BUKU RASA BHAYANGKARA NUSANTARA HADIR DI AMERIKA SERIKAT SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI KULTURAL PRESIDEN PRABOWO

Washington DC — Buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris berjudul Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program resmi hadir di Amerika Serikat. Hari ini, Selasa (18 Februari 2026), buku tersebut diserahkan Dirgayuza setiawan Asisten Khusus Presiden RI di Washington D.C. sebagai bagian dari diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang mengedepankan budaya, kepedulian sosial, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia di panggung global.

Buku ini disusun bersama oleh Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, dan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.. Di sela pendampingan kunjungan Presiden RI ke Amerika Serikat, Dirgayuza Setiawan menyerahkan langsung buku tersebut di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat. Penyerahan diterima oleh Dwisuryo Indroyono Soesilo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.

Kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Washington D.C. melengkapi rangkaian diplomasi kultural Indonesia yang sebelumnya telah mendapat sorotan media massa nasional maupun internasional. Pada Januari 2026, Dirgayuza Setiawan menyerahkan buku yang disusun bersama Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo ini kepada Desra Percaya, Duta Besar RI untuk Inggris, di london 21 Januari 2026.

Tak lama berselang, buku tersebut diperkenalkan di forum global World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026), sebagai bagian dari showcase diplomasi Indonesia. Sejumlah media menilai kehadiran buku ini di Davos sebagai pendekatan segar diplomasi Indonesia, yang memadukan kebijakan strategis, budaya, dan program sosial dalam satu narasi yang mudah diterima komunitas global.

Dirgayuza Setiawan menegaskan bahwa buku ini kini telah berkembang menjadi instrumen diplomasi negara.

“Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sekarang sudah menjadi bagian dari diplomasi kultural Indonesia, mengenalkan kearifan budaya kita dalam program paling monumental Pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Dirgayuza.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan kebanggaannya karena buku yang disusunnya bersama Dirgayuza Setiawan dapat menjangkau berbagai penjuru dunia.

“Alhamdulillah, di tengah kesibukan lawatan Presiden, buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang kami susun bersama dapat hadir di tempat-tempat yang strategis. Setelah diperkenalkan di Kedutaan Besar RI di London, kemudian di forum bergengsi dunia WEF Davos, Swiss, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di Washington D.C., Amerika Serikat. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan gastronomi dan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Asta Cita Presiden kepada dunia,” ujar Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (18/2/2026).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh berbagai media massa, Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan pengabdian Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola SPPG Polri yang tersebar di berbagai penjuru negeri, sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Di dalamnya tergambar keseharian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, mulai dari aktivitas dapur sejak sebelum matahari terbit hingga makanan bergizi diantarkan langsung kepada para penerima manfaat.

Badan Gizi Nasional memandang buku ini sebagai simbol cara baru membangun bangsa, melalui perhatian yang nyata, konkret, dan berkelanjutan terhadap kesehatan dan gizi masyarakat.

Melalui kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Amerika Serikat, Polri menegaskan dukungan penuhnya terhadap diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia, memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia, serta menyampaikan pesan bahwa transformasi bangsa dapat dimulai dari nilai-nilai budaya, kepedulian sosial, dan pemenuhan gizi masyarakat.

Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Perkuat Sinergi dengan Wartawan di Jayapura

Jayapura – Satgas Humas Operasi Damai Cartenz memperkuat sinergi dengan wartawan mitra media melalui kegiatan silaturahmi dan tatap muka yang digelar di Posko Satgas Ops Damai Cartenz-2026, Jayapura.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang konstruktif antara aparat keamanan dan insan pers dalam mendukung pelaksanaan operasi di Papua.

Dalam pertemuan tersebut, Kasatgas Humas menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini berperan aktif menyampaikan informasi terkait perkembangan situasi keamanan di wilayah Papua secara profesional dan berimbang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan sesuai kaidah jurnalistik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

“Sinergi antara Satgas dan insan pers merupakan bagian dari strategi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Informasi yang akurat dan tidak provokatif akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum yang kami lakukan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Operasi Damai Cartenz-2026 terus berkomitmen mengedepankan pendekatan profesional, humanis, dan terukur dalam setiap langkah penegakan hukum, khususnya terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB), demi melindungi masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI.

Di kesempatan yang sama, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa komunikasi yang terbuka dengan media menjadi salah satu kunci dalam menangkal disinformasi dan hoaks.

“Kami berharap kemitraan ini terus diperkuat. Koordinasi yang baik antara aparat keamanan dan media akan mencegah ruang bagi penyebaran berita yang dapat memecah belah masyarakat. Transparansi informasi adalah bagian dari komitmen kami,” ujarnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan komunikasi dan koordinasi antara Satgas Damai Cartenz-2026 dan wartawan mitra media semakin solid, sehingga setiap informasi yang disampaikan kepada publik dapat memberikan edukasi, menyejukkan suasana, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Papua.

Bangun Kepercayaan Publik, Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kolaborasi dengan Mitra Media Timika

TIMIKA – Dalam rangka memperkuat sinergi dan membangun komunikasi konstruktif dengan insan pers, Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar kegiatan silaturahmi bersama wartawan di Kabupaten Mimika, Selasa (17/2/26).

Kegiatan yang berlangsung di kedai kopi kawasan Timika, menjadi ajang dialog awal antara jajaran Satgas Humas dan para jurnalis yang selama ini aktif melakukan peliputan di wilayah Mimika dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pernyataan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., disampaikan melalui Kasubsatgas Penmas Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan media.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan sesuai kaidah jurnalistik,” ujar Kasubsatgas Penmas membacakan pernyataan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026.

Lebih lanjut, dalam pernyataan tersebut ditekankan bahwa peran media memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan Operasi Damai Cartenz 2026, khususnya melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap rekan-rekan media dapat terus bekerja sama dalam menyukseskan Operasi Damai Cartenz 2026 melalui pemberitaan yang informatif, proporsional, dan bertanggung jawab. Semoga hubungan baik serta koordinasi yang efektif dalam penyampaian informasi dapat terus terjaga,” lanjutnya.

Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi dua arah antara aparat dan insan pers, sehingga setiap perkembangan situasi di lapangan dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan terverifikasi, guna mencegah terjadinya disinformasi.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan kemitraan dengan media merupakan bagian integral dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kami memandang media sebagai mitra strategis. Informasi yang akurat dan berimbang sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Sinergi antara aparat dan insan pers menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa komunikasi yang terbangun secara baik akan memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja aparat di lapangan.

“Melalui silaturahmi ini, kami ingin memastikan setiap informasi terkait Operasi Damai Cartenz dapat tersampaikan secara jelas dan transparan. Kami membuka ruang koordinasi seluas-luasnya dengan rekan-rekan media,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kemitraan antara Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 dan insan pers di Timika semakin solid, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan mendukung terciptanya situasi keamanan yang stabil di Papua.

Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara Tingkatkan Kemampuan Tali Dalmas, Perkuat Kesiapsiagaan Personel

Kukar – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel di lapangan, Satuan Samapta Polres Kutai Kartanegara menggelar kegiatan peningkatan kemampuan Tali Dalmas (Pengendalian Massa), Rabu (18/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Mako Polres Kutai Kartanegara tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Nursan, dengan instruktur Brigpol Faikur Rohman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Obvit Aipda Darsono, Kanit Turjawali Aipda Rhomy Rahman, serta 30 personel Sat Samapta.

Latihan dimulai pukul 08.00 Wita dengan materi teknis penggunaan tali Dalmas sebagai bagian dari taktik pengendalian massa dalam situasi kontinjensi. Personel dilatih membangun formasi, kekompakan gerakan, hingga teknik pengamanan yang mengedepankan langkah persuasif dan humanis.

Kasat Samapta AKP Nursan menjelaskan bahwa latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya dalam pengamanan aksi unjuk rasa maupun situasi darurat lainnya.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel memahami teknik dan prosedur yang benar, sehingga dalam pelaksanaan tugas di lapangan tetap mengedepankan profesionalitas, proporsionalitas, dan pendekatan yang humanis,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kemampuan secara rutin menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi komitmen Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara untuk terus meningkatkan kapasitas personel demi terwujudnya pelayanan yang prima dan responsif kepada masyarakat.

Polsek Kota Bangun Gerak Cepat Tangani Laka Lantas di Jalan Poros Kota Bangun–Tenggarong

Kukar – Personel piket Polsek Kota Bangun bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Poros Kota Bangun–Tenggarong, tepatnya di RT 08, eks Lapangan Pesawat, Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.04 Wita.

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Fortuner warna hitam nomor polisi KT 1845 OO yang dikemudikan warga Kecamatan Kenohan, dengan sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam merah nomor polisi KT 4242 NT yang dikendarai dua orang pria dengan berboncengan.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara penumpangnya, mengalami luka berat berupa patah tulang dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Dayaku Raja Kota Bangun.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Ansan Rusmawan, menjelaskan bahwa begitu menerima laporan, anggota piket langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan tindakan kepolisian.

“Personel segera melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan susulan, serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat,” jelasnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi di lapangan, kecelakaan diduga terjadi saat mobil Toyota Fortuner yang datang dari arah Kota Bangun menuju Tenggarong berupaya menyalip kendaraan di depannya dan melewati batas marka jalan hingga masuk ke jalur berlawanan. Di saat bersamaan, sepeda motor yang melaju dari arah Tenggarong menuju Kota Bangun Ulu dengan kecepatan tinggi tidak dapat menghindar sehingga tabrakan pun terjadi.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga telah mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk tidak mendahului secara sembarangan, selalu memperhatikan marka jalan, serta menjaga kecepatan kendaraan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Situasi di lokasi kejadian telah kembali normal dan arus lalu lintas dapat berjalan lancar setelah dilakukan penanganan oleh personel Polsek Kota Bangun.

Satreskrim Polres Kutai Kartanegara Ungkap Dua Kasus Judi Online dalam Ops Pekat Mahakam 2026

Kukar – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara berhasil mengungkap dua target operasi (TO) tindak pidana perjudian dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam 2026 di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Rabu, 18 Februari 2026, di kawasan Pasar Tangga Arung, Jalan Maduningrat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Operasi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kaltim tanggal 9 Februari 2026 tentang pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026.

Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara AKP Ecky Widi Prawira menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari kegiatan patroli dan penyelidikan yang dilakukan Tim Alligator Unit Opsnal Satreskrim di lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul dan diduga sebagai lokasi praktik perjudian online.

“Berdasarkan informasi masyarakat dan hasil pemantauan di lapangan, tim mendapati adanya aktivitas perjudian online di kawasan Pasar Tangga Arung. Dua orang yang masuk dalam target operasi berhasil diamankan saat sedang bermain judi online menggunakan telepon genggam,” ungkapnya.

Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial WN (50), warga Tenggarong, dan HAP (27), warga Tenggarong. Keduanya diamankan di lokasi berbeda namun masih dalam kawasan yang sama.

Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti berupa satu unit telepon genggam merek Redmi 14C warna biru dan satu unit telepon genggam merek Samsung S23 FE warna hijau tosca yang digunakan untuk mengakses situs perjudian online.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Kutai Kartanegara guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 426 dan/atau 427 KUHP terkait tindak pidana perjudian.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa Operasi Pekat Mahakam 2026 merupakan komitmen kepolisian dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk perjudian, miras ilegal, prostitusi, dan premanisme.

“Operasi ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kutai Kartanegara. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun online, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas serupa,” tegasnya.

Polres Kutai Kartanegara memastikan kegiatan Operasi Pekat Mahakam 2026 akan terus digencarkan secara intensif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polisi Bersama Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian Anak Tenggelam di Muara Kaman Ulu

Kukar – Upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di anak Sungai Mahakam, RT 16 Desa Muara Kaman Ulu (Seberang), Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih terus dilakukan hingga Rabu (18/2/2026) sore.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin, menyampaikan bahwa hingga pukul 15.20 Wita, tim gabungan masih menyisir lokasi kejadian dan area sekitar aliran sungai untuk menemukan korban.

Pencarian melibatkan unsur gabungan dari Dit Polairud Polda Kaltim, Sat Polairud Polres Kutai Kartanegara, BPBD Kutai Kartanegara, personel Polsek Muara Kaman, TNI dari Koramil setempat, Damkar Kecamatan Muara Kaman, relawan kebencanaan, serta warga masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

Sejak pukul 08.00 Wita, tim gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar titik awal korban dilaporkan tenggelam, termasuk di sepanjang anak Sungai Mahakam. Pencarian dilakukan dengan perahu, penyisiran tepian sungai, serta pemantauan arus air yang cukup menantang.

“Kami bersama seluruh unsur terkait terus berupaya maksimal melakukan pencarian. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan, dan pencarian tetap dilanjutkan,” ujar IPTU Herwin.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur dan masyarakat menjadi bukti kuatnya solidaritas dalam menghadapi musibah. Selain fokus pada pencarian, petugas juga memberikan pendampingan moril kepada pihak keluarga korban yang masih menunggu dengan penuh harap di sekitar lokasi.

Situasi di lokasi pencarian terpantau aman dan terkendali. Aparat kepolisian juga mengimbau warga, khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa.

Tim gabungan berkomitmen melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Polres Kutai Kartanegara Raih Peringkat Terbaik Kedua Kinerja Operasional se-Polda Kaltim

BALIKPAPAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Polres Kutai Kartanegara. Dalam kegiatan Penilaian Kinerja dan Evaluasi Komprehensif di Bidang Operasional Kepolisian terhadap seluruh jajaran Polres/Polresta di wilayah hukum Polda Kalimantan Timur, Polres Kutai Kartanegara berhasil meraih peringkat terbaik kedua.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, pada kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) Polri jajaran Polda Kaltim yang digelar di Ruang Mahakam, Mapolda Kaltim, pada Rabu (18/2).

AKBP Khairul Basyar menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh personel Polres Kutai Kartanegara beserta jajaran Polsek, yang secara konsisten menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penegakan hukum, serta pelayanan publik secara profesional dan humanis.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pimpinan, tetapi untuk seluruh anggota yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta dukungan masyarakat Kutai Kartanegara yang terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan responsivitas terhadap berbagai dinamika kamtibmas di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Penilaian kinerja operasional tersebut meliputi berbagai aspek, di antaranya efektivitas pengelolaan kegiatan kepolisian, capaian target operasional, inovasi pelayanan, serta kemampuan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.

Dengan raihan peringkat kedua ini, Polres Kutai Kartanegara menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program prioritas Polri serta mewujudkan kehadiran Polri yang Presisi di tengah masyarakat.

Ke depan, Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Perkuat Sinergi Amankan serta Sukseskan Rencana Kerja Pemerintah, Polda Kaltim Gelar Rapim Polri Tahun 2026

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Polda Kaltim Jajaran di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu (18/02/26). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pimpinan Polri dengan arah pembangunan nasional dan daerah Tahun 2026.

Rapim tersebut dihadiri oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, para Pejabat Utama Polda Kaltim, unsur Forkopimda, serta Kapolres jajaran.

Rapim Polda Kaltim Tahun 2026 mengusung tema “Polri Presisi siap mengamankan, mendukung, dan menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah” yang dilaksanakan selama dua hari sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan guna mendukung keberhasilan pembangunan.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa Rapim ini merupakan tindak lanjut dari Rapim Polri tingkat pusat agar kebijakan strategis pimpinan Polri dapat dijabarkan dan diimplementasikan secara konkret hingga ke tingkat Polsek. Rapim berfungsi sebagai jembatan strategis (cascading policy) dari pusat ke kewilayahan sekaligus momentum mengubah kebijakan menjadi aksi nyata di lapangan.

“Keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada sejauh mana jajaran Polda hingga Polsek mampu mengimplementasikan strategi dan kebijakan pimpinan Polri dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ucap Irjen Pol Endar.

Kapolda Kaltim juga menekankan bahwa keberhasilan mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan energi serta ekonomi yang produktif dan inklusif, tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Pemprov Kaltim, Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman, dan Kejaksaan Tinggi Kaltim sebagai fondasi utama stabilitas daerah.

Selanjutnya, Gubernur Kaltim dalam arahannya menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama keberhasilan pembangunan, terlebih Kalimantan Timur memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalimantan Timur bersama IKN akan mengubah wajah ekonomi Indonesia ke depan menuju ekonomi bernilai tambah tinggi, inklusif, dan berkelanjutan dengan mengutamakan tenaga kerja lokal,” ujar H.Rudy Mas’ud.

Ia menambahkan bahwa tema dan prioritas pembangunan Kalimantan Timur Tahun 2026 telah selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah, yaitu kedaulatan pangan dan energi serta ekonomi yang produktif dan inklusif, sehingga memerlukan dukungan pengamanan serta sinergi yang solid dari Polri dan TNI.

Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman dalam arahannya juga ikut menyampaikan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah merupakan syarat mutlak kelancaran pembangunan nasional, khususnya di Kalimantan Timur sebagai wilayah strategis penyangga IKN.

“Kodam VI/Mulawarman berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polda Kaltim dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mengamankan objek vital nasional,” tegas Mayjen TNI Krido Pramono.

Menurutnya, soliditas dan kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci terciptanya rasa aman, meningkatnya kepercayaan publik, serta terjaminnya keberhasilan rencana kerja pemerintah Tahun 2026 di wilayah Kalimantan Timur.

Humas Polda Kaltim

Pelaksanaan Ops.Keselamatan Mahakam Tahun 2026, Laka Lantas di Wilayah Hukum Polda Kaltim Catat Turun Signifikan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Operasi Keselamatan Mahakam Tahun 2026 yang digelar selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, resmi telah selesai. Pelaksanaan operasi yang melibatkan Satgas Polda Kalimantan Timur bersama seluruh Polres jajaran tersebut menunjukkan capaian positif dengan tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Kaltim.

Berdasarkan hasil data analisa dan evaluasi (Anev) yang telah dihimpun, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama Ops.Keselamatan Mahakam 2026 tercatat menurun sebesar 38 persen dibandingkan periode operasi yang sama pada tahun 2025. Penurunan ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap tertib berlalu lintas.

Dari sisi korban, data menunjukkan tren penurunan pada korban meninggal dunia, luka berat, maupun luka ringan. Secara keseluruhan, dampak fatalitas kecelakaan dapat ditekan melalui kombinasi kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang dilaksanakan secara masif dan terukur di seluruh wilayah hukum Polda Kaltim.

Pada kegiatan preemtif, Polda Kaltim bersama Polres jajaran mencatat lonjakan signifikan. Penyuluhan dan edukasi keselamatan berlalu lintas meningkat sebanyak 23.283 kegiatan, sementara penyebaran serta pemasangan media imbauan keselamatan naik 30.657 kegiatan. Capaian ini menegaskan fokus operasi pada upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat luas, pelajar, komunitas, hingga pengguna jalan.

Sementara itu, kegiatan preventif berupa pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) juga mengalami peningkatan signifikan, yakni 13.946 kegiatan atau naik 68 persen. Kehadiran personel di titik rawan kecelakaan (black spot) dan titik rawan pelanggaran (trouble spot) dinilai efektif dalam menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Di bidang penegakan hukum (gakkum), jumlah penindakan tilang tercatat 1.488 perkara, turun 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat, didukung dengan pendekatan humanis melalui teguran yang juga mengalami penyesuaian sesuai karakteristik wilayah masing-masing Polres.

Pelaksanaan Ops.Keselamatan Mahakam 2026 secara umum berjalan dengan baik dan efektif. Meski demikian, Polda Kaltim memberikan penekanan agar Polres yang masih mencatat kejadian kecelakaan maupun penurunan aktivitas tertentu dapat meningkatkan kembali langkah preemtif, preventif, dan gakkum sesuai dengan anatomi kecelakaan di wilayahnya masing-masing.

Melalui hasil ini, diharapkan budaya tertib berlalu lintas yang telah terbentuk selama operasi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kalimantan Timur dapat terwujud secara berkelanjutan.

Humas Polda Kaltim