Polairud Polres Kukar dan Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Tamapole, Cari Nelayan yang Hilang Dihantam Cuaca Buruk

Kukar – Personel Satpolairud Polres Kutai Kartanegara bersama tim SAR gabungan saat ini tengah berjuang melakukan pencarian intensif terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Sungai Tamapole, Kelurahan Tamapole, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Insiden memprihatinkan ini menimpa Sdr. Udi (35), seorang nelayan asal Muara Ulu Kecil. Korban dilaporkan hilang setelah perahu yang dikemudikannya seorang diri karam dihantam cuaca buruk pada Minggu (01/03/2026).

Kasatpolairud AKP Benedict Jaya, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk bergabung dalam operasi kemanusiaan tersebut sejak menerima laporan awal.

“Kami bergerak cepat mengerahkan personel Satpolairud untuk bergabung dengan tim gabungan lainnya. Fokus utama kami adalah menyisir titik koordinat jatuhnya korban guna memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” ujar AKP Benedict Jaya.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban melakukan perjalanan menggunakan perahu dari Muara Ulu Kecil menuju Muara Kembang pada Minggu siang. Saat melintasi perairan Sungai Tamapole, cuaca dilaporkan berubah ekstrim dengan hujan deras dan petir. Kondisi alam yang tidak bersahabat tersebut diduga menjadi penyebab utama tenggelamnya kapal beserta korban.

Hingga laporan ini diturunkan pada Senin (02/03/2026), tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Operasi pencarian ini melibatkan sinergi berbagai unsur, di antaranya Ditpolairud Polda Kaltim, TNI AL Patkamla Lamaru, Basarnas Balikpapan, Damkar Muara Jawa, serta dibantu oleh para relawan dan masyarakat sekitar.

“Di tengah situasi sulit ini, kami juga melakukan pendekatan humanis kepada pihak keluarga korban untuk memberikan dukungan moril. Sinergi antara petugas dan masyarakat di lapangan sangat kuat, kami mohon doa agar korban dapat segera ditemukan,” tambah Kasatpolairud.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat pesisir dan nelayan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang mendadak saat beraktivitas di perairan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Situasi di lokasi pencarian hingga saat ini terpantau aman dan kondusif, dengan tim yang terus berupaya maksimal melakukan penyisiran meski harus berhadapan dengan kondisi arus sungai.

Polsek Loa Kulu Ringkus Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur, Tersangka Merupakan Kakak Ipar Korban

Kukar – Jajaran Unit Reskrim Polsek Loa Kulu bertindak tegas dengan mengamankan seorang pria berinisial AR (26) atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Mirisnya, tersangka diketahui merupakan kakak ipar dari korban sendiri, SM (14).

Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga korban mendapatkan informasi mengenai perbuatan bejat pelaku yang dilakukan dalam kurun waktu November hingga Desember 2025 di kediaman mereka, Desa Jembayan Tengah.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku kejahatan seksual, terlebih korbannya adalah anak di bawah umur.

“Tersangka AR sudah kami amankan di Mapolsek Loa Kulu untuk proses hukum lebih lanjut. Tindakan ini merupakan respon cepat Polri dalam memberikan keadilan bagi korban dan memastikan hukum ditegakkan setegas-tegasnya,” ujar AKP Hari Supranoto.

Kasus ini terungkap setelah pelapor, yang merupakan orang tua korban, mendapatkan informasi dari saksi-saksi mengenai musibah yang menimpa anaknya. Pada hari Minggu (22/02/2025) malam, pihak keluarga dibantu warga sempat mengamankan tersangka di sebuah pos ronda di Dusun Tudungan sebelum akhirnya menyerahkannya kepada petugas Kepolisian Sektor Loa Kulu.

Dalam penyidikan awal, petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain pakaian yang dikenakan korban saat kejadian serta dokumen kependudukan yang mempertegas status korban masih di bawah umur. Polsek Loa Kulu juga telah berkoordinasi dengan pihak medis untuk melakukan visum et repertum sebagai penguat alat bukti.

Atas perbuatannya, tersangka AR dijerat dengan Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 473 ayat (4) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Tersangka terancam hukuman penjara yang sangat berat mengingat statusnya sebagai orang dekat yang seharusnya melindungi korban.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan proaktif dalam mengawasi lingkungan keluarga. Polsek Loa Kulu berkomitmen untuk memberantas segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum kami,” pungkas Kapolsek.

Sinergi Sat Polairud Polres Kukar dan Tim Gabungan Evakuasi Jasad Pria di Perairan Sungai Anggana

Kukar – Satuan Polairud Polres Kutai Kartanegara bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi sesosok mayat laki-laki yang ditemukan terapung di perairan Sungai Anggana, Desa Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Minggu (01/03/2026) siang.

Penemuan jasad yang sempat menghebohkan warga sekitar ini pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan bernama Adan (24) sekira pukul 10.30 WITA. Saksi melihat benda mencurigakan yang ternyata adalah tubuh manusia saat sedang melintas di perairan tersebut.

Kasat Polairud AKP Benedict Jaya, menjelaskan bahwa sesaat setelah menerima laporan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan koordinasi lintas sektoral.

“Kami segera mengerahkan personel Sat Polairud untuk berkoordinasi dengan Polsek Anggana, Damkar, PMI, serta relawan Anggana Fire Rescue. Langkah cepat ini diambil guna memastikan jenazah segera dapat dievakuasi ke darat secara layak,” ujar AKP Benedict Jaya.

Tim gabungan bertolak ke titik koordinat menggunakan Speed Boat Sat Polairud untuk melakukan proses evakuasi. Berdasarkan identifikasi awal, korban diketahui berinisial MIH (25), warga Desa Anggana yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat, 27 Februari 2026.

Kapolsek Anggana IPTU I Komang Mahendra Putra menambahkan bahwa sebelum dinyatakan hilang, korban sempat terlihat warga berada di sekitar Jembatan Sidomulyo. Diketahui pula bahwa korban saat ini sedang menjalani proses pengobatan rawat jalan di salah satu rumah sakit di Samarinda.

“Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam dan celana pendek biru. Petugas kami langsung mengamankan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mendalami kronologis kejadian sebelum korban terjatuh ke sungai,” jelas pihak kepolisian.

Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, jenazah korban langsung ditangani oleh tim PMI untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Kepolisian menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR dan masyarakat yang membantu proses pencarian hingga evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi penemuan jasad telah diamankan oleh pihak berwajib, dan koordinasi dengan Satreskrim Polres Kukar terus dilakukan untuk memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.

Penghormatan Terakhir Sang Bhayangkara, Polres Kukar Gelar Upacara Pemakaman Kedinasan Brigpol Poltak Rudiantoro

Kukar – Isak tangis dan doa syukur mengiringi keberangkatan almarhum Brigpol Poltak Rudiantoro Fras Ulian Panjaitan menuju peristirahatan terakhirnya. Polres Kutai Kartanegara memberikan penghormatan tertinggi melalui upacara pemakaman kedinasan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kutai Kartanegara, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Senin (02/03/2026).

Prosesi diawali dengan ibadah pelepasan secara Kristiani di rumah duka yang berlangsung khidmat. Almarhum, yang merupakan Bintara (Ba) Sat Binmas Polres Kukar, dikenal sebagai sosok yang setia dalam pelayanan, baik di institusi Polri maupun di tengah jemaatnya.

“Sesuai firman Tuhan, almarhum telah menyelesaikan pertandingan iman dengan baik dan mencapai garis akhir. Hari ini, kami institusi Polri memberikan penghormatan terakhir atas segala dedikasi dan kasih yang telah almarhum berikan selama bertugas,” ujar Kompol Izdiharuddin saat memberikan sambutan di rumah duka sebelum peti jenazah diserahkan secara resmi dari pihak keluarga kepada negara.

Suasana haru memuncak saat peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih diangkat oleh rekan sejawat menuju mobil jenazah. Iring-iringan kemudian bergerak menuju tempat pemakaman Kristen dengan pengawalan ketat namun penuh rasa hormat.

Di lokasi pemakaman, upacara militer Polri dilakukan berdampingan dengan prosesi pemakaman gerejawi. Tembakan salvo ke udara sebagai penghormatan terakhir menggema saat jenazah perlahan diturunkan ke liang lahat, melambangkan penghormatan negara atas jasa-jasa almarhum selama mengenakan seragam cokelat.

“Kami kehilangan seorang saudara dan rekan kerja yang luar biasa. Kepada keluarga besar Panjaitan, kiranya Roh Kudus memberikan penghiburan dan kekuatan yang melampaui segala akal dalam melewati masa sulit ini,” tambah Wakapolres saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada ahli waris sebagai simbol penghargaan tertinggi.

Upacara yang dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), rekan-rekan Sat Binmas, serta keluarga dan jemaat gereja ini berjalan dengan penuh kedamaian. Selamat jalan Brigpol Poltak Rudiantoro, engkau kini beristirahat dalam damai sejahtera di rumah Bapa di Surga.

Tarawih Keliling Ditbinmas Polda Kaltim, Perkuat Sinergi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas di Balikpapan Utara

Balikpapan – Dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kaltim melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling dan Pembinaan Kamtibmas, Sabtu (28/2/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WITA hingga 21.00 WITA tersebut dilaksanakan di Masjid Baitus Sholihin, Perum Griya Prima Lestari, RT 50, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Bintibsos Pembina TK I Setur, S.H., Ipda Supriyadi, S.H., Bripda Raffy Kurniawan, serta Bripda Dinul Qoyyimah, A.Md.P. Kehadiran personel Ditbinmas disambut hangat oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan para jamaah Masjid Baitus Sholihin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dialog bersama pengurus masjid guna memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara kepolisian dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Selanjutnya, personel Ditbinmas melaksanakan shalat Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, personel Ditbinmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para jamaah. Pesan yang disampaikan menitikberatkan pada upaya pencegahan kenakalan remaja, seperti balap liar, tawuran, perang sarung, bermain petasan secara berlebihan, serta penyalahgunaan narkoba yang kerap meningkat selama bulan Ramadan.

Melalui kegiatan Tarawih Keliling ini, diharapkan terjalin kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara dini melalui peran aktif seluruh elemen masyarakat. Ditbinmas Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur.

Tarawih Keliling Ditbinmas Polda Kaltim, Perkuat Sinergi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas di Balikpapan Utara

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kaltim melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling dan Pembinaan Kamtibmas, Sabtu (28/2/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WITA hingga 21.00 WITA tersebut dilaksanakan di Masjid Baitus Sholihin, Perum Griya Prima Lestari, RT 50, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Bintibsos Pembina TK I Setur, S.H., Ipda Supriyadi, S.H., Bripda Raffy Kurniawan, serta Bripda Dinul Qoyyimah, A.Md.P. Kehadiran personel Ditbinmas disambut hangat oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan para jamaah Masjid Baitus Sholihin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dialog bersama pengurus masjid guna memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara kepolisian dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Selanjutnya, personel Ditbinmas melaksanakan shalat Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, personel Ditbinmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para jamaah. Pesan yang disampaikan menitikberatkan pada upaya pencegahan kenakalan remaja, seperti balap liar, tawuran, perang sarung, bermain petasan secara berlebihan, serta penyalahgunaan narkoba yang kerap meningkat selama bulan Ramadan.

Melalui kegiatan Tarawih Keliling ini, diharapkan terjalin kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara dini melalui peran aktif seluruh elemen masyarakat. Ditbinmas Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur.

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Kukar Tekankan Pelayanan Humanis dan Implementasi Semangat “SETIA”

Kukar – Mengawali rutinitas pekan ini, Polres Kutai Kartanegara menggelar apel pagi personel di halaman Mako Polres Kukar pada Senin (02/03/2026). Dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, kegiatan ini menjadi momentum penguatan integritas dan profesionalisme bagi seluruh personel.

Ada suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti jalannya apel. Sebelum memberikan amanat, AKBP Khairul Basyar mengajak seluruh peserta apel untuk sejenak menundukkan kepala, mendoakan rekan sesama anggota Polri yang berpulang ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa pada hari sebelumnya.

“Mari kita doakan rekan kita yang meninggal dunia kemarin, semoga almarhum mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Kapolres dengan nada penuh empati.

Dalam amanatnya, Kapolres menekankan pentingnya bagi seluruh personel untuk menjalankan tugas dengan memegang teguh Commander Wish: SETIA (Solid, Empati, Transparan, Ikhlas, dan Adaptif). Hal ini dianggap krusial, terutama di tengah tingginya sorotan publik terhadap institusi Polri saat ini.

Menanggapi dinamika unjuk rasa yang kerap terjadi, Kapolres mengapresiasi pola pengamanan yang sabar dan humanis. Ia berpesan agar personel tidak mudah terpancing emosi dan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang menyampaikan aspirasi.

“Jadilah Polri yang Empati dan Ikhlas. Dalam pengamanan aksi unjuk rasa, kesabaran adalah kunci. Berikan pelayanan terbaik dan jangan mudah terpancing,” tegasnya.

Komitmen Zero Pelanggaran
Sejalan dengan kebijakan Kapolri dan Kapolda Kaltim, AKBP Khairul Basyar menggarisbawahi komitmen “Zero Pelanggaran” yang akan diuji coba selama satu bulan ke depan. Ia mengingatkan keras agar tidak ada personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pemakai maupun pengedar.

“Jaga kekompakan dan integritas. Jika ada kendala pribadi maupun kedinasan, jangan dipendam sendiri. Komunikasikan kepada perwira senior agar kita bisa cari solusinya bersama. Kita harus Solid,” tambahnya.

Melalui semangat SETIA, Polres Kukar berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan kebijakan pemerintah serta peka terhadap dinamika di masyarakat demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kutai Kartanegara.

Kegiatan apel pagi yang dihadiri oleh Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra beserta pejabat utama lainnya ini berakhir pada pukul 08.35 WITA dalam keadaan tertib.

Pastikan Ibadah Minggu Khidmat, Pampta Polres Kukar Gelar Patroli Dialogis di Sejumlah Gereja

Kukar – Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah, jajaran Polres Kutai Kartanegara melalui Satuan Samapta melaksanakan pengamanan dan patroli dialogis di sejumlah gereja di wilayah Kecamatan Tenggarong, Minggu (01/03/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pamapta III Polres Kukar, IPDA Muhammad Safri, dengan menerjunkan personel Sat Samapta untuk menyisir beberapa titik rumah ibadah di sepanjang Jalan Maduningrat.

Adapun sasaran pengamanan meliputi Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPDI) Jemaat Filadelfia, Gereja Protestan Di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat Efata, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), serta Gereja Katolik Paroki Santo Pius X Tenggarong.

IPDA Muhammad Safri menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lokasi ibadah bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta menjamin kekhusyukan umat kristiani dalam menjalankan ibadahnya.

“Kami hadir bukan hanya untuk berjaga, tetapi juga berdialog langsung dengan pengurus gereja dan para jemaat. Kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah Minggu berjalan tanpa rasa khawatir,” ujar IPDA Muhammad Safri di sela-sela kegiatannya.

Selain melakukan pengamanan di area pintu masuk dan parkir, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada panitia pelaksana. Polri mengajak seluruh pengurus gereja untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera berkoordinasi dengan petugas jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Pendekatan humanis yang dilakukan personel Polres Kukar ini mendapat apresiasi positif dari para jemaat. Kehadiran polisi di lapangan dinilai sangat membantu dalam menciptakan suasana kondusif di tengah mobilitas warga pada hari libur.

Hingga seluruh rangkaian ibadah selesai, situasi di kawasan Jalan Maduningrat terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan rutin ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Kutai Kartanegara dalam menjaga toleransi dan keamanan antarumat beragama di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Polsek Kenohan Berhasil Amankan Pelaku Peredaran Narkotika di Desa Tuana Tuha

Kukar – Komitmen Polsek Kenohan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkoba kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial MJ (34) berhasil diamankan petugas saat diduga hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Inpres, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Sabtu (28/02/2026) pagi.

Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari adanya laporan masyarakat yang merasa resah dengan indikasi seringnya terjadi penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.

“Kami berterima kasih atas keberanian warga memberikan informasi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim langsung melakukan penyelidikan di lapangan untuk memastikan keamanan warga Desa Tuana Tuha,” ujar AKP Giri Pratiwo.

Sekira pukul 10.00 WITA, petugas mencurigai gerak-gerik seorang pria yang berdiri di samping sebuah warung. Dengan pendekatan yang persuasif namun tegas, anggota Polsek Kenohan melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap pria yang belakangan diketahui beridentitas sebagai warga asal Lombok Tengah tersebut.

Dalam penggeledahan yang disaksikan oleh perwakilan warga setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang disembunyikan secara rapi di dalam kotak rokok. Barang bukti tersebut meliputi 6 paket kecil kristal putih diduga sabu dengan total berat bervariasi, uang tunai hasil penjualan sebesar Rp300.000, pipet kaca, sedotan, serta plastik klip.

“Tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut miliknya untuk diperjualbelikan. Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah kami amankan di Mapolsek Kenohan guna proses penyidikan lebih lanjut,” tambah Kapolsek.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kepolisian mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga lingkungan dari pengaruh narkoba. Langkah ini diambil bukan sekadar penegakan hukum, melainkan bentuk kasih sayang dan perlindungan Polri terhadap masa depan generasi muda di Kecamatan Kenohan agar terhindar dari bahaya zat terlarang.

Tegakkan Kedisiplinan, Kapolres Kukar Pimpin Langsung Pengecekan Sikap Tampang Personel

TENGGARONG – Usai pelaksanaan apel pagi, Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar, S.I.K., S.H., M.H., melakukan inspeksi mendadak terkait sikap tampang dan kerapian seluruh personel di halaman Mapolres Kutai Kartanegara, Senin (02/03/2026).

Kegiatan yang didampingi oleh Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) ini menyasar pada kerapian rambut, penggunaan seragam dinas (Gampol), hingga kelengkapan atribut personel sesuai aturan yang berlaku di institusi Polri.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar mengungkapkan bahwa pengecekan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya menjaga marwah institusi. Menurutnya, penampilan seorang anggota Polri adalah cermin pertama dari kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang prima dan berwibawa jika dari penampilan saja kita tidak rapi? Sikap tampang adalah wujud kesiapan kita dalam bertugas dan melayani masyarakat dengan hati,” ujar AKBP Khairul Basyar saat melakukan pemeriksaan di barisan personel.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres secara humanis memberikan teguran kepada beberapa personel yang rambutnya mulai kurang rapi atau penggunaan atribut yang kurang presisi. Ia meminta agar setiap personel senantiasa menanamkan rasa bangga terhadap seragam yang dikenakan.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen “Zero Pelanggaran” yang sedang digelorakan. Dengan disiplin dimulai dari hal kecil seperti kerapian diri, diharapkan personel dapat terhindar dari pelanggaran yang lebih besar dan mampu menjalankan tugas sesuai semangat SETIA (Solid, Empati, Transparan, Ikhlas, dan Adaptif).

“Kedisiplinan itu dimulai dari diri sendiri, dari cara kita berpakaian dan berperilaku. Jika internal kita sudah disiplin dan rapi, maka kepercayaan masyarakat akan semakin kuat,” tambahnya.

Kegiatan pemeriksaan yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan instruksi agar para perwira satuan fungsi terus melakukan pengawasan melekat terhadap anggota masing-masing guna memastikan profesionalisme Polri tetap terjaga di wilayah hukum Kutai Kartanegara.