Kapolri: Polri dan Masyarakat Sipil Setara, Jadikan Polisi Mitra dan Sahabat

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri sebagai mitra dan sahabat masyarakat. Jenderal Sigit menegaskan komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam acara buka puasa bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas), Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga mahasiswa di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/2). Jenderal Sigit menjelaskan bahwa Polri dan masyarakat merupakan anak kandung reformasi.

“Oleh karena itu, dapat kita pahami bersama bahwa Polri dan masyarakat sipil merupakan anak kandung reformasi, sekaligus hasil dari perjuangan demokrasi bangsa yang memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal arah perjalanan bangsa,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Kamis (26/2/2026).

Jenderal Sigit mengatakan, pasca reformasi 1998 ruang partisipasi masyarakat semakin terbuka. Organisasi masyarakat hingga mahasiswa hadir sebagai pilar untuk menjaga nilai-nilai demokrasi.

Instansi Polri, kata Jenderal Sigit, diberikan amanat untuk menjalankan fungsi keamanan untuk memastikan kondusifitas bangsa. Jenderal Sigit menyebut Polri senantiasa memberikan perlindungan, pengayoman untuk masyarakat dan memelihara Kamtibmas.

“Hubungan antara Polri dan masyarakat sipil bersifat setara dan harus senantiasa dibangun dengan rasa saling menghargai. Untuk itu, saya titip, jadikan Polisi sebagai mitra dan sahabat dari masyarakat,” tuturnya.

Jenderal Sigit mengajak semua pihak untuk sama-sama mengawal jalannya demokrasi. Jenderal Sigit berpesan kepada seluruh jajaran membuka ruang untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat.

“Saya juga telah meminta kepada seluruh jajaran agar betul-betul bisa memfasilitasi aspirasi yang disampaikan. Agar aspirasi tersebut betul-betul bisa deliver (tersampaikan). Polri siap menjadi fasilitator dan mediator agar semua proses dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Polri saat ini merubah paradigma, yang awalnya menjaga menjadi melayani,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jenderal Sigit berpesan kepada semua pihak untuk menang ruang demokrasi, agar tak disusupi pihak tertentu. Dia menegaskan persatuan dan kesatuan menjadi modal untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Yang terjadi justru nanti akan terjadi chaos yang dapat membahayakan keselamatan jiwa, keselamatan publik, maupun fasilitas-fasilitas publik lainnya. Dan tentunya, ini juga bisa berdampak terhadap terganggunya stabilitas kamtibmas,” kata Jenderal Sigit.

“Apabila tidak kita jaga dengan baik, ini juga akan berdampak pada stabilitas ekonomi. Dan apabila berlarut-larut dan tidak terkendali, ini akan mengakibatkan terjadinya perpecahan bangsa, kemunduran di bidang ekonomi, kemunduran di bidang sosial, budaya, dan hankam, yang tentunya akan merugikan seluruh masyarakat, bangsa, dan negara,” imbuhnya.

Kapolri Serukan Persatuan Saat Bukber Bareng Ormas dan Mahasiswa, Demokrasi Tetap Dijaga

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar buka puasa bersama organisasi kemasyarakatan, OKP, mahasiswa, dan masyarakat sipil di Gedung PTIK, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus seruan untuk menjaga persatuan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan pentingnya merawat nilai persatuan dan kesatuan di tengah dinamika nasional maupun global. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal utama dalam mendukung program pemerintah.

“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” kata Sigit, Kamis (26/2/2026).

Sigit menyinggung situasi global yang saat ini penuh ketidakpastian. Dampak kondisi internasional tersebut dinilai dapat berimplikasi pada stabilitas dalam negeri.

“Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.

Kapolri memastikan Polri tetap memberikan ruang bagi mahasiswa dan pemuda untuk menyampaikan aspirasi. Ia menilai kebebasan berpendapat merupakan bagian dari demokrasi yang harus dijaga.

“Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan,” ucap Sigit.

Sigit menegaskan Polri terbuka terhadap kritik dan evaluasi publik. Ia menyebut komitmen reformasi Polri diarahkan menjadi institusi yang dekat dan dicintai masyarakat.

“Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat,” tutur Sigit.

Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi fondasi penting bagi pembangunan nasional. Iklim demokrasi yang sehat dinilai mampu mempercepat terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

Buka Puasa Bersama Elemen Bangsa, Kapolri Ajak Jaga Persatuan Demi Asta Cita

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyerukan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia.
“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan guna mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan Asta Cita,” kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Sigit juga menyinggung dinamika situasi global yang sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi berdampak ke dalam negeri.
“Artinya kita tentunya harus terus bersiap menghadapi implikasi dari dampak global, dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.

Buka Puasa Bersama, Kapolri Ajak Ormas-Mahasiswa Bersinergi Bangun Bangsa

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas), Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga mahasiswa. Kapolri mengajak seluruh elemen bersinergi untuk membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi yang membawa kemaslahatan buat kita semua. Khususnya dalam sama-sama kita bersatu untuk menjaga Indonesia tercinta, Ibu Pertiwi yang kita cintai demi mewujudkan visi dari bapak Presiden yaitu visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Jenderal Sigit di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/).

Dalam kegiatan tersebut, Jenderal Sigit turun mengenang perjuangan pemuda dalam memerdekakan bangsa. Para pemuda, kata Jenderal Sigit, memiliki andil besar dalam kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tentunya kita tidak pernah lepas dan lekang dari sejarah bagaimana peran dari para pemuda mulai dari awal sebelum kita merdeka, pemuda pemudi selalu menjadi mesin utama penggerak untuk kita terus berjuang dalam menjalankan perjalanan dan sejarah bangsa ini tidak lepas dari peran para pemuda,” jelasnya.

Jenderal Sigit mengenang momen pemuda berkumpul mencetuskan satu rumusan proklamasi Indonesia. Sejak saat itu, para pemuda selalu menjadi motor atau penggerak dalam kemajuan bangsa Indonesia.

“Semuanya bersatu dan saat itu kita bersama-sama memberikan satu identitas kebangsaan yang baru yaitu bangsa Indonesia,” kata Jenderal Sigit.

“Semenjak itu pergerakan pemuda terus berjalan memotori perjalanan sejarah sebagai penggerak utama untuk mempercepat lahirnya keputusan besar saat itu, memelopori kebangkitan nasional dan mendorong terlaksananya proklamasi kemerdekaan di tahun 1945,” imbuhnya.

Jenderal Sigit mengatakan pemuda akan terus mengambil peran penting dalam memajukan bangsa. Jenderal Sigit juga berpesan agar pemuda terus menyuarakan suara kritis dalam mengawal proses demokrasi.

Kegiatan buka bersama ini diawali pembacaan Al-Quran oleh Qari cilik Muhammad Zian Fahrezi dan Tilawah oleh Risa Rosalia Dewi. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada perwakilan anak yatim yang hadir.

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tegaskan Profesionalisme Penegakan Hukum terhadap Anggota KKB

Jayapura, 26 Februari 2026 – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 menegaskan komitmen serius dalam penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat.

Salah satu tersangka anggota KKB berinisial N-M yang diketahui beroperasi di wilayah Yahukimo saat ini tengah menjalani proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tersangka telah ditetapkan dalam status penyidikan dan diproses melalui mekanisme hukum yang sah. Pada saat ini, proses hukum telah memasuki Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepada pihak Kejaksaan. Tahap II dilaksanakan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa penuntut umum.

P-21 merupakan istilah dalam sistem peradilan pidana yang menandakan bahwa hasil penyidikan telah dinyatakan lengkap secara formil dan materiil oleh pihak kejaksaan. Artinya, unsur-unsur pidana yang disangkakan telah terpenuhi berdasarkan alat bukti yang sah, sehingga perkara dinilai siap untuk dilimpahkan ke tahap penuntutan dan selanjutnya disidangkan di pengadilan. Dengan demikian, Tahap II menjadi momentum peralihan tanggung jawab penanganan perkara dari penyidik kepada jaksa penuntut umum.

Dalam perkara tersebut, Natan Matuan disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait dugaan kepemilikan senjata tajam tanpa hak yang terjadi pada Desember 2025 di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh tahapan proses hukum dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

“Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai koridor hukum serta tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia,” ujar Faizal.

Ia menambahkan bahwa pengembangan perkara masih terus dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan, tanpa membuka rincian teknis yang dapat menghambat proses penyidikan.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 juga menegaskan akan menindak tegas setiap tindak pidana yang mengarah pada upaya separatisme dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Langkah tersebut dilakukan dalam kerangka penegakan hukum yang sah dan terukur.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa penindakan terhadap KKB merupakan bagian dari komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga rasa aman masyarakat. Kami melaksanakannya secara tegas dan terukur, namun tetap dalam bingkai legalitas serta akuntabilitas,” kata Adarma.

Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kamtibmas di Papua serta melindungi masyarakat dari segala bentuk ancaman kelompok kriminal bersenjata. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada institusi yang berwenang demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif.

Polda Kaltim Intensifkan Ops Pekat Mahakam, Puluhan Kasus dan Ribuan Barang Bukti Disita

BALIKPAPAN –
Polda Kalimantan Timur terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026. Memasuki hari ke-7, operasi yang melibatkan 330 personel gabungan ini digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Kaltim, meliputi Polres dan Polsek jajaran.

Dalam evaluasi terbaru, dari total 71 Target Operasi (TO) yang telah ditetapkan, aparat berhasil menindak 28 TO, sementara di luar target operasi ditemukan 59 kasus tambahan. Dengan demikian, total pengungkapan mencapai 87 kasus, termasuk tindak pidana ringan (Tipiring). Dari hasil tersebut, polisi mengamankan 92 tersangka serta menyita 1.332 barang bukti berupa minuman keras ilegal, narkotika, alat perjudian, dan berbagai pelanggaran ketertiban umum.

Operasi ini menyasar berbagai titik rawan, mulai dari tempat hiburan malam, warung remang-remang, hingga pemukiman yang diduga menjadi lokasi peredaran miras dan narkoba. Dengan pola razia gabungan, patroli malam, serta penyelidikan intelijen, personel bergerak secara terkoordinasi untuk menindak tegas penyakit masyarakat yang meresahkan warga.

Kabid Humas Polda Kaltim menegaskan, kegiatan ini merupakan upaya serius untuk menekan angka kriminalitas sekaligus menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan. “Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Operasi ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh target operasi dapat dituntaskan,” ujarnya.

Dengan hasil signifikan di hari ke-7, Polda Kaltim menegaskan bahwa Operasi Pekat Mahakam bukan hanya sekadar penindakan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, membangun kepercayaan, dan menjaga ketertiban di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Pimpin Apel Siaga Ramadhan di Balikpapan, Wakapolda Kaltim Tekankan Pengamanan Secara Humanis

Balikpapan – Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, SH., M.Han pimpin Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka Harkamtibmas selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah/2026 di halaman Mako Polresta Balikpapan, Rabu (25/2/2026).

Apel siaga turut dihadiri Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, S. Sos.,M.I.P, para Pejabat Utama Polda Kalimantan Timur, Dandenpomal Lanal Balikpapan, Dansatpom Lanud Dhomber, Kasatpol PP Kota Balikpapan, Kabasarnas Balikpapan, serta Kepala BPBD Balikpapan. Kegiatan ini juga melibatkan personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat.

Dalam amanatnya, Wakapolda Kaltim menegaskan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sinergi lintas sektoral guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah yang diiringi dengan meningkatnya aktivitas dan dinamika masyarakat. Di pundak rekan-rekan sekalian, tanggung jawab menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah berada,” tegasnya.

Brigjen Pol Jossy menekankan bahwa pengamanan selama Ramadan bukan sekadar tugas rutin, melainkan bagian dari ibadah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, seluruh personel diminta melaksanakan tugas secara optimal, profesional, dan penuh tanggung jawab.

“Sempurna itu sulit, tetapi saya yakin rekan-rekan akan memberikan yang terbaik. Semoga setiap lelah dalam pelaksanaan tugas menjadi berkah,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menjelaskan bahwa apel siaga dilaksanakan untuk untuk mengecek kesiapan personel Polri, TNI, Satpol PP, Damkar, Basarnas, serta unsur masyarakat lainnya yang turut serta menjaga kamtibmas selama pelaksanaan puasa

Meskipun pengamanan telah berjalan sejak awal Ramadan, apel siaga dilaksanakan secara serentak sebagai bentuk penguatan komitmen dan koordinasi antarinstansi.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik aktivitas masyarakat, seperti masjid dan tempat ibadah, pasar Ramadan dan lokasi penjualan takjil, pusat keramaian, balap liar, hingga kawasan permukiman yang ditinggal warga saat beribadah.

Kombes Yuliyanto menambahkan bahwa pendekatan yang dikedepankan dalam pengamanan Ramadan adalah langkah preventif dan humanis.

“Yang utama adalah pencegahan dengan cara-cara humanis. Tidak serta-merta langsung penegakan hukum, tetapi mengedepankan imbauan dan edukasi,” ujarnya.

Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Kalimantan Timur terpantau aman dan terkendali berdasarkan laporan dari seluruh jajaran polres.

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing, mulai dari keluarga, tetangga, hingga komunitas yang lebih luas. Dengan kebersamaan, situasi tetap kondusif selama Ramadan,” pungkas Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc.

Ramadhan Penuh Berkah, Polwan Polda Kaltim Bersama Bhayangkari Bagikan 100 Paket Minyak Goreng

Balikpapan – Polwan bersama Bhayangkari Daerah Kaltim kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan sosial berbagi yang digelar di Kantor Kelurahan Damai Baru, Jalan MT. Haryono, Kota Balikpapan, Rabu (25/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polwan Biro Logistik Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim menyalurkan sebanyak 100 bungkus minyak goreng kemasan 2 liter kepada warga di Kelurahan Damai Baru.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan pokok warga di bulan suci Ramadhan. Selain sebagai aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polwan, Bhayangkari, dan warga.

Pakor Polwan Polda Kaltim AKBP Nina Ike Herawati, S. H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen Polwan untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas kedinasan tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin kehadiran Polwan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Melalui kegiatan berbagi ini, kami berharap dapat sedikit membantu meringankan kebutuhan warga serta mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

AKBP Nina juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud kepedulian dan pengabdian Polwan Polda Kaltim kepada masyarakat Kalimantan Timur.

Sementara itu, salah satu warga menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada Ibu-ibu Polwan dan Bhayangkari atas bantuan ini. Bantuan minyak goreng ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga Polwan Polda Kaltim selalu diberikan kelancaran dalam bertugas,” ungkapnya.

Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur Amankan Pengedar Sabu 4,19 Gram di Balikpapan

Balikpapan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur.

Pada Kamis (19/2/2026), tim Subdirektorat 1 berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di Kota Balikpapan dan mengamankan seorang tersangka berinisial RO.

Pengungkapan tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Hendri Sidabutar selaku Kasubdit 1 Direktorat Reserse Narkoba. Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4,19 gram.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Romy Tamtelahitu menjelaskan bahwa tersangka RO akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Lampiran II dan Lampiran III Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana,” ujarnya.

Atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan penyesuaian ketentuan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, termasuk ketentuan Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang telah diperbarui dalam Bab III Pasal VII angka 50 UU Nomor 1 Tahun 2026.

Kombes Pol Romy Tamtelahitu menegaskan bahwa pemberantasan narkoba menjadi prioritas dan perhatian khusus Kapolda Kaltim. Seluruh jajaran diminta untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polda Kaltim.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkoba di Kalimantan Timur. Ini menjadi komitmen bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Pihak Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar melalui berbagai layanan kepolisian, termasuk call center 110.

Saat ini, tersangka RO beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Kaltim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Operasi Pekat Mahakam 2026, Polresta Samarinda Gagalkan Distribusi 9,8 Ton Cap Tikus

Samarinda – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif melalui pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026, Polresta Samarinda berhasil mengungkap praktik penjualan dan pendistribusian minuman keras tradisional jenis Cap Tikus (CT) di wilayah hukumnya, Senin (23/2/2026).

Kegiatan cipta kondisi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Samarinda AKP Baharuddin, S.H., M.H., bersama personel Unit Patroli 110 Beat 9, 10 dan 11.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menekan peredaran penyakit masyarakat, khususnya peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Dari hasil operasi, petugas mendapati minuman keras jenis Cap Tikus yang diangkut menggunakan dua unit truk dan satu unit mobil penumpang. Total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai kurang lebih 9.880 kilogram yang dikemas dalam 247 karung.

Adapun rincian barang bukti yang diamankan yakni satu unit truk warna putih nomor polisi AB 8102 JC dengan muatan sekitar 4.520 kilogram atau 113 karung, satu unit truk warna biru nomor polisi KT 8327 KL dengan muatan sekitar 5.320 kilogram atau 133 karung, serta satu unit mobil Toyota Avanza warna putih nomor polisi KT 1589 QT yang membawa satu karung seberat 40 kilogram.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., membenarkan adanya pengungkapan kasus penjualan dan pendistribusian minuman keras tradisional jenis Cap Tikus tersebut. Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian telah melaksanakan konferensi pers terkait tindak pidana yang berhasil diungkap dalam rangka Operasi Pekat Mahakam 2026.

“Polresta Samarinda telah melakukan press release atas tindak pidana penjualan dan pendistribusian minuman keras jenis Cap Tikus di wilayah hukum Samarinda,” ujar Kombes Yuliyanto.

Lanjutnya, saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polresta Samarinda guna menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam peredaran minuman keras ilegal serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas serupa di lingkungan sekitarnya, tutup Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc