Ditpolairud Polda Kaltim Berbagi 400 Takjil kepada Nelayan di Pesisir Teluk Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah serta mempererat kedekatan dengan masyarakat pesisir, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para nelayan di wilayah pesisir Teluk Balikpapan, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 16.00 WITA tersebut dipimpin oleh jajaran Ditpolairud Polda Kaltim dan diikuti oleh para Pejabat Utama, perwira menengah (Pamen), perwira pertama (Pama), personel Ditpolairud, serta Bhayangkari Ditpolairud Polda Kaltim.

Dalam kegiatan sosial tersebut, personel Ditpolairud bersama Bhayangkari membagikan sebanyak 400 kotak takjil berupa paket makanan ringan kepada masyarakat pesisir dan para nelayan yang tengah beraktivitas di kawasan Teluk Balikpapan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan aktivitas dan penghidupannya di wilayah perairan.

Direktur Polairud Polda Kaltim Kombes Pol Restika Pardemean Nainggolan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya sebagai wujud kepedulian di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat pesisir.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan oleh masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Kalimantan Timur.

Kegiatan pembagian takjil tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat pesisir dan para nelayan di kawasan Teluk Balikpapan.

Bidhumas Polda Kaltim Gelar Talkshow “Salam Presisi” di BTV, Sosialisasikan Sistem Pelaporan Cepat Propam

Balikpapan – Bidhumas Polda Kalimantan Timur melalui Subbid Penmas melaksanakan kegiatan talkshow bertajuk Salam Presisi yang disiarkan dari Studio Balikpapan TV (BTV), Jalan Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WITA tersebut menghadirkan narasumber IPTU Risnah selaku Kaurtrimlap Subbagyanduan Bidpropam Polda Kaltim, dengan dipandu oleh host BTV, Lili Hariyanti. Talkshow ini mengangkat tema “Sistem Pelaporan Pengaduan Cepat Propam Polri di Polda Kaltim” sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme pelaporan terhadap dugaan pelanggaran anggota Polri.

Dalam pemaparannya, IPTU Risnah menjelaskan bahwa Polri, khususnya Polda Kaltim, memiliki tugas pokok dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara itu, Propam Polri berperan sebagai unsur pelaksana staf khusus yang bertugas membina pertanggungjawaban profesi, melakukan pengamanan internal, serta menegakkan disiplin dan ketertiban di lingkungan Polri.

Ia juga menyampaikan bahwa Polri telah meluncurkan sistem pelaporan berbasis QR Code guna mempermudah masyarakat dalam menyampaikan pengaduan apabila menemukan perilaku anggota Polri yang tidak sesuai dengan aturan. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Adapun mekanisme pelaporan melalui QR Code Propam dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana, yakni memindai barcode, membuka formulir pengaduan, mengisi data diri dan kronologi kejadian, mengunggah bukti pendukung, serta mengirim laporan untuk kemudian dipantau proses penanganannya. Seluruh identitas pelapor dijamin kerahasiaannya sehingga masyarakat dapat melapor dengan aman dan nyaman.

Lebih lanjut disampaikan bahwa masyarakat juga dapat memantau perkembangan laporan yang telah diajukan melalui laman resmi yanduan.propam.polri.go.id. Tercatat sejak 1 Januari 2026 hingga saat ini, Polda Kaltim telah menerima sebanyak 56 laporan pengaduan, dengan rincian 37 laporan telah selesai diproses dan 19 laporan lainnya masih dalam tahap penanganan.

Melalui talkshow ini, Polda Kaltim mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota kepolisian melalui sistem pelaporan yang telah disediakan. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam upaya meningkatkan profesionalitas dan integritas institusi Polri.

Di akhir kegiatan, disampaikan pula pesan kamtibmas kepada masyarakat agar terus bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur, karena terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Polda Kaltim Bagikan 600 Takjil kepada Masyarakat di Depan Mako Polda

Balikpapan – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polda Kaltim, Selasa (10/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 16.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen. Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dan dihadiri oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Karo Rena, Diresnarkoba, Direskrimsus, Direskrimum, Dirbinmas, Kabid Humas, serta diikuti oleh personel Polda Kaltim bersama wartawan jajaran Kalimantan Timur.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 600 paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas di sekitar kawasan Mako Polda Kaltim. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Selain sebagai bentuk berbagi kepada sesama, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Kegiatan pembagian takjil berlangsung dengan tertib, aman, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menerima takjil.

Senyum Anak-Anak Mimika dan Hangatnya Kepedulian Satgas Damai Cartenz

MIMIKA – Pagi itu, suasana di Rumah Yatim dan Dhuafa Baiturrosul di Jalan Maleo, Wonosari Jaya, Mimika Baru, terasa berbeda. Tawa anak-anak pecah ketika personel Operasi Damai Cartenz 2026 datang berkunjung, Selasa (10/3/2026). Bukan sekadar membawa bantuan, mereka hadir membawa kehangatan, perhatian, dan pesan sederhana bahwa negara selalu ada untuk masyarakatnya.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin oleh Kasatgas Bantuan Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.M., bersama sejumlah personel satgas yang turut berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti.

Satu per satu anak-anak mendekat. Ada yang menggenggam tangan personel, ada pula yang tak ragu bercanda dengan wajah penuh rasa ingin tahu. Suasana yang tercipta jauh dari kesan formal. Yang terlihat justru kebersamaan yang hangat dengan pertemuan tulus antara aparat negara dan anak-anak yang menyambut dengan hati terbuka.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan berupa beras, telur, mi instan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya diserahkan kepada pengelola yayasan. Namun bagi anak-anak di panti, kehadiran para personel bukan hanya tentang bantuan yang dibawa. Kehadiran itu menjadi simbol kepedulian dan perhatian, bahwa mereka tidak berjalan sendiri.

Kehangatan yang sama kembali terasa saat rombongan melanjutkan kunjungan ke Yayasan Cinta Kasih Bunda di Jalan Jalur 3, Kamoro Jaya, Distrik Mimika Baru. Senyum anak-anak menyambut kedatangan para personel. Obrolan ringan, canda, dan kebersamaan singkat itu menghadirkan suasana penuh keakraban.

Di tengah berbagai dinamika yang dihadapi Papua, pendekatan kemanusiaan seperti ini menjadi pesan penting bahwa kehadiran negara bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merawat harapan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa nilai kemanusiaan menjadi fondasi utama dalam setiap langkah operasi di Papua.

Menurutnya, keamanan sejati tidak hanya lahir dari stabilitas situasi, tetapi juga dari kedekatan, rasa percaya, dan kepedulian antara aparat dan masyarakat.

“Kehadiran negara harus bisa dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga dalam bentuk perhatian dan kepedulian. Kami ingin masyarakat Papua merasakan bahwa aparat hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat yang selalu ada untuk mereka,” tegasnya.

Ia menambahkan, anak-anak Papua adalah harapan masa depan yang harus dijaga bersama. Karena itu, setiap langkah kecil yang menghadirkan senyum dan harapan bagi mereka menjadi bagian penting dalam membangun Papua yang damai.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Papua tumbuh dengan rasa aman dan harapan yang terjaga. Ketika negara hadir dengan hati, maka kepercayaan akan tumbuh. Dari situlah kedamaian yang sesungguhnya dapat dibangun,” tambahnya.

Bagi anak-anak di Rumah Yatim Baiturrosul dan Yayasan Cinta Kasih Bunda, kunjungan hari itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun kehangatan yang mereka rasakan meninggalkan kesan yang jauh lebih lama.

Di balik senyum dan tawa yang terukir pagi itu, tersimpan pesan sederhana namun bermakna: bahwa di tanah Papua, negara selalu berusaha hadir membawa kedamaian, merawat harapan, dan menjaga masa depan generasi penerusnya.

Polda Lampung Tetapkan 14 Orang Tersangka Terkait Tambang Emas Ilegal

Lampung – Polda Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil membongkar praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau illegal mining yang beroperasi di wilayah Kabupaten Way Kanan. Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan 24 orang, dengan 14 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H didampingi oleh Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si dan Kolonel Cpm David Medion, S.I.P., M.H.I. dalam kegiatan press release di Mapolda Lampung, Selasa (10/3/2026).

Kapolda Lampung menegaskan, pengungkapan ini merupakan komitmen Polda Lampung dalam menindak tegas praktik pertambangan ilegal yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara dalam jumlah besar.

“Dalam operasi penindakan yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Lampung pada Minggu (8/3), kami berhasil mengamankan 24 orang dari lokasi penambangan emas ilegal yang berada di lahan PTPN I Regional 7 di Kabupaten Way Kanan. Dari hasil pemeriksaan, 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara 10 orang lainnya masih berstatus saksi dan sedang dilakukan pendalaman,” ujar Kapolda.

Penertiban dilakukan di tujuh titik lokasi di wilayah Kecamatan Blambangan Umpu, yang masih berada di dalam area Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan PTPN VII, di antaranya di sekitar Jalan Lintas Sumatera Sungai Betih, Desa Lembasung, Jalan Lintas Martapura KM 6 dan KM 9 Blambangan Umpu, serta beberapa titik di sekitar aliran Sungai Betih.

Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah alat berat dan peralatan tambang yang digunakan untuk aktivitas penambangan ilegal.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

41 unit ekskavator (7 unit telah diamankan di Polda Lampung, 2 unit dalam perjalanan, dan 32 unit masih berada di TKP)

24 unit mesin dompeng/alkon

47 jerigen berisi bahan bakar solar

17 unit kendaraan roda dua

1 unit kendaraan roda empat

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aktivitas penambangan ilegal tersebut diduga telah berlangsung sekitar 1,5 tahun dengan luas lahan mencapai sekitar 200 hektare.

Kapolda Lampung mengungkapkan, jika dihitung dari potensi produksi emas, aktivitas ilegal tersebut menghasilkan keuntungan yang sangat besar.

“Dengan asumsi satu mesin menghasilkan lima gram emas per hari dan jumlah mesin mencapai sekitar 315 unit, maka total produksi diperkirakan mencapai 1.575 gram emas per hari. Dengan harga emas sekitar Rp1,8 juta per gram, maka potensi pendapatan kotor dari aktivitas ilegal tersebut bisa mencapai sekitar Rp2,8 miliar per hari atau Rp73,7 miliar per bulan,” jelas Kapolda.

Secara keseluruhan, potensi kerugian negara akibat praktik pertambangan ilegal tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,3 triliun.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 158 jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp100 miliar.

Selain itu, Polda Lampung juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menghitung lebih lanjut kerugian negara serta dampak kerusakan lingkungan akibat penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri atau sianida dalam proses pengolahan emas.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa penanganan perkara ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

“Polda Lampung berkomitmen menindak tegas segala bentuk pertambangan ilegal. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan tanpa izin karena selain melanggar hukum juga merusak lingkungan,” tegas Kapolda.

Polda Lampung juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya, sebagai bentuk partisipasi bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan penegakan hukum di Provinsi Lampung.

Jelang Lebaran, Kapolri Salurkan Tali Asih dan Sembako kepada Personel Polri

Kepolisian Negara Republik Indonesia menyalurkan tali asih kepada personel Polri dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Polri kepada seluruh personel yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas negara.

Karo Watpers SSDM Polri, Budhi Herdi Susianto, mengatakan kegiatan penyerahan paket sembako tersebut merupakan bagian dari kepedulian Kapolri terhadap kesejahteraan anggota dan pegawai di lingkungan Mabes Polri menjelang hari raya.

“Pada hari ini dalam rangka kegiatan distribusi paket sembako yang diperuntukkan bagi anggota dan ASN Mabes Polri oleh Bapak Kapolri guna menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 M/1447 H. Sebagai wujud perhatian pimpinan atas dedikasi dan pengabdian rekan-rekan sekalian,” ujar Brigjen Pol Budhi.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polri dalam menyambut Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.

Dalam kegiatan tersebut, total paket sembako yang didistribusikan mencapai 38.268 paket dengan rincian 29.960 paket untuk anggota Polri, 2.752 paket untuk PNS Polri, 107 paket untuk PPPK Polri, 1.189 paket untuk anggota BKO Polri, serta 4.260 paket untuk pegawai harian lepas (PHL) Polri.

Sementara sisanya akan disalurkan kepada para purnawirawan Polri, warakawuri, serta masyarakat sekitar di lingkungan Mabes Polri. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi personel Polri beserta keluarga, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian anggota Polri dalam melaksanakan tugas.

Siapkan Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Polda Kaltim Gelar Rakor Lintas Sektoral

Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mempersiapkan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Senin (9/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., bersama Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, S.Sos., M.I.P serta yang mewakili Gubernur Kaltim.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait, di antaranya Kejaksaan Tinggi Kaltim, Pengadilan Tinggi Kaltim, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim, Dinas Perhubungan Kaltim, Dinas Kesehatan Kaltim, BPBD Kaltim, Satpol PP Kaltim, Angkasa Pura I, Jasa Raharja, Jasa Marga, PT PLN Kaltimra, hingga Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Balikpapan dan Samarinda.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memberikan rasa aman, ketertiban, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas bagi masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, perayaan Idul Fitri setiap tahun selalu diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan mudik, aktivitas ekonomi, maupun kebutuhan pelayanan publik lainnya.

“Momentum Hari Raya Idul Fitri selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kebutuhan pelayanan publik yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan agar berbagai potensi kerawanan dapat kita antisipasi sejak dini,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc menjelaskan bahwa melalui rapat koordinasi tersebut seluruh instansi terkait menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan menjelang arus mudik Lebaran.

Lanjutnya, peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri memerlukan kesiapan bersama dari seluruh pihak, baik dalam aspek pengamanan, pengaturan lalu lintas, maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui rakor ini seluruh instansi terkait menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang dapat muncul seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang mudik Lebaran,” jelasnya.

Dengan adanya koordinasi lintas sektoral tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja secara terpadu sehingga rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kalimantan Timur dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, tutup Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc

Wakapolda Kaltim Periksa Senjata Api Personel, Pastikan Penggunaan Sesuai Prosedur

Balikpapan – Usai pelaksanaan apel pagi, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) milik personel di halaman Mapolda Kaltim, Senin (9/3/2026).

Dalam pelaksanaannya, Wakapolda didampingi Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H, Kabid Propam Kombes Pol Hariyanto, S.I.K dan Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan senjata api dinas oleh anggota kepolisian. Dalam pemeriksaan itu, Wakapolda memastikan setiap personel yang memegang senjata api telah memenuhi kelengkapan administrasi serta menjaga kondisi senjata tetap layak pakai.

Seluruh personel yang memegang senjata api diminta menunjukkan kelengkapan administrasi, mulai dari surat izin pemegang senjata api, kartu identitas, hingga kondisi fisik senjata yang digunakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan penggunaan senjata api oleh anggota Polri tetap sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta prinsip kehati-hatian dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan tersebut merupakan bentuk pengawasan internal guna memastikan setiap personel yang memegang senjata api benar-benar memenuhi persyaratan dan memahami tanggung jawabnya.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa senjata api yang dipegang oleh personel Polri digunakan secara profesional, sesuai prosedur, serta didukung dengan kelengkapan administrasi yang sah. Hal ini juga sebagai bentuk pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan dalam pelaksanaan tugas,” ujar Yuliyanto.

Polda Kaltim secara berkala melakukan pengecekan terhadap senjata api dinas sebagai bagian dari komitmen institusi dalam menjaga kedisiplinan dan profesionalitas anggota di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh personel Polri, khususnya di lingkungan Polda Kaltim, dapat semakin meningkatkan kedisiplinan serta tanggung jawab dalam penggunaan senjata api sebagai sarana pendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc.

Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Berbagi Tali Asih di Posyandu Gunung Bahagia Balikpapan

Balikpapan – Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melaksanakan kegiatan sosial dengan berbagi tali asih kepada masyarakat di Posyandu RT 12, Jalan Tiung, Kelurahan Gunung Bahagia, Kota Balikpapan, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polwan dan Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat di lingkungan posyandu.

Dalam kegiatan ini, Polwan dari Biro Operasi (Biro Ops) Polda Kaltim bersama Bhayangkari memberikan bantuan tali asih kepada sekitar 50 warga yang hadir.

Selain menyerahkan bantuan, para Polwan dan anggota Bhayangkari juga berinteraksi langsung dengan warga serta para kader posyandu, sehingga tercipta suasana hangat dan penuh kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.

Pakor Polwan Polda Kaltim AKBP Nina Ike Herawati, S. H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bagian dari upaya Polwan untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu dan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

AKBP Nina menambahkan bahwa Polwan Polda Kaltim akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kehadiran Polwan dan Bhayangkari tidak hanya dirasakan dalam tugas Kepolisian, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut peduli dan berkontribusi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar.

Tim Itwasum Polri Klarifikasi, Reviu dan Monitoring Pengendalian Mutu Internal di Polda Kaltim

Balikpapan – Polda Kaltim menerima kunjungan Tim Pengawasan Umum (Itwasum) Polri dalam rangka kegiatan klarifikasi, reviu, dan monitoring pengendalian mutu internal Tahun Anggaran 2025 di Rupatama Polda Kaltim, Senin (9/3/2026).

Kedatangan tim Itwasum Polri yang dipimpin Kombes Pol Muhammad Setyobudi Dwiputro, S.I.K., M.Si. disambut langsung oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han didampingi Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H.

Dalam sambutannya, Wakapolda Kaltim menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi kepada Ketua Tim Itwasum Polri beserta rombongan yang telah melaksanakan kegiatan pengawasan di lingkungan Polda Kaltim.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menjelaskan kegiatan klarifikasi, review, dan monitoring ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memastikan setiap satuan kerja di lingkungan Polda Kaltim menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan serta standar operasional prosedur yang berlaku.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kualitas pengendalian internal dalam setiap proses pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh jajaran dapat semakin memahami pentingnya pengawasan internal sebagai salah satu mekanisme untuk meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja di lingkungan Polri, ujar Kombes Yuliyanto.

Lanjutnya, dengan adanya pengawasan yang berjalan secara optimal, setiap personel diharapkan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas serta mematuhi aturan yang berlaku.

Hal ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri, tutup Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto.