Wujudkan Kepedulian Polri, Polres Aceh Timur Salurkan Bantuan Logistik Kapolri ke 14 Titik Pengungsian Banjir

ACEH TIMUR – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur melaksanakan pendistribusian bantuan logistik dari Bapak Kapolri bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah hukum Polres Aceh Timur. Pelepasan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., didampingi oleh tim koordinator bantuan bencana pada Kamis (19/02/2026) pagi di Mapolres setempat.

Kegiatan ini diawali dengan tibanya bantuan logistik pada Rabu (18/02) yang diangkut menggunakan armada truk fuso. Kedatangan bantuan tersebut diawasi langsung oleh Perwira Koordinator Penyaluran Bantuan Bencana Wilayah Aceh, Kombes Pol Wahyu Kuncoro, S.I.K., M.H., bersama Wakil Koordinator AKBP Yayang Rizki Pratama S.I.K.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Bapak Kapolri terhadap masyarakat Aceh Timur yang saat ini tengah berada di posko-posko pengungsian.

“Hari ini kami melepas pendistribusian logistik ini ke 14 titik pengungsian yang tersebar di beberapa kecamatan. Tujuannya adalah untuk memastikan bantuan segera sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan guna meringankan beban mereka selama masa darurat bencana,” ujar AKBP Irwan Kurniadi dalam keterangannya, Kamis (19/02).

Bantuan logistik tersebut disalurkan melalui para Kapolsek jajaran untuk didistribusikan ke titik-titik pengungsian, yang meliputi:

  1. Wilayah Pante Bidari: (Desa Sijudo, Desa Sah Raja, Desa Pante Labu, dan Alue Ie Mirah).
  2. Wilayah Simpang Ulim: (Desa Matang Seupeng – Desa Titi baro).
  3. Wilayah Julok: (Desa Tanjong Tok Blang ).
  4. Wilayah Serbajadi: (Desa Ujung Karang, Desa Umah Sunti, Desa Umah Taring, dan Desa Bunin).
  5. Wilayah Simpang Jernih: (Desa Rantau Panjang).

Hadir dalam kegiatan pelepasan tersebut antara lain Kabag Ops Polres Aceh Timur Kompol Sukirno S.E., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Aceh Timur, serta para Kapolsek di wilayah yang terdampak banjir.

Polres Aceh Timur berkomitmen untuk terus memantau situasi di lapangan dan memastikan seluruh personel di tingkat Polsek tetap siaga dalam membantu proses evakuasi maupun penyaluran bantuan lanjutan bagi warga masyarakat.

Eskalasi Meningkat, Ops Damai Cartenz 2026 Ringkus DPO Prioritas Homi Heluka di Yahukimo

JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mencatat peningkatan signifikan gangguan keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada awal tahun 2026. Kondisi tersebut mendorong aparat melakukan penguatan personel secara bertahap sekaligus mengintensifkan penindakan terhadap sejumlah Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faisal Ramadhani, dalam keterangan pers di Jayapura, Jumat (20/2/2026), mengungkapkan bahwa tren kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengalami lonjakan drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, pada periode Januari hingga Februari 2025 tercatat tiga kejadian gangguan keamanan. Sementara pada periode yang sama di tahun 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 23 kejadian hingga pertengahan Februari.

“Ada situasi yang sangat signifikan dan ini sudah kami prediksi. Eskalasi ini meningkat sejak kaburnya Kopi Tua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025 lalu. Sejak saat itu, gangguan keamanan di Yahukimo terus menunjukkan tren kenaikan,” ujar Brigjen Pol. Faisal.

Untuk menekan ruang gerak kelompok bersenjata, Satgas Damai Cartenz melakukan penambahan kekuatan personel secara masif sejak awal tahun. Pada Januari 2026, jumlah personel ditingkatkan dari sekitar 80 orang menjadi 150 personel. Selanjutnya pada Februari 2026, kembali ditambah 50 personel sehingga total kekuatan yang dikerahkan di Yahukimo mencapai sekitar 250 personel.

“Penambahan ini difokuskan untuk langkah pencegahan aksi dan pengejaran terhadap anggota kelompok yang sudah masuk dalam DPO kami,” tegasnya.

Sejak November 2025 hingga Februari 2026, Satgas Damai Cartenz telah mengamankan 12 tersangka. Terbaru, tim gabungan berhasil meringkus dua DPO yang dinilai memiliki peran penting dalam sejumlah aksi kekerasan di Yahukimo, yakni Homi Heluka dan Simak Kipka.

Homi Heluka diketahui memiliki rekam jejak keterlibatan dalam sejumlah tindak pidana, antara lain penembakan anggota Polri di Jalan arah Logpon pada 2022 yang menyebabkan korban meninggal dunia, pembakaran mobil Sat Binmas di Jalan Paradiso pada 28 Januari 2025, keterlibatan dalam pembunuhan warga pendulang emas pada April 2025, penembakan anggota Kodim Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, serta penganiayaan berat terhadap warga sipil dan penembakan terhadap warga bernama Suwono pada 12 Februari 2026.

Sementara itu, Simak Kipka ditangkap terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi pembakaran mobil Mitsubishi Triton milik Kepala Desa Almadi pada 18 Februari 2026 di sekitar Kantor DPRD Yahukimo.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja terkoordinasi di lapangan serta bagian dari strategi penegakan hukum yang berkelanjutan.

“Langkah yang kami lakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif. Penindakan terhadap DPO prioritas ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai kekerasan dan mempersempit ruang gerak jaringan yang masih aktif,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa proses hukum terhadap para tersangka akan dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami pastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan sesuai prosedur. Penegakan hukum ini semata-mata untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjaga stabilitas wilayah,” tegasnya.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif serta pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam rangkaian aksi kekerasan tersebut.

Rutan Polda Kaltim Gelar Buka Puasa dan Salat Maghrib Berjamaah, Berjalan Aman dan Tertib

Balikpapan – Rumah Tahanan (Rutan) Polda Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan berbuka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah bersama para tahanan, Kamis (19/02/2026) pukul 18.31 WITA.

Kegiatan yang digelar di Rutan Polda Kaltim tersebut dipimpin oleh Plt Dirtahti Polda Kaltim dan diikuti sebanyak 28 orang tahanan. Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan salat Maghrib berjamaah yakni IPDA Imam Yuliandi.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan pengawasan ketat dari enam personel yang telah ditugaskan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai prosedur. Pengamanan meliputi pencatatan data diri petugas yang terlibat, pemeriksaan barang bawaan, serta pengawasan dan pendampingan selama kegiatan tausiyah dan ibadah berlangsung.

Plt Dirtahti Polda Kaltim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rohani bagi para tahanan, sekaligus memberikan kesempatan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalani masa penahanan.

“Melalui kegiatan berbuka puasa dan salat berjamaah ini, diharapkan para tahanan dapat mengambil hikmah serta memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Rutan Polda Kaltim terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Polda Kaltim dalam melaksanakan pembinaan yang humanis serta tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.

Antisipasi Curanmor, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim Gelar Patroli Dialogis di Perumahan Patraland

Balikpapan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, tim patroli Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan patroli sambang di kawasan Perumahan Patraland, Jalan Jend. Sudirman, Kelurahan Sungai Nangka, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kamis (19/02/2026).

Kegiatan patroli dipimpin Brigpol Yayan Hermawan bersama tiga personel lainnya dengan menyasar area pemukiman serta pos keamanan perumahan. Kehadiran personel Brimob bertujuan memperkuat komunikasi dengan warga dan petugas keamanan setempat sekaligus memberikan rasa aman melalui patroli preventif.

Dalam dialog bersama petugas keamanan, personel Brimob mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Petugas keamanan diimbau untuk memperketat pengawasan pintu masuk, rutin memantau CCTV, serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Andy Rifai menegaskan bahwa patroli di kawasan pemukiman merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas serta memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas.

“Patroli sambang ini adalah bentuk komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan kepedulian antarwarga.

Melalui patroli rutin dan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan wilayah Balikpapan tetap dalam kondisi aman dan nyaman dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Polsek Loa Kulu Tebar Kepedulian di Bulan Suci Ramadhan, Salurkan Bantuan untuk Warga Loh Sumber

Kukar – Dalam suasana penuh berkah di bulan suci Ramadhan, Polsek Loa Kulu menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial kepada warga kurang mampu di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, bersama jajaran personel. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di momen Ramadhan yang sarat nilai kebersamaan dan kepedulian.

Sebanyak empat warga dari RT 01, RT 03, RT 05, dan RT 06 Desa Loh Sumber menerima paket sembako yang terdiri dari beras, telur, tepung, minyak goreng, gula, kopi, teh, susu, kecap, serta mi instan. Masing-masing penerima mendapatkan dua sak beras seberat 5 kilogram, serta bahan kebutuhan pokok lainnya guna membantu memenuhi kebutuhan selama bulan puasa.

Kapolsek Loa Kulu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan memperkuat empati sosial.

“Ramadhan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polsek Loa Kulu juga berharap dapat menumbuhkan semangat gotong royong serta menginspirasi berbagai pihak untuk ikut berbagi kepada sesama, terutama bagi warga yang membutuhkan.

Di bulan penuh rahmat ini, Polsek Loa Kulu berkomitmen terus hadir memberikan rasa aman sekaligus menebar manfaat bagi masyarakat.

Wakapolres Kukar Hadiri dan Pantau Pengamanan Pembukaan Bazar Ramadhan 1447 H

Kukar – Wakapolres Kutai Kartanegara, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, menghadiri kegiatan Pembukaan Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung di Pasar Tangga Arung Square, Jalan Maduningrat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kamis (19/2/2026) sore.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Aulia Rahman Basri dan dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kehadiran Wakapolres mewakili Kapolres Kutai Kartanegara sebagai bentuk dukungan Polres Kukar terhadap kegiatan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, khususnya dalam menjamin situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres turut mendampingi Bupati Kukar saat melakukan peninjauan ke sejumlah tenant bazar usai acara pembukaan resmi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib serta memberikan rasa aman kepada pedagang dan pengunjung.

Polres Kutai Kartanegara melalui jajaran Polsek Tenggarong bersama instansi terkait juga melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan Tangga Arung Square guna mengantisipasi kemacetan maupun potensi gangguan keamanan.

Secara umum, rangkaian kegiatan pembukaan Bazar Ramadhan 1447 H yang diikuti lebih dari 200 tenant tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 18.00 WITA.

Kehadiran Wakapolres Kukar dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pemberdayaan UMKM selama bulan Ramadhan.

Warung Berkah Polres Kukar, Ratusan Warga Ikuti Buka Puasa Bersama di Pos Kumala

Kukar – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Polres Kutai Kartanegara menggelar Program Warung Berkah yang dirangkai dengan buka puasa bersama masyarakat, Jumat (20/2/2026) sore.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kedai Ojol atau Pos Kumala, Kelurahan Timbau, Kabupaten Kutai Kartanegara ini dihadiri langsung Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar, didampingi Wakapolres KOMPOL Izdiharuddin Garis Raharja Putra, serta jajaran Satbinmas Polres Kukar.

Sekitar 200 orang masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari pengemudi ojek online, petugas kebersihan, pemulung, dan warga umum. Suasana kebersamaan dan kehangatan terasa sejak awal kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WITA.

Dalam rangkaian kegiatan, Polres Kukar membagikan bantuan sembako berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, makanan siap saji dan minuman gratis juga disediakan untuk dinikmati bersama saat waktu berbuka tiba.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menyampaikan bahwa Program Warung Berkah merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari bekerja di lapangan dan membutuhkan perhatian serta dukungan.

“Ramadhan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial. Melalui Warung Berkah ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta berbagi kebahagiaan bersama,” ujarnya.

Kegiatan buka puasa bersama berlangsung penuh keakraban. Melalui program ini, Polres Kutai Kartanegara berharap hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin kuat, sekaligus memperkuat situasi kamtibmas yang kondusif selama bulan Ramadhan.

Mobil Pribadi Dipakai Angkut Besi Curian, Pelaku Dibekuk Polsek Muara Jawa

Kukar – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026, jajaran Polsek Muara Jawa berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian material proyek pembangunan di wilayah hukumnya.

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolres Kutai Kartanegara tentang pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026, serta Laporan masyarakat tertanggal 20 Februari 2026.

Kapolsek Muara Jawa IPTU I Wayan Edi Surya Puryana, menjelaskan bahwa kasus pencurian terjadi pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 20.00 WITA di Jalan Darul Ilmi RT 013, Kelurahan Muara Jawa Tengah, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pelapor sekaligus korban, melaporkan kehilangan sejumlah material besi proyek pembangunan Gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang sebelumnya disimpan di depan teras rumah sekretaris RT setempat, tepat di seberang lokasi pembangunan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp8 juta.

Berdasarkan hasil penyelidikan Unit Reskrim, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial RG (20), warga Muara Jawa. Dari tangan tersangka, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 139 batang besi begel kotak ukuran 8 mm, 190 batang besi begel lurus ukuran 8 mm, 15 batang besi berbentuk U ukuran 14 mm, satu batang besi ulir, serta satu unit mobil Daihatsu Calya warna merah yang digunakan dalam aksi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa material besi hasil curian tersebut telah dijual kepada seorang pengepul besi tua di wilayah Dondang. Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Muara Jawa untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana terkait tindak pidana pencurian.

Kapolsek Muara Jawa menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan komitmen kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan sekitar guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Polri Terbitkan Direktif dan Bentuk Satgas ASRI untuk Pastikan Program Presiden Berjalan Optimal

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menerbitkan direktif melalui Surat Telegram Kapolri serta membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI Polri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program Presiden Republik Indonesia terlaksana secara konsisten dan berkelanjutan dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek.

Direktif tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran Polri, mulai dari Polsek, Polres, Polresta, Polrestabes, Polda, hingga Mabes Polri, dan memuat sejumlah poin yang wajib dilaksanakan guna mendukung implementasi Gerakan Indonesia ASRI secara menyeluruh, terstruktur, dan berkesinambungan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar pada 2 Februari 2026.

Sebagai bentuk penguatan pelaksanaan di lapangan, Kapolri menunjuk Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., S.I.K., M.H., selaku Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Polri sebagai Ketua Satgas ASRI Polri. Satgas ini bertugas mengoordinasikan, mengendalikan, serta mengawasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI agar berjalan efektif, seragam, dan berjenjang di seluruh satuan kewilayahan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri bukan sekadar kegiatan kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tertib, sehat, dan profesional, sekaligus menghadirkan keteladanan institusi di tengah masyarakat.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkewajiban memberi contoh. Lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan indah mencerminkan kedisiplinan serta kesungguhan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas.

Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di tubuh Polri berlandaskan pada berbagai regulasi dan kebijakan strategis, antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2017 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Polri Nomor 4 Tahun 2025, Surat Menteri Lingkungan Hidup tanggal 6 Februari 2026, taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2 Februari 2026, serta arahan Kapolri pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tanggal 10 Februari 2026.

Berdasarkan landasan tersebut, seluruh Kapolda, Kapolrestabes, Kapolresta, Kapolres, hingga Kapolsek diminta untuk mengambil langkah-langkah strategis, termasuk menyusun dan menetapkan kebijakan internal yang mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI secara konsisten.

Gerakan Indonesia ASRI mencakup empat fokus utama, yaitu Aman (keamanan lingkungan dan ketertiban ruang publik), Sehat (kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan), Resik (kebersihan dan pengelolaan lingkungan secara terintegrasi), serta Indah (estetika dan kenyamanan ruang publik).

Sebagai bentuk implementasi konkret, Polri melaksanakan sejumlah kegiatan rutin. Setiap hari kerja, seluruh personel mengikuti kegiatan “Satu Jam Awal Resik”, yakni satu jam sebelum tugas operasional dimulai untuk membersihkan dan menata ruang kerja masing-masing. Selain itu, Polri juga melaksanakan “Korve Mako Terpadu” secara mingguan yang menyasar kebersihan halaman perkantoran, perumahan dinas atau asrama, drainase, hingga penataan instalasi kabel dan lingkungan sekitar.

Tidak hanya berfokus pada internal, Polri juga menggelar kegiatan periodik “Polri Peduli Lingkungan” secara bulanan dengan menyasar fasilitas umum, baik internal maupun eksternal, seperti taman, rumah ibadah, dan ruang publik. Kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga sekitar sebagai bentuk penguatan kemitraan Polri dengan masyarakat.

Untuk memperkuat pesan gerakan, Polri melakukan branding dan visualisasi Gerakan Indonesia ASRI melalui media digital, dengan menayangkan poster dan materi kampanye melalui media sosial, videotron, serta sarana informasi lainnya tanpa mencetak fisik, tetap menyesuaikan kearifan lokal dan menampilkan identitas ASRI.

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri wajib melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan secara berjenjang atas pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI.

“Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri merupakan langkah nyata mendukung program pemerintah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui keteladanan, kedisiplinan, dan pelayanan yang humanis,” pungkasnya.

Diduga Jadi Sarana Distribusi Timah Ilegal, Kapal di Bangka Selatan Diamankan Bareskrim Polri

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan penyelundupan pasir timah ilegal ke Malaysia. Dalam pengembangan terbaru, penyidik menyita satu unit kapal berikut mesin tempel yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan pasir timah dari wilayah Bangka Selatan.

Penyitaan dilakukan di kawasan Dermaga Kubu, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Kapal tersebut diduga berperan sebagai alat angkut awal yang membawa pasir timah dari daratan menuju titik temu di tengah laut, sebelum kemudian dipindahkan ke kapal lain berkapasitas lebih besar untuk diberangkatkan ke Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni, menegaskan bahwa penyitaan ini merupakan hasil pengembangan dari perkara penyelundupan pasir timah seberat 7,5 ton yang sebelumnya terungkap.

“Kapal ini merupakan barang bukti baru hasil pengembangan penyidikan. Fungsinya sebagai sarana pengangkut dari darat ke tengah laut, kemudian muatan dipindahkan ke kapal lain untuk diberangkatkan ke Malaysia,” jelas Brigjen Pol Irhamni.

Kasus ini berawal dari pengungkapan penyelundupan pasir timah sebanyak 7,5 ton yang dikirim secara ilegal ke Malaysia pada 13 Oktober 2025. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 11 anak buah kapal (ABK) diamankan oleh otoritas maritim Malaysia karena menggunakan perahu fiberglass tanpa nomor registrasi serta tidak dilengkapi dokumen perjalanan maupun dokumen muatan.

Kesebelas ABK tersebut kemudian dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center pada 29 Januari 2026.

Selain kapal dan mesin tempel, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti lain, termasuk pasir timah seberat 50 kilogram yang sebelumnya disisihkan oleh otoritas Malaysia. Meski demikian, total muatan yang berhasil diselundupkan dalam satu kali pengiriman mencapai 7,5 ton.

“Barang bukti yang disisihkan sebanyak 50 kilogram, namun dalam sekali pengiriman jumlahnya mencapai 7,5 ton,” ujar Brigjen Pol Irhamni.

Penyidik juga menyita sejumlah alat komunikasi yang digunakan para pelaku. Barang bukti tersebut saat ini masih dianalisis guna menelusuri jaringan serta mengungkap aktor utama yang diduga berada di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas praktik perdagangan timah ilegal lintas negara dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.