Menteri PPPA Apresiasi Polri Cepat Tangkap Pembunuh Gadis Penjual Gorengan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengapresiasi gerak cepat Kepolisian dalam mengungkap kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap gadis penjual gorengan berinisial NKS (18) di Padang Pariaman.

Diketahui bahwa Polda Sumatera Barat (Sumbar) dan Polres Padang Pariaman telah menangkap pelaku berinisial IS (26).

\”Dalam beberapa waktu terakhir kita diselimuti kedukaan mendalam atas kasus tragis yang menimpa almarhumah Adinda Nia Kurnia Sari. Saya sangat mengapresiasi gerak cepat dan kerja keras seluruh anggota Polri terutama Polda Sumbar dan Polres Padang Pariaman yang telah berhasil mengungkap kasus ini,\” kata Bintang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/9/2024).

Bintang menuturkan, pengungkapan kasus ini adalah bukti Polri dan pemerintah tidak pernah berhenti memperjuangkan keadilan bagi perempuan dan anak-anak Indonesia.

\”Kita harus terus mengirim pesan yang tegas bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak akan pernah ditoleransi di bumi pertiwi ini. Kita harus senantiasa menciptakan dan menjamin lingkungan yang aman dimana setiap perempuan dan anak merasa dilindungi dan dihargai,\” katanya.

Selain itu, Bintang meminta peristiwa memilukan ini dijadikan momentum untuk memperkuat komitmen dalam melindungi perempuan dan anak.

Menurutnya, seluruh elemen harus terus bekerja sama mulai dari tingkat keluarga hingga tingkat nasional untuk mencegah kekerasan dan memastikan bahwa setiap individu dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang positif dan penuh kasih sayang.

\”Adinda Nia Kurnia Sari mungkin telah tiada tapi semangatnya akan terus hidup dalam perjuangan kita. Kita akan terus berjuang tidak hanya untuk Adinda Nia. Tetapi untuk semua perempuan dan anak Indonesia,\” katanya.

\”Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pengungkapan kasus ini. Mari kita terus bergandengan tangan menciptakan perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju,\” ujarnya mengakhiri.

Menteri PPPA Apresiasi Polri Cepat Tangkap Pembunuh Gadis Penjual Gorengan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengapresiasi gerak cepat Kepolisian dalam mengungkap kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap gadis penjual gorengan berinisial NKS (18) di Padang Pariaman.

Diketahui bahwa Polda Sumatera Barat (Sumbar) dan Polres Padang Pariaman telah menangkap pelaku berinisial IS (26).

\”Dalam beberapa waktu terakhir kita diselimuti kedukaan mendalam atas kasus tragis yang menimpa almarhumah Adinda Nia Kurnia Sari. Saya sangat mengapresiasi gerak cepat dan kerja keras seluruh anggota Polri terutama Polda Sumbar dan Polres Padang Pariaman yang telah berhasil mengungkap kasus ini,\” kata Bintang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/9/2024).

Bintang menuturkan, pengungkapan kasus ini adalah bukti Polri dan pemerintah tidak pernah berhenti memperjuangkan keadilan bagi perempuan dan anak-anak Indonesia.

\”Kita harus terus mengirim pesan yang tegas bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak akan pernah ditoleransi di bumi pertiwi ini. Kita harus senantiasa menciptakan dan menjamin lingkungan yang aman dimana setiap perempuan dan anak merasa dilindungi dan dihargai,\” katanya.

Selain itu, Bintang meminta peristiwa memilukan ini dijadikan momentum untuk memperkuat komitmen dalam melindungi perempuan dan anak.

Menurutnya, seluruh elemen harus terus bekerja sama mulai dari tingkat keluarga hingga tingkat nasional untuk mencegah kekerasan dan memastikan bahwa setiap individu dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang positif dan penuh kasih sayang.

\”Adinda Nia Kurnia Sari mungkin telah tiada tapi semangatnya akan terus hidup dalam perjuangan kita. Kita akan terus berjuang tidak hanya untuk Adinda Nia. Tetapi untuk semua perempuan dan anak Indonesia,\” katanya.

\”Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pengungkapan kasus ini. Mari kita terus bergandengan tangan menciptakan perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju,\” ujarnya mengakhiri.

Rilis SSDM Polri

Pesan As SDM Kapolri Pada Siswa Bintara Polri: Kalian Adalah Saudara Satu Sama Lain

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Dedi Prasetyo kembali mengingatkan para siswa Bintara Polri yang tengah menjalani pendidikan agar saling menjaga dan mengingatkan sebagai bentuk kepedulian.

Pesan ini ditekankan Irjen Pol Dedi Prasetyo terutama kepada para siswa dari Polda Jatim dan dari Polda Papua yang sedang belajar bersama di SPN Polda Jawa Timur.

\”Dari Jawa Timur, mulai paling ujung Ngawi sampai Banyuwangi, dari tengah Gresik sampai dengan paling atas itu Trenggalek, itu adalah saudara-saudara kalian. Yang dari Jatim, yang dari Papua ini semua adalah saudara-saudara kalian, ini adalah sahabat-sahabat kalian, ini adalah teman kalian yang sama-sama berjuang untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,\” kata Irjen Pol Dedi Prasetyo

Dua bulan menjalani Pendidikan di SPN Polda Jatim, siswa-siswa dari Polda Papua ini sempat kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.

Apalagi kebiasaan siswa-siswa Polda Jatim yang suka berkomunikasi dengan Bahasa Jawa. Namun hal ini cepat teratasi dengan pola pengasuhan yang diterapkan SPN Polda Jatim. Ka SPN Polda Jatim Kombes Pol Agus Wibowo mengatakan salah satu cara membuat para siswa Polda Jatim dan Polda Papua cepat membaur adalah dengan membuat keluarga asuh.

“Jadi kita tidak menggabungkan siswa-siswa dari Papua dalam satu kelompok tapi kita menyebar mereka di semua peleton. Dengan harapan mereka bisa lebih terbiasa dan cepat belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan baru,”ujar Kombes Pol Agus Wibowo.

Kombes Pol Agus menambahkan SPN Polda Jatim juga kerap menggelar acara kebersamaan dengan mencampurkan siswa-siswa dari Jawa Timur dan Papua dengan harapan keakraban diantara mereka lebih cepat terjalin.

Sementara itu, 150 siswa Bintara asal Polda Papua yang belajar di SPN Polda Jatim mengaku senang belajar dan berlatih dengan saudara-saudara mereka dari Jawa Timur.

Hal ini diakui Sofian Arsad, Adolof Bonsapia dan Sahrullah yang mewakili rekan-rekan mereka.

“Saya sempat merasa kesulitan berkomunikasi karena mereka suka pakai Bahasa Jawa yang saya tidak mengerti. Tapi lama kelamaan kita bisa saling memahami,” ujar Sofian.

Senada dengan Sofian, Adolof juga sempat bingung berkomunikasi namun ia menyampaikan secara langsung kepada teman dari Jawa Timur agar menggunakan Bahasa Indonesia.

“Saya sampaikan dengan baik-baik. Mereka langsung menggunakan Bahasa Indonesia. Saya mengerti mungkin karena Bahasa jawa adalah Bahasa sehari-hari. Jadi tanpa sadar suka terbawa, “kata Adolof.

Sementara itu Sahrullah satu-satunya siswa Bintara Polda Papua yang beragama Islam mengaku senang bisa mendapat kesempatan dikirim ke SPN Polda Jatim.

“Saya di sini merasa senang karena kami anak-anak Papua diterima dengan tangan terbuka. Saya juga merasa Bahagia karena di SPN Polda Jatim banyak sekali saudara-saudara saya yang Muslim, mengingat saya adalah satu-satunya siswa Muslim di Polda Papua. Tapi di saat yang bersamaan saya juga merasa sedih meninggalkan keluarga dan ini perjalanan pertama saya keluar dari Papua, “kata Sahrullah.

Total ada 900 siswa Bintara belajar di SPN Polda Jatim. 150 siswa diantaranya berasal dari Polda Papua. Mereka akan menyelesaikan pendidikan pada bulan Desember 2024.

Mabes Polri Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ajak Personel Ikuti Jejak Teladan

Jakarta — Polri menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446H, Rabu (25/9/24). Kegiatan itu dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jakarta Selatan, dan dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Mengambil tema \’Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Kita Tingkatkan Keimanan dan Kinerja Guna Mewujudkan Pemilukada Aman dan Sukses\’, Polri mendatangkan Prof. Dr. H. M. Darwis Hude, M.Si sebagai penceramah.

\”Alhamdulillah baru saja kami menggelar peringatan Maulid Maulid Nabi Muhammad SAW 1446H. Acara tadi dibuka dengan pembacaan kalam ilahi dan saritilawah. Dilanjutkan dengan sambutan dari Pak Kapolri, lalu pembacaan sholawat, dan ditutup dengan ceramah oleh Prof. Dr. H. M. Darwis Hude, M.Si,\” terang Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, Rabu (25/9/24).

\”Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen bagi umat Islam untuk mengenang dan merenungkan ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW serta mengikuti jejak keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari,\” ujar Kapolri dalam sambutannya.

Kapolri pun mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW itu sebagai wadah perekat kesatuan bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

\”Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriyah,\” lanjut Kapolri.

Peringatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 1.200 personel Polri. Tampak hadir pula sejumlah pejabat tinggi seperti Wakapolri Komjen Pol. Agus Andrianto, Irwasum Polri, Komjen Pol. Ahmad Dofiri, hingga As SDM Irjen Pol. Dedi Prasetyo.

Mabes Polri Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ajak Personel Ikuti Jejak Teladan

Jakarta — Polri menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446H, Rabu (25/9/24). Kegiatan itu dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jakarta Selatan, dan dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Mengambil tema \’Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Kita Tingkatkan Keimanan dan Kinerja Guna Mewujudkan Pemilukada Aman dan Sukses\’, Polri mendatangkan Prof. Dr. H. M. Darwis Hude, M.Si sebagai penceramah.

\”Alhamdulillah baru saja kami menggelar peringatan Maulid Maulid Nabi Muhammad SAW 1446H. Acara tadi dibuka dengan pembacaan kalam ilahi dan saritilawah. Dilanjutkan dengan sambutan dari Pak Kapolri, lalu pembacaan sholawat, dan ditutup dengan ceramah oleh Prof. Dr. H. M. Darwis Hude, M.Si,\” terang Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, Rabu (25/9/24).

\”Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen bagi umat Islam untuk mengenang dan merenungkan ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW serta mengikuti jejak keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari,\” ujar Kapolri dalam sambutannya.

Kapolri pun mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW itu sebagai wadah perekat kesatuan bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

\”Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriyah,\” lanjut Kapolri.

Peringatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 1.200 personel Polri. Tampak hadir pula sejumlah pejabat tinggi seperti Wakapolri Komjen Pol. Agus Andrianto, Irwasum Polri, Komjen Pol. Ahmad Dofiri, hingga As SDM Irjen Pol. Dedi Prasetyo.

Menteri PPPA Apresiasi Langkah Kapolri Bentuk Direktorat PPA dan PPO

Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membentuk Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Brigjen Desy Andriani. Kementerian PPPA sangat menghargai langkah Jenderal Sigit.

\”Kementerian PPPA sangat menghargai pembentukan Direktorat PPA dan PPO di Bareskrim Mabes Polri mengingat penanganan kasus perempuan dan anak memerlukan kecepatan, komprehensif dan berlandaskan kepentingan terbaik mereka,\” kata Bintang dalam siaran pers, Selasa (24/9/2024).

Bintang berharap keberadaan Direktorat PPA dan PPO akan memperkuat penanganan setiap kasus tindak pidana PPA dan PPO untuk mewujudkan keadilan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dia juga berharap kepada petugas agar memiliki empati dan kepekaan terhadap trauma yang dialami korban sehingga tidak lagi ada korban yang kebingungan atau rasa takut untuk melapor.

\”Kami yakin adanya Direktorat PPA dan PPO, setiap kasus akan ditangani dalam satu komando yang terpadu. Koordinasi yang lebih baik antara berbagai pihak akan mempercepat proses penanganan, sehingga korban tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan keadilan. Layanan yang komprehensif akan memastikan korban mendapatkan dukungan psikologis, medis, dan hukum yang mereka butuhkan untuk bangkit dan melanjutkan hidup,\” ucap Bintang.

Lebih lanjut, Bintang memastikan Kementerian PPPA akan terus bermitra dengan Kepolisian RI untuk bersama-sama mewujudkan pelindungan perempuan dan anak di Indonesia dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua. Pemerintah, kata Bintang, ingin perempuan dan anak bebas dari kekerasan.

\”Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa setiap perempuan dan anak berhak atas kehidupan yang penuh martabat dan bebas dari kekerasan. Kita semua memiliki peran untuk mewujudkannya,\” katanya.

Dalam kesempatan ini, Bintang juga mengingatkan bahwa siapa saja yang melihat, mendengar, atau bahkan mengalami kekerasan baik terhadap perempuan dan anak untuk dapat segera melaporkan ke Layanan SAPA 129 melalui call center 129 atau melalui WhatsApp di 08111 129 129.

Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Parabowo melalui Surat Telegram Nomor ST/2100/IX/KEP/ 2024 tanggal 20 September 2024 telah menunjuk Brigjen Pol Desy Andriani menjadi Direktur Tindak Pidana Perempuan Dan Anak dan Perdagangan Orang. Selain itu, Kapolri juga telah menunjuk dan menetapkan delapan perwira menengah Polri untuk menjadi Direktur Tindak Pidana Siber Di Polda Metro Jaya, Polda Sumatera Utara, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Sulawesi Tengah dan Polda Papua sebagai konsekuensi atas telah diterbitkannya PERKAP Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Perubahan PERKAP Nomor 14 Tahun 2018 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Kepolisian Daerah.

Polres Kukar Lakukan Patroli Curhat, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

KUKAR – Satuan Samapta Polres Kutai Kartanegara kembali melaksanakan kegiatan patroli curhat sebagai bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat untuk mendengarkan keluhan. Serta memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Patroli tersebut berlangsung pada Senin (23/9/2024).

Patroli kali ini menyasar wilayah Jalan Danau Aji, dimana sejumlah personel dari Sat Samapta turut terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni Bripda Aldri Faadhila Irfando, Bripda Fahmi Nuransa, Bripda Andhika Krisna Satria, Bripda Muhammad Rafli Yusdi, Bripda Purnama Nur Ariyandi, dan Bripda Muhammad Brigas Kuncahya.

Dalam patroli tersebut, petugas menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat. Yakni meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan. Meminta warga untuk lebih berhati-hati mengingat adanya peningkatan tindak kriminal.

Warga pun diimbau untuk memastikan rumah dan kendaraan dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan untuk menghindari potensi kejahatan.

Petugas juga meminta masyarakat agar tetap waspada terhadap orang asing atau mencurigakan di sekitar lingkungan. Jika ditemukan hal yang mencurigakan atau terjadi tindak pidana, warga diminta segera melapor melalui Call Center 110 atau ke kantor polisi terdekat.

Selain memberikan imbauan kepada warga, petugas juga berkoordinasi dengan tokoh agama (Toga), tokoh adat (Todat), dan tokoh masyarakat (Tomas) terkait situasi Kamtibmas di lingkungan mereka.

Kegiatan patroli berjalan dengan aman dan kondusif, serta mendapat respon positif dari warga. Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara akan terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman melalui kegiatan patroli dan dialog langsung dengan masyarakat.

Kasat Samapta Polres Kutai Kartanegara Iptu E. Indrayani berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menciptakan hubungan yang baik antara polisi dan warga.

Polres Kukar Lakukan Patroli Curhat, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

KUKAR – Satuan Samapta Polres Kutai Kartanegara kembali melaksanakan kegiatan patroli curhat sebagai bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat untuk mendengarkan keluhan. Serta memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Patroli tersebut berlangsung pada Senin (23/9/2024).

Patroli kali ini menyasar wilayah Jalan Danau Aji, dimana sejumlah personel dari Sat Samapta turut terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni Bripda Aldri Faadhila Irfando, Bripda Fahmi Nuransa, Bripda Andhika Krisna Satria, Bripda Muhammad Rafli Yusdi, Bripda Purnama Nur Ariyandi, dan Bripda Muhammad Brigas Kuncahya.

Dalam patroli tersebut, petugas menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat. Yakni meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan. Meminta warga untuk lebih berhati-hati mengingat adanya peningkatan tindak kriminal.

Warga pun diimbau untuk memastikan rumah dan kendaraan dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan untuk menghindari potensi kejahatan.

Petugas juga meminta masyarakat agar tetap waspada terhadap orang asing atau mencurigakan di sekitar lingkungan. Jika ditemukan hal yang mencurigakan atau terjadi tindak pidana, warga diminta segera melapor melalui Call Center 110 atau ke kantor polisi terdekat.

Selain memberikan imbauan kepada warga, petugas juga berkoordinasi dengan tokoh agama (Toga), tokoh adat (Todat), dan tokoh masyarakat (Tomas) terkait situasi Kamtibmas di lingkungan mereka.

Kegiatan patroli berjalan dengan aman dan kondusif, serta mendapat respon positif dari warga. Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara akan terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman melalui kegiatan patroli dan dialog langsung dengan masyarakat.

Kasat Samapta Polres Kutai Kartanegara Iptu E. Indrayani berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menciptakan hubungan yang baik antara polisi dan warga.

Polsek Tenggarong Ungkap Kasus Penganiayaan di Loa Tebu

KUKAR – Unit Reskrim Polsek Tenggarong berhasil mengungkap tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Jalan Jaya Mangku RT 1, Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara. Kasus ini dilaporkan oleh korban Muhammad Effendi (37), seorang karyawan swasta, pada Senin (23/9/2024).

Kejadian penganiayaan terjadi pada Sabtu (21/9/2024) sekitar pukul 08.30 WITA. Insiden bermula ketika pelaku HAR (18) dibangunkan untuk membantu panen ayam. Namun, pelaku merasa terganggu dan tidak terima dibangunkan. Cekcok pun terjadi antara pelaku dan korban yang berakhir dengan aksi kekerasan.

Pelaku mengambil sebilah parang sepanjang 63 cm dari sebuah pondok di depan kandang ayam dan kembali ke lokasi kejadian. Dalam adu mulut yang terus berlangsung, pelaku menyerang korban dengan parang hingga tangan korban mengalami luka di bagian luar.

Kejadian ini dilaporkan ke pihak kepolisian oleh pelapor yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Setelah kejadian, pelaku sempat pergi ke pondok sambil menunggu temannya. Polsek Tenggarong langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang dengan panjang 63 cm yang digunakan pelaku dalam aksinya. Satreskrim Polsek Tenggarong juga telah melakukan sejumlah tindakan, termasuk membuat laporan polisi, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, dan mengeluarkan Visum Et Repertum terhadap korban.

Kasus ini dijerat dengan Pasal 44 ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat. Polsek Tenggarong terus mendalami kasus ini untuk memastikan proses hukum berjalan dengan baik.

Kapolsek Tenggarong, AKP Sukardi, menyatakan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polsek Tenggarong dalam menegakkan hukum di wilayahnya dan memastikan tindak kekerasan dapat dicegah dan diatasi secepat mungkin.

Satpolairud Polres Kukar Terima Kunjungan Kerja Tim Supervisi Ditpolairud Polda Kaltim

KUKAR – Sat Polairud Polres Kutai Kartanegara menerima kunjungan tim supervisi dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung di Mako Anggana Sat Polairud Polres Kukar ini dilaksanakan, pada Selasa (24/9/2024) dari pukul 10.00 hingga 12.00 WITA.

Tim supervisi dipimpin oleh AKBP Mohamad Rezky, didampingi oleh Kompol Kasianto, Bripka Nanang Kosim, dan Bripka Ibnu Guntoro. Dalam kegiatan ini, tim supervisi mengidentifikasi beberapa kendala yang dihadapi oleh Sat Polairud Polres Kukar, antara lain keterbatasan kuota pendidikan dan pelatihan spesialisasi komandan kapal, serta kebutuhan latihan maintenance kapal dan mesin Swapboat (SBP).

Selain itu, pelatihan teknik penyidikan tindak pidana perairan juga menjadi salah satu perhatian utama.

Tim supervisi memberikan sejumlah masukan yang penting bagi peningkatan kinerja Sat Polairud Polres Kukar, diantaranya perlunya melengkapi awak kapal dengan sertifikat kecakapan (SKK), berkoordinasi dengan Syahbandar untuk pengurusan SKK, serta mendorong publikasi kegiatan lapangan di media sosial. Selain itu, tim juga menekankan agar seluruh anggota menghindari keterlibatan dalam judi online serta peredaran narkoba.

Tim supervisi juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025 akan dilaksanakan latihan teknik penyidikan bagi Sat Polairud di jajaran Polres Kutai Kartanegara yang akan bekerja sama dengan Ditpolairud Polda Kaltim.

Kasat Polairud Polres Kutai Kartanegara, AKP Yohanes Bonar Adiguna, menyampaikan apresiasi atas arahan dan masukan dari tim supervisi untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme Sat Polairud di masa mendatang.