG Polri telah menggunakan
CNG (si-en-ji) atau Compressed Natural Gas (kom-presd ne-tu-rel gas).

“Penggunaan CNG ini menjadi langkah strategis Polri dalam mendukung operasional SPPG yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Sigit.

Inovasi itu, kata Sigit, sebagaimana amanat Presiden Prabowo saat meresmikan SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, bahwa ‘menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban’.

“Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa,” tutup Sigit.

Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerap dan menyampaikan langsung aspirasi dari para petani kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal itu berkaitan dengan kesejahteraan dan meningkatkan jumlah produksi.

Sigit awalnya mengungkapkan bahwa, Polri telah bekerjasama dengan Bank Himbara terkait memfasilitasi penyaluran kredit usaha rakyat dalam rangka pemenuhan kebutuhan produksi petani.

“Yang digunakan untuk pembelian bibit dan pupuk, obat-obatan seperti herbisida, fungisida, insektisida, pembiayaan sewa traktor untuk penggemburan tanah, pengolahan lahan, pembayaran upah buruh, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya,” kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Terkait hal itu, Sigit berharap Presiden Prabowo berkenan untuk mendukung penguatan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), baik dari sisi kemudahan maupun peningkatan jumlah kredit yang kelak akan digunakan untuk membuka lahan baru, serta mendukung proses dari hulu hingga hilir.

“Sehingga para petani dapat meningkatkan kapasitas produksi, kemandirian usaha, dan pertumbuhan ekonomi pedesaan,” ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit memaparkan, hingga saat ini, ada 714 Poktan jagung binaan Polri di 42 Polres pada 8 Polda telah memanfaatkan fasilitas tersebut, dengan total
pinjaman mencapai Rp30,03 miliar.

Lebih dalam, Sigit pun menyampaikan aspirasi para petani di hadapan Presiden Prabowo. Di antaranya, kelompok tani berharap mendapatkan lebih banyak alsintan, bibit hingga pupuk.

“Di samping itu, para petani berharap kiranya dapat menerima bantuan yang lebih banyak lagi terkait dengan bibit, pupuk, dan alsintan, sehingga dapat mendukung peningkatan produksi,” tutup Sigit.

Kapolri Beberkan Inovasi Polri Manfaatkan dan Tingkatkan Produksi Pertanian

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan sejumlah inovasi yang telah dilaksanakan oleh Polri dalam rangka memanfaatkan dan meningkatkan produksi pertanian.

Sigit mengungkapkan, Polri melakukan kerja sama dengan UMKM lokal untuk mendorong pemanfaatan hasil samping pertanian melalui pengembangan briket tongkol jagung dengan nama Miracle Carbon (mirekel karbon).

“Sebagai energi alternatif untuk keperluan rumah tangga, pendukung UMKM, penghangat kandang ayam, serta pengganti kayu bakar,” kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Di segi mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara, yang bermanfaat untuk menaikkan PH sebanyak satu sampai dengan dua
tingkat.

“Sekaligus merestorasi unsur hara, sehingga dapat menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, inovasi tersebut sudah berjalan di lahan pertanian jagung pada Provinsi Jawa Barat dan Papua.

Lebih dalam, Sigit menuturkan, inovasi lain yang telah dilakukan Polri di antaranya membuat vertical dryer, mobil pemipil, soil tester, pompa tenaga surya, Atmosphere Water Generator, serta Mobile Rotary Dryer.

“Yang bermanfaat untuk mengeringkan jagung secara merata dan lebih bersih tanpa harus membawa hasil panen ke gudang,” tutup Sigit.

Sebanyak 166 SPPG Polri Siap Diresmikan Presiden Prabowo Secara Serentak dari Tuban

Tuban – Polri menyatakan kesiapan penuh menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam agenda peresmian operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (16/5/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, mengatakan seluruh jajaran telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan operasional SPPG berjalan optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Polri siap mendukung penuh agenda Presiden RI dalam peresmian operasional 166 SPPG. Program Makan Bergizi Gratis merupakan implementasi nyata aktualisasi Asta Cita Presiden RI karena pemenuhan gizi dan ketahanan pangan adalah fondasi utama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” ujar Irjen Pol. Nurworo Danang.

Menurutnya, Program MBG tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan dengan melibatkan petani, peternak, UMKM hingga koperasi lokal.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui rantai pasok pangan yang inklusif. Karena itu, keberlanjutan program menjadi prioritas utama yang terus diperkuat Polri,” jelasnya.

Hingga 13 Mei 2026, Satgas MBG Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 SPPG telah beroperasi, melayani sekitar 1,84 juta penerima manfaat dan menyerap hampir 36.800 tenaga kerja. Selain itu, terdapat 172 SPPG dalam tahap persiapan operasional serta 468 SPPG yang masih dalam proses pembangunan, terdiri atas 435 SPPG di wilayah aglomerasi dan 33 SPPG di daerah terpencil.

Pada momentum ini, sebanyak 166 SPPG di 24 Polda jajaran diresmikan secara serentak dan terhubung secara daring dari wilayah masing-masing dengan dukungan Forkopimda, Bhayangkari, relawan, tenaga ahli gizi serta tim operasional lapangan.

Irjen Pol. Nurworo menegaskan, seluruh operasional SPPG Polri menerapkan standar keamanan pangan yang ketat mulai dari tahap produksi hingga distribusi, didukung sertifikasi higiene sanitasi, keamanan pangan, halal hingga standar internasional. Polri juga terus menghadirkan inovasi operasional, termasuk pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan untuk mendukung layanan dalam skala besar.

Lebih lanjut, program MBG diperkuat melalui pembangunan ekosistem ketahanan pangan berbasis gudang sentral, greenhouse, pekarangan pangan bergizi, kolam bioflok serta kemitraan dengan pelaku usaha lokal. Hingga saat ini telah dibangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 Polda, dan pada 2026 akan ditambah 10 gudang baru guna memperkuat ketersediaan serta stabilitas pasokan pangan nasional.

Selain agenda peresmian SPPG, Presiden RI dijadwalkan menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal II di Kabupaten Tuban sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gudang ketahanan pangan untuk mendukung distribusi dan penyimpanan hasil produksi secara berkelanjutan.

“Seluruh upaya yang dilakukan Polri merupakan bentuk dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan program strategis pemerintah dapat berjalan optimal, menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional dari hulu hingga hilir,” tutup Irjen Pol. Nurworo Danang.

Polda Lampung Berhasil Ungkap Kasus Curat Ranmor yang Mengakibatkan Gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena

LAMPUNG – Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, memimpin langsung kegiatan Press Release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) sasaran kendaraan bermotor yang mengakibatkan gugurnya seorang personil Polri, Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., saat menjalankan tugas.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu, 09 Mei 2026, sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

Bripka (Anumerta) Arya Supena, yang merupakan anggota Ditintelkam Polda Lampung, memergoki aksi pencurian sepeda motor milik korban NM di depan Toko Yussy Akmal.

Saat hendak melakukan penangkapan, tersangka B alias R melakukan perlawanan sengit dan berusaha merebut senjata api milik korban.

Dalam pergumulan tersebut, tersangka berhasil menguasai senjata korban lalu menembak korban, yang mengakibatkan Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur di tempat kejadian perkara (TKP).

Sedangkan tersangka H berperan sebagai joki dan pengawas situasi, serta membantu menguburkan senjata api milik korban di wilayah Pesawaran.

“Kedua tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas di lapangan karena melakukan perlawanan aktif dan membawa senjata api rakitan yang membahayakan nyawa anggota saat proses penangkapan,” tegas Helfi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 458, Pasal 479, atau Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukuman maksimal bagi para pelaku adalah penjara seumur hidup.

Helfi menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena.
“Polri kehilangan salah satu putra terbaiknya yang gugur demi menjaga keamanan masyarakat. Kami pastikan proses hukum berjalan maksimal bagi para pelaku,” tutup Helfi Assegaf.

Kapolda dan Kapolres Kukar Sholat Jumat di Desa Manunggal Jaya, Berikan Pesan Kamtibmas

Kukar – Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, S.I.K., S.H., M.H dan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes mendampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H.  melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Jami’ Ulil Ijtihad di, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (15/05/2026).

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H Setelah melaksanakan ibadah menyampaikan pesan penting mengenai Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas) kepada seluruh jamaah hadir.

Dalam sambutannya, Kapolda mengajak masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial, menghindari penyebaran berita bohong (hoaks) dan informasi yang tidak jelas sumbernya yang dapat menimbulkan keresahan dan konflik di masyarakat.

“Menjaga keharmonisan antarumat beragama dan suku bangsa, serta menghindari segala bentuk ujaran kebencian yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa”, Kata Kapolda saat berikan sambutan.

Dalam kesempatan tersebut juga Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, S.I.K., S.H., M.H juga penyampaikan pesan kepada para jemaah untuk tidak segan dalam melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan atau tindakan yang mengganggu ketertiban kepada pihak berwenang melalui call center 110 ataupun Kantor Polisi terdekat.

Jamaah menyambut baik pesan yang disampaikan Kapolda Kaltim dan Kapolres Kukar menyatakan bahwa informasi kamtibmas tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Harapannya dengan kegiatan seperti ini bisa menambah semangat masyarakat untuk sama-sama bisa menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Kukar.

Polsek Muara Muntai Berhasil Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu di Desa Muara Leka

Kukar – Unit Reserse Kriminal Polsek Muara Muntai berhasil mengamankan satu orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu berinisial MKA (30) di wilayah Desa Muara Leka Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (15/05/2026).

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan sering terjadinya transaksi narkotika di Desa Muara Leka. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Reskrim Polsek Muara Muntai melakukan serangkaian penyelidikan di lokasi dimaksud.

“Pada hari Jumat tanggal 15 Mei 2026 petugas kemudian melihat seorang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan dengan mengendarai sepeda motor yamaha jupiter dari arah Tenggarong menuju ke arah Desa Perian”, Jelas Kapolsek.

Lebih lanjut lagi, Lalu unit reskrim Polsek Muara Muntai memberhentikan sepeda motor tersebut tepat di Jalan Poros Trans Kaltim Desa Muara Leka Rt.04 Kecamatan Muara Muntai dan mengamankan orang terdebut serta dilakukan penggeledahan terhadap tas selempang milik pelaku, ditemukan 2 (dua) bungkus narkotika jenis sabu didalam korak rokok dN 6 (enam) bungkus narkotika jenis sabu didalam amplop warna putih” ujar Kapolsek.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 8 (delapan) bungkus plastik bening yang berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3, 45 gram, 1 (satu) buah amplop warna putih, 1 (satu) buah kotak rokok merk Surya gudang garam, 1 (satu) unit alat komunikasi HP merk Realmi warna biru, 1 (satu) buah tas slempang warna hitam dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter Z KT 4872 CAJ warna Hijau.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Muara Muntai guna proses penyidikan lebih lanjut. Terhadap pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Undang-Undang No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polsek Muara Muntai mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian maupun melalui layanan 110 demi menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran narkotika khususnya di Kecamatan Muara Muntai.

Sebagai Wujud Kepedulian dan Kedekatan dengan Masyarakat, Polsek Loa Kulu Gelar Jumat Berkah

Kukar – Polsek Loa Kulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan setelah Sholat Jumat.

Kegiatan sosial ini berlangsung di Masjid Al Mizan Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, dengan melibatkan personel Polsek Loa Kulu secara langsung sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada warga. Jumat (15/05/2026).

Kegiatan Jumat Berkah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dengan harapan dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian khususnya Polsek Loa Kulu serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Kapolres Kukar AKBP Khaitul Basyar melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan kehadiran personel Polsek menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Loa Kulu.

“Jumat Berkah ini adalah sebagai sarana sedekah, berbagi rezeki, serta mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.”, terang AKP Hari Supranoto.

Melalui kegiatan ini, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto berharap dapat terus membangun hubungan yang harmonis dengan warga, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Program ini juga menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan dekat dengan masyarakat”, jelas Kapolsek.

Kegiatan Jumat Berkah di Masjid Al Mizan disambut positif oleh para jamaah dan warga sekitar. Mereka mengapresiasi langkah Polsek Loa Kulu yang terus konsisten melaksanakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, serta memberikan contoh nilai-nilai kebersamaan dan saling peduli.