Polres Kukar Perkuat Integritas Personel Melalui Pembinaan Rohani, Iman Jadi Landasan Pelayanan

Kukar – Profesionalisme anggota Polri tidak hanya dibangun melalui kemampuan dan kedisiplinan, tetapi juga melalui kekuatan iman serta kematangan moral. Hal inilah yang terus diperkuat Polres Kutai Kartanegara melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WITA tersebut diikuti personel Polres Kukar dan seluruh Polsek jajaran. Pembinaan dilaksanakan secara serentak sesuai agama masing-masing, sebagai ruang bagi personel untuk memperkuat keimanan sekaligus melakukan introspeksi diri.

Bagi personel beragama Islam, kegiatan dipusatkan di Musholla As-Salam Wicaksana Leghawa Polres Kukar dan diikuti jajaran Polsek melalui Zoom Meeting. Rangkaian kegiatan diawali pembacaan Surah Al-Fatihah dan Surah Yasin, dilanjutkan tausiyah oleh Ustadz Raihan Ghazi, silaturahmi, serta doa bersama.

Sementara itu, personel beragama Hindu mengikuti pembinaan secara virtual yang dipimpin Ni Made Adnyani, Adapun personel beragama Kristen melaksanakan Binrohtal di ruang lantai 2 Polres Kukar.

Melalui kegiatan ini, Polres Kukar menanamkan bahwa tugas kepolisian bukan semata-mata tentang penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga tentang tanggung jawab moral, kejujuran, pengendalian diri, serta ketulusan dalam melayani masyarakat.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kabag SDM Kompol Suwarno mengatakan pembinaan rohani menjadi bagian penting dalam membentuk karakter personel agar tetap humanis, berintegritas, dan mampu menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat.

Dengan memperkuat iman, Polres Kukar berharap setiap personel semakin kokoh dalam menjalankan tugas, karena pelayanan yang baik kepada masyarakat harus berangkat dari hati dan moral yang baik.

Kades Cup I Semayang Dibuka, Futsal Jadi Panggung Bibit Muda Kalimantan Timur

Kukar – Semangat olahraga dan silaturahmi bergema di Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara. Turnamen Futsal Kades Cup I Semayang Open se-Kalimantan Timur 2026 resmi bergulir, Kamis (1/10/2026).

Pembukaan berlangsung di Gelanggang Olahraga Desa Semayang dan dihadiri Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratiwo, jajaran pemerintah kecamatan dan desa, panitia, karang taruna serta masyarakat.

Kepala Desa Semayang Isra mengatakan turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah menjaring bibit-bibit potensial futsal sekaligus mempererat silaturahmi antartim dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

“Kami berharap turnamen ini dapat melahirkan pemain-pemain berbakat yang mampu berkembang hingga tingkat daerah, nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Semarak pembukaan turut diisi pertunjukan tari tradisional, senam Zumba dan pembagian doorprize sebelum pertandingan perdana dimulai.

Laga pembuka mempertemukan Mingkas FC kontra Mitra Nelayan. Pertandingan berlangsung dengan penuh antusiasme dan ditutup dengan kemenangan Mitra Nelayan dengan skor 2-0.

Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratiwo memastikan kehadiran personel kepolisian sebagai bagian dari upaya menjaga kegiatan olahraga tetap berjalan aman, tertib dan kondusif.

Turnamen ini dijadwalkan berlanjut dengan pertandingan-pertandingan berikutnya hingga seluruh tim peserta menyelesaikan rangkaian kompetisi.

Polsek Sebulu Bersama Damkar dan Warga Sigap Padamkan Karhutla di Desa Sebulu Ilir

Kukar – Personel Polsek Sebulu bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Segihan dan masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Jalan Gunung Dedeh, Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (24/08/2026).

Penanganan Karhutla tersebut dilaksanakan mulai pukul 11.10 WITA setelah petugas menerima informasi adanya kebakaran lahan milik warga atas nama Sdri. Emi. Lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 300 meter persegi.

Dalam penanganan di lapangan, personel Polsek Sebulu yang terlibat yakni Aiptu I.D. Ferdian, Aipda Slamet N, Bripka I Ketut Sudira, Bripda M Zaki Akbar dan Bripda M Brigas Kuncahya, bersama anggota Damkar Segihan serta warga setempat.

Petugas langsung mendatangi lokasi, melakukan pemadaman dan memastikan api tidak kembali menjalar ke area sekitar. Selain itu, personel juga melakukan dokumentasi serta menyusun laporan sebagai bagian dari kegiatan penanganan Karhutla.

Berkat respons cepat dan sinergi antara Polri, petugas Damkar serta masyarakat, api berhasil dipadamkan. Hingga laporan dibuat, personel Polsek Sebulu bersama Damkar Segihan dan masyarakat masih siaga di lokasi untuk melakukan pemantauan serta mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

“Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar kebakaran tidak meluas,” tegasnya.

Polsek Tenggarong Bersama BPBD dan Relawan Padamkan Kebakaran Lahan di Kelurahan Melayu

Kukar – Personel Polsek Tenggarong bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Relawan Belida bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong di Jalan Kumala 7 RT 43, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (24/08/2026).

Penanganan dilakukan sekitar pukul 16.00 WITA setelah personel Polsek Tenggarong menerima informasi adanya dugaan kebakaran lahan di lokasi tersebut. Tiga personel Polsek Tenggarong, yakni Aiptu Agus Y, Brigpol Fajar dan Aiptu Aliansyah, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan bersama tim terkait.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan kosong milik warga dengan luas sekitar 50 meter persegi. Lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan pemukiman warga sehingga penanganan dilakukan secara cepat guna mencegah api meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.

Dalam proses pemadaman, BPBD mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, sementara Relawan Belida mengerahkan satu unit mobil pemadam. Kekuatan personel yang terlibat terdiri dari tiga anggota Polsek Tenggarong, 10 personel BPBD dan 10 relawan Belida.

Berkat kesigapan petugas gabungan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA. Setelah dilakukan pengecekan dan pendinginan, kondisi area pascakebakaran dinyatakan aman dan tidak ditemukan korban jiwa.

Kapolsek Tenggarong AKP Nahrawi melalui personelnya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Lokasi kebakaran berjarak sekitar 3 kilometer dari Mako Polsek Tenggarong, sehingga personel dapat dengan cepat mencapai lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait dalam proses penanganan Karhutla.

Perkuat Keimanan Personel, Polres Kukar Rutin Laksanakan Pengajian Dan Yasianan

Kukar – Dalam rangka memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) rutin melaksanakan pengajian dan yasinan bertempat di ruang Catur Prasetya Polres Kukar, Jumat (23/5/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak pukul 19.30 WITA ini diikuti oleh personel Polres Kukar dan santri Pondok Pesantren Al Huro sebanyak kurang lebih 30 orang.

Pengajian dipandu oleh Ustadz Rahmadi Wirantanus dengan rangkaian doa bersama, pembacaan surah Yasin, serta tausiyah yang menekankan pentingnya menjaga akhlak, mempererat persaudaraan, serta menjadikan ibadah sebagai landasan dalam menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kasi Humas IPTU Maryono mengatakan pengajian rutin ini dilaksanakan setiap Jumat Malam bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu, pengajian ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan karakter anggota Polri khususnya Polres Kukar yang humanis dan berakhlak mulia.

“Pengajian rutin ini merupakan salah satu program unggulan Kapolres Kukar yang mana dengan rutin melaksanakan pengajian, keimanan dan ketakwaan anggota kami semakin meningkat. Selain itu, kami juga berharap karakter anggota kami semakin humanis dan berakhlak mulia”, Jelas Kasi Humas.

Polsek Muara Kaman Resmikan Jembatan Merah Putih Penghubung Dua Desa

Kukar – Hadirnya Polri untuk masyarkat diwujudkan dalam peresmian Jembatan Merah Putih yang berada di Jalan Penghubung Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (23/05/2026).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Polsek Muara Kaman bersama unsur Muspika Muara Kaman sebagai bentuk kepedulian terhadap akses masyarakat dan peningkatan infrastruktur di wilayah tersebut.

Acara peresmian dihadiri oleh Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin, Kasi Pelayanan Umum (Mewakili Camar) Ibu. Ayu, Mewakili Danramil Serda Sunarto, Kades Panca Jaya Sukiran, Personel Polsek Muara Kaman dan Staf Pemerintah Desa Panca Jaya.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin mengatakan kami sudah melaksanakan perbaikan atau renovasi terhadap jembatan yang ada di Rt. 27 Desa Panca Jaya ini, yang mana perbaikan tersebut selain dari personel Polsek Muara Kaman, juga dibantu oleh Kades maupun warga Desa Panca Jaya serta ketua BPD yang kemarin juga membantu mengerjakan.

“Alhamdulillah dalam satu hari kemarin full kita kerjakan, dan akhirnya kita bisa menyelesaikan perbaikan atau renovasi terhadap jembatan ini, semoga Jembatan ini bermanfaat bagi warga sekitar serta bisa meningkatkan perekonomian, yang mana jalan penghubung ini merupakan lintas dari pertanian juga”, Jelas Kapolsek.

Kapolsek IPTU herwin berpesan kepada Ketua Rt. 23 Desa Panca Jaya beserta warganya agar dapat menjaga dan merawat jembatan ini, sehingga nantinya agar dapat dipergunakan mungkin dalam waktu jangka yang sangat lama.

Diwaktu yang sama Polsek Muara Kaman mendapatkan apresiasi dari Bpk. Sukiran selaku Kepala Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kukar.

“Terimakasih kepada Polsek Muara Kaman Polres Kutai Kartanegara, yang sudah membenahi Jembatan dijalan Penghubung antara Desa Panca Jaya dan Desa Bunga Jadi, jembatan ini sangat penting karena penghubung antar Desa”, ucapnya.

Amankan Stok dan Harga Pangan Jelang Lebaran, Kapolres Kukar Bersama Forkopimda Gelar Sidak Pasar hingga High Level Meeting

Kukar – Guna menjamin ketersediaan stok, keterjangkauan harga, serta keamanan konsumsi pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama jajaran Forkopimda melakukan peninjauan lapangan secara intensif di wilayah Tenggarong, Senin (16/3/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, didampingi Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar dan Dandim 0906/KKR Letkol Arm Benny Budiman, Turut serta dalam tim, jajaran Sekda Kukar, BBPOM Samarinda, perwakilan Bank Indonesia, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Rombongan memulai pengecekan di Pasar Mangkurawang pada pukul 08.40 Wita. Berdasarkan hasil pantauan, harga mayoritas bahan pokok seperti beras dan telur terpantau stabil dengan stok yang mencukupi. Meski demikian, ditemukan adanya kenaikan harga pada komoditas daging sapi lokal sebesar Rp10.000 (menjadi Rp170.000/kg), daging ayam, serta beberapa jenis ikan seperti layang dan tongkol. Sebaliknya, harga cabai justru mengalami penurunan antara Rp2.000 hingga Rp7.000 per kilogram.

“Secara umum stok bahan pokok di Pasar Mangkurawang aman. Ada kenaikan di daging sapi dan ayam, namun masih dalam batas wajar. Kami mengimbau masyarakat agar tidak panic buying karena pasokan dijamin tersedia hingga hari raya,” tegas Bupati Aulia Rahman Basri di sela peninjauan.

Selain pasar, tim bergerak menuju agen LPG 3 Kg PT Nararya. Kabar baik bagi warga Kukar, stok gas melon dipastikan aman dengan adanya tambahan kuota sebanyak 2 ritase (1.120 tabung) menjelang lebaran dan tambahan 1 ritase (560 tabung) saat perayaan guna mengantisipasi lonjakan permintaan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan produk di Toko Terang Jaya, di mana tim tidak menemukan adanya produk kedaluwarsa (expired). Seluruh rangkaian ditutup dengan High Level Meeting (HLM) di Rumah Jabatan Bupati untuk merumuskan strategi pengendalian inflasi daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menegaskan kesiapan jajarannya melalui Satgas Pangan untuk mengawasi distribusi barang.

“Kami terus berkoordinasi dengan Disperindag dan Ketahanan Pangan. Satgas Pangan akan menindak tegas jika ditemukan adanya oknum spekulan yang mencoba melakukan penimbunan barang pokok demi keuntungan pribadi di tengah momentum lebaran ini,” tegas Kapolres.

Menanggapi laporan mengenai adanya pengecer LPG 3 Kg di tingkat kecamatan yang menjual hingga harga Rp43.000, Bupati menginstruksikan para Camat, Lurah, dan Kades untuk turun langsung ke lapangan melakukan pengawasan ketat bersama jajaran Polsek dan Koramil demi menstabilkan harga di tingkat konsumen.

Kegiatan ini menegaskan sinergi kuat antarinstansi di Kutai Kartanegara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan rasa aman bagi warga yang akan merayakan Idul Fitri.

Jaga Stabilitas Harga Menjelang Lebaran, Polres Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

TENGGARONG – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri Serentak pada Jumat (13/03/2026) pagi. Bertempat di halaman parkir Pasar Tangga Arung Square, Kelurahan Melayu, kegiatan ini merupakan upaya nyata Polri dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kutai Kartanegara, Kompol Izdiharuddin Faris R Putra, S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Kukar. Dalam pelaksanaannya, Polres Kukar berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan, serta Perum Bulog Kota Samarinda.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban ekonomi, sekaligus memastikan ketersediaan pangan yang aman dan terjangkau bagi warga Tenggarong dan sekitarnya menjelang lebaran,” ujar Kompol Izdiharuddin Faris.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pukul 09.00 WITA. Berbagai bahan pokok dijual dengan harga di bawah pasar, seperti Beras SPHP kemasan 5 Kg seharga Rp 57.000, Minyak Kita, gula pasir, hingga telur ayam. Dalam waktu singkat, ratusan paket beras dan minyak goreng ludes terjual kepada warga yang telah memadati lokasi.

Selain aksi penjualan pangan murah, jajaran Polres Kukar juga mengikuti kegiatan Zoom Meeting nasional yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo. Dalam kesempatan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Setelah agenda nasional, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi internal bersama Kapolda Kalimantan Timur. Dalam arahannya, Kapolda menekankan kepada seluruh jajaran Polres agar lebih proaktif dalam memperluas lahan ketahanan pangan di wilayah masing-masing serta memperkuat kerja sama eksternal guna mencapai target swasembada pangan daerah.

“Tadi juga ada atensi khusus dari Bapak Kapolda terkait progres ketahanan pangan. Kami di Polres Kukar berkomitmen untuk terus meningkatkan perluasan lahan dan memastikan setiap periode ada kenaikan hasil produksi pangan di wilayah hukum kami,” tambah Wakapolres.

Acara yang berakhir pada pukul 12.10 WITA ini berjalan dengan aman dan kondusif. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan stabilitas harga pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.


A

Optimalkan Penanganan Unjuk Rasa, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Strategis di Polres Kukar

Kukar – Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menyambangi Polres Kutai Kartanegara (Kukar) untuk melaksanakan penelitian bertajuk “Peran Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa guna Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Catur Prasetya, Polres Kukar, pada Rabu (3/3/2026) siang.

Kedatangan tim yang dipimpin oleh Kombes Pol Saefuddin Mohamad, disambut langsung oleh Wakapolres Kukar, Kompol Izdiharuddin Faris R. Putra, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan perwakilan tokoh masyarakat, organisasi mahasiswa (HMI), buruh, hingga komunitas ojek online.

Dalam sambutannya, Wakapolres Kukar memaparkan data statistik aksi penyampaian pendapat di wilayah hukum Polres Kukar. Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, tercatat sebanyak 44 aksi unjuk rasa telah ditangani, dengan dominasi isu di bidang ekonomi sebanyak 22 kali.

“Polres Kukar secara rutin melaksanakan latihan tahapan penanganan unjuk rasa sesuai Perkap Nomor 16 Tahun 2006 dan Perkap Nomor 1 Tahun 2009. Kami mengedepankan sinergitas lintas sektoral bersama Kodim, Satpol PP, hingga Dishub untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujar Kompol Izdiharuddin Faris.

Namun, ia juga menyampaikan sejumlah tantangan di lapangan, mulai dari luasnya kondisi geografis wilayah Kukar yang memengaruhi mobilisasi personel, hingga perlunya peremajaan sarana prasarana seperti peralatan flash ball yang telah kedaluwarsa.

Ketua Tim Penelitian, Kombes Pol Saefuddin Mohamad, menegaskan bahwa penanganan unjuk rasa adalah tugas kompleks yang menuntut keseimbangan antara hak asasi manusia dan ketertiban umum. Ia menekankan bahwa penggunaan kekuatan atau senjata hanya boleh menjadi opsi terakhir (ultimum remedium).

“Penanganan yang efektif selalu mengedepankan negosiasi di awal. Kesalahan teknis di lapangan bukan hanya masalah disiplin, tapi bisa memicu instabilitas politik dan kemarahan publik jika salah sasaran,” tegas Kombes Pol Saefuddin.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi mendalam guna memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas kepolisian ke depan, khususnya di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dari Sanga-Sanga hingga Palaran, Jaringan Sabu Dibongkar Polres Kukar Saat Ramadhan

Kukar – Di tengah suasana bulan suci Ramadhan, jajaran Polres Kutai Kartanegara melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengungkap tiga kasus tindak pidana narkotika dalam waktu kurang dari 24 jam, Jumat (20/2/2026). Pengungkapan ini menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga kekhusyukan Ramadhan dari ancaman peredaran gelap narkoba.

Kasatresnarkoba, AKP Yohanes Bonar Adiguna, menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi sabu di wilayah Sanga-Sanga.

Pertama, ujar AKP Bonar, Sekira pukul 00.45 WITA, tim Satresnarkoba mengamankan seorang remaja berinisial MS (16) di pinggir Jalan Mada, Kelurahan Sanga-Sanga Dalam, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat kotor 2,00 gram yang disimpan dalam bungkus rokok di dashboard sepeda motor yang digunakan tersangka. Selain itu, turut diamankan satu unit ponsel dan sepeda motor Honda Vario.

Dari hasil interogasi, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial MZ.

Berdasarkan keterangan tersangka pertama, tim bergerak cepat menuju wilayah Palaran, Kota Samarinda. Sekira pukul 01.30 WITA, petugas mengamankan tersangka MZ (26) di kediamannya di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Rawa Makmur.

Dalam penggeledahan, ditemukan 28 bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat kotor 39,63 gram, timbangan digital, alat press plastik, bendel plastik klip, dua unit telepon genggam, satu unit sepeda motor Honda PCX, serta uang tunai Rp1.900.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

Tersangka mengakui sabu tersebut adalah miliknya dan sebagian telah diedarkan, termasuk kepada tersangka lainnya di wilayah Sanga-Sanga.

Tak berhenti disitu, pengembangan kembali dilakukan dan pada pukul 09.00 WITA, tim mengamankan tersangka AW (27) di rumahnya di Jalan Simpang Tani, Kelurahan Jawa, Kecamatan Sanga-Sanga.

Dari lokasi tersebut, petugas menyita empat bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat kotor 0,92 gram, alat hisap (bong), pipet kaca, plastik klip, satu unit ponsel, serta uang tunai Rp300.000. Tersangka mengaku menerima sabu dari MZ sebanyak lima gram dan sebagian telah dijual.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto ketentuan perundang-undangan terbaru terkait penyesuaian pidana.

Kasatresnarkoba menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Kutai Kartanegara dalam memberantas peredaran narkotika, terlebih di bulan Ramadhan.

“Ramadhan seharusnya menjadi momentum meningkatkan keimanan dan memperbaiki diri, bukan justru dirusak oleh penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Kami akan bertindak tegas tanpa kompromi terhadap pelaku,” tegasnya.

Saat ini seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kutai Kartanegara untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kepolisian juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas.

Polres Kutai Kartanegara mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran narkotika di lingkungan masing-masing, demi menjaga generasi muda dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama Ramadhan.