Genangan Air di Sejumlah Desa, Polsek Kenohan Lakukan Pemantauan Intensif

Kukar – Polsek Kenohan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi bencana alam di wilayah Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, menyusul terjadinya genangan air akibat tingginya curah hujan, Rabu (14/1/2026).

Pemantauan dilakukan sejak pukul 05.00 WITA hingga 17.00 WITA dengan menyasar sejumlah titik rawan banjir. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, genangan air ditemukan di beberapa ruas jalan desa.

Di antaranya, sebagian Jalan Desa Kahala Ilir pada RT 7 dan RT 8 terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 50 hingga 70 sentimeter. Selain itu, genangan juga terjadi di jalan masuk Desa Semayang sepanjang kurang lebih 50 hingga 400 meter, dengan ketinggian air antara 20 hingga 40 sentimeter.

Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya kejadian longsor, pohon tumbang, maupun dampak lain yang berpotensi membahayakan masyarakat.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lokasi-lokasi terdampak untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman, serta mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air,” ujarnya.

Meski terdapat genangan di sejumlah titik, secara umum situasi di wilayah Kecamatan Kenohan masih dalam keadaan aman dan terkendali. Personel Polsek Kenohan juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada, khususnya saat melintas di ruas jalan yang tergenang air.

Polsek Kenohan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta melaporkan setiap perkembangan situasi di lapangan, sebagai bagian dari upaya pelayanan dan perlindungan kepada

Polsek Tabang Hadir Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir di Desa Gunung Sari

Kukar – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh Polsek Tabang. Pada Rabu (14/1/2026), Polsek Tabang menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada warga RT 001 dan RT 002 Desa Gunung Sari, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang terdampak banjir.

Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan dipusatkan di rumah Ketua RT setempat. Bantuan diserahkan langsung oleh personel Polsek Tabang sebagai bentuk empati dan perhatian kepada warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana banjir.

Bantuan yang diberikan berupa 20 dus mie instan dan 20 dus air mineral, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam masa pemulihan pascabanjir.

Kanit Binmas Polsek Tabang, AIPTU Yulius Rambak, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga membutuhkan uluran tangan dan dukungan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Polsek Tabang akan terus berupaya hadir dan peduli terhadap kondisi masyarakat,” ujarnya.

Penyaluran bantuan turut disaksikan oleh Ketua RT 001 dan Ketua RT 002 Desa Gunung Sari, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Polsek Tabang kepada warganya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Tabang berkomitmen untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam kepedulian sosial.

Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara Tingkatkan Kemampuan Fisik, Wujudkan Personel Tangguh dan Siap Tugas

Kukar – Dalam rangka menjaga kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, Satuan Samapta Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Fisik bagi personel Samapta, Rabu (14/1/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dipusatkan di Lapangan Mako Polres Kutai Kartanegara dan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Kutai Kartanegara, AKP Nursan, dengan instruktur latihan Brigpol Faikur Rohman.

Latihan diikuti oleh para perwira dan 30 personel Sat Samapta, meliputi kegiatan pembinaan fisik yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan, serta ketangkasan personel dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

AKP Nursan menegaskan bahwa peningkatan kemampuan fisik merupakan bagian penting dalam pembinaan personel Polri agar selalu siap menghadapi berbagai tantangan tugas.

“Kondisi fisik yang prima menjadi modal utama personel Samapta dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Melalui latihan rutin ini, kami ingin memastikan seluruh personel selalu siap dan sigap dalam setiap penugasan,” tegasnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh personel mengikuti latihan dengan penuh semangat dan disiplin, mencerminkan soliditas serta komitmen Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan operasional.

Kegiatan peningkatan kemampuan fisik ini berlangsung dengan aman dan lancar. Polres Kutai Kartanegara terus hadir untuk membina dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri demi terciptanya pelayanan kepolisian yang optimal bagi masyarakat.

Polres Kutai Kartanegara Lakukan Home Visit, Beri Dukungan Moril kepada Personel yang Sakit

Kukar – Wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama personel, Polres Kutai Kartanegara melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan kegiatan home visit kepada anggota yang sedang sakit, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WITA di kediaman Aipda I Putu Darmayasa, anggota Polsek Tenggarong Seberang Polres Kutai Kartanegara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan akibat penyakit.

Home visit dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Kutai Kartanegara IPTU Supriadi Nurdin, didampingi sejumlah perwira Polres Kukar, personel Provos, tenaga medis klinik, serta anggota Sidokkes. Kehadiran jajaran Polres Kukar ini tidak hanya untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan, tetapi juga memberikan dukungan moril serta semangat kepada personel dan keluarga.

Dengan penuh empati, tim medis menyampaikan arahan agar yang bersangkutan tetap menjaga pola hidup sehat serta disiplin menjalani pengobatan sesuai petunjuk Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP). Suasana haru terasa selama kegiatan, di mana rekan-rekan sejawat turut menyampaikan doa dan harapan agar Aipda I Putu Darmayasa diberikan kekuatan dan kesembuhan.

IPTU Supriadi Nurdin menyampaikan bahwa kegiatan home visit ini merupakan bentuk nyata perhatian institusi terhadap kondisi kesehatan personel, sekaligus memastikan anggota yang sedang sakit tetap mendapatkan pendampingan secara medis maupun psikologis.

“Kami hadir untuk memastikan kondisi kesehatan anggota terpantau dengan baik dan memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi ujian ini. Polri tidak meninggalkan anggotanya dalam kondisi apa pun,” ujarnya.

Polres Kutai Kartanegara berharap kehadiran dan perhatian yang diberikan dapat menjadi penguat moril bagi Aipda I Putu Darmayasa dan keluarga, serta mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian dalam tubuh Polri.

Polsek Kembang Janggut Pimpin Kegiatan SAR Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Belayan

Kukar – Kepolisian Sektor Kembang Janggut bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan Search and Rescue (SAR) pencarian seorang warga yang dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan SAR dipimpin langsung oleh Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, dengan menyusuri alur Sungai Belayan mulai dari Desa Pulau Pinang hingga Desa Long Beleh Modang, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan titik koordinat pencarian di 0°20’42.2″N 116°08’59.5″E.

AKP Dedi Supriyanto, menjelaskan bahwa pencarian dimulai sekitar pukul 11.00 WITA sebagai bentuk respons cepat Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kemanusiaan. Kami berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian bersama seluruh unsur terkait,” ujar Kapolsek.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Kembang Janggut bersinergi dengan TNI, Basarnas, Damkar, unsur perusahaan, serta masyarakat setempat. Sebanyak 14 unit perahu ketinting milik warga turut dikerahkan untuk memperluas jangkauan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Selain personel Polsek Kembang Janggut, kegiatan SAR juga melibatkan Bhabinsa, tim Basarnas, Damkar Kota Bangun, Emergency Response Team (ERT) PT Bayan Resources, serta relawan masyarakat. Pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan seluruh personel yang terlibat.

AKP Dedi Supriyanto menambahkan, selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman dan tertib. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR dan memberikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih lanjut.

“Kami berharap korban dapat segera ditemukan. Polsek Kembang Janggut akan terus mendampingi dan memberikan dukungan kepada keluarga korban serta masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan SAR ini menjadi cerminan sinergitas antara Polri, TNI, instansi terkait, dan masyarakat dalam penanganan musibah, sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir dan peduli terhadap keselamatan warga.

Kapolres Kutai Kartanegara Pimpin Pengecekan Tahanan, Pastikan Keamanan dan Kesehatan

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, memimpin langsung kegiatan pengecekan tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Polres Kutai Kartanegara, Rabu (14/1/2026) pagi.

Pengecekan tersebut turut diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Kutai Kartanegara, personel piket Pamapta, serta gabungan piket fungsi. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin guna memastikan kondisi keamanan rutan serta kesehatan para tahanan.

Dalam pengecekan tersebut, jumlah tahanan tercatat sebanyak 95 orang, terdiri dari 91 tahanan laki-laki dan 4 tahanan perempuan. Tahanan tersebut merupakan tahanan Polres dan Polsek jajaran.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa pengecekan tahanan dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menjamin hak-hak dasar para tahanan.

“Pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh tahanan dalam keadaan lengkap, sehat, serta tidak terjadi pelanggaran prosedur pengamanan di rutan,” tegas Kapolres.

Selain melakukan pengecekan jumlah tahanan, Kapolres juga memastikan kondisi setiap blok hunian serta kesiapsiagaan petugas jaga. Berdasarkan hasil pengecekan, seluruh tahanan berada dalam kondisi sehat dan lengkap, tanpa ditemukan gangguan keamanan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi Rutan Mako Polres Kutai Kartanegara terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Melalui kegiatan ini, Polres Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pengawasan secara ketat dan profesional, sekaligus menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan dalam pengelolaan rumah tahanan.

Pascabencana, Brimob Polda Sumut Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga di Desa Sibuluan Nauli

TAPANULI TENGAH — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Pada Rabu (14/1/2026), Personel SAR Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan pendistribusian air bersih menggunakan peralatan water treatment di Desa Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan yang dipimpin Bripda Rafly Aditya Sugito tersebut dilakukan sebagai respons atas keterbatasan akses air bersih yang dialami warga pascabencana. Air bersih hasil pengolahan water treatment disalurkan langsung kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, seperti minum, memasak, mandi, dan keperluan sanitasi.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan salah satu prioritas Polri dalam penanganan dampak bencana di wilayah terdampak.

“Air bersih adalah kebutuhan vital masyarakat. Melalui pendistribusian ini, Polri berupaya membantu meringankan beban warga sekaligus mencegah munculnya masalah kesehatan akibat keterbatasan air layak konsumsi,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, penggunaan water treatment menjadi solusi cepat agar air baku dapat diolah menjadi air yang aman digunakan oleh masyarakat.

Pendistribusian air bersih melibatkan perangkat desa serta masyarakat setempat sebagai penerima manfaat. Personel Brimob mengolah air menggunakan perangkat water treatment milik satuan, kemudian menyalurkannya ke tempat-tempat penampungan yang telah disiapkan warga.

Selain mendistribusikan air, personel Brimob juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijak serta tetap menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga selesai ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Sibuluan Nauli. Kehadiran Brimob dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi pascabencana.

Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendukung pemulihan kehidupan warga, serta memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Brimob Polda Sumut Bersihkan Lumpur di SMP Negeri 2 Pandan Nauli Pascabencana

TAPANULI TENGAH — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pemulihan fasilitas publik pascabencana alam. Pada Rabu (14/1/2026), Personel SAR Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan pembersihan material lumpur di lingkungan SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Desa Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan yang dipimpin Brigpol Robin Sumantri Siahaan tersebut menyasar area halaman sekolah, ruang kelas, serta sejumlah fasilitas pendukung yang tertutup endapan lumpur akibat bencana. Pembersihan dilakukan untuk mempercepat normalisasi lingkungan sekolah agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan, khususnya dalam memastikan fasilitas pendidikan segera pulih.

“Sekolah merupakan ruang penting bagi masa depan generasi muda. Kehadiran Polri di tengah masyarakat, termasuk membantu membersihkan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana, adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung pemulihan kehidupan sosial dan pendidikan,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, langkah cepat membersihkan lingkungan sekolah juga bertujuan mencegah risiko kesehatan dan keselamatan bagi para siswa serta tenaga pendidik.

Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong bersama pihak sekolah dan masyarakat setempat menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan alat kebersihan lainnya. Material lumpur dikumpulkan dan dibuang ke lokasi yang telah ditentukan.

Selain pembersihan fisik, personel Brimob juga memberikan imbauan kepada pihak sekolah dan warga sekitar agar tetap menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran personel Brimob. Upaya tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi, Komitmen Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit meresmikan secara langsung 19 jembatan merah putih presisi di Desa Cucukan, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah (Jateng). Hal ini merupakan komitmen Polri dalam rangka menindaklanjuti arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah hari ini saya ucapkan apresiasi kepada Bapak Kapolda Jateng dan jajarannya, yang bergerak cepat tindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden terkait dengan keprihatinan beliau melihat anak-anak yang sekolah terpaksa harus menyeberang atau memutar jauh,” kata Sigit kepada awak media, Rabu (14/1/2026).

Secara keseluruhan terdapat 63 jembatan yang dibangun oleh Polda Jateng yaitu 19 jembatan yang diresmikan hari ini, 15 jembatan dalam tahap proses pembangunan, empat jembatan dalam tahap persiapan dan 25 jembatan lainnya dalam tahap survei serta perencanaan.

“Alhamdulillah dari rencana 63 jembatan hari ini telah diresmikan 19 jembatan secara serentak dan sisanya saat ini sedang dalam proses baik percencanaan, maupun pembangunan,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, dalam proses pembangunannya, polisi bersinergi dengan warga setempat. Sehingga, terjalin hubungan yang baik antara personel Korps Bhayangkara dengan masyarakat.

“Di dalam pengerjaan melibatkan langsung masyarakat di sekitar. Sehingga, kemudian terjalin interaksi baik yang kita harapkan hubungan Polri dengan masyarakat semakin baik, sesuai tagline kita Polri untuk masyarakat,” ucap Sigit.

Sampai dengan saat ini, Polri telah melakukan perbaikan dan pembangunan 178 unit jembatan dinseluruh Indonesia, dengan rincian 58 unit selesai dibangun, 32 unit dalam proses pembangunan, 6 unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman dan 82 unit dalam tahap perencanaan.

“Di samping itu 178 jembatan saat ini sudah terbangun namun yang paling besar di wilayah Polda Jateng,” ucap Sigit.

Dengan dibangunnya jembatan ini, Sigit berharap bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh anak sekolah, petani dan seluruh masyarakat. Kemudian, jalur penghubung ini juga bisa meningkatkan perekonomian wilayah setempat.

“Mudah-mudaha selain bisa membantu berangkat sekolah lebih cepat, kemudian petani ke sawah lebih cepat dan juga kegiatan masyarakat lain terbantu, harapan kita juga bisa membantu menambah atau menaikan pertumbuhan perekonomian desa,” tutur Sigit.

Untuk diketahui, dalam hal ini, sebanyak 34 unit jembatan di antaranya dibangun di wilayah terdampak bencana dengan rincian 17 unit telah selesai, tiga unit masih dalam proses pembangunan, enam unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, dan delapan unit dalam tahap perencanaan.

Pembangunan jembatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam melaksanakan perintah Presiden RI untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga dapat mempermudah mobilitas masyarakat terutama anak-anak untuk dapat bersekolah dengan aman, mendukung aktivitas ekonomi, pemulihan infrastruktur, dan memperkuat akses antar-wilayah, khususnya di daerah yang membutuhkan infrastruktur penunjang.

Tim Trauma Healing Polri Bersama Relawan Mahasiswa UI Hadir Bersama Warga Pascabanjir di Cilincing

Jakarta Utara — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (12/1/2026) berdampak pada ribuan warga dan memaksa mereka mengungsi ke berbagai titik aman. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 1.903 jiwa terdampak di tujuh kelurahan. Seiring surutnya air, para pengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing pada Selasa (13/1/2026) untuk membersihkan hunian dan menata kembali kehidupan sehari-hari.

Di tengah proses pemulihan tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Biro SDM Polda Metro Jaya menghadirkan tim trauma healing bersama relawan mahasiswa Universitas Indonesia untuk mendampingi warga, Rabu (14/1/2026). Kehadiran ini difokuskan pada pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu, yang masih merasakan dampak pascabanjir.

Tim Psikologi SDM Polda Metro Jaya menyusuri lingkungan permukiman warga. Mereka menyapa para orang tua, mendengarkan cerita dan keluhan yang masih tersisa, serta mengajak anak-anak bermain agar suasana kembali terasa lebih ringan. Pendekatan yang sederhana dan dekat ini dilakukan agar warga merasa ditemani dalam melewati masa pemulihan.

Dalam kegiatan tersebut, Polri turut mengajak relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia yang tengah magang, yakni Belva Catalina Detalicia, Erinna Terta Magee, dan Sang Ayu Made Chanda Dewi Andika Putri, untuk membantu proses pendampingan langsung di lapangan.

Pendampingan dilakukan melalui hal-hal yang dekat dengan keseharian warga. Selain berbincang dan bermain bersama anak-anak, tim juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar seperti handuk, selimut, makanan ringan, perlengkapan kebersihan, alat tulis sekolah, serta mainan anak-anak. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya meringankan beban warga yang baru kembali dari pengungsian.

Kegiatan juga diisi dengan edukasi singkat bagi para ibu. Dalam suasana santai, psikolog Polri memperkenalkan sekaligus mempraktikkan teknik pernapasan 4-7-8, sebuah metode sederhana yang bertujuan membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Teknik ini diberikan agar para ibu memiliki cara mudah untuk meredakan ketegangan, stres, dan kelelahan yang kerap muncul akibat kondisi pascabanjir.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kehadiran tim trauma healing merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat pendampingan yang dibutuhkan.

“Setelah banjir, yang tersisa bukan hanya kerusakan fisik, tetapi juga kelelahan dan rasa cemas. Karena itu, Polri hadir bersama warga, mendengarkan, dan mendampingi agar mereka merasa tidak sendiri serta dapat perlahan memulihkan diri,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

Salah satu relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia, Belva Catalina Detalicia, mengungkapkan pengalamannya saat terjun langsung ke lapangan.

“Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami mendampingi warga terdampak banjir secara langsung. Ada rasa hangat ketika melihat anak-anak tersenyum, tetapi juga kesedihan saat melihat kondisi yang mereka hadapi. Interaksi langsung membuat empati kami semakin terasa,” tutur Belva.

Ia menambahkan bahwa pendekatan sederhana justru membuat warga lebih terbuka.

“Kami berbagi mainan, susu, camilan, kaos kaki, handuk, sikat gigi, dan roti. Kami juga mendampingi ibu-ibu dengan penyuluhan singkat, termasuk latihan pernapasan 4-7-8, agar mereka memiliki cara sederhana untuk menenangkan diri saat merasa lelah atau tertekan,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Kabidhumas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pada fase pemulihan, agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dengan kondisi psikologis yang lebih baik.