Polres Kutai Kartanegara Gelar Apel Operasi Zebra Mahakam 2024

KUKAR – Polres Kutai Kartanegara menggelar apel pasukan Operasi Zebra Mahakam 2024 pada Senin (14/10/2024). Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Kutai Kartanegara pukul 08.00 WITA, dengan tujuan mendukung kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Heri Rusyaman, dan dihadiri sejumlah pejabat serta perwakilan dari berbagai instansi terkait. Termasuk Dandim 0906/Kukar Letkol Czi Damai Adi Setiawan, Wakapolres Kukar Kompol M Aldy Harjasatya, dan Asisten I Pemkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat.

Dalam amanatnya, AKBP Heri Rusyaman menekankan pentingnya operasi ini untuk mempersiapkan seluruh personel dan sarana pendukung sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal dan mencapai sasaran. Selain itu, ia juga menyampaikan data mengenai peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas pada Operasi Zebra tahun 2023, serta penurunan jumlah korban meninggal dunia dibanding tahun sebelumnya.

\”Operasi Zebra 2024 difokuskan pada penegakan hukum dengan ETLE Mobile dan teguran pada delapan prioritas pelanggaran, termasuk penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, hingga penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis,\” ujar Heri Rusyaman.

Adapun delapan prioritas pelanggaran yang menjadi fokus dalam operasi ini. Yakni penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI atau safety belt, berkendara dalam pengaruh alkohol.

Selanjutnya pelanggaran yang melawan arus, melebihi batas kecepatan, dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar atau brong.

Perlu diketahui berdasarkan data wilayah hukum Polda Kaltim jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam tahun 2023 sejumlah 20 kejadian mengalami kenaikan 13 kejadian atau naik 186 persen dibandingkan periode sebelumnya Tahun 2022 yang hanya berjumlah 7 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia jumlah 4 orang mengalami penurunan jumlah 1 orang atau -20 persen dibandingkan periode sebelumnya ditahun 2022 sejumlah 5 orang. Jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2023 sejumlah 4.590 pelanggaran. Dengan jumlah tilang sebanyak 1.219 lembar dan teguran sejumlah 3.371 lembar.

Sedangkan pada tahun 2022 jumlah pelanggaran lalu lintas sebanyak 3.802 pelanggaran dengan jumlah bilang sebanyak 685 lembar dan ukuran 3.117 lembar bila dibandingkan jumlah pelanggaran maka terjadi penurunan dengan angka 788 Pelanggaran atau 21 persen

Dengan operasi ini, diharapkan terjadi penurunan jumlah kecelakaan dan korban fatalitas, serta terciptanya lalu lintas yang aman di jalur tol, arteri, dan kawasan wisata, terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Operasi Zebra Mahakam 2024 diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas keselamatan, serta memperkuat sinergi antara berbagai pemangku kepentingan di bidang lalu lintas.

Polres Kutai Kartanegara Gelar Apel Operasi Zebra Mahakam 2024

KUKAR – Polres Kutai Kartanegara menggelar apel pasukan Operasi Zebra Mahakam 2024 pada Senin (14/10/2024). Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Kutai Kartanegara pukul 08.00 WITA, dengan tujuan mendukung kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Heri Rusyaman, dan dihadiri sejumlah pejabat serta perwakilan dari berbagai instansi terkait. Termasuk Dandim 0906/Kukar Letkol Czi Damai Adi Setiawan, Wakapolres Kukar Kompol M Aldy Harjasatya, dan Asisten I Pemkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat.

Dalam amanatnya, AKBP Heri Rusyaman menekankan pentingnya operasi ini untuk mempersiapkan seluruh personel dan sarana pendukung sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal dan mencapai sasaran. Selain itu, ia juga menyampaikan data mengenai peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas pada Operasi Zebra tahun 2023, serta penurunan jumlah korban meninggal dunia dibanding tahun sebelumnya.

\”Operasi Zebra 2024 difokuskan pada penegakan hukum dengan ETLE Mobile dan teguran pada delapan prioritas pelanggaran, termasuk penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, hingga penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis,\” ujar Heri Rusyaman.

Adapun delapan prioritas pelanggaran yang menjadi fokus dalam operasi ini. Yakni penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI atau safety belt, berkendara dalam pengaruh alkohol.

Selanjutnya pelanggaran yang melawan arus, melebihi batas kecepatan, dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar atau brong.

Perlu diketahui berdasarkan data wilayah hukum Polda Kaltim jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam tahun 2023 sejumlah 20 kejadian mengalami kenaikan 13 kejadian atau naik 186 persen dibandingkan periode sebelumnya Tahun 2022 yang hanya berjumlah 7 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia jumlah 4 orang mengalami penurunan jumlah 1 orang atau -20 persen dibandingkan periode sebelumnya ditahun 2022 sejumlah 5 orang. Jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2023 sejumlah 4.590 pelanggaran. Dengan jumlah tilang sebanyak 1.219 lembar dan teguran sejumlah 3.371 lembar.

Sedangkan pada tahun 2022 jumlah pelanggaran lalu lintas sebanyak 3.802 pelanggaran dengan jumlah bilang sebanyak 685 lembar dan ukuran 3.117 lembar bila dibandingkan jumlah pelanggaran maka terjadi penurunan dengan angka 788 Pelanggaran atau 21 persen

Dengan operasi ini, diharapkan terjadi penurunan jumlah kecelakaan dan korban fatalitas, serta terciptanya lalu lintas yang aman di jalur tol, arteri, dan kawasan wisata, terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Operasi Zebra Mahakam 2024 diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas keselamatan, serta memperkuat sinergi antara berbagai pemangku kepentingan di bidang lalu lintas.

Potret Jokowi dan Prabowo Bersama Kapolri Saat Apel Operasi Mantap Brata

Depok – Polri melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata pengamanan pelantikan Presiden-Wapres terpilih di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (14/10/2024).

Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto hadir dalam acara ini. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampak menyambut keduanya. (dok. Polri)

7 Satuan Polri Dianugerahi Tanda Kehormatan dari Jokowi, Kapolri: Ini Amanah

Depok – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada 7 satuan kerja Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan tanda kehormatan itu menjadi amanah yang diberikan kepada institusi Polri.
\”Alhamdulillah juga bahwa hari ini beliau (Jokowi) pun menganugerahkan kepada institusi Polri tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh Satker di lingkungan Polri, yaitu Korbrimob Polri, kemudian Baharkam Polri, Korlantas Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Bareskrim Polri, Pusdokes Polri, dan Divhubinter Polri,\” kata Jenderal Sigit di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).

Dengan amanah itu, kata Jenderal Sigit, Korps Bhayangkara akan lebih baik dalam mengayomi dan mengemban amanah rakyat.

\”Tentunya penganugerahan yang diberikan oleh Bapak Presiden kepada kita ini sekaligus menjadi amanah dari Bapak Presiden agar kami semua ke depan akan bekerja dengan lebih baik sesuai dengan apa yang menjadi harapan dan amanah rakyat,\” ucapnya.

Tak lupa, eks Kabareskrim Polri itu juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh satuan kerja yang ada. Dia berharap tanda kehormatan dari Jokowi itu dapat menjadi pacuan semangat seluruh personel dalam bekerja.

\”Karena itu, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan satker institusi dan seluruh anggota atas kerja kerasnya,\” ujar Jenderal Sigit.

\”Kami harapkan ini menjadi semangat, ini menjadi motivasi kita untuk bekerja, mengabdi lebih baik lagi untuk masyarakat, bangsa dan negara,\” pungkas dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti ke 7 satuan kerja Polri. Penganugerahan itu diberikan dalam apel pengamanan tahap pengambilan sumpah presiden dan wakil presiden terpilih.

Dalam apel ini, Jokowi memberikan langsung tanda kehormatan tersebut ke perwakilan dari masing-masing tujuh satker Polri. Tanda kehormatan Nugraha Sakanti merupakan penghargaan bagi kesatuan di lingkungan Polri yang telah berjasa dan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

Adapun tujuh satker yang akan menerima tanda kehormatan Nugraha Sakanti 2024 ialah:

  • Korbrimob Polri
  • Bareskrim Polri
  • Baharkam Polri
  • Korlantas Polri
  • Divhubinter Polri
  • Densus 88 Anti Teror Polri
  • Pusdokkes Polri

Dalam acara ini, Jokowi juga mendapat penganugerahan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri. Jokowi juga diangkat menjadi warga kehormatan Brimob. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Jenderal Sigit.

7 Satuan Polri Dianugerahi Tanda Kehormatan dari Jokowi, Kapolri: Ini Amanah

Depok – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada 7 satuan kerja Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan tanda kehormatan itu menjadi amanah yang diberikan kepada institusi Polri.
\”Alhamdulillah juga bahwa hari ini beliau (Jokowi) pun menganugerahkan kepada institusi Polri tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh Satker di lingkungan Polri, yaitu Korbrimob Polri, kemudian Baharkam Polri, Korlantas Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Bareskrim Polri, Pusdokes Polri, dan Divhubinter Polri,\” kata Jenderal Sigit di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).

Dengan amanah itu, kata Jenderal Sigit, Korps Bhayangkara akan lebih baik dalam mengayomi dan mengemban amanah rakyat.

\”Tentunya penganugerahan yang diberikan oleh Bapak Presiden kepada kita ini sekaligus menjadi amanah dari Bapak Presiden agar kami semua ke depan akan bekerja dengan lebih baik sesuai dengan apa yang menjadi harapan dan amanah rakyat,\” ucapnya.

Tak lupa, eks Kabareskrim Polri itu juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh satuan kerja yang ada. Dia berharap tanda kehormatan dari Jokowi itu dapat menjadi pacuan semangat seluruh personel dalam bekerja.

\”Karena itu, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan satker institusi dan seluruh anggota atas kerja kerasnya,\” ujar Jenderal Sigit.

\”Kami harapkan ini menjadi semangat, ini menjadi motivasi kita untuk bekerja, mengabdi lebih baik lagi untuk masyarakat, bangsa dan negara,\” pungkas dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti ke 7 satuan kerja Polri. Penganugerahan itu diberikan dalam apel pengamanan tahap pengambilan sumpah presiden dan wakil presiden terpilih.

Dalam apel ini, Jokowi memberikan langsung tanda kehormatan tersebut ke perwakilan dari masing-masing tujuh satker Polri. Tanda kehormatan Nugraha Sakanti merupakan penghargaan bagi kesatuan di lingkungan Polri yang telah berjasa dan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

Adapun tujuh satker yang akan menerima tanda kehormatan Nugraha Sakanti 2024 ialah:

  • Korbrimob Polri
  • Bareskrim Polri
  • Baharkam Polri
  • Korlantas Polri
  • Divhubinter Polri
  • Densus 88 Anti Teror Polri
  • Pusdokkes Polri

Dalam acara ini, Jokowi juga mendapat penganugerahan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri. Jokowi juga diangkat menjadi warga kehormatan Brimob. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Jenderal Sigit.

Arti Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana Polri yang Diterima Jokowi

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima penganugerahan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri. Jokowi juga diangkat menjadi warga kehormatan Brimob. Penganugerahan ini diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Penganugerahan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri kepada Jokowi tersebut digelar pada apel kesiapan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat (Jabar), Senin (14/10/2024).

Penganugerahan tanda kehormatan ini berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1723/X/2024 tentang Tanda Kehormatan Keamanan dan Keselamatan Publik. Sementara penganugerahan gelar warga kehormatan Brimob dilakukan berdasarkan Keputusan Dankorbrimob Nomor Kep/114/IX/2019 tentang Tradisi Brimob.

Arti Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana
Terkait makna dari Medali Kehormtan Loka Praja Samrakshana, seperti dilansir Tribrata Polri, pakar Linguistik dari Universitas Indonesia (UI) Atin Fitriana menjelaskan, istilah Loka Praja Samrakshana adalah berasal dari bahasa Sanskerta. Secara umum dapat diartikan sebagai perlindungan terhadap masyarakat, bangsa dan negara.

\”Secara umum kata loka dan praja dapat mengacu pada hal yang sama yaitu negara dan rakyat. Akan tetapi makna tempat hanya dimiliki oleh kata loka. Dalam hal ini loka dapat berarti suatu negara sebagai wilayah, sedangkan praja dapat berarti suatu bangsa atau masyarakat,\” jelas Atin, dikutip dari keterangan tertulis.

Makna Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti
Presiden Jokowi juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja (satker) Polri. Brimob Polri juga pernah menerima penghargaan Sakanti Yana Utama dari Presiden Soekarno pada 14 November 1961.

Terkait makna dari Tanda kehormatan Nugraha Sakanti merupakan penghargaan bagi kesatuan di lingkungan Polri yang telah berjasa dan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara. Adapun tujuh satuan kerja Polri yang menerima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Jokowi adalah:

  • Korbrimob Polri
  • Bareskrim Polri
  • Baharkam Polri
  • Korlantas Polri
  • Divhubinter Polri
  • Densus 88 Anti Teror Polri
  • Pusdokkes Polri.

Jokowi Jadi Warga Kehormatan Brimob, Kapolri: Beliau Banyak Berjasa

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diangkat menjadi warga kehormatan Korps Brimob Polri. Kapolri Jenderal Lisyo Sigit Prabowo mengatakan Jokowi telah banyak berjasa untuk pengembangan Korps Brimob.
\”Dan dalam kesempatan ini juga, kami menyematkan Warga Kehormatan Utama Korps Brimob Polri karena memang beliau telah banyak berjasa untuk pengembangan institusi Korps Brimob Polri,\” kata Sigit seusai apel kesiapan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).

Kapolri juga bersyukur bahwa 7 satker Polri mendapatkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti dari Jokowi. Sigit menyebutkan tanda kehormatan ini adalah amanah agar Polri terus bekerja lebih baik.

\”Kemudian alhamdulillah juga bahwa hari ini beliau pun menganugerahkan kepada institusi Polri tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada 7 satker di lingkungan Polri yaitu Korp Brimob Porli, Baharkham Polri, Korlantas Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Bareskrim Polri, Pusdokkes Polri, dan Divbubinter Polri,\” sebut Sigit.

\”Tentunya penganugerahan yang diberikan Bapak Presiden kepada kita ini sekaligus menjadi amanah dari Bapak Presiden agar kami semua ke depan akan bekerja dengan lebih baik sesuai dengan apa yang menjadi harapan dan amanah rakyat,\” jelasnya.

Lebih lanjut, Sigit juga bersyukur bahwa apel kesiapan pengamanan untuk pelantikan presiden dan wakil presiden telah terlaksana dengan baik.

\”Alhamdulillah baru saja kita selesai melaksanakan apel kesiapan pengamanan dalam rangka pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan tanggal 20 Oktober nanti,\” pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi mendapat penganugerahan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri. Jokowi juga diangkat menjadi warga kehormatan Brimob.

Penganugerahan medali kehormatan itu digelar pada apel kesiapan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan langsung medali kehormatan tersebut ke Jokowi.

Penganugerahan medali kehormatan keamanan dan keselamatan publik bagi Jokowi itu dilakukan atas dasar Keputusan Kapolri Nomor Kep/1723/X/2024 tentang Tanhor Keamanan dan Keselamatan Publik.

Sementara penganugerahan gelar warga kehormatan Brimob dilakukan berdasarkan Keputusan Dankorbrimob Nomor Kep/114/IX/2019 tentang tradisi Brimob.

Jokowi Jadi Warga Kehormatan Brimob, Kapolri: Beliau Banyak Berjasa

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diangkat menjadi warga kehormatan Korps Brimob Polri. Kapolri Jenderal Lisyo Sigit Prabowo mengatakan Jokowi telah banyak berjasa untuk pengembangan Korps Brimob.
\”Dan dalam kesempatan ini juga, kami menyematkan Warga Kehormatan Utama Korps Brimob Polri karena memang beliau telah banyak berjasa untuk pengembangan institusi Korps Brimob Polri,\” kata Sigit seusai apel kesiapan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).

Kapolri juga bersyukur bahwa 7 satker Polri mendapatkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti dari Jokowi. Sigit menyebutkan tanda kehormatan ini adalah amanah agar Polri terus bekerja lebih baik.

\”Kemudian alhamdulillah juga bahwa hari ini beliau pun menganugerahkan kepada institusi Polri tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada 7 satker di lingkungan Polri yaitu Korp Brimob Porli, Baharkham Polri, Korlantas Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Bareskrim Polri, Pusdokkes Polri, dan Divbubinter Polri,\” sebut Sigit.

\”Tentunya penganugerahan yang diberikan Bapak Presiden kepada kita ini sekaligus menjadi amanah dari Bapak Presiden agar kami semua ke depan akan bekerja dengan lebih baik sesuai dengan apa yang menjadi harapan dan amanah rakyat,\” jelasnya.

Lebih lanjut, Sigit juga bersyukur bahwa apel kesiapan pengamanan untuk pelantikan presiden dan wakil presiden telah terlaksana dengan baik.

\”Alhamdulillah baru saja kita selesai melaksanakan apel kesiapan pengamanan dalam rangka pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan tanggal 20 Oktober nanti,\” pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi mendapat penganugerahan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri. Jokowi juga diangkat menjadi warga kehormatan Brimob.

Penganugerahan medali kehormatan itu digelar pada apel kesiapan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan langsung medali kehormatan tersebut ke Jokowi.

Penganugerahan medali kehormatan keamanan dan keselamatan publik bagi Jokowi itu dilakukan atas dasar Keputusan Kapolri Nomor Kep/1723/X/2024 tentang Tanhor Keamanan dan Keselamatan Publik.

Sementara penganugerahan gelar warga kehormatan Brimob dilakukan berdasarkan Keputusan Dankorbrimob Nomor Kep/114/IX/2019 tentang tradisi Brimob.

Kata Kapolri soal Jokowi Dianugerahi Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana

Jakarta – Polri menganugerahkan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan penyematan medali ini sebagai bentuk penghormatan atas sumbangsih Presiden Jokowi untuk Polri.
\”Kita memberikan penghormatan kepada Bapak Presiden dengan menyematkan kepada Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana, di mana ini adalah bentuk penghormatan institusi terkait dengan sumbangsih beliau yang luar biasa terhadap institusi Polri,\” kata Jenderal Sigit seusai apel kesiapan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10).

Sigit mengatakan, atas jasa Jokowi itu, Polri bisa bekerja lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsi.

Komitmen Kapolri Ciptakan Institusi Kepolisian yang Inklusif

Jakarta – Institusi kepolisian yang inklusif menjadi term yang terus ditegaskan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam masa kepemimpinannya sebagai Kapolri. Jenderal Sigit ingin Korps Bhayangkara menjadi lembaga yang terbuka dan akomodatif terhadap semua elemen masyarakat.

Penegasan mengenai komitmen Polri yang inklusif itu disampaikan Kapolri dalam berbagai kesempatan. Salah satunya saat membuka The 58 Th International Association Of Women Police (IAWP) Training Conference di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 7 November 2021.

Saat itu Jenderal Sigit berbicara mengenai masih ada stereotipe bahwa institusi kepolisian hanya dianggap sebagai pekerjaan bagi kaum pria. Namun dia menegaskan bahwa Polri memberikan ruang kepada para polwan untuk mendapatkan hak kesetaraan gender.

Jenderal Sigit menegaskan, saat ini, Polri telah berkomitmen menciptakan institusi kepolisian yang inklusif bagi semua golongan, termasuk perempuan. Dalam hal ini, perubahan kultur berbasis gender di internal kepolisian akan memiliki dampak terhadap sistem penegakan hukum pada umumnya.

\”Jika kita mau mengubah pandangan diskriminatif terhadap perempuan, kita harus memulai dari menyelesaikan permasalahan stereotipe di bidang profesi kita, yaitu keamanan dan penegakan hukum,\” ucap eks Kabareskrim Polri itu.