Kapolres Kukar Hadiri Rangkaian Acara Beseprah Erau Adat Pelas Benua 2024

KUKAR – Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Erau Adat Pelas Benua 2024, kegiatan Beseprah digelar dengan meriah di Jalan P Diponegoro, depan Museum Mulawarman, Kelurahan Panji, Tenggarong. Acara dimulai pukul 08.00 Wita dan dihadiri langsung oleh Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman. Termasuk Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Pjs Bupati Kutai Kartanegara, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) setempat.

Kegiatan Beseprah sendiri merupakan tradisi makan bersama yang melambangkan rasa persaudaraan dan kesejajaran antar berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat umum. Pjs Bupati Kukar, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai pelestarian budaya tetapi juga bagian dari promosi pariwisata yang memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Beseprah melambangkan kesejajaran antar berbagai kalangan, dan menjadi ajang menjalin persaudaraan serta silaturahmi,” ujar Bambang Arwanto, Pjs Bupati Kukar. Ia juga mengapresiasi peran Sultan dan seluruh pihak yang berpartisipasi dalam melestarikan budaya luhur tersebut.

Acara ditutup dengan pemukulan kentongan oleh Sultan Kutai Kartanegara bersama Pjs. Bupati Kukar dan jajaran FKPD, serta diakhiri dengan makan bersama sebagai simbol keakraban dan kebersamaan.

Kapolres Kukar Hadiri Rangkaian Acara Beseprah Erau Adat Pelas Benua 2024

KUKAR – Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Erau Adat Pelas Benua 2024, kegiatan Beseprah digelar dengan meriah di Jalan P Diponegoro, depan Museum Mulawarman, Kelurahan Panji, Tenggarong. Acara dimulai pukul 08.00 Wita dan dihadiri langsung oleh Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman. Termasuk Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Pjs Bupati Kutai Kartanegara, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) setempat.

Kegiatan Beseprah sendiri merupakan tradisi makan bersama yang melambangkan rasa persaudaraan dan kesejajaran antar berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat umum. Pjs Bupati Kukar, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai pelestarian budaya tetapi juga bagian dari promosi pariwisata yang memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Beseprah melambangkan kesejajaran antar berbagai kalangan, dan menjadi ajang menjalin persaudaraan serta silaturahmi,” ujar Bambang Arwanto, Pjs Bupati Kukar. Ia juga mengapresiasi peran Sultan dan seluruh pihak yang berpartisipasi dalam melestarikan budaya luhur tersebut.

Acara ditutup dengan pemukulan kentongan oleh Sultan Kutai Kartanegara bersama Pjs. Bupati Kukar dan jajaran FKPD, serta diakhiri dengan makan bersama sebagai simbol keakraban dan kebersamaan.

Kak Seto Apresiasi Pembentukan Direktorat PPA-PPO oleh Kapolri

Jakarta – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, menyambut baik pembentukan Direktorat Tindak Pidana Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

\”Saya sebagai Ketua Umum LPAI, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, yang sudah cukup lama bekerjasama dengan Mabes Polri memberikan dukungan sepenuhnya terhadap apa yang sudah dibenuk Bapak Kapolri pada tanggal 20 September 2024 yang lalu yaitu Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak dan Perdagangan Orang,\” ujar pria yang akrab disapa Kak Seto, Kamis (26/9/2024).

Pembentukan Direktorat PPA-PPO juga diapresiasi Kak Seto. Dengan adanya unit baru Polri itu, Kak Seto berharap adanya peningkatan pengungkapan kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak.

Terlebih Kak Seto sendiri melihat banyaknya pelaku kekerasan hingga kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak yang pengungkapannya terkendala berbagai hal.

\”Kami apresiasi terhadap Bapak Kapolri atas dibentuknya direktorat tersebut, mudah-mudahan penindakan tegas terhadap pelaku-pelaku kejahatan terhadap perempuan dan anak juga bisa semakin ditingkatlan lagi,\” terangnya.

Kak Seto menceritakan, pihaknya bersama Mabes Polri bekerjasama dengan kepolisian di beberapa negara, diantaranya Amerika Serikat, Meksiko, Australia, dan Thailand. Kerjasama itu tak lain adalah bagian dari penindakan terhadap perdagangan orang, khususnya perdagangan anak.

\”Mudah-mudahan dengan adanya Direktorat ini dibawah Bareskrim, Polri betul-betul dapat meningkatkan penindakan yang tegas terhadap para pelaku-pelaku tersebut,\” pungkasnya.

PDFMI Pastikan Afif Maulana Meninggal Dunia Karena Terjatuh, Bukan Penganiayaan

Sumatra Barat — Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) menyampaikan bahwa penyebab kematian Afif Maulana akibat terjatuh dari ketinggian. Hal itu diungkapkan usai ekshumasi dan autopsi yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Ekshumasi FDFMI, Ade Firmansyah mengemukakan, berdasarkan analisis bukti-bukti, Afif meninggal karena terjatuh dari ketinggian 14,7 meter. Menurutnya, meskipun saat itu ada yang menolongnya, kemungkinan hidupnya pun sangat kecil.

\”Dari hasil penelusuran kami, penyebab kematian almarhum adalah cedera berat di beberapa area, terutama di bagian pinggang, punggung, dan kepala, yang menyebabkan patah tulang di bagian belakang kepala dan luka serius pada otak. Ini adalah hasil dari cedera tumpul yang terjadi akibat jatuh dari ketinggian,\” ungkapnya dalam konferensi pers, Rabu (25/9/24).

Menurutnya, berdasarkan data dan pemeriksaan di jembatan Kuranji, penyidik menemukan adanya luka lecet dibahu kiri, dan robek di bagian kaki kiri. Luka tersebut dipastikan muncul saat Afif masih dalam kondisi hidup hingga kemudian terjatuh.

\”Maka sebetulnya bagi setiap orang yang berkendara bersama, maka seharusnya, akan menerima bahaya yang sama apalagi dengan posisi jatuh ke arah kiri,\” ujarnya.

Ia mengatakan, pada sample tulang ditemukan adanya tanda intravital pada kepala, jaringan otak, tulang hidung dan tulang kemaluan. Hal tersebut disebabkan oleh panic high atau tekanan tinggi, sesuai dengan perhitungan tinggi jembatan, berat badan Afif dan tekanan yang dihasilkan.

Ditambahkannya, dalam tubuh Afif juga terdapat luka di bagian iga belakang akibat benturan. Dari benturan itu juga, tulang sumsum Afif tertarik dan mengakibatkan cederanya batang otak.

Ditegaskannya, tim forensik tidak menemukan kesesuaian antara luka di tubuh Afif dan dugaan adanya penganiayaan. Sebab, tidak ada luka di bagian kepala.

\”Energi potensial sebesar ini memang akan melebihi toleransi tubuh manusia. Dimana di daerah kepala itu batasannya 1.800 joule, di daerah leher 1.800-2.300 joule, untuk daerah dada sebesar 60 joule, daerah tungkai, lebih dari 80 ribu joule,\” ujarnya.

Amankan Event MotoGP, Polda NTB Gelar Ops Mandalika Gatari 2024

Mataram NTB — Kapolda NTB Irjen Pol. R. Umar Faruq SH., M.Hum., memimpin Apel gelar pasukan Operasi Mandalika Gatari 2024 dalam rangka Pengamanan Event MotoGP Mandalika, Selasa (24/09/2024).

Apel tersebut berlangsung di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB yang dihadiri Pj. Gubernur atau yang mewakili, Seluruh Kepala Lembaga dan Instansi terkait tingkat Provinsi NTB, segenap PJU Polda NTB, Kapolres/ta se pulau Lombok, serta perwakilan personil dan Sarana Prasarana yang digunakan dalam Ops Pengamanan.

Dalam arahannya, Kapolda NTB Irjen Pol. R. Umar Faruq menyampaikan bahwa Ops Mandalika Gatari 2024 ini berlangsung mulai tanggal 24 – 30 September 2024 dengan melibatkan 2.736 personil pengamanan yang terdiri dari gabungan seluruh stakeholder yang ada termasuk masyarakat.

Selain itu lanjutnya, mengingat Polda NTB masih kekurangan personil di fungsi tertentu serta sarana dan prasarana yang belum memadai, sehingga untuk mengatasi hal tersebut Polda NTB meminta bantuan (BKO) dari Polda terdekat lainnya.

“Selain personil gabungan yang telah dipersiapkan ada sekitar 300 Personil BKO beserta Sarpras yang dipersiapkan diantaranya dari Mabes Polri, Polda Jatim, Kabaharkam, Brimob serta Kakorlantas Polri“ ucapnya.

Apel Gelar pasukan yang dilaksanakan menurutnya sebagai kegiatan pengecekan akhir yang dilakukan bersama-sama untuk mengetahui berbagai kesiapan baik personil maupun Sarpras yang digunakan dalam tugas pengamanan tersebut.

Beberapa latar belakang kenapa harus dipersiapkan dengan sangat maksimal salah satunya adalah adanya rombongan Kepresidenan yang akan berada di Wilayah Pulau Lombok dalam tentang waktu Operasi tersebut sehingga diperlukan kesiapan dan kemampuan personil terutama Pengamanan Pengawalan rombongan VVIP tersebut.

“Itu sebabnya kita minta BKO dari Polda lain ataupun Mabes Polri mengingat Kemampuan personil Pengawalan tersebut memiliki kemampuan khusus atau keprofesionalan dari personil itu sendiri dalam melakukan pengawalan di jalan raya, “jelas Kapolda.

Beberapa penekanan juga disampaikan Kapolda NTB saat memimpin Apel gelar pasukan tersebut diantaranya kepada fungsi agen intelijen untuk dapat mendeteksi setiap permasalahan yang mungkin akan timbul. Segera lakukan tindakan baik Preventif maupun Preemtif bila itu menjadi satu-satunya tindakan yang harus diambil untuk mencegah munculnya permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Namun demikian tetap harus kita utamakan etika moral pada saat tindakan tegas yang harus kita lakukan“ Pesannya.

Kapolda NTB juga berharap kepada seluruh personil gabungan agar memantapkan Kerjasama, sinergitas, soliditas serta solidaritas dalam mendukung pelaksanaan tugas Ops Mandalika Gatari 2024.

“Lakukan koordinasi secara intens dengan seluruh lembaga, instansi terkait sehingga tujuan operasi dapat berjalan dengan baik“ ucapnya.

Terakhir Kapolda NTB berharap kepada personil agar menjalankan tugas ini dengan baik, dasari dengan iman dan taqwa, serta jadikan pekerjaan itu sebagai ibadah kemudian dilengkapi dengan rasa tangung jawab yang tinggi. Jaga keselamatan diri maupun orang lain.

Mabes Polri Ucapkan Selamat Hari Statistik Nasional ke-64

Jakarta – Memperingati Hari Statistik Nasional yang jatuh pada setiap 26 September, Mabes Polri mengucapkan selamat Hari Statistik Nasional ke-64.

\”Kadiv Humas Polri beserta staf dan jajaran mengucapkan selamat Hari Statistik Nasional ke-64 Tahun,\” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, Kamis (26/9/24).

Di tahun ini, peringatan Hari Statistik Nasional mengangkat tema \”Statistik Berkualitas untuk Indonesia Emas.\”

Dilansir dari situs Badan Pusat Statistik (BPS), Hari Statistik Nasional (HSN) ini bermula pada Februari 1920, ketika Pemerintahan Hindia Belanda mendirikan Direktur Pertanian, Kerajinan, dan Perdagangan di Bogor, yang bertugas mengelola serta mempublikasikan data statistik. Pada September 1924, kegiatan statistik dipindahkan ke Batavia dan lembaga tersebut berganti nama menjadi Centraal Kantoor Voor De Statistiek (CKS). Pada 26 September 1960, Pemerintah Indonesia mengesahkan UU Nomor 7 Tahun 1960 tentang Statistik, menggantikan Statistiek Ordonnantie 1934. Undang-undang ini mengatur penyelenggaraan statistik dan pembentukan Biro Pusat Statistik.

Pada Agustus 1996, Presiden menetapkan 26 September sebagai Hari Statistik Nasional untuk memperingati kemerdekaan sistem statistik dari perundang-undangan kolonial. Kemudian, pada tahun 1997, UU Nomor 16 tentang Statistik disahkan sebagai pengganti UU sebelumnya.

Hari Statistik Nasional kemudian diperingati untuk mengapresiasi pentingnya peran statistik dan memastikan masyarakat lebih sadar akan dampak statistik terhadap kehidupan sehari-hari.

Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya statistik dalam segala aspek kehidupan. Data yang akurat dan relevan sangat krusial dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif, terutama dalam ranah kebijakan publik.

Selain itu, Hari Statistik Nasional juga bertujuan untuk mendorong pemanfaatan data secara optimal oleh pemerintah, sektor swasta, dan akademisi dalam proses riset, perencanaan, serta evaluasi program.

Dalam konteks era digital yang semakin pesat, Hari Statistik Nasional juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan data statistik, guna memastikan data selalu relevan dan dapat diakses dengan mudah.

Mabes Polri Ucapkan Selamat Hari Statistik Nasional ke-64

Jakarta – Memperingati Hari Statistik Nasional yang jatuh pada setiap 26 September, Mabes Polri mengucapkan selamat Hari Statistik Nasional ke-64.

\”Kadiv Humas Polri beserta staf dan jajaran mengucapkan selamat Hari Statistik Nasional ke-64 Tahun,\” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, Kamis (26/9/24).

Di tahun ini, peringatan Hari Statistik Nasional mengangkat tema \”Statistik Berkualitas untuk Indonesia Emas.\”

Dilansir dari situs Badan Pusat Statistik (BPS), Hari Statistik Nasional (HSN) ini bermula pada Februari 1920, ketika Pemerintahan Hindia Belanda mendirikan Direktur Pertanian, Kerajinan, dan Perdagangan di Bogor, yang bertugas mengelola serta mempublikasikan data statistik. Pada September 1924, kegiatan statistik dipindahkan ke Batavia dan lembaga tersebut berganti nama menjadi Centraal Kantoor Voor De Statistiek (CKS). Pada 26 September 1960, Pemerintah Indonesia mengesahkan UU Nomor 7 Tahun 1960 tentang Statistik, menggantikan Statistiek Ordonnantie 1934. Undang-undang ini mengatur penyelenggaraan statistik dan pembentukan Biro Pusat Statistik.

Pada Agustus 1996, Presiden menetapkan 26 September sebagai Hari Statistik Nasional untuk memperingati kemerdekaan sistem statistik dari perundang-undangan kolonial. Kemudian, pada tahun 1997, UU Nomor 16 tentang Statistik disahkan sebagai pengganti UU sebelumnya.

Hari Statistik Nasional kemudian diperingati untuk mengapresiasi pentingnya peran statistik dan memastikan masyarakat lebih sadar akan dampak statistik terhadap kehidupan sehari-hari.

Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya statistik dalam segala aspek kehidupan. Data yang akurat dan relevan sangat krusial dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif, terutama dalam ranah kebijakan publik.

Selain itu, Hari Statistik Nasional juga bertujuan untuk mendorong pemanfaatan data secara optimal oleh pemerintah, sektor swasta, dan akademisi dalam proses riset, perencanaan, serta evaluasi program.

Dalam konteks era digital yang semakin pesat, Hari Statistik Nasional juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan data statistik, guna memastikan data selalu relevan dan dapat diakses dengan mudah.

Satgassus Pencegahan Korupsi Mabes Polri Laporkan Kinerja Setahun Kepada Kapolri

Jakarta — Satgassus Pencegahan Korupsi Mabes Polri melaporkan kegiatan yang telah dilakukan selama 2024 kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Dalam hal ini Satgassus diwakili oleh Kasatgassus Herry Muryanto dan Wakasatgassus Novel Baswedan.

“Saya berkesempatan menerima laporan pelaksanaan tugas Satgassus Pencegahan Tipikor Polri di ruang Rapat Tribrata Mabes Polri. Saya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah berhasil dilakukan oleh tim Satgassus Pencegahan Tipikor Polri,” ujar Jenderal Sigit, Kamis (26/9/24).

Jenderal Sigit menyampaikan, saat ini satgassus telah melakukan kerja sama dengan melakukan pendampingan terhadap 12 Kementerian/Lembaga, yaitu Kemenkeu, Kementan, Kemen ESDM, Kemen PUPR, Kemenpora, Kemendikbud, LKPP, PT. SMI, Pertamina, SKK Migas dan Badan Bank Tanah Nasional.

“Polri melalui Satgassus Pencegahan Tipikor berkomitmen akan terus mengoptimalkan upaya pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia,” kata Jenderal Sigit.

Ditambahkan Kasatgassus, laporkan yang diberikan kepada Kapolri adalah kegiatan pada tahun 2024. Kepada Kapolri disampaikan bahwa program pencegahan diprioritaskan tehadap 4 sektor, yaitu pelayanan publik, ketahanan pangan, ketahanan energi, dan penerimaan negara.

Menurut Kasatgassus, terdapat dua kementerian/lembaga yang saat ini sedang dalam proses pendampingan, yakni Kemendiknas dan Badan Bank Tanah Nasional sedang dalam proses untuk didampingi.

Respons dari pihak kementerian/lembaga yang didampingi, ungkap Kasatgassus, sangat positif. Dari upaya pendampingan itu, ujarnya, satgassus juga akan mempersiapkan 2 buku terkait pencegahan korupsi.

“Terdapat 5 kajian yang dihasilkan, yaitu kajian tata kelola distribusi pupuk subsidi, kajian pemulihan ekonomi nasional sektor infrastruktur pertanian, kajian/review tata kelola penyaluran bantuan langsung tunai, kajian tata kelola pemanfaatan sumur tua dan kebijakan penanganan illegal drilling serta kajian penerapan e-katalog dalam pengadaan crude oil/minyak mentah,” jelas Kasatgassus.

Ditambahkannya, ke depan program pencegahan tindak pidana korupsi akan terus ditingkatkan dengan melibatkan lebih banyak kementerian/lembaga. Satgassus terbuka jika ada kementerian/lembaga yang ingin didampingi dalam program pencegahan antikorupsi diintansinya.

“Diharapkan penguatan antikorupsi akan memperkuat integritas pegawai K/L, mencegah terjadinya penyelewengan dan kerugian negara,” jelasnya.

Pertama Kali Mendarat di Bandara Nusantara, Kapolda Kaltim Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Tribratanews.kaltim.polri.go.id
Ibu Kota Nusantara – Presiden Joko Widodo untuk pertama kalinya menjejakkan kaki di Bandara VVIP Nusantara yang terletak di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Selasa (24/9) sore. Kedatangan Presiden ini menjadi momen bersejarah dan sekaligus menandai kesiapan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam mendukung konektivitas nasional.

Presiden Jokowi tiba menggunakan pesawat kepresidenan jenis RJ-85 dari Pontianak, Kalimantan Barat. Saat tiba, ia disambut dengan hangat oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni, serta Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik. Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto dan Pangdam VI/Mulawarman juga hadir untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.

“Landing (pendaratan) yang pertama, yang semuanya berjalan dengan baik. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Dan ini adalah pertama kali saya turun di Bandara Nusantara,” ungkap Presiden Jokowi dengan rasa syukur.

Kehadiran Presiden Joko Widodo di Bandara VVIP Nusantara ini menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur IKN. Bandara tersebut sebelumnya sudah diuji coba dengan beberapa jenis pesawat, termasuk pesawat CASA, CN295, dan pesawat TNI AU. Momen ini menandakan kesiapan Bandara Nusantara dalam melayani berbagai jenis penerbangan di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo mengungkapkan rencana besar terkait pengembangan Bandara VVIP Nusantara. Ia secara langsung memerintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk segera mengubah status bandara ini menjadi bandara komersial yang dapat digunakan oleh penerbangan umum. Rencana perubahan ini diharapkan dapat menjadikan Bandara Nusantara sebagai pusat transportasi baru yang mampu melayani berbagai kebutuhan penerbangan masyarakat, termasuk untuk keperluan haji dan umrah.

“Bisa untuk haji, untuk umrah, dan untuk yang lain-lainnya. Ini mungkin sampai Desember (2024), kapasitasnya 200 ribu (penumpang). Tapi setelah menjadi bandara komersial, nanti bisa kapasitas sampai 7 juta penumpang per tahun,” terang Presiden Jokowi.

Langkah perubahan status ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas penumpang, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di wilayah Kalimantan Timur. Transformasi Bandara Nusantara menjadi bandara komersial diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan dan investasi ke wilayah IKN, sekaligus menjadikan Kalimantan Timur sebagai pusat kegiatan ekonomi, bisnis, dan pariwisata.

Presiden Joko Widodo juga akan melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Kalimantan Timur. Setelah berkantor di IKN, beliau dijadwalkan mengunjungi beberapa daerah di Kaltim untuk meninjau perkembangan pembangunan dan infrastruktur di Kalimantan Timur.

Humas Polda Kaltim

Pertama Kali Mendarat di Bandara Nusantara, Kapolda Kaltim Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Tribratanews.kaltim.polri.go.id
Ibu Kota Nusantara – Presiden Joko Widodo untuk pertama kalinya menjejakkan kaki di Bandara VVIP Nusantara yang terletak di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Selasa (24/9) sore. Kedatangan Presiden ini menjadi momen bersejarah dan sekaligus menandai kesiapan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam mendukung konektivitas nasional.

Presiden Jokowi tiba menggunakan pesawat kepresidenan jenis RJ-85 dari Pontianak, Kalimantan Barat. Saat tiba, ia disambut dengan hangat oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni, serta Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik. Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto dan Pangdam VI/Mulawarman juga hadir untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.

“Landing (pendaratan) yang pertama, yang semuanya berjalan dengan baik. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Dan ini adalah pertama kali saya turun di Bandara Nusantara,” ungkap Presiden Jokowi dengan rasa syukur.

Kehadiran Presiden Joko Widodo di Bandara VVIP Nusantara ini menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur IKN. Bandara tersebut sebelumnya sudah diuji coba dengan beberapa jenis pesawat, termasuk pesawat CASA, CN295, dan pesawat TNI AU. Momen ini menandakan kesiapan Bandara Nusantara dalam melayani berbagai jenis penerbangan di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo mengungkapkan rencana besar terkait pengembangan Bandara VVIP Nusantara. Ia secara langsung memerintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk segera mengubah status bandara ini menjadi bandara komersial yang dapat digunakan oleh penerbangan umum. Rencana perubahan ini diharapkan dapat menjadikan Bandara Nusantara sebagai pusat transportasi baru yang mampu melayani berbagai kebutuhan penerbangan masyarakat, termasuk untuk keperluan haji dan umrah.

“Bisa untuk haji, untuk umrah, dan untuk yang lain-lainnya. Ini mungkin sampai Desember (2024), kapasitasnya 200 ribu (penumpang). Tapi setelah menjadi bandara komersial, nanti bisa kapasitas sampai 7 juta penumpang per tahun,” terang Presiden Jokowi.

Langkah perubahan status ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas penumpang, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di wilayah Kalimantan Timur. Transformasi Bandara Nusantara menjadi bandara komersial diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan dan investasi ke wilayah IKN, sekaligus menjadikan Kalimantan Timur sebagai pusat kegiatan ekonomi, bisnis, dan pariwisata.

Presiden Joko Widodo juga akan melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Kalimantan Timur. Setelah berkantor di IKN, beliau dijadwalkan mengunjungi beberapa daerah di Kaltim untuk meninjau perkembangan pembangunan dan infrastruktur di Kalimantan Timur.

Humas Polda Kaltim