Satresnarkoba Polres Kukar Bongkar Peredaran Sabu, Remaja Perempuan Diamankan Bersama 17 Paket Barang Bukti

Kukar – Upaya tanpa lelah Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara kembali membuahkan hasil. Seorang perempuan muda berinisial AFD (18) diamankan petugas setelah diduga kuat terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Tenggarong.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 17.00 Wita di sebuah rumah di Jalan DR. F.L. Tobing, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan 17 paket sabu dengan berat kotor 9,63 gram, yang disimpan rapi—meski salah tempat—di dalam dompet.

Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kasatresnarkoba AKP Yohanes Bonar Adiguna, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan selama beberapa hari berdasarkan informasi masyarakat.

“Informasi kami terima sejak 19 Januari 2026 terkait adanya transaksi sabu di wilayah Timbau. Tim kemudian melakukan penyelidikan berlapis hingga akhirnya mengamankan tersangka di kediamannya,” jelas AKP Yohanes.

Selain belasan paket sabu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa plastik klip, uang tunai Rp350 ribu, serta satu unit handphone iPhone 13 Pro Max. Barang-barang tersebut diduga kuat berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika yang dilakukan tersangka.

Meski tersangka masih berusia muda, aparat menegaskan bahwa penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan tegas. “Usia bukan alasan untuk lolos dari hukum, namun menjadi pengingat bahwa narkoba tidak memilih korbannya. Siapa pun bisa terjerat,” tambah Kasatresnarkoba.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana berat.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Kutai Kartanegara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Satresnarkoba Polres Kukar memastikan akan mengembangkan kasus tersebut guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain.

Polres Kutai Kartanegara kembali mengingatkan masyarakat bahwa narkoba bukan sekadar melanggar hukum, tetapi juga “tiket cepat menuju masa depan yang hancur.” Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi sangat dibutuhkan demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.

Wakapolres Kukar Hadiri Upacara Kehormatan dan Renungan Suci Perjuangan Merah Putih Sangasanga ke-79

Kukar – Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Wadah Batuah, Jalan Corong RT 16, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Selasa (27/1/2026) dini hari. Tepat pukul 00.00 Wita, digelar Upacara Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati 79 tahun Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris R. P. sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa, khususnya dalam sejarah perjuangan Merah Putih di Sangasanga.

Upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara Sunggono, selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan Komandan Upacara Ipda Rio Hedi Wiyatma, Hadir pula unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tamu undangan dengan jumlah sekitar 50 orang.

Dalam prosesi renungan suci yang dilaksanakan dengan mematikan seluruh lampu taman makam pahlawan, Wakapolres Kukar tampak mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat, sebagai wujud nyata penghormatan Polri terhadap nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Upacara diikuti oleh berbagai unsur peserta, antara lain pleton Polres Kutai Kartanegara, Kodim 0906/Kukar, Yonif 611/Awl, Brimob Pas II, Satpol PP Kukar, Security PT Pertamina Sangasanga, PSHT, serta Saka Bhayangkara. Rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh makna.

Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris R. P., menyampaikan bahwa momentum peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa, khususnya aparat keamanan, untuk terus meneladani semangat juang, patriotisme, dan pengabdian para pahlawan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, namun menjadi refleksi bersama agar nilai-nilai perjuangan terus hidup dan menjadi landasan dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Seluruh rangkaian upacara kehormatan dan renungan suci berakhir pada pukul 00.15 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.

Cegah 3C dan Narkoba, Polsek Sebulu Gencarkan Patroli Dialogis

Kukar – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Sebulu melaksanakan program Giat Patroli Dialogis di wilayah hukumnya, Minggu (25/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel Polsek Sebulu dengan melibatkan AIPTU Syarifuddin, AIPDA Dodik Riyanto, AIPDA Alfred, BRIGPOL Adi Surya Mustaqim, BRIPDA Binabar Rinto Aji, serta BRIPDA I Gede Dehan Saskara.

Patroli dialogis dilaksanakan secara tatap muka dengan warga di sejumlah desa, yakni Desa Sebulu Ilir, Desa Sebulu Modern, Desa Mekar Jaya, dan Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sebulu menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, di antaranya pentingnya mempererat tali silaturahmi dan kerja sama antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, warga juga diajak untuk bersama-sama mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba.

Petugas turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap orang-orang yang tidak dikenal dan mencurigakan, serta segera melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) ke Polsek Sebulu atau melalui Call Center Polri 110.

Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo, menjelaskan bahwa patroli dialogis ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, menekan niat dan kesempatan pelaku kejahatan pada jam-jam rawan, serta menggali informasi dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dan peningkatan kinerja kepolisian.

“Melalui patroli dialogis, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Sebulu,” ujarnya.

Polsek Sebulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Sebulu.

Kapolri Ungkap Kasus SMS Phising e-Tilang Palsu Catut Kejaksaan, 3 Jadi Tersangka

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan kasus SMS blast phising yang mengatasnamakan e-tilang Kejaksaan RI. Sudah ada tersangka dari kasus ini.

“Salah satu tindak pidana siber yang menonjol adalah penanganan perkara SMS blast phising dengan modus e-tilang,” kata Jenderal Sigit dalam Rapat Kerja di Komisi III DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Kapolri menyebut awal mula pengungkapan kasus ini, yakni dari laporan yang diterima pihaknya. Di awal, Polisi menemukan 11 link phising dan 5 nomor telepon format internasional yang digunakan untuk kejahatan siber itu. Dari laporan ini, kasus serupa kemudian ditemukan di Polda Sulteng.

SMS berisi link phising ini akan mengarahkan korban ke website e-tilang palsu. Korban pun terjerat penipuan.

“Jadi beberapa waktu lalu Bareskrim menerima pengaduan dari masyarakat, dari Kejaksaan Agung, terkait 11 link phising dan 5 MSISDN dengan mengatasnamakan e-tilang Kejaksaan. Selanjutnya kita juga menemukan kasus serupa di Polda Sulteng. Dan pada saat kita amankan, ternyata korban menjelaskan bahwa korban menerima SMS blast berisi link phising yang masuk dalam web e-tilang palsu,” ujar Jenderal Sigit.

Rupanya, ada seratusan link phising dan 11 nomor telepon yang disebarkan sehingga korban pun kemungkinan banyak. Total 3 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dari kasus ini.

“Dan dari hasil lidik, ada 135 link phising dan 11 MSISDN yang telah disebarkan dan kemungkinan korbannya juga akan banyak dan menjangkau dalam wilayah yang luas. Pada saat ini kami telah mengamankan 3 tersangka dan terus kita kembangkan,” kata Jenderal Sigit.

Kapolri: Bhabinkamtibmas Humanis dan Serba Bisa, Kadang Disebut ‘Superman’

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) menjadi tampilan Polri yang humanis dan melayani masyarakat. Jenderal Sigit menyebut Bhabinkamtibmas kadang disebut ‘Superman’ karena serba bisa.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Mulanya, Jenderal Sigit menyebut pihaknya kini fokus untuk mengembangkan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak dalam membangun kemitraan.

“Kami fokus untuk terus mengembangkan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak, berperan dalam membangun kemitraan, deteksi dini melalui pendekatan problem oriented-policing,” ujarnya.

Jenderal Sigit mengatakan Bhabinkamtibmas kini menjadi tampilan Polri yang humanis dan melayani masyarakat. Dalam momen inilah, Jenderal Sigit mengatakan Bhabinkamtibmas kadang disebut ‘Superman’ karena serba bisa.

“Bhabinkamtibmas adalah tampilan Polri yang humanis dan melayani dan mereka menjadi salah satu Polri yang serba bisa dan kadang kala disebut Superman,” ujarnya.

Kapolri Bongkar Peredaran 590 Ton Narkoba: Selamatkan 1,79 Miliar Jiwa

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap capaian Polri dalam pemberantasan narkoba. Ia menyebut selama 2025, pihaknya telah membongkar peredaran narkoba seberat 590 ton.

Ia mulanya menyampaikan bahwa Polri telah melakukan tindakan pencegahan terhadap peredaran narkoba. Salah satunya dengan memberikan edukasi ke sekolah hingga komunitas.

“Beberapa waktu lalu kami melaksanakan pemberantasan tindak pidana narkoba kegiatan kegiatan yang kita lakukan mulai dari preemptive dan preventif dengan berbagai kegiatan mulai dari kampanye antinarkoba di sekolah, kampus, dan komunitas, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan komunitas antinarkoba,” kata Jenderal Sigit saat pemaparan rapat kerja dengan Komisi III DPR, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Selain pencegahan, ia menyebut pihaknya juga melakukan pemberantasan narkoba. Ia mengatakan telah memproses 48 ribuan kasus narkoba selama 2025.

“Kami juga lakukan penegakan hukum, 48.417 kasus narkoba telah kami proses dengan mengamankan 64.046 tersangka, 13.880 tersangka dari 9.486 kasus telah direhabilitasi,” ucapnya.

Dari puluhan ribu kasus itu, Jenderal Sigit menyebut pihaknya telah menyita 590 ton barang bukti narkoba. Ia menyebut ratusan ton narkoba itu bisa membahayakan miliaran jiwa jika sampai beredar.

“Kami amankan 590 Ton BB senilai Rp 41 T, dan apabila ini beredar di masyarakat ini bisa selamatkan sekitar 1,79 miliar jiwa. Kami juga berusaha fokus transformasikan 228 kampung narkoba jadi 118 kampung bebas dari narkoba,” ujar dia.

Kapolri Ungkap Faktor Judi Online: FOMO hingga Nganggur

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan capaian penanganan kasus judi online. Kapolri juga menyebutkan faktor yang mempengaruhi masyarakat terjun ke judi online.
“Kita berhasil mengungkap 665 perkara, menetapkan 741 tersangka, menyita aset senilai Rp 1,5 triliun, memblokir 5.961 rekening dan 241.013 situs konten judi online serta melaksanakan 1.614 kegiatan preventif,” kata Jenderal Sigit dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Kapolri menyebut faktor judi online yakni takut ketinggalan tren atau fear of missing out (FOMO) hingga pengangguran. Faktor literasi rendah juga menjadi penyumbang maraknya judi online.

“Beberapa hal yang menjadi faktor menjamurnya judi online adalah pengangguran, FOMO, kesejahteraan, pendidikan rendah, pemahaman teknologi rendah, kesenjangan sosial tinggi,” kata Jenderal Sigit.

Kapolri menyebut pemberantasan judi online punya tantangan tersendiri. Namun, pihaknya terus mengoptimalkan pemberantasan judi online.

“Tantangan terkait dengan pemberantasan ini karena di masing-masing negara memiliki legalitas yang berbeda-beda termasuk server lintas transaksi peraturan dan pajak yang berbeda beda,” kata Kapolri.

“Kemudian kita temukan juga pola layering transaksi dengan melibatkan banyak rekening, bahkan rekening di luar negeri termasuk rekening perusahaan cangkang baik di dalam maupun luar negeri,” imbuh Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit menyebut, Polri telah mengungkap sejumlah website judi online dan menetapkan tersangka. Polri juga sudah menyita uang hasil judi online yang terungkap ini.

“Namun demikian Polri terus mengoptimalkan upaya-upaya untuk terus memberantas judi online baik mulai dari pengungkapan website judi online beberapa waktu yang lalu, mulai dari SPINHARTA4, SASAFUN, BMW312, menyita uang hasil kejahatan dan menangkap tersangka. Termasuk juga kita melakukan berbagai macam upaya untuk mengungkap TPPU,” kata Kapolri.

“Beberapa waktu yang lalu kita berhasil menyita Rp 530 miliar uang dan juga mengungkap judi online di beberapa kegiatan, menangkap 3 tersangka di SLOTBOLA88 dan beberapa waktu yang lalu juga kita mengungkap judi online H55 HIWIN,” imbuh dia.

Kapolri: Kortas Tipikor Kembalikan Kerugian Rp 2,37 Triliun ke Negara

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengungkap capaian sejauh ini yang dilakukan Kortas Tipikor (Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi) Polri. Jenderal Sigit mengungkap beberapa waktu lalu Kortas Tipikor berhasil mengembalikan aset senilai Rp 2,37 triliun ke negara.
“Kemudian kami juga memiliki Kortas Tipikor yang saat ini terus kami dorong dan kami kembangkan. Beberapa waktu lalu satgas dari Kortas Tipikor mengembalikan aset recovery sebesar Rp 2,37 triliun ke negara,” katanya dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Kemudian ia juga melaporkan beberapa kasus menonjol yang ditangani Satgas Kortas Tipikor. Salah satunya yakni pembangunan PLTU Kalimantan Barat dengan kerugian Rp 1,6 miliar dan saat ini sudah ditetapkan 4 orang tersangka.

“Berikutnya Pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) ini ada beberapa, namun salah saatnya adalah yang kami laporkan saat ini nilainya Rp 741,2 Miliar, saat ini sudah ditetapkan 6 tersangka,” ujarnya.

Jenderal Sigit menegaskan komitmennya untuk terus mendorong agar Kortas Tipikor dapat bekerja secara maksimal dan efektif dalam menegakkan hukum terhadap tindak pidana korupsi.

“Kami tentunya akan terus mendorong agar Kortas Tipikor betul-betul bisa bekerja maksimal dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi,”

Kapolri Banggakan Bhabinkamtibmas Jadi Nominator Hoegeng Awards

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membanggakan personel Bhabinkamtibmas yang menjadi nominator Hoegeng Awards 2025. Dia mengatakan personel tersebut diberi kesempatan untuk sekolah lagi dan naik pangkat.
Hal itu disampaikan Sigit dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Gedung dPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Dia awalnya bercerita tentang personel Bhabinkamtibmas yang kerap dianggap serba bisa atau ‘Superman’ oleh warga.

“Mereka jadi salah satu anggota Polri yang serba bisa dan kadang-kadang disebut Superman,” ujar Sigit.

Dia mengatakan Polri berupaya menambah jumlah personel Bhabinkamtibmas agar bisa melayani lebih banyak warga. Sigit kemudian membanggakan personel Bhabinkamtibmas yang menjadi nominator Hoegeng Awards.

“Alhamdulillah dari anggota Bhabinkamtibmas di Polsek Samarinda Ulu yang bersangkutan telah berhasil menjadi nominator hoegeng awards 2025. Saat ini yang bersangkutan kami berikan penghargaan untuk bisa sekolah, yang awalnya berpangkat Aipda atau Aiptu saat ini sudah jadi Ipda. Dan dia punya kegiatan sampingan gali kubur secara gratis untuk masyarakat,” ujarnya.

Sosok Bhabinkamtibmas yang diceritakan oleh Kapolri itu ialah Joko Hadi Aprianto yang saat diusulkan sebagai nominator Hoegeng Awards 2025 berpangkat Bripka. Joko sehari-hari bertugas di Polsek Samarinda Ulu, Polresta Samarinda.

Joko ternyata ‘nyambi’ menjadi penggali kubur. Bripka Joko bertahun-tahun mendedikasikan dirinya menjadi penggali kubur gratis untuk warga miskin di Samarinda, Kalimantan Timur. Atas kebaikan Bripka Joko itu, dirinya diusulkan menjadi kandidat Hoegeng Awards 2025 oleh warga.

Sebagai informasi, Hoegeng Awards 2025 merupakan program kerja sama Polri dengan detikcom. Program ini digelar untuk mencari sosok polisi teladan.

Selain Joko, ada juga anggota Bhabinkamtibmas yang menjadi peraih Hoegeng Awards 2025, yakni:

  • Aipda Rahmad Muhajirin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro, Jawa Timur yang meraih Hoegeng Awards 2025 kategori Polisi Berdedikasi
  • Bripka Annas, Bhabinkamtibmas Banawa Selatan, Polres Donggala, Polda Sulawesi Tengah yang meraih Hoegeng Awards 2025 Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

Kapolri: Kita Pertahankan Zero Attack Saat Nataru, Masyarakat Nyaman Ibadah

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan capaian Polri dalam pengamanan nasional saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI. Ia menyebut pihaknya telah melakukan 270 operasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama 2025.
Jenderal Sigit awalnya membeberkan bahwa terciptanya situasi kamtibmas dapat memberi efek berganda (multiplier effect) terhadap Indonesia. Menurutnya, itu dapat meningkatkan perekonomian hingga pembangunan nasional.

“Agenda nasional maupun internasional memiliki multiplier effect yang dapat meningkatkan internasional task serta berdampak pada perekonomian dan pembangunan nasional, sehingga Polri harus pastikan seluruh kegiatan berjalan lancar aman dan kondusif, tentunya atas keberhasilan kegiatan tersebut ini akan berdampak pada berbagai macam hal, termasuk Polri mendapat berbagai macam apresiasi baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Jenderal Sigit saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).

Ia lantas membeberkan, selama 2025 ada 270 operasi keamanan yang telah dilakukan Polri. Mulai pengamanan (pam) terkait kegiatan politik hingga kunjungan tamu negara lain.

“Ada 270 operasi kepolisian baik bersifat terpusat ataupun kewilayahan, beberapa event nasional mulai dari kegiatan politik, pam hari raya, pam rangkaian Interpol internasional, ataupun konferensi internasional olahraga, termasuk 9 kunjungan tamu negara mulai dari Februari sampai Desember 2025,” ucapnya.

Ia lantas mengungkap adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi usai pengamanan dilakukan terhadap event-event tertentu. Ia menyebut setidaknya ada pertumbuhan ekonomi ratusan triliun rupiah dari upaya pengamanan Polri.

“Ini bisa dilihat dari portrait atau kita laksanakan pam event internasional MotoGP berhasil membuat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut sebesar Rp 4,8 T, Jakarta E-prix 2025 Rp 2 T, pengamanan Idul Fitri terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sebesar Rp 160,3 T, dan survei Indikator 80,9% masyarakat menyatakan puas,” ujar dia.

Selanjutnya, Jenderal Sigit juga bicara terkait pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru (nataru) 2026. Ia mengungkap pengamanan berjalan efektif sehingga tidak ada gangguan signifikan pada event besar tersebut.

“Kemudian saat Nataru kemarin alhamdulillah semua berjalan aman dan lancar, tidak terjadi serangan selama operasi Nataru, karena kita jaga dan pertahankan zero attack terrorism, masyarakat dapat ibadah dengan nyaman dan pelaksanaan malam pergantian tahun 2026 terselenggara dengan tertib,” ujar dia.