Manfaatkan Lumpur Banjir, Kapolda Aceh Serahkan Ribuan Karung Tanam Untuk Masyarakat Aceh Tamiang

Aceh Tamiang — Dari sisa lumpur banjir yang sempat melumpuhkan kehidupan, kini tumbuh secercah harapan bagi masyarakat. Kepedulian itu hadir langsung dari Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, yang menyerahkan bantuan 20.000 karung tanam serta 500 bungkus bibit pertanian kepada Polres Aceh Tamiang, Selasa (13/1/2026).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan pascabencana.

Yang membedakan bantuan ini, seluruh karung tanam diisi dengan lumpur bekas banjir yang telah dikeringkan dan diolah. Lumpur yang sebelumnya menjadi simbol bencana dan penderitaan, kini dimanfaatkan kembali sebagai media tanam yang produktif.

Langkah ini menjadi wujud nyata pendekatan humanis dan solutif Polri dalam membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan.

Kapolda Aceh dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemanfaatan lumpur banjir ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan pesan optimisme dan semangat bangkit bagi masyarakat. “Lumpur banjir ini pernah membawa kesedihan bagi masyarakat. Namun hari ini, kita ubah menjadi media tanam yang memberi harapan. Polri ingin hadir tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam proses membangun kembali kehidupan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah.

Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung masyarakat terdampak bencana melalui langkah-langkah yang bermanfaat, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Kami berharap karung tanam dan bibit ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Aceh Tamiang. Semoga dari tanah lumpur ini tumbuh hasil pertanian yang mampu menggerakkan kembali ekonomi keluarga dan memperkuat ketahanan pangan,” tambahnya.

Penyerahan bantuan tersebut juga menjadi simbol gotong royong dan kepedulian sosial, sekaligus mendorong masyarakat untuk kembali produktif dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar mereka.

Dari lumpur yang sempat membawa duka, kini tumbuh benih harapan.
Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menanam masa depan bersama masyarakat

Brimob Polda Sumut Distribusikan Air Bersih ke Desa Sibuluan Nauli Pascabencana

Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Personel SAR Batalyon A melaksanakan kegiatan pendistribusian air bersih kepada masyarakat dengan menggunakan peralatan water treatment. Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga akan air bersih di wilayah terdampak keterbatasan air bersih.

Kegiatan pendistribusian air bersih ini dilaksanakan oleh Personel SAR Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumatra Utara yang dipimpin oleh BRIPDA Ranto Frengky. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 13 Januari 2026. Pendistribusian air bersih dilaksanakan di Desa Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Satuan Brimob Polda Sumatra Utara dalam membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih, khususnya pascabencana alam yang berdampak pada terganggunya ketersediaan air layak konsumsi. Air bersih merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat, sehingga diperlukan langkah cepat dan tepat guna mencegah timbulnya permasalahan kesehatan.

Pendistribusian dilakukan dengan mengoperasikan peralatan water treatment untuk mengolah air menjadi air bersih layak pakai, kemudian didistribusikan langsung kepada warga. Personel SAR Batalyon A menyalurkan air bersih ke tempat penampungan air milik warga serta memberikan imbauan agar air tersebut digunakan secara bijak untuk kebutuhan sehari-hari. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Sumatra Utara berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung terciptanya kondisi kesehatan dan lingkungan yang lebih baik di wilayah Desa Sibuluan Nauli.

Polda Kaltim Gelar RALB Primkoppol Tahun 2026, Ditandai dengan Pergantian Ketua yang Baru

Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Primkoppol Mapolda Kaltim dengan agenda pemberhentian dan pengangkatan Ketua Primkoppol Mapolda Kaltim Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Selasa (13/01/25).

RALB ini dihadiri oleh Wakapolda Kaltim Irjen Pol Dr. H. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H., M.Han., para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta seluruh anggota Primkoppol Mapolda Kaltim.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Kaltim Irjen Pol M. Sabilul Alif membacakan sambutan Kapolda Kaltim. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Rapat Anggota Luar Biasa merupakan forum strategis dalam menentukan arah kebijakan koperasi.

“Rapat Anggota Luar Biasa ini memiliki makna strategis karena membahas agenda penting organisasi, yaitu pemberhentian dan pengangkatan Ketua Primkoppol Mapolda Kaltim,” ujarnya.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa Primkoppol harus dikelola secara profesional dan berorientasi pada kepentingan anggota.

“Primkoppol sebagai wadah kesejahteraan anggota Polri dan keluarganya dituntut untuk dikelola secara profesional, amanah, dan akuntabel,” lanjutnya.

Wakapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Primkoppol Mapolda Kaltim sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Primkoppol Mapolda Kaltim yang lama atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan,” ucapnya.

Sementara itu, kepada Ketua Primkoppol yang baru diamanahkan, diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih maju.

“Ketua Primkoppol yang baru diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa Primkoppol Mapolda Kaltim menjadi koperasi yang sehat dan berdaya saing,” pungkasnya.

Rapat Anggota Luar Biasa ini ditandai dengan prosesi pemberhentian dan pengangkatan Ketua Primkoppol Mapolda Kaltim Tahun 2026, dari Ketua lama AKBP (Purn.) Seber R. Kombong kepada Ketua Primkoppol yang baru, AKBP Firman.

Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden RI di IKN, Den Gegana Sat Brimob Kaltim Lakukan Sterilisasi Lokasi VVIP

IKN – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melalui Detasemen Gegana melaksanakan pengamanan khusus dalam rangka kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (13/01/26).

Sebagai bagian dari pengamanan VVIP, personel Detasemen Gegana diterjunkan untuk melakukan sterilisasi di sejumlah lokasi strategis yang akan menjadi titik kegiatan Presiden RI. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh area berada dalam kondisi aman, steril, dan terbebas dari potensi ancaman.

Sterilisasi difokuskan pada tiga titik utama, yakni kawasan Istana Negara IKN, Lapangan Helipad IKN, serta Bandara Nusantara. Personel Gegana menyisir setiap sudut lokasi secara cermat dengan menggunakan peralatan deteksi khusus guna mengantisipasi keberadaan benda mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan.

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, tim penjinak bom (Jibom) dan unit sterilisasi bekerja sesuai standar operasional prosedur pengamanan VVIP. Kesiapsiagaan dan profesionalisme personel Brimob menjadi unsur penting dalam menjamin kelancaran seluruh rangkaian agenda kenegaraan Presiden di ibu kota baru Indonesia.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan di wilayah IKN memiliki tingkat prioritas tertinggi karena statusnya sebagai pusat pemerintahan nasional. Oleh sebab itu, Detasemen Gegana dikerahkan untuk memastikan situasi benar-benar dalam kondisi aman tanpa celah ancaman.

Menurutnya, kunjungan Presiden RI ke IKN merupakan agenda strategis negara yang memerlukan pengamanan maksimal, baik di lokasi utama kegiatan maupun di jalur pendukung seperti bandara dan helipad. Seluruh personel dituntut bekerja dengan tingkat kewaspadaan dan ketelitian tinggi.

Selain itu, Kombes Pol Andy juga memberikan arahan dan motivasi kepada personel yang bertugas agar senantiasa menjaga profesionalisme, loyalitas, dan dedikasi selama menjalankan pengamanan. Ia menekankan bahwa keberhasilan tugas ini merupakan bentuk kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi setiap anggota Brimob.

“Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan jangan pernah lengah. Keamanan Presiden dan kawasan IKN adalah amanah negara yang harus dijaga sebaik-baiknya. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai wujud pengabdian dan kebanggaan sebagai insan Bhayangkara,” pungkasnya.

Bhabinkamtibmas Desa Kupang Baru Rutin Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan

Kukar – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta mempererat kemitraan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Kupang Baru, Brigpol I Ketut Ngardi Arta, secara rutin melaksanakan kegiatan sambang ke para petani dan pekebun di wilayah Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan sambang tersebut dilakukan dengan mengunjungi langsung lahan pertanian dan perkebunan milik warga. Dalam suasana yang penuh keakraban, Bhabinkamtibmas berdialog dengan para petani dan pekebun untuk mengetahui kondisi pertanian, mendengarkan kendala yang dihadapi, sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat dalam mengelola lahan sebagai sumber penghidupan utama.

Brigpol I Ketut Ngardi Arta menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan moril terhadap kegiatan produktif warga, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.

“Petani dan pekebun memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan. Kami hadir untuk memberi semangat serta memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.

Melalui kegiatan sambang rutin ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Desa Kupang Baru.

Polsek Tabang Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Banjir di Tiga Desa

Kukar – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir terus ditunjukkan oleh jajaran Polsek Tabang Polres Kutai Kartanegara. Pada Selasa (13/1/2026), Polsek Tabang menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada warga di tiga desa yang masih terdampak banjir, yakni Desa Gunung Sari, Desa Ritan Baru, dan Desa Muara Ritan, Kecamatan Tabang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tabang IPTU Aldino Subroto, bersama personel Polsek Tabang serta didampingi oleh para kepala desa dan perangkat desa setempat. Penyaluran bantuan dilakukan di posko masing-masing desa sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa 30 dus mie instan dan 30 dus air mineral yang diperuntukkan bagi warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascabanjir.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, personel Polsek Tabang juga turut membantu warga secara langsung di lapangan. Di sela kegiatan, petugas membantu masyarakat melintasi jalan yang masih tergenang air serta mengangkat barang-barang milik warga ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan akibat genangan banjir.

Kapolsek Tabang IPTU Aldino Subroto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Ia juga menyebutkan bahwa meskipun kondisi banjir di beberapa wilayah telah berangsur surut, masih terdapat desa-desa yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Polri akan terus hadir dan siap membantu masyarakat dalam situasi apa pun,” ujarnya.

Polsek Tabang bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat terus berkoordinasi guna memastikan kondisi keamanan dan kebutuhan warga tetap terpantau dengan baik.

Polsek Kota Bangun Lakukan Pemantauan Banjir di Desa Liang, Situasi Terpantau Aman

Kukar – Jajaran Polsek Kota Bangun Polres Kutai Kartanegara melakukan pemantauan kondisi banjir di wilayah Desa Liang, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (13/1/2026). Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi dan memastikan situasi keamanan serta aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.

Pemantauan dilaksanakan oleh personel Bhabinkamtibmas Polsek Kota Bangun di wilayah RT 06 dan RT 07 Desa Liang. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, genangan air terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan air pasang dan merendam sebagian ruas jalan di wilayah tersebut.

Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan, menjelaskan bahwa meskipun akses jalan terendam banjir, hingga saat ini belum terdapat rumah warga yang terdampak secara langsung. Aktivitas masyarakat pun masih berjalan normal dan situasi terpantau aman serta kondusif.

“Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil. Titik longsor dan pohon tumbang juga nihil,” jelas Kapolsek.

Polsek Kota Bangun melalui personel Bhabinkamtibmas terus melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air, terutama jika curah hujan kembali meningkat.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat desa setempat apabila terjadi kondisi darurat yang memerlukan penanganan cepat.

Patroli Dialogis Polsek Sebulu, Polisi Sambangi Warga Sambil Jaga Kamtibmas

Kukar – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Sebulu Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan menyapa langsung warga di sejumlah desa, Selasa (13/1/2026).

Patroli dialogis yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 11.45 WITA tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Sebulu dengan menyambangi warga di Desa Sebulu Ilir, Desa Sebulu Modern, Desa Mekar Jaya, serta Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu. Kegiatan ini dikemas secara santai namun tetap serius, sehingga suasana dialog antara polisi dan masyarakat berlangsung akrab dan penuh kehangatan.

Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo, menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan upaya preventif Polri dalam mencegah gangguan kamtibmas, sekaligus mendengar langsung aspirasi dan informasi dari masyarakat.

“Selain patroli, kami juga berdialog langsung dengan warga. Tujuannya sederhana, silaturahmi tetap terjaga, lingkungan aman, dan warga tidak sungkan menyampaikan informasi,” ujar Kapolsek.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Sebulu menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, antara lain antisipasi kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), pencegahan peredaran narkoba, serta kewaspadaan terhadap orang tidak dikenal yang gerak-geriknya mencurigakan. Imbauan disampaikan dengan bahasa ringan agar mudah dipahami, bahkan sesekali diselipi candaan agar suasana tidak tegang.

“Polisi datang bukan hanya bawa seragam, tapi juga bawa senyum. Kalau ada yang mencurigakan, jangan ragu lapor ke Polsek Sebulu atau Call Center 110. Lebih baik lapor dulu, daripada menyesal kemudian,” ujar salah satu petugas saat berdialog dengan warga.

Melalui patroli dialogis ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan komunikasi yang baik antara polisi dan warga, niat dan kesempatan pelaku kejahatan dapat ditekan sejak dini.

Kegiatan patroli dialogis berjalan dengan aman, lancar, dan penuh keakraban. Polsek Sebulu menegaskan akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin demi mewujudkan wilayah hukum yang aman, nyaman, dan kondusif.

Polri Bangun Puluhan Sumur Bor, Warga Padang Pariaman Mulai Nikmati Air Bersih Pascabencana

PADANG PARIAMAN — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Program ini bertujuan untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat rusaknya sarana air bersih pascabencana hidrometeorologi.

Dalam pelaksanaannya, Polri menargetkan pembangunan sebanyak 38 titik sumur bor yang dilengkapi dengan pemasangan toren air, serta pendistribusian enam unit toren tambahan. Hingga saat ini, sebagian titik telah rampung dan sudah dapat dimanfaatkan oleh warga, sementara sejumlah titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Adapun lokasi pembuatan sumur bor yang dikerjakan pada hari ini meliputi enam titik, yakni Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh Selatan, Sungai Buluh Utara, Nagari Kasang, Nagari Kapalo Koto, dan Nagari Kurai Taji.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago mengatakan, pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat pascabencana.

“Polri berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses air bersih. Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan sehari-hari,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar seluruh target pembangunan sumur bor dapat diselesaikan tepat waktu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif, dengan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat.

Doa Bersama dan Pematangan Lahan, Kapolda Aceh Komitmen Dorong Percepatan Huntap Korban Bencana

Kuala Simpang — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah kembali berkunjung ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk menghadiri kegiatan doa bersama sekaligus pematangan lahan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana banjir. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan perkebunan PTPN I Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, (13/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menegaskan komitmen Polri untuk hadir secara nyata dalam proses pemulihan pascabencana, khususnya melalui pembangunan Huntap bagi masyarakat terdampak. Ia menekankan bahwa langkah percepatan perlu dilakukan meskipun sejumlah dokumen administratif masih dalam proses, dengan tetap mengedepankan persiapan lahan dan logistik secara terencana guna meminimalkan hambatan birokrasi.

“Polri hadir tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan memiliki tempat tinggal yang layak. Pembangunan hunian tetap ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, tepat waktu, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Jenderal bintang dua itu juga mengusulkan agar pembangunan Hunian tetap melibatkan tenaga kerja serta sumber daya lokal. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat serta menekan potensi inflasi, khususnya di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya.

Selain itu, kata Kapolda Aceh, sejumlah tantangan teknis turut dibahas, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti pasokan listrik dan air. Ia menyampaikan bahwa Kapolres Aceh Tamiang akan ditugaskan untuk mengoordinasikan pengelolaan kebutuhan tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak serta doa bersama agar pembangunan Huntap dapat berjalan sesuai harapan.

Di sisi lain, Kapolda Aceh menekankan kepada seluruh jajaran agar menjalankan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, serta terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Saya menekankan kepada seluruh jajaran agar bekerja secara profesional, penuh tanggung jawab, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga proses pembangunan Huntap ini benar-benar memberi manfaat bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang,” ujarnya.

Selain mengikuti doa bersama, Kapolda Aceh juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat terdampak bencana.

“kepedulian Polri, sekaligus menumbuhkan harapan agar seluruh tahapan pembangunan Hunian Tetap bagi korban bencana di Aceh Tamiang dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.