Polri dan RCMP Perkuat Kerja Sama, Tingkatkan Kapasitas Lawan Kejahatan Transnasional

Ottawa, 3 Desember 2024 – Kadivhubinter Polri, Dr. Krishna Murti, S.I.K., M.Si., dan Director General of International Special Services of the RCMP, Frank William Price menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional yang terorganisir dan pengembangan kapasitas di Markas Besar Royal Canadian Mounted Police (RCMP).

Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan perpanjangan dari MoU yang pertama kali diinisiasi di tahun 2014, mencakup 10 bidang kerja sama mulai dari pencegahan dan pemberantasan kejahatan siber, penanganan kasus terorisme, hingga manajemen krisis. Selain itu, kedua institusi juga sepakat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Polri melalui program pelatihan yang komprehensif.

Dengan adanya perpanjangan MoU ini, diharapkan kerja sama antara Polri dan RCMP semakin solid dan efektif dalam menghadapi tantangan kejahatan transnasional yang semakin kompleks. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kedua institusi dapat saling belajar dan memperkuat kapabilitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masing-masing negara.

Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kerja sama yang berkelanjutan, Divhubinter Polri berharap KBRI Ottawa, khususnya Konsuler, dapat berperan aktif sebagai penghubung dengan RCMP Kanada. Permintaan ini disampaikan Kadivhubinter Polri secara langsung dalam acara ramah tamah yang berlangsung di Wisma Duta Besar RI untuk Kanada di hari yang sama.

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Bripka Agus Salim Bantu Petani di Lombok Timur

Lombok Timur — Dalam upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Bagik Papan, Bripka Agus Salim, turun langsung ke sawah membantu masyarakat memanen padi di Dusun Bagik Papan Lauq, Desa Bagik Papan, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (30/11) ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung visi besar pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh dan mandiri dalam sektor pangan. Selain membantu panen, Bripka Agus juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

\”Sebagai bagian dari Polri, kami mendukung penuh Asta Cita Presiden RI, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan turun langsung ke lapangan, kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam kesejahteraan masyarakat,\” ujar Bripka Agus Salim.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan pasca-Pilkada serentak, meningkatkan kegiatan ronda malam guna mencegah tindak kriminal, serta waspada terhadap informasi hoaks yang dapat memecah belah. Tak lupa, ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di musim penghujan.

Amaq Rahma, pemilik sawah yang dibantu panennya, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Polri di tengah masyarakat.

\”Kehadiran Bripka Agus sangat membantu kami. Ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar peduli terhadap rakyat,\” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

\”Semoga hasil panen masyarakat melimpah dan ketahanan pangan nasional semakin kuat. Bersama, kita wujudkan visi besar Presiden Prabowo untuk Indonesia yang lebih maju,\” tutup Bripka Agus.

Rilis Itwasum Polri

Resmikan Pataka Dipta Prakasha, Irwasum Polri: Resapi dan Jadikan Pedoman Agar Hasil Kerja Bermanfaat bagi Masyarakat

Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo meresmikan Pataka Dipta Prakasha Itwasum Polri hari Rabu (04/12/2024) di kegiatan Rakor Anev Itwasum Polri Tahun Anggaran 2024 di Jakarta.

Dalam amanatnya, Komjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan makna dari Pataka Dipta Prakasha.

“Dipta Prakasha memiliki arti cahaya yang bersinar dan menerangi. Dengan semangat Dipta Prakasha, Itwasum Polri diharapkan semakin berperan dalam pengawasan tidak hanya mematuhi aturan tetapi juga menjadi teladan yang memberikan dampak positif melalui terang kebijaksanaan dan kebenaran,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Dipta Prakasha diambil dari Bahasa Sansekerta. Dipta artinya menyala, bercahaya atau cemerlang. Prakasha berarti Cahaya, terang, jernih atau terkenal.

Dipta Prakasha melambangkan pencapaian kinerja yang cemerlang, pengawasan yang jernih, dan pemandu bagi kebenaran, transparansi, dan integritas.

Filosofi ini juga menekankan bahwa peran pengawasan tidak hanya mematuhi aturan tetapi juga menjadi teladan yang memberikan dampak positif melalui terang kebijaksanaan dan kebenaran.

“Filosofi ini harus kita resapi agar kerja kita semua bisa terlaksana dengan baik dan memenuhi target yang dipercayakan pimpinan serta hasilnya dirasakan oleh masyarakat dan negara secara positif, “ imbuh Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Lebih lengkapnya, konsep Pataka Dipta Prakasha Itwasum Polri dijelaskan dalam logo Itwasum Polri yang terdiri dari:

Perisai yang bermakna bahwa pelaksanan tugas inspektorat dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.

8 arah mata angin melambangkan ketegasan dan keberanian menyatakan yang benar dengan dilandasi kebersihan jiwa.

7 mata Rantai menggambarkan kebulatan tekad.

3 bintang mewakili Tribrata merupakan prinsip hidup Polri.

Buku terbuka bermakna sumber pengetahuan berupa peraturan/ketentuan yang merupakan landasan dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan pengawasan.

Tulisan “Ngesti Tata Wikuning Nata” yang tertera dalam logo Itwasum Polri bermakna terdepan sebagai tauladan.

Ngesti bermakna menjamin pelaksanaan kegiatan Polri telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta menjalankan fungsi selaku konsultan untuk memberikan Solusi atas permasalahan yang dihadapi organisasi.

Tata bermakna mampu mengelola administrasi dengan tertib untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

Wiku bermakna bahwa tugas dilaksanakan secara profesional sesuai standar pengawasan.

Nata bermakna inspektorat sebagai pelindung dan penjamin kualitas.

Warna-warna yang ada dalam logo Itwasum Polri juga memiliki makna.

Kuning bermakna peringatan untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Hitam bermakna komitmen untuk memedomani standar pengawasan.

Putih bermakna ketulusan, yaitu kejujuran yang menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas.

Merah bermakna tegas, menjunjung tinggi ketidakberpihakan, professional.

Hijau bermakna selalu bertindak berdasarkan pembuktian yang memadai.

Rilis Itwasum Polri

Resmikan Pataka Dipta Prakasha, Irwasum Polri: Resapi dan Jadikan Pedoman Agar Hasil Kerja Bermanfaat bagi Masyarakat

Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo meresmikan Pataka Dipta Prakasha Itwasum Polri hari Rabu (04/12/2024) di kegiatan Rakor Anev Itwasum Polri Tahun Anggaran 2024 di Jakarta.

Dalam amanatnya, Komjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan makna dari Pataka Dipta Prakasha.

“Dipta Prakasha memiliki arti cahaya yang bersinar dan menerangi. Dengan semangat Dipta Prakasha, Itwasum Polri diharapkan semakin berperan dalam pengawasan tidak hanya mematuhi aturan tetapi juga menjadi teladan yang memberikan dampak positif melalui terang kebijaksanaan dan kebenaran,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Dipta Prakasha diambil dari Bahasa Sansekerta. Dipta artinya menyala, bercahaya atau cemerlang. Prakasha berarti Cahaya, terang, jernih atau terkenal.

Dipta Prakasha melambangkan pencapaian kinerja yang cemerlang, pengawasan yang jernih, dan pemandu bagi kebenaran, transparansi, dan integritas.

Filosofi ini juga menekankan bahwa peran pengawasan tidak hanya mematuhi aturan tetapi juga menjadi teladan yang memberikan dampak positif melalui terang kebijaksanaan dan kebenaran.

“Filosofi ini harus kita resapi agar kerja kita semua bisa terlaksana dengan baik dan memenuhi target yang dipercayakan pimpinan serta hasilnya dirasakan oleh masyarakat dan negara secara positif, “ imbuh Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Lebih lengkapnya, konsep Pataka Dipta Prakasha Itwasum Polri dijelaskan dalam logo Itwasum Polri yang terdiri dari:

Perisai yang bermakna bahwa pelaksanan tugas inspektorat dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.

8 arah mata angin melambangkan ketegasan dan keberanian menyatakan yang benar dengan dilandasi kebersihan jiwa.

7 mata Rantai menggambarkan kebulatan tekad.

3 bintang mewakili Tribrata merupakan prinsip hidup Polri.

Buku terbuka bermakna sumber pengetahuan berupa peraturan/ketentuan yang merupakan landasan dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan pengawasan.

Tulisan “Ngesti Tata Wikuning Nata” yang tertera dalam logo Itwasum Polri bermakna terdepan sebagai tauladan.

Ngesti bermakna menjamin pelaksanaan kegiatan Polri telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta menjalankan fungsi selaku konsultan untuk memberikan Solusi atas permasalahan yang dihadapi organisasi.

Tata bermakna mampu mengelola administrasi dengan tertib untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

Wiku bermakna bahwa tugas dilaksanakan secara profesional sesuai standar pengawasan.

Nata bermakna inspektorat sebagai pelindung dan penjamin kualitas.

Warna-warna yang ada dalam logo Itwasum Polri juga memiliki makna.

Kuning bermakna peringatan untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Hitam bermakna komitmen untuk memedomani standar pengawasan.

Putih bermakna ketulusan, yaitu kejujuran yang menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas.

Merah bermakna tegas, menjunjung tinggi ketidakberpihakan, professional.

Hijau bermakna selalu bertindak berdasarkan pembuktian yang memadai.

Kapolres Kukar Hadiri Acara Syukuran HUT ke-74 Polairud

Balikpapan – Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman menghadiri Acara Syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-74 Ditpolairud yang bertempat di Mako Ditpolairud Polda Kaltim, pada Selasa (03/12/24).

Acara syukuran peringatan Hari Ulang Tahun Polairud ini berlangsung begitu meriah, dengan dipandu oleh seorang MC, diikuti dengan pembacaan do\’a sebagai ungkapan rasa syukur.

Selayang pandang Polairud Polda Kaltim tahun 2024 juga turut di tampilkan sebagai bentuk apresiasi selama setahun terakhir.

Pada kesempatan itu pula, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., memberikan penghargaan kepada personel yang telah berkontribusi besar.

Prosesi puncak acara tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda Kaltim, didampingi oleh Dirpolairud Polda Kaltim yang kemudian diserahkan kepada personel tertua dan termuda Ditpolairud Polda Kaltim sebagai bentuk kebersamaan.

Acara itu berjalan dengan lancar dan tertib serta di meriahkan dengan kehadiran seluruh PJU Polda Kaltim hingga para Kapolres serta para Kasat Polairud jajarannya.

Kasi Humas Polres Kukar Hadiri Pelantikan SMSI Kukar

KUKAR – Polres Kutai (Kukar), berkesempatan menghadiri rangkaian acara pelantikan dan pengukuhan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kukar, untuk masa jabatan 2024-2027.

Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman dalam hal ini diwakilkan oleh Kasi Humas Iptu Maryono tampak hadir pada kegiatan yang berfokus di Pendopo Wakil Bupati Kukar, pada Selasa (3/12/2024).

Selain itu, turut hadir pula Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar, Solihin, perwakilan Pertamina, Kodim 0906/Kukar, perwakilan SMSI Kaltim dan SMSI Samarinda.

Sebanyak 21 anggota SMSI Kukar dilantik, dan menunjuk Angga Triadi sebagai ketua SMSI Kukar hingga 3 tahun mendatang.

Melalui kehadirannya ini, Kasi Humas berharap, Polres Kukar dan SMSI Kukar bisa menjalin sinergi dalam upaya meningkatkan kapasitas perusahaan media di Kukar

Wakapolres Kukar Melayat ke Rumah Duka Ketua DPRD Kukar

KUKAR – Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol M Aldy Harjasatya, bersama para pejabat utama (PJU) Polres Kukar, melayat ke rumah duka almarhum Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Junaidi, pada Selasa (3/12/2024).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA tersebut dilakukan di kediaman almarhum dengan penuh suasana duka dan penghormatan.

Wakapolres bersama rombongan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Serta memberikan doa dan dukungan moral atas kehilangan tokoh penting di Kabupaten Kutai Kartanegara ini.

Almarhum Junaidi, yang dikenal luas sebagai pemimpin yang berdedikasi, meninggalkan kesan mendalam di hati masyarakat dan rekan sejawatnya. Kehadiran Wakapolres dan PJU Polres Kukar menunjukkan sinergi yang erat antara institusi kepolisian dan jajaran pemerintahan daerah.

Satreskrim Polres Kukar Gelar Bimtek Pencegahan Korupsi di Kecamatan Loa Janan

KUKAR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor), mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, untuk perangkat kelurahan dan desa se-Kecamatan Loa Janan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (3/12/2024) di ruang rapat Kecamatan Loa Janan.

Dalam kegiatan ini, dipimpin langsung oleh Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Kukar Ipda Rastra Elfra Mokat menyampaikan sejumlah materi sosialisasi anti-korupsi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, bersama 19 perwakilan dari perangkat desa dan kelurahan di Kecamatan Loa Janan. Para peserta aktif berdiskusi dengan narasumber, membahas upaya pencegahan tindak pidana korupsi, dan pengelolaan anggaran desa secara transparan.

Ipda Rastra menerangkan bahwa Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat desa dan kelurahan tentang pencegahan korupsi, khususnya dalam pengelolaan dana desa dan program pembangunan.

Satreskrim Polres Kukar berharap kegiatan ini dapat membangun integritas di lingkungan pemerintah daerah dan mencegah penyalahgunaan wewenang.

Satreskrim Polres Kukar Gelar Bimtek Pencegahan Korupsi di Kecamatan Loa Janan

KUKAR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor), mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, untuk perangkat kelurahan dan desa se-Kecamatan Loa Janan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (3/12/2024) di ruang rapat Kecamatan Loa Janan.

Dalam kegiatan ini, dipimpin langsung oleh Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Kukar Ipda Rastra Elfra Mokat menyampaikan sejumlah materi sosialisasi anti-korupsi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, bersama 19 perwakilan dari perangkat desa dan kelurahan di Kecamatan Loa Janan. Para peserta aktif berdiskusi dengan narasumber, membahas upaya pencegahan tindak pidana korupsi, dan pengelolaan anggaran desa secara transparan.

Ipda Rastra menerangkan bahwa Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat desa dan kelurahan tentang pencegahan korupsi, khususnya dalam pengelolaan dana desa dan program pembangunan.

Satreskrim Polres Kukar berharap kegiatan ini dapat membangun integritas di lingkungan pemerintah daerah dan mencegah penyalahgunaan wewenang.

Satlantas Polres Kukar Gelar Razia Penertiban Gabungan di Tenggarong Seberang

KUKAR – Gabungan instansi terkait bersama Satlantas Polres Kukar melaksanakan kegiatan penertiban dan penindakan pelanggaran lalu lintas, pada Senin (2/12/2024). Operasi ini digelar di halaman parkir Gedung Puteri Karang Melenu (PKM), Kecamatan Tenggarong Seberang, dan berlangsung sejak pukul 16.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel dari berbagai instansi. Masing-masing 30 personel Satlantas Polres Kukar, 5 personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, 25 personel Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), 2 personel TNI, 2 personel Jasa Raharja, 3 personel Satpol PP Kukar.

Dari hasil operasi gabungan, sebanyak 826 kendaraan diperiksa. Diantaranya, 469 kendaraan roda dua (R2), 324 kendaraan roda empat (R4) dan 33 kendaraan roda enam (R6).

Dari pemeriksaan tersebut, petugas mengeluarkan 48 surat tilang dengan barang bukti berupa 32 lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), 12 lembar Surat Izin Mengemudi (SIM), 4 unit kendaraan bermotor.

Selain itu, operasi ini juga mengarahkan 12 kendaraan untuk membayar pajak langsung di mobil Samsat Jelajah. Dengan total pajak yang berhasil terkumpul dalam operasi ini mencapai Rp 6.322.250.

Kasat Lantas AKP Rachman Ashari menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, dalam mematuhi aturan berlalu lintas. Sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kukar.