Empat Tersangka Kasus SMS Blast Phising E-Tilang Segera Disidang, Dittipidsiber Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejari

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus SMS Blast phising dengan modus menyerupai situs resmi e-tilang yang mencatut institusi kejaksaan. Empat tersangka dalam perkara tersebut kini segera menjalani proses persidangan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21.

Kasus ini ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/33/XII/2025/SPKT.DITTIPIDSIBER/BARESKRIM POLRI tanggal 19 Desember 2025 serta laporan serupa dari wilayah Palu, Sulawesi Tengah.

Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Andrian Pramudainto mengatakan pihaknya telah melaksanakan tahap dua atau penyerahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum.

“Melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti di Kejaksaan Negeri Grobogan,” ujar Andrian kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

Adapun empat tersangka yang diserahkan yakni RW, WTP, FN, dan RJ. Keempatnya diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan siber menggunakan metode SMS blasting yang berisi tautan phising menyerupai laman resmi e-tilang.

Pengungkapan kasus ini bermula dari pengaduan masyarakat yang diterima Dittipidsiber dari Kejaksaan Agung RI pada 9 Desember 2025 terkait beredarnya sejumlah tautan palsu yang mencatut institusi pemerintah. Dalam laporan tersebut ditemukan 11 link kejaksaan palsu dan lima nomor telepon yang digunakan untuk menyebarkan SMS blast.

Dalam proses penyelidikan, Dittipidsiber juga menemukan laporan polisi dengan modus serupa di Palu, Sulawesi Tengah. Salah satu korban menerima SMS berisi tautan phising yang mengarahkan korban ke situs e-tilang palsu.

Karena tampilan situs menyerupai laman resmi, korban kemudian memasukkan data kartu kredit. Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar SAR 2.000 atau sekitar Rp8,8 juta setelah kartunya digunakan secara ilegal.

Dari hasil penyelidikan lanjutan, penyidik Dittipidsiber kembali menemukan 124 tautan phising lainnya beserta sejumlah nomor telepon yang digunakan dalam aksi kejahatan siber tersebut.

Selain itu, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti berupa perangkat komputer, telepon seluler, puluhan perangkat sim box, kartu SIM, hingga rekening bank yang diduga digunakan untuk mendukung operasional kejahatan.

Buka Rakernis Reskrim, Kapolri Instruksikan Ciptakan Rasa Aman dan Keadilan untuk Masyarakat

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran reserse kriminal (reskrim) se-Indonesia untuk menciptakan rasa aman dan memberikan keadilan dalam rangka penegakan hukum kepada masyarakat.

Instruksi tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri pembukaan rapat kerja teknis (rakernis) reskrim di Aula Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).

“Ini menunjukkan wujud komitmen kita untuk bersama-sama bersatu melaksanakan penegakan hukum yang menjadi perhatian khusus pemerintah dan juga memberikan
rasa aman dan memberikan keadilan bagi masyarakat,” kata Sigit.

Rakernis ini, kata Sigit juga bagian untuk meningkatkan profesionalisme dan penguatan kualitas serta kemampuan sumber daya manusia khususnya di fungsi reskrim.

Dalam kesempatan ini, Sigit juga menekankan kepada jajaran reskrim untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas antar-penegak hukum.

Menurut Sigit, hal itu wajib dilakukan untuk melahirkan penegakan hukum yang optimal agar sejalan dengan seluruh kebijakan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Khususnya menghadapi program-program rencana kerja pemerintah. Di sisi lain juga kita menghadapi situasi global yang tentunya juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri dan tentunya ini juga memunculkan celah-celah hukum baru yang tentunya harus kita antisipasi bersama,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menjelaskan, dengan terwujudnya profesionalisme dan sinergisitas yang kuat, bisa memberikan penegakan hukum yang tegas dan tuntas terhadap para pelaku-pelaku kejahatan yang membahayakan negara dan masyarakat.

“Dan juga tentunya bagaimana kita terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat khususnya kelompok-kelompok rentan,” ucap Sigit.

Di sisi lain, Sigit mengungkapkan bahwa tantangan tugas reskrim dewasa ini semakin berat. Apalagi, munculnya kejahatan transnasional yang terus berkembang ataupun melakukan modus baru untuk mencari celah.

Sementara, Sigit menyinggung soal KUHAP dan KUHP yang baru. Menurutnya, perlu ada penyesuaian di seluruh lini aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.

“Tentunya harapan kita semua, kami semua bisa bekerja sama dengan seluruh APH untuk bisa memberikan harapan baru terkait dengan paradigma KUHP dan KUHAP yang baru yang tentunya banyak memberikan ruang keadilan restoratif di semua tingkatan, tidak hanya sekedar atributif. Dan semuanya tentunya perlu dipahami oleh seluruh anggota dan juga bagaimana kita memperkuat literasi kepada masyarakat,” tutup Sigit.

Jaga Mental Personel di Wilayah Rawan, Satgas Damai Cartenz Gelar Support Psikologi di Kiwirok

Pegunungan Bintang — Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC)-2026 terus memperkuat kesiapan personel yang bertugas di wilayah rawan Papua Pegunungan melalui kegiatan pendampingan mental dan psikologis. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan asistensi support psikologi bagi personel Satgas Tindak Sektor Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dokter Satgas Banops Damai Cartenz-2026, Iptu Dr. Chintya Widodo, bersama tim psikologi dari Satgas Banops ODC-2026. Dalam pelaksanaannya, pendampingan psikologi diberikan langsung oleh Ipda Vico Lesmana, S.Psi., M.Sc., selaku Pa Psikologi Satgas Banops ODC-2026.

Program support psikologi tersebut bertujuan menjaga kondisi mental, meningkatkan semangat kerja, serta memperkuat ketahanan psikologis personel yang menjalankan tugas operasi di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Kegiatan berlangsung di Pos Satgas Tindak Sektor Kiwirok yang dipimpin Dansektor Kiwirok Satgas ODC-2026, Iptu Enabel Julian Kanit, S.Pd. Dari total 36 personel yang bertugas di sektor tersebut, sebanyak 18 personel mengikuti kegiatan pendampingan psikologi.

Kaops Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kesehatan mental personel merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi di Papua.

“Selain kesiapan fisik dan kemampuan teknis, kondisi psikologis personel juga harus menjadi perhatian utama. Melalui kegiatan support psikologi ini, kami ingin memastikan seluruh personel tetap memiliki semangat, motivasi, dan mental yang kuat dalam menjalankan tugas negara,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan humanis tidak hanya diterapkan kepada masyarakat, namun juga diinternalisasikan kepada personel melalui pendampingan psikologis secara berkala.

“Personel yang bertugas di daerah pegunungan memiliki tantangan tersendiri, baik faktor cuaca, medan, maupun tekanan tugas. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga soliditas, moril, dan kesiapan anggota di lapangan,” kata Wakaops

Selain sesi pendampingan dan penguatan mental, personel juga diberikan motivasi serta pendekatan interpersonal guna mengurangi tingkat stres dan kelelahan selama menjalankan tugas operasi di wilayah pegunungan Papua.

Pastikan Kesiapan Operasional, Bagian Logistik Polres Kukar Gelar Inpeksi Kendaraan Dinas

Kukar – Guna mendukung kelancaran tugas pelayanan kepada masyarakat, Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara melalui Bagian Logistik melaksanakan pengecekan intensif terhadap seluruh kendaraan dinas atau Barang Milik Negara (BMN) yang digunakan oleh berbagai Bagian, Satuan, dan Seksi.

Kegiatan inspeksi ini berlangsung pada Rabu (6/5/2026) mulai pukul 06.30 WITA, yang dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Mako Satlantas dan Mako Polres Kutai Kartanegara. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan setiap unit kendaraan operasional dalam kondisi prima dan laik jalan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas AKP Ahmad Fandoli, serta Kasubbagbekpal Baglog AKP Gatot Siswanto, bersama jajaran Kanit Satlantas dan personel Bagian Logistik Polres Kukar.

Bagian Logistik menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup pendataan ulang unit, pengecekan kondisi fisik mesin, hingga kelengkapan administrasi seperti plat dinas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan rutin agar aset negara yang dipercayakan kepada institusi Polri dapat terjaga keberadaannya dan selalu siap digunakan dalam situasi darurat maupun rutin.

“Pengecekan ini sangat penting untuk mendeteksi dini jika ada kendaraan yang memerlukan perawatan khusus. Dengan kondisi kendaraan yang baik, personel di lapangan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih responsif dan maksimal,” ungkap pihak Baglog Polres Kukar.

Dalam pemeriksaan tersebut, satu per satu kendaraan roda dua maupun roda empat diperiksa secara mendetail. Fokus utama adalah pada fungsi teknis kendaraan serta kesesuaian identitas kendaraan dinas.

Berdasarkan hasil pengecekan, situasi berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan personel dalam merawat sarana prasarana dinas demi menunjang stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara.

Pererat Silaturahmi, Sat Binmas Polres Kukar Sambangi Pengelola Pasar Loa Kulu Guna Serap Aspirasi Kamtibmas

Kukar – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kutai Kartanegara terus mengintensifkan kegiatan sambang tokoh dan Pembinaan Penyuluhan (Binluh) Kamtibmas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan di pusat-pusat keramaian, seperti pasar tradisional, tetap kondusif dan terjaga dengan baik.

Pada Rabu (06/05/2026) tim Sat Binmas yang dipimpin oleh Kanit Bhabinkamtibmas Iptu Eko Santoso dan Kanit Polmas Iptu Abdul Rajab, mengunjungi Kantor Unit Pelaksana Pasar (UPP) Loa Kulu di Desa Loa Kulu Kota. Kehadiran personel Polri ini disambut langsung oleh Kepala UPP Pasar Loa Kulu, Bapak Aini.

Iptu Eko Santoso menjelaskan bahwa kegiatan sambang ini bertujuan untuk menyerap informasi secara langsung dari pengelola pasar mengenai berbagai permasalahan yang sering terjadi di lingkungan pasar, mulai dari isu keamanan hingga ketertiban umum.

“Pasar merupakan pusat ekonomi masyarakat yang memiliki dinamika tinggi. Melalui dialog langsung ini, kami ingin mendengar kendala apa yang dihadapi di lapangan sekaligus mempererat silaturahmi agar sinergitas Polri dan masyarakat semakin solid,” ujar Iptu Eko Santoso di sela kegiatan.

Dalam pertemuan tersebut, petugas menyampaikan imbauan agar seluruh elemen di Pasar Loa Kulu bersama-sama menjaga keamanan wilayah Kabupaten Kukar agar tetap kondusif. Polisi juga mengingatkan warga dan pedagang untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi tindak pidana atau gangguan Kamtibmas kepada petugas terdekat atau melalui layanan Call Center 110.

Kegiatan sambang tokoh dan binluh ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman bagi para pedagang maupun pengunjung pasar. Dengan komunikasi yang dua arah, Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman sebagai fondasi kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Sinergi Polri dan Petani, Polsek Samboja Dampingi Panen Raya Jagung Binaan di Sungai Merdeka

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Samboja terus membuktikan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan intensif kepada para petani. Hal ini terlihat saat personel Polsek Samboja turun langsung membantu proses panen jagung di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Plus Maju, Kelurahan Sungai Merdeka, Rabu (06/05/2026).

Kegiatan panen raya ini dilaksanakan di lahan seluas 0,5 hektar yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta KM 42, Kecamatan Samboja Barat. Lahan yang dikelola oleh Poktan Plus Maju di bawah binaan Polri ini berhasil memanen jagung pipil varietas Simental Bisi 321.

Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah ladang bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi sebagai bentuk dukungan moral dan fisik kepada petani lokal.

“Personel kami turun langsung ke lapangan untuk membantu memanen bersama warga. Ini adalah wujud sinergi antara Polri dan Kelompok Tani Plus Maju guna memastikan produktivitas pangan di wilayah Samboja Barat tetap terjaga dengan baik,” ujar Iptu Iwan Setiawan.

Hasil panen kali ini tergolong memuaskan dengan estimasi mencapai 1 hingga 1,5 ton jagung pipil. Berdasarkan koordinasi di lapangan, seluruh hasil panen tersebut rencananya akan diserap oleh pengepul yang berada di wilayah Tenggarong Seberang untuk didistribusikan lebih lanjut.

Ketua Poktan Plus Maju, Merni Tumanan, bersama pemilik lahan, Hariyanto, mengapresiasi kehadiran anggota Polsek Samboja yang proaktif mendampingi mereka dari masa tanam hingga panen. Melalui pendampingan ini, diharapkan semangat para petani di Samboja Barat terus meningkat demi mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan pemanenan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat gotong royong, serta berakhir dalam situasi yang aman dan kondusif.

Wujud Sinergi Polri dan Swasta, Jembatan Merah Putih Presisi di Sangasanga Resmi Beroperasi

Kukar – Akses mobilitas warga di Gang Keluarga, RT 06, Kelurahan Jawa, kini menjadi lebih aman dan nyaman. Hal ini menyusul diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi pada Selasa (05/05/2026) pagi, yang merupakan hasil kolaborasi nyata antara Polsek Sangasanga, PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN), dan swadaya masyarakat setempat.

Kegiatan peresmian yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sangasanga, Iptu Wahid, didampingi Danramil Kapten Leo Nardo, Camat Sangasanga M. Dahriansyah, serta manajemen PT ABN. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis sebagai tanda jembatan telah siap digunakan oleh pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor.

Kapolsek Sangasanga, Iptu Wahid, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini selaras dengan program pemerintah dalam memperbaiki arus lalu lintas dan konektivitas antarwilayah.

“Alhamdulillah, Jembatan Merah Putih Presisi ini terwujud berkat kolaborasi erat antara Polsek, PT ABN, dan warga. Ini adalah upaya kita bersama untuk memastikan masyarakat memiliki infrastruktur yang layak dan aman,” ujar Iptu Wahid.

Pengerjaan jembatan mencakup penggantian material balok ulin, perbaikan struktur beton, hingga pengecatan ikonik berwarna merah putih. Camat Sangasanga, M. Dahriansyah, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polsek Sangasanga dan dukungan CSR PT ABN. Menurutnya, pemerintah kecamatan sangat terbantu karena jembatan ini merupakan akses vital bagi warga RT 06 Kelurahan Jawa.

Senada dengan hal tersebut, Manajer Eksternal PT ABN, Bambang Takariyanto, menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur publik merupakan komitmen jangka panjang perusahaan. Ia menyebutkan bahwa program serupa bahkan pernah meraih prestasi di tingkat ASEAN pada tahun 2023 lalu.

“Harapan kami, jembatan ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat banyak dan kerja sama harmonis ini dapat terus berlangsung di masa depan,” ungkap Bambang.

Acara peresmian berakhir pada pukul 10.00 WITA dengan sesi foto bersama jajaran Muspika, tokoh masyarakat, dan perwakilan perusahaan. Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Sangasanga.