Pelaku Pencurian Kelapa Sawit Berhasil Diringkus Polsek Loa Kulu

Kukar – Pada tanggal 16 November 2024 lalu, kejadian kriminal mengguncang ketenangan warga di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Seorang pelaku, S (39) ditangkap oleh pihak kepolisian atas dugaan pencurian TBS buah kelapa sawit senilai Rp6.500.000.

Kejadian bermula ketika saksi, Jimmi Chater Nadeak, menemukan kehilangan TBS buah kelapa sawit di Blok SKM 05. Saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan PT. Niagamas Gemilang. Setelah melakukan penyelidikan, pelaku S berhasil diamankan Polsek Loa Kulu.

Kapolsek Loa Kulu AKP Elnath SW Gemilang mengatakan, barang bukti yang ditemukan antara lain slip timbangan TBS buah kelapa sawit, rekaman CCTV, dan flash disk berisi video penimbangan.

\”Pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,\” tambah Kapolsek.

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan melaporkan kejadian kriminal kepada pihak berwenang. Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Polri, TNI, dan Pemerintah Jaga Keamanan Pasca Pilkada di Kenohan

Kukar – Polsek Kenohan Patroli Dialogis 3 Pilar di Kecamatan Kenohan untuk menjaga keamanan pasca Pilkada Serentak 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja (OMP) 2024 yang melibatkan Polri, TNI, dan pemerintah setempat.

Tujuan patroli ini adalah mencegah gangguan keamanan dan menciptakan lingkungan yang kondusif. Petugas patroli menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan melaporkan setiap gangguan ke kantor Polisi terdekat, pada Jumat (10/1).

Mereka juga menjalin komunikasi dan kerjasama dengan masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban.

Kapolsek Kenohan IPTU Nelson Eddy Bojoh mengatakan patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang dapat mengganggu keamanan, seperti pencurian, perkelahian, dan peredaran narkotika. Petugas patroli juga mengingatkan masyarakat bahwa Polri dan TNI netral dalam Pemilu. Ini bentuk berkomitmen menjaga keamanan dan menciptakan suasana damai.

Patroli Dialogis 3 Pilar ini menunjukkan komitmen pemerintah dan keamanan untuk menjaga keamanan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang harmonis.

Dengan kegiatan ini, diharapkan Kecamatan Kenohan dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga keamanan pasca Pilkada.

Polsek Anggana Amankan Pelaku Pengancaman dengan Senjata Tajam di Desa Kutai Lama

Kukar – Pada Kamis, (9/1) sekitar pukul 13.30 WITA, kejadian kriminal mengguncang ketenangan warga di Jalan Sungai Kutai, RT. 001, Desa Kutai Lama, Kec. Anggana, Kab. Kutai Kartanegara.

Pelaku, LD (57), mengancam nyawa seorang korban berusia 49 tahun, dengan senjata tajam.

Konflik dimulai ketika pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa parang. Pelaku dan korban terlibat adu mulut yang berujung pada tindakan kekerasan. Pelaku mencabut parang dan membacok-bacok tandon air stainless hingga rusak. Korban melarikan diri dan berlindung ke menantu korban.

Dua saksi, BASO MANGKONA dan SAHRUL, berani menghalangi pelaku dan mencegah kejadian lebih lanjut. Polsek Anggana segera menanggapi laporan korban dan mengamankan pelaku serta barang bukti. Dan juga melakukan riksa korban, saksi, dan pelaku untuk memastikan keamanan dan mengumpulkan bukti.

Pelaku dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang Mengancam dengan Senjata Tajam. Polsek Anggana berkomitmen menindak tegas pelaku dan menjaga keamanan masyarakat. Kapolsek Anggana, AKP AKHMAD WIRA TARYUDI, S.H., M.H., memastikan kasus ini akan diusut tuntas.

Kasus ini mengingatkan pentingnya menjaga emosi dan menghindari kekerasan. Masyarakat dihimbau untuk melaporkan tindakan kriminal kepada pihak berwenang dan menjaga keamanan bersama.

Kapolres Kukar Hadiri Upacara Serah Terima Jabatan Kapolresta Samarinda

Samarinda – Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Dody Surya Putra menghadiri upacara serah terima jabatan Kapolresta Samarinda di Lapangan Apel Mako Polresta Samarinda, Kamis (9/1).

Acara ini menandai peralihan jabatan dari Kombes Pol Dr. Ary Fadli kepada Kombes Pol Hendri Umar.

Upacara ini turut juga dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari pejabat keamanan dan pemerintahan setempat. dengan dipimpin Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto.

AKBP Dody berpartisipasi aktif dalam acara ini sebagai wujud solidaritas dan dukungan terhadap proses peralihan jabatan.

Dalam upacara tersebut, Kombes Pol Hendri Umar secara resmi menggantikan Kombes Pol Ary Fadli sebagai Kapolresta Samarinda. Acara ini berlangsung khidmat.

Kehadiran Kapolres Kukar AKBP Dody Surya Putra dalam acara ini menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur.

Ia pun berharap peralihan jabatan ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Samarinda dan sekitarnya.

Perpisahan Penuh Makna: AKBP Heri Rusyaman Serahkan Tanggung Jawab kepada AKBP Dody Surya Putra

Kukar – Bertempat di Gedung Putri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, menjadi saksi bisu perpisahan penuh makna antara Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Heri Rusyaman, dan masyarakat Kutai Kartanegara. Acara pisah sambut ini menandai serah terima jabatan Kapolres dari AKBP Heri Rusyaman kepada AKBP Dody Surya Putra.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Bupati Kutai Kartanegara, dan unsur forkopimda setempat. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kesan.

Dalam sambutannya, AKBP Heri Rusyaman menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Kutai Kartanegara yang telah mendukungnya selama menjabat. Ia juga berharap Kapolres baru, AKBP Dody Surya Putra, dapat melanjutkan program-program yang telah dimulai dan meningkatkan kualitas pelayanan keamanan di wilayah tersebut.

Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada AKBP Heri Rusyaman atas dedikasinya dan mengharapkan AKBP Dody Surya Putra dapat mempertahankan keamanan dan ketertiban di wilayah Kutai Kartanegara. Acara ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama.

Suasana malam itu sangat tampak harmonis dan penuh kesan. Perpisahan ini menandai awal baru bagi Kepolisian Resort Kutai Kartanegara di bawah pimpinan AKBP Dody Surya Putra. Semoga keamanan dan ketertiban di Kutai Kartanegara terus meningkat.

Berantas Narkotika, Polsek Anggana Tangkap Seorang Pelaku Pengedar Sabu-Sabu

Kukar – Polsek Anggana berhasil menangkap pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Mahakam, RT. 006, Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Pada hari Rabu, 8 Januari 2025, sekitar pukul 12.00 WITA,

Operasi penangkapan itu dilakukan setelah Polsek Angganan mendapatkan informasi dari masyarakat tentang transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Pelaku yang ditangkap berinisial MR (31) merupakan warga Desa Sungai Meriam. Penangkapan ini berawal dari penggeledahan rumah pelaku oleh anggota unit Reskrim Polsek Anggana. Saat penggeledahan, ditemukan 3 bungkus plastik bening berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 1,02 gram dan berat bersih 0,12 gram.

Selain narkotika, petugas juga menemukan barang bukti lainnya, seperti 4 bungkus plastik klip kecil, 1 unit handphone Oppo, 1 bungkus rokok kosong Dunhill, uang tunai Rp150.000, 1 buah korek gas Tokai, 1 buah pipet kaca, 1 buah sendok sabu dari sedotan plastik, dan 1 buah jaket parasut merah. Barang bukti tersebut diamankan dan dibawa ke Polsek Anggana untuk proses hukum.

Kapolsek Anggana, AKP Akhmad Wira Taryudi mengatakan, pelakubakan dijerat dan dikenakan Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penangkapan ini juga menunjukkan komitmen Polsek Anggana dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Masyarakat diharapkan dapat terus mendukung upaya ini dengan melaporkan kegiatan mencurigakan kepada pihak berwenang.

Dengan kerja sama yang baik, diharapkan peredaran narkotika dapat ditekan dan masyarakat dapat hidup lebih sehat dan aman.

Polsek Samboja Gagalkan Peredaran Narkotika, Satu Pelaku Ditangkap

Kukar – Polsek Samboja melakukan operasi penangkapan terhadap pelaku peredaran narkotika jenis sabu di RT.007, Kelurahan Teluk Pemedas, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Pada hari Rabu, 8 Januari 2025, sekitar pukul 02.00 WITA,

Pelaku berinisial AA yang berusia 22 tahun, ditangkap setelah petugas mendapatkan informasi tentang transaksi narkotika di lokasi tersebut. Saat penangkapan, pelaku mencoba menjatuhkan satu bungkus sabu.

Hasil penggeledahan di rumah pelaku menghasilkan barang bukti tambahan, antara lain: 6 bungkus plastik bening berisi sabu, timbangan digital, handphone Xiaomi, sendok takar sedotan, pipet kaca, korek api, dan uang tunai Rp3.400.000.

Kapolsek Samboja AKP Sarlendra Satria Yudha menerangkan, pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Polsek Samboja untuk pemeriksaan dan proses hukum. Tindakan ini merupakan upaya Polsek Samboja untuk mengurangi peredaran narkotika di wilayah Kutai Kartanegara.

Pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 112 Ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. AKP Sarlendra berharap penangkapan ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku lainnya dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika.

Kembali Beraksi, 4 Residivis Ditangkap Polsek Tenggarong Seberang Atas Pencurian Jeruk

Kukar – Pada Senin, 6 Januari 2025, sekitar pukul 19.40 WITA, Polsek Tenggarong Seberang menangkap empat pelaku pencurian jeruk di Kebun Jeruk Kerta Buana, RT.26, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Keempat pelaku itu masing-masing berinisial M (55), R (43), HS (56), dan S (44).

Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Raymond Juliano William menerangkan bahwa, para pelaku itu merupakan residivis dan diduga melanggar Pasal 363 Ayat (1) ke-4e KUHP.

\”Pelaku tertangkap oleh warga setelah melakukan pencurian jeruk keprok sebanyak 210 kg di Kebun Jeruk Kerta Buana,\” ujarnya.

Kerugian materiil mencapai Rp3.150.000. Pelaku dan barang bukti satu unit mobil avanza beserta kunci mobil dan 210 Kg buah jeruk diamankan di Polsek Tenggarong Seberang.

Kapolsek Tenggarong Seberang menghimbau kepada masyarakat agar tidak segan melaporkan kepada pihaknya apabila mengetahui sebuah tindak pidana dan melanggar hukum.

YPKBI BANGUN SEKOLAH UNGGUL IB DIPLOMA FULL BEASISWA

Jakarta, 7 Januari 2025 – Untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, YPKBI berkomitmen mempersiapkan generasi unggul. Dirgayuza Setiawan, selaku Pendiri Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) mengatakan salah satu langkah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 adalah dengan memperbanyak pengiriman lulusan SMA ke luar negeri untuk menempuh pendidikan S1, karena hal ini diyakini akan meningkatkan kualitas diri para siswa.

“Upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, salah satunya ialah dengan lebih banyak mengirimkan lulusan SMA untuk menempuh belajar S1 di luar negeri, mengingat, hal ini akan mampu membuat para siswa memiliki kualitas diri yang meningkat, memiliki pekerjaan yang baik, serta sukses meningkatkan kapasitas masyarakat di lingkungannya. Data menunjukkan, negara-negara lain, memiliki jumlah lulusan SMA yang menempuh S1 di Amerika Serikat sebagai contoh, Vietnam 15x di atas Indonesia, Tiongkok 32x di atas Indonesia, dan Singapura 95x di atas Indonesia” ujar Dirgayuza Setiawan, Pendiri Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI).

Salah satu solusi untuk mendorong peningkatan jumlah siswa Indonesia studi S1 di luar negeri, khususnya di kampus-kampus top dunia ialah ketika sekolah menggunakan kurikulum IB Diploma, yang mampu mempersiapkan kader bangsa yang unggul, untuk tembus persyaratan menjadi mahasiswa S1 kuliah di luar negeri.

“Indonesia membutuhkan akselerasi dalam pendirian sekolah-sekolah dengan kurikulum IB Diploma untuk memenuhi kebutuhan pendidikan menengah atas berkualitas tinggi, terutama sekolah berasrama untuk pastikan pendidikan untuk semua golongan. IB Diploma merupakan kurikulum SMA dengan tingkat kesulitan tertinggi; Lebih sulit dari A Level, O Level dan Kurikulum Merdeka. Tidak hanya itu, lulusan IB Diploma dipastikan menguasai Bahasa Inggris dengan baik, sehingga, mampu langsung diterima di 100 kampus terbaik di dunia,” ungkap Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford University.

Dalam upaya mengejar ketertinggalan kita dari Vietnam apalagi dari India dan Tiongkok, selama 5 tahun ke depan, Presiden Prabowo, telah menugaskan Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membangun 20 SMA “Garuda” berasrama, dengan kurikulum IB Diploma, menggunakan APBN,” ujar Dirgayuza Setiawan dalam pertemuan, Senin, 7 Januari di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Di tahun 2025 ini, YPKBI bersama para mitra, yaitu Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara dan Yayasan Sunni Global Darussalam membangun dua Sekolah IB Diploma berasrama di Jawa Barat yaitu SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dan Global Darussalam Academy (GDA) di Yogyakarta. Para siswa SMA KTB akan memperoleh Full Beasiswa dan para siswa yang membutuhkan di GDA, juga akan memperoleh beasiswa. Kedua sekolah ini, secara bersama-sama membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Terintegrasi, yang pendaftarannya akan berakhir pada 22 Januari 2025 yang dapat diakses melalui bit.ly/DaftarWebinar-PPDBAKB.

KPK dan Polri Tingkatkan Sinergi untuk Pemberantasan Korupsi

Jakarta – Dalam kunjungan audiensi yang berlangsung di Mabes Polri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Setyo Budiyanto, bersama jajarannya bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta pejabat utama Mabes Polri. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara KPK dan Polri dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang masih menjadi tantangan besar.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan visi pemberantasan korupsi yang lebih efektif. Ia menyebutkan bahwa upaya ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari pendidikan, pencegahan, hingga penindakan.

“Kami berharap dengan adanya sinergi yang lebih erat, upaya pemberantasan korupsi di semua lini bisa lebih optimal. Salah satunya melalui Kortas Tipikor Polri yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat sektor pendidikan dan pencegahan,” ujar Setyo.

Setyo juga menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak untuk memperbaiki IPK yang masih rendah.

“Indeks Persepsi Korupsi adalah cerminan persepsi nasional maupun internasional terhadap kita. Ini bukan hanya tanggung jawab KPK, tetapi tugas bersama, termasuk Polri, untuk memperbaiki persepsi tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kerjasama dengan KPK. Ia juga menepis kekhawatiran terkait tumpang tindih peran Kortas Tipikor dengan lembaga lain.

“Kehadiran Kortas Tipikor justru memperkuat sinergi antara Polri dan KPK. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan mempercepat pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menegaskan pentingnya perbaikan MoU antara KPK dan Polri yang akan segera diperbarui untuk memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab. Hal ini, menurutnya, akan menjadi landasan untuk menjalankan kolaborasi yang lebih efektif di lapangan.

“Kami percaya bahwa dengan pimpinan baru di KPK, serta kerjasama yang semakin erat, kita bisa memenuhi harapan masyarakat untuk memberantas korupsi dan memperbaiki sistem hukum di Indonesia,” kata Jenderal Listyo.

Audiensi ini juga menjadi langkah awal dari rencana besar yang akan terus dikembangkan melalui pertemuan-pertemuan lanjutan, baik formal maupun informal, demi memperkuat kolaborasi antar lembaga.

\”Sinergi ini bukan hanya tentang kolaborasi dua institusi, tetapi juga tentang menjawab harapan masyarakat Indonesia akan pemberantasan korupsi yang lebih transparan dan efektif,\” tutup Kapolri.

Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara KPK dan Polri dalam memberantas korupsi, sejalan dengan arahan Presiden RI untuk memperkuat pencegahan dan penindakan dalam misi asta cita.