Polsek Anggana Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Kukar, 11 Mei 2026 — Polsek Anggana terus memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan sambang dan dialogis guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (11/5/2026) mulai pukul 08.35 Wita hingga selesai dengan menyasar empat desa, yakni Desa Sungai Meriam, Desa Anggana, Desa Kutai Lama, dan Desa Sidomulyo.

Dalam kegiatan itu, lima personel Polsek Anggana diterjunkan, yaitu Aiptu Yosua P, Aiptu Hamid, Aiptu Aris, Bripka Anun Azwar, dan Briptu F. Aryo Wibowo. Personel menyambangi warga, tokoh masyarakat, dan pemuda di sejumlah titik seperti warung, pos kamling, hingga area pemukiman untuk berdialog langsung terkait situasi keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan dialogis tersebut, petugas mengajak masyarakat agar lebih aktif menjaga kamtibmas dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, mengaktifkan kembali ronda malam, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Aiptu Yosua P menyampaikan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh masyarakat.

“Kami hadir untuk mendengar dan bekerja sama dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” ujarnya saat berdialog dengan warga di Desa Sungai Meriam.

Kegiatan sambang dan dialogis tersebut berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga mengapresiasi kehadiran personel Polsek Anggana yang rutin turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Anggana IPTU I Komang Mahendra Putra, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa komunikasi dan sinergi antara Polri dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Polri dan masyarakat harus menjadi mitra. Lingkungan yang aman dan kondusif akan terwujud apabila kita bergerak dan menjaga bersama,” tegasnya.

Polsek Kembang Janggut Gelar Patroli Dialogis, Perkuat Kamtibmas di Lingkungan Warga

Personel Polsek Kembang Janggut melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukum Kecamatan Kembang Janggut, Senin (11/5/2026) malam, sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Regu III Polsek Kembang Janggut yang dipimpin Pawas Regu III Aiptu Hardi Winarno S.Sos bersama Aipda Zulkifli SH, Brigpol Charles Lumban Turuan, Bripda Yanwar Yusuf, Bripda Daniel Surya Saputra, dan Bripda Achmad Daffa Alghaffari.

Patroli dialogis menyasar sejumlah lingkungan warga di Desa Kembang Janggut, yakni RT 07, RT 08, RT 09, RT 10, dan RT 11 Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Warga juga diimbau agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.

Kegiatan patroli dialogis ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kembang Janggut.

Bhabinkamtibmas Laksanakan Sambang dan Berikan Himbauan Kamtibmas kepada Warga Desa Binaan

Kukar, 11 Mei 2026 — Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan sambang di desa binaannya pada Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Aipda Daris selaku Bhabinkamtibmas dengan menyambangi warga di wilayah binaannya guna mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan himbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.

Dalam kegiatan sambang itu, Aipda Daris berdialog dengan warga untuk mendengarkan aspirasi serta berbagai informasi terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan di wilayah masing-masing.

Selain itu, warga diimbau agar selalu waspada terhadap berbagai potensi tindak kejahatan seperti pencurian, penipuan, maupun peredaran narkoba. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Aipda Daris turut mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya serta bijak dalam menggunakan media sosial guna menghindari penyebaran berita hoaks.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada permasalahan atau kejadian mencurigakan, segera laporkan kepada kami agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Aipda Daris.

Melalui kegiatan sambang tersebut, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan desa binaan.

Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 di Samarinda Diikuti 595 Peserta dari Seluruh Indonesia

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Kalimantan Timur akan menggelar Kejuaraan Judo Kapolri Cup Tahun 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 20 Mei 2026 di GOR Segiri, Samarinda.

Kejuaraan bergengsi tersebut diikuti oleh total 595 peserta yang terdiri dari 343 atlet Polri (159 putra dan 184 putri), 146 atlet umum (85 putra dan 61 putri), serta didukung oleh 106 official, masing-masing 66 official Polri dan 40 official umum. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi judo terbesar yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai satuan kerja Polri dan perwakilan daerah di seluruh Indonesia.

Sebanyak 34 satuan kerja Mabes Polri dan Polda jajaran turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Selain itu, terdapat 18 Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) yang juga berpartisipasi, menunjukkan tingginya antusiasme dan semangat kompetisi dalam cabang olahraga judo di tingkat nasional.

Dalam kejuaraan ini, panitia mempertandingkan berbagai kategori, baik dari unsur Polri maupun umum. Untuk kategori Polri, meliputi nomor perorangan putra dan putri dengan berbagai kelas berat badan, kategori beregu campuran, hingga kategori bela diri. Sementara itu, kategori umum juga mempertandingkan nomor perorangan putra dan putri dengan kelas yang lebih beragam, sehingga memberikan ruang kompetisi yang luas bagi seluruh peserta.

Menariknya, kejuaraan ini juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin menyaksikan secara langsung jalannya pertandingan. Seluruh rangkaian kegiatan dapat ditonton secara gratis di GOR Segiri Samarinda, sehingga diharapkan mampu meningkatkan antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap perkembangan olahraga judo di Indonesia.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan prestasi, peningkatan profesionalisme, serta penguatan soliditas antar personel Polri dan masyarakat. Kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan semangat juang yang tinggi.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi momentum olahraga, tetapi juga sebagai wadah mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Kejuaraan Judo Kapolri Cup ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pengembangan olahraga nasional sekaligus memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini akan lahir atlet-atlet judo yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama bangsa,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kejuaraan ini, diharapkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin terasa melalui kegiatan yang positif, kompetitif, dan inspiratif, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Bripda Syaiful Bahri Sumbang Medali Perunggu di Kejurnas Karate PB FORKI 2026, Harumkan Nama Brimob Kaltim

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Bandung — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur. Bripda Syaiful Bahri berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Kejuaraan Nasional Karate Piala Ketua Umum PB FORKI IV Se-Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Bandung, Senin (11/5/2026).

Dalam kejuaraan tersebut, Bripda Syaiful tampil di nomor Kumite Senior kelas -55 Kg Putra. Dengan kemampuan teknik yang matang serta semangat juang tinggi, ia mampu bersaing ketat di tengah kompetisi yang diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Ajang yang berlangsung di GOR Bandung Arena itu menjadi salah satu kejuaraan karate bergengsi tingkat nasional, dengan atmosfer pertandingan yang penuh semangat dan sportivitas tinggi dari seluruh peserta.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai melalui Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh Bripda Syaiful Bahri.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi kami semua. Tidak hanya mengharumkan nama satuan, tetapi juga menjadi bukti bahwa personel Brimob mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun dalam ajang kompetisi.

Di tempat terpisah, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih.

“Capaian ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan dedikasi tinggi, setiap personel mampu meraih prestasi yang membanggakan. Semoga hal ini dapat menjadi inspirasi bagi anggota lainnya,” ujarnya.

Dengan raihan tersebut, Brimob Polda Kaltim kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak personel yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga berprestasi di tingkat nasional.

Ditbinmas Polda Kaltim Gelar Binluh dan Ngopi Bareng Ojol, Serap Aspirasi Keamanan di Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan — Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Timur kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) melalui program Warung Ojol Kamtibmas dengan konsep ngopi bareng dan silaturahmi bersama para pengemudi ojek online, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut dilaksanakan secara serentak di beberapa titik wilayah Kota Balikpapan, dengan tujuan mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas ojek online, sekaligus menyerap aspirasi terkait situasi kamtibmas di lapangan.

Adapun lokasi kegiatan terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama dipimpin oleh Aiptu M. Rosandra dan Bripka Irwan Yunanto, S.H., yang berlangsung di Warkop Acil, Jalan MT. Haryono, Balikpapan Selatan. Kelompok kedua dipimpin oleh Ipda Zuhardi Edy Basir bersama Bripda Josua R. Sitinjak, S.P., di Warkop Mbok Hana, Jalan Letkol Pol H.M. Asnawi Arbain, Balikpapan Selatan. Sementara kelompok ketiga dipimpin oleh Aiptu Agung Siswoko, S.H., bersama Bripda Rekdian di Warkop Literasi, Jalan Gajah Mada, Balikpapan Kota.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para personel Ditbinmas berdialog langsung dengan para driver ojek online terkait berbagai persoalan keamanan yang mereka hadapi saat bekerja, khususnya di wilayah pinggiran kota.

Salah satu aspirasi yang disampaikan para pengemudi adalah permintaan agar patroli kepolisian dapat lebih diperluas hingga ke daerah pinggiran. Hal ini dinilai penting guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan seperti pemalakan yang kerap terjadi, terutama pada malam hari, serta untuk meningkatkan rasa aman bagi para driver ojol saat beraktivitas.

Menanggapi hal tersebut, personel Ditbinmas menyampaikan bahwa Polri akan terus berupaya meningkatkan patroli dan kehadiran polisi di tengah masyarakat, serta mengajak para pengemudi untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Di tempat terpisah, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menegaskan bahwa kegiatan Warung Ojol Kamtibmas merupakan salah satu langkah strategis Polri dalam membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online, sehingga Polri dapat mengambil langkah yang tepat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh keakraban, serta diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Bidhumas Polda Kaltim Edukasi Pelajar SMA Negeri 1 Balikpapan Bijak Bermedia Sosial

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan — Dalam upaya meningkatkan literasi digital dan mencegah potensi penyalahgunaan media sosial di kalangan pelajar, Bidhumas Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Bijak Bermedia Sosial” di SMA Negeri 1 Balikpapan, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim AKBP Musliadi Mustafa, S.E., perwakilan sekolah yang diwakili Wakil Kepala Sarpras Mujianto, M.Pd., para guru, serta siswa-siswi SMA Negeri 1 Balikpapan.

Dalam sambutannya, Mujianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para pelajar terkait penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab di era digital saat ini.

Sementara itu, AKBP Musliadi Mustafa dalam sambutannya mewakili Kabid Humas Polda Kaltim menegaskan pentingnya kesadaran generasi muda dalam menggunakan perangkat digital dan media sosial sesuai dengan fungsi positifnya. Ia juga mengingatkan agar para pelajar tidak menyalahgunakan teknologi yang dapat berdampak negatif dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh dua narasumber, yakni Dina Julita, S.Psi. dari Diskominfo Kota Balikpapan serta Ipda Salma Putri Yuliani, S.Ds. dari Subbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim.

Dalam paparannya, Dina Julita menjelaskan bahwa penggunaan internet di Indonesia terus meningkat, dengan mayoritas pengguna berasal dari kalangan usia produktif dan pelajar. Ia menekankan bahwa media sosial memiliki dampak positif dan negatif, sehingga pengguna harus mampu memilah informasi, menghindari hoaks, serta tidak mudah percaya kepada pihak yang tidak dikenal di dunia maya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga data pribadi serta tidak sembarangan membagikan informasi yang dapat disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, Ipda Salma Putri Yuliani memaparkan terkait keamanan digital dan bahaya kejahatan siber. Ia menjelaskan bahwa Polri secara aktif melakukan patroli siber guna mencegah tindak kejahatan di dunia maya. Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan media sosial telah diatur dalam Undang-Undang ITE, sehingga setiap individu harus bijak dalam membuat dan menyebarkan konten.

Dalam sesi tanya jawab, para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari dampak penggunaan media sosial, cyber bullying, hingga perlindungan data pribadi. Narasumber memberikan penjelasan komprehensif serta solusi praktis, termasuk pentingnya kontrol diri, edukasi dari orang tua, serta langkah pelaporan apabila menjadi korban kejahatan digital.

Sebagai bentuk sinergi dan apresiasi, kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Bidhumas Polda Kaltim kepada pihak sekolah.

Di tempat terpisah, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.

“Kami terus mendorong edukasi digital kepada masyarakat, khususnya pelajar, agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif serta terhindar dari potensi kejahatan siber,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh antusias dari para peserta, serta diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan generasi muda yang cerdas dan bijak dalam bermedia sosial.

Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Manggar

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan — Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polwan Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melalui kegiatan sosial bertajuk Polwan dan Bhayangkari Berbagi, yang dilaksanakan pada Selasa (12/5/2026) di wilayah Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.

Kegiatan yang digelar di Jalan Perum CGS 2 RT 81, kediaman Ketua RT Andi Aslan tersebut dipimpin oleh jajaran Polwan dan Bhayangkari Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Bhayangkari Ditlantas, di antaranya Ny. Fitri Dodik dan Ny. Dina Isha, serta personel Polwan Ditlantas seperti IPTU Elvi, BRIPKA Novie, BRIGPOL Yuyun, BRIPTU April, dan BRIPTU Nada, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar.

Dalam kegiatan tersebut, Polwan dan Bhayangkari menyalurkan bantuan sosial berupa 100 paket sembako kepada masyarakat setempat. Bantuan tersebut merupakan pemberian dari Ibu Kapolda Kaltim berupa gula pasir masing-masing 2 kilogram per paket, serta tambahan bantuan 100 kilogram gula pasir dari Ibu Dirlantas Polda Kaltim.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang hadir dan menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan rasa kepedulian sosial.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat serta memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Polri akan terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel untuk Maksimalkan Keamanan Masyarakat

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat seluruh peralatan personel Kepolisian. Hal itu dilakukan guna semakin memaksimalkan memberi rasa aman bagi masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan pembukaan rapat kerja teknis (rakernis) Staf Logistik (Slog) Polri di Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026).

“Dimana salah satunya tadi, bagaimana anggota-anggota kita saya minta untuk ke depan dibekali dengan peralatan yang betul-betul bisa memberikan keamanan bagi masyarakat,” kata Kapolri.

Kapolri menyebut, dalam kegiatan ini juga diresmikan Slog Lab. Dalam hal ini, kata Kapolri, laboratorium tersebut digunakan untuk mengecek dan memastikan kualitas dari seragam yang diberikan kepada personel betul-betul memenuhi spesifikasi yang menjadi persyaratan Polri.

“Kita tadi juga melihat dan diperagakan langsung bagaimana kita juga menyiapkan pakaian khususnya untuk personel-personel yang memiliki tugas dalam menghadapi potensi kerusuhan,” ujar Kapolri.

Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan, seragam personel ke depannya juga disiapkan untuk menghadapi potensi serangan yang terjadi di wilayah rentan konflik. Pakaian tersebut nantinya dirancang bisa untuk menangkal serangan anak panah.

“Tadi salah satunya, bagaimana agar pada saat ada serangan, salah satunya di wilayah-wilayah yang sering terjadi konflik, yang sering menggunakan alat panah, tadi diperagakan. Dan Alhamdulillah dengan peralatan yang baru anggota kita bisa terhindar dari potensi apabila ada serangan panah,” ucap Kapolri.

Kemudian, Kapolri juga mengungkapkan, ke depannya personel juga bakal dibekali dengan berbagai macam alat pengamanan diri untuk menghadapi segala macam potensi tantangan di lapangan. “Apakah itu mulai dari lemparan molotov, kemudian juga tembakan, dan juga tentunya segala macam yang membahayakan anggota,” tutur Kapolri.

Terkait semua ini, Sigit menegaskan bahwa, hal itu dimaksudkan agar seluruh personel kepolisian bisa menjalankan tugasnya secara maksimal dan optimal. Khususnya dalam rangka memberikan rasa aman masyarakat hingga menghadapi segala macam risiko yang dihadapi.

Di sisi lain, dalam kesempatan ini, Kapolri juga membagikan beberapa alat operasional yang sangat dibutuhkan bagi anggota. Di antaranya adalah, 430 unit kendaraan, mulai dari motor, kemudian mobil patroli dengan tenaga listrik, hingga ambulans.

“Dan juga peralatan-peralatan patroli di wilayah-wilayah konflik seperti di Papua, Papua Tengah, Dogiyai. Dan juga ambulans yang tentunya sangat dibutuhkan khususnya di situasi-situasi darurat. Juga ada beberapa kendaraan yang bisa digunakan pada saat melayani masyarakat yang terdampak banjir,” kata Kapolri.

Kapolri berharap, ini semua menjadi bagian untuk mengoptimalkan serta memberikan dukungan terhadap seluruh anggota yang melaksanakan tugas di fungsi operasional serta memberikan pelayanan dan pengamanan masyarakat.

“Sehingga kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman, dalam melaksanakan tugas kita mulai dari menjaga stabilitas Kamtibmas sampai dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta melakukan tugas-tugas yang terkait dengan penegakan hukum. Khususnya bagaimana kita sebagai institusi yang memiliki tugas menjaga keamanan, menjaga keteraturan sosial, betul-betul bisa maksimal,” papar Kapolri.

Sementara itu, Kapolri menyebut, Korps Bhayangkara juga menyusun MEPE (Minimal Essential Police Equipment) atau peralatan standar minimal yang wajib dimiliki Polri.

“Dan tentunya ini semua bagian dari upaya kita agar kita selalu siap dengan seluruh dukungan peralatan yang ada, disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing. Sehingga kemudian pada saat Polri tampil dan turun, betul-betul bisa melaksanakan tugas pokoknya dengan semaksimal mungkin. Dan harapan kita, semua yang dipersiapkan ini tentunya bisa memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat terhadap tugas-tugas yang dilaksanakan oleh institusi Polri,” tutup Kapolri.

okoh Agama di Timika Apresiasi Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026

Timika – Dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat di Tanah Papua. Salah satunya datang dari tokoh agama di Kabupaten Mimika yang menilai pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis yang dilakukan aparat telah memberikan rasa aman sekaligus memperkuat semangat persaudaraan di tengah masyarakat (10/05/2026).

Gembala GMS Timika, Iwan Sumandak, menyampaikan apresiasi atas dedikasi aparat Operasi Damai Cartenz yang terus hadir menjaga keamanan dan kedamaian masyarakat Papua dengan mengedepankan nilai kemanusiaan.

Dalam testimoninya, ia menilai bahwa kehadiran aparat tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga membawa pesan kepedulian, kasih, dan persatuan kepada masyarakat.

“Amo longo, nima wetimi, saipah. Pada kesempatan ini, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Operasi Damai Cartenz yang terus bekerja dengan keberanian, pengorbanan, dan hati dalam menjaga kedamaian serta melindungi masyarakat,” ujar Iwan Sumandak.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat dapat merasakan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas aparat di lapangan.

“Kami melihat bahwa selalu ada pesan kedamaian, kepedulian, dan kasih kepada sesama dalam setiap langkah yang dilakukan,” lanjutnya.

Selain memberikan apresiasi, Iwan Sumandak turut mengajak seluruh masyarakat dan umat beragama di Tanah Papua, khususnya di Kota Timika, untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan sosial demi terciptanya situasi yang aman dan damai.

“Mari kita terus bergandengan tangan dan tetap menjadi terang bagi tanah dan kota kita tercinta, Tanah Papua dan Kota Timika,” ungkapnya.

Pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 sendiri terus mengedepankan pendekatan yang humanis melalui komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen warga. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kedamaian bersama di Papua.

Dukungan dari para tokoh agama diharapkan dapat menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak kekerasan, menjaga kerukunan, dan membangun Papua yang aman, damai, serta penuh persaudaraan.